{"id":43316,"date":"2022-03-21T17:15:06","date_gmt":"2022-03-21T10:15:06","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=43316"},"modified":"2022-03-21T09:40:13","modified_gmt":"2022-03-21T02:40:13","slug":"erupsi-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/","title":{"rendered":"Apa itu Erupsi: Pengertian, Jenis &#038; Dampaknya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Erupsi adalah kata yang makin sering kita dengar beberapa tahun belakangan. Ada beberapa gunung yang mengalami erupsi selama sepuluh tahun terakhir di Indonesia. Ini sudah bisa jadi bukti bahwa Indonesia memang dikelilingi banyak gunung berapi aktif selain menjadi wilayah yang rawan gempa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa sih sebenarnya erupsi dan bagaimana ia bisa terjadi? Apa pula dampak dan cara mitigasi bencananya? Bahasan lengkapnya ada di bawah, Sedulur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gunung-tertinggi-di-indonesia\/\">12 Gunung Tertinggi di Indonesia Beserta MDPLnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Gunung berapi\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43318\" aria-describedby=\"caption-attachment-43318\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-43318 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-clive-kim-6307488-570x426.jpg\" alt=\"erupsi gunung adalah\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43318\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">National Geographic,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> gunung berapi adalah sebuah konstruksi geologi yang unik. Setiap benua di dunia memilikinya dan aktif. Menurut estimasi mereka, ada sekitar 1.500 gunung berapi yang punya potensi aktif. Meski begitu, tidak semuanya memiliki jenis erupsi yang sama. Ada erupsi eksplosif, tetapi ada pula yang berjenis efusif atau bertekanan kecil.\u00a0\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Bagaimana gunung berapi terbentuk?<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43319\" aria-describedby=\"caption-attachment-43319\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-43319 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-bjorn-austmar-thorsson-7301299-570x359.jpg\" alt=\"gunung berapi terbentuk\" width=\"570\" height=\"359\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43319\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masih merujuk sumber yang sama, ada beberapa teori tentang pembentukan gunung berapi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Subduksi akibat aktivitas tektonik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Teori ini menjelaskan bagaimana gunung berapi terbentuk karena tumbukan antar dua lempeng yang menyebabkan salah satu dari mengalami subduksi atau terhujam ke dalam kemudian meleleh karena terpapar panas bumi. Inilah yang menjelaskan mengapa banyak gunung berapi di pertemuan antar lempeng bumi. Selain menyebabkan munculnya gunung berapi, pertemuan tersebut pula yang sering menyebabkan gempa karena lempeng terus bergeser secara berkala.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Hotspot volcanism <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah teori pembentukan gunung berapi yang terjadi karena aktivitas panas bumi. Aktivitas ini menyebabkan material mantel bumi bergerak ke atas dan menyebabkan erupsi. Ini menjelaskan keberadaan gunung berapi yang tidak berada di pertemuan dua lempeng tektonik. Gunung berapi yang terbentuk karena proses ini tidak akan aktif selamanya. Lempeng tektonik akan bergeser dan membuat titik panas ikut bergeser sehingga lama kelamaan material di dalam gunung akan dingin, menumpuk, dan memadat. Teori ini pula yang menjelaskan munculnya fenomena gunung di bawah laut atau<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> seamounts <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di kawasan perairan Pasifik. Titik panas yang bergeser tersebut akan membentuk gunung berapi baru di tempat lain.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/gunung-tertinggi-di-dunia\/\">10+ Gunung Tertinggi di Dunia &amp; Asalnya yang Jarang Orang Tahu<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Ring of fire\u00a0<\/i><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43320\" aria-describedby=\"caption-attachment-43320\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-43320 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-linda-gschwentner-10925437-570x426.jpg\" alt=\"Ring of fire\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43320\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ring of fire <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah lokasi di mana 75% gunung berapi gunung berapi di dunia. Ia sebenarnya adalah tempat di mana terdapat pertemuan dua atau lebih lempeng bumi yang akan terus bergeser. Pergerakan tersebut seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bisa mengakibatkan fenomena gempa dan pembentukan gunung berapi hasil subduksi.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Letaknya didominasi di kawasan Pasifik seperti Jepang, Selandia Baru, Indonesia, Filipina, Amerika Selatan, Amerika Tengah, Amerika Utara, Karibia, Antartik. Negara-negara Amerika Selatan seperti Chile, Ekuador, Peru sering mengalami gempa dengan kekuatan besar mencapai 8 dan 9 skala Richter. Namun, dengan pengalaman di masa lalu, kini mereka sudah menerapkan standar konstruksi bangunan yang mumpuni dan mitigasi bencana yang baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis erupsi gunung berapi secara umum\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43326\" aria-describedby=\"caption-attachment-43326\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-43326 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-koen-swiers-9389266-570x426.jpg\" alt=\"Jenis erupsi gunung berapi\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43326\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika aktif, gunung berapi akan mengalami erupsi. Erupsi gunung adalah proses dimuntahkannya magma dan gas dari perut gunung menuju permukaan bumi. Isi perut bumi yang sudah keluar dinamakan lava. Ada dua jenis erupsi yang dikenal luas, yaitu eksplosif dan efusif.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Erupsi eksplosif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah yang kita kenal dengan istilah letusan yang mengeluarkan magma dengan viskositas (kekentalan) tinggi dan kandungan gas yang juga tinggi. Jadi sudah jelas perbedaan meletus dan erupsi.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Erupsi efusif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah proses pengeluaran isi perut gunung yang berupa magma dengan kekentalan rendah dan bercampur dengan batuan. Ini dikenal dengan istilah<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> basaltic magma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Gas juga ikut dikeluarkan, tetapi intensitasnya lebih rendah dibanding erupsi jenis eksplosif atau letusan.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tipe erupsi gunung yang lebih spesifik\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43324\" aria-describedby=\"caption-attachment-43324\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-43324 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-erickson-balderama-5269237-570x426.jpg\" alt=\"Tipe erupsi gunung\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43324\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di ranah yang lebih spesifik ada 6 jenis erupsi, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Icelandic\u00a0<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu jenis erupsi efusif yang mengeluarkan lava <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">basaltic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengalir dari retakan paralel sehingga menghasilkan muntahan yang luas penampangnya lebar atau besar sehingga bila dingin akan membentuk plato. Erupsi semeru\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Hawaiian\u00a0<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">erupsi lava basaltik yang keluar dari puncak gunung atau rekahan radial sehingga menciptakan kubah lava yang mengelilingi gunung.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Strombolian <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">ditandai dengan letusan yang terjadi berkali-kali dengan intensitas sedang karena pengaruh gas. Letusan diikuti pula dengan keluarnya awan panas dan semburan lava.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Vulcanian <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah letusan sedang yang didominasi gas dan abu. Ini akan menimbulkan munculnya cendawan atau yang dikenal luas sebagai awan panas. Erupsi merapi di tahun 2010 merupakan contoh erupsi jenis ini.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Pelean <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan erupsi eksplosif yang membentuk aliran<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> pyroclastic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu muntahan isi perut gunung yang berupa campuran antara magma, batuan, gas, dan material gunung lainnya. Aliran lavanya sangat cepat karena kekentalannya rendah sehingga sangat destruktif.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Plinian<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">jenis erupsi yang paling ekstrim karena gas dan magma bereaksi hebat hingga menyebabkan letusan seperti peluncuran roket. Erupsi Plinian bisa mencapai stratosfer dan berlangsung selama beberapa jam tanpa henti. Erupsi jenis ini pernah terjadi pada gunung Pinatubo di Filipina.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA:<\/b> <\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sumber-daya-alam-dataran-tinggi\/\">5 Sumber Daya Alam Dataran Tinggi &amp; Pemanfaatannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Dampak erupsi\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43323\" aria-describedby=\"caption-attachment-43323\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-43323 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-arthouse-studio-4344580-570x468.jpg\" alt=\"Dampak erupsi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43323\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bukan perkara sepele, erupsi adalah sesuatu yang cukup destruktif. Menurut WHO, berikut daftar beberapa dampak letusan gunung yang harus jadi perhatian.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kontaminasi dioksin yaitu zat yang diproduksi oleh erupsi gunung, bahan yang dipakai dalam manufaktur pestisida dan kertas. Dioksin yang terlepas ke udara akan mengendap pada tanah dan bisa mencemari tumbuhan dan hewan ternak. Jika berlebih, dioksin bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan masalah fungsi liver. Dalam jangka panjang, ia bisa merusak sistem saraf, endokrin, dan fungsi reproduksi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Korban jiwa\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kerugian material\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mempengaruhi kesehatan mental penduduk yang harus kehilangan anggota keluarga dan harta bendanya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gangguan pernapasan karena abu vulkanik yang materialnya kasar dan bisa mengendap dengan sangat cepat.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong><span style=\"color: #000000;\">Keuntungan erupsi gunung\u00a0<\/span><\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_43325\" aria-describedby=\"caption-attachment-43325\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-43325 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-suhairy-tri-yadhi-1058633-570x468.jpg\" alt=\"Keuntungan\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43325\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski sudah jelas berbahaya, manusia tetap suka tinggal di area gunung berapi karena tanahnya yang subur sehingga ideal untuk pertanian dan peternakan. Ini jadi dilema tersendiri, mengingat hingga kini tidak ada yang bisa memprediksi kapan gunung akan meletus. Badan meteorologi hanya bisa mengawasi dan mengingatkan warga ketika terjadi peningkatan aktivitas. Dengan begitu, diharapkan jumlah korban jiwa bisa dikurangi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Potensi pengembangan sumber energi dari panas bumi, seperti yang banyak ditemukan di Jawa Barat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kemunculan sumber daya alam berupa logam yang dimuntahkan dari perut bumi seperti tembaga, perak, zinc, dan timah.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itu beberapa poin penting tentang erupsi. Semoga bisa jadi wawasan baru buat Sedulur. Mengingat kita tinggal di zona<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ring of fire<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan hidup berdekatan dengan gunung berapi.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":43329,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5534,5533,3256],"class_list":["post-43316","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-erupsi","tag-erupsi-adalah","tag-gunung"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu Erupsi: Pengertian, Jenis &amp; Dampaknya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Erupsi adalah keluarnya isi perut gunung ke permukaan bumi hingga menimbulkan kerugian jiwa dan material. Bagaimana prosesnya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu Erupsi: Pengertian, Jenis &amp; Dampaknya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Erupsi adalah keluarnya isi perut gunung ke permukaan bumi hingga menimbulkan kerugian jiwa dan material. Bagaimana prosesnya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-21T10:15:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-21T02:40:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/9-13.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/9-13.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/9-13.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"erupsi adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/\",\"name\":\"Apa itu Erupsi: Pengertian, Jenis & Dampaknya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-21T10:15:06+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-21T02:40:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Erupsi adalah keluarnya isi perut gunung ke permukaan bumi hingga menimbulkan kerugian jiwa dan material. Bagaimana prosesnya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu Erupsi: Pengertian, Jenis &#038; Dampaknya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu Erupsi: Pengertian, Jenis & Dampaknya","description":"Erupsi adalah keluarnya isi perut gunung ke permukaan bumi hingga menimbulkan kerugian jiwa dan material. Bagaimana prosesnya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa itu Erupsi: Pengertian, Jenis & Dampaknya","og_description":"Erupsi adalah keluarnya isi perut gunung ke permukaan bumi hingga menimbulkan kerugian jiwa dan material. Bagaimana prosesnya?","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-21T10:15:06+00:00","article_modified_time":"2022-03-21T02:40:13+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/9-13.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/9-13.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/9-13.jpg","width":682,"height":536,"caption":"erupsi adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/","name":"Apa itu Erupsi: Pengertian, Jenis & Dampaknya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-21T10:15:06+00:00","dateModified":"2022-03-21T02:40:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Erupsi adalah keluarnya isi perut gunung ke permukaan bumi hingga menimbulkan kerugian jiwa dan material. Bagaimana prosesnya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/erupsi-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu Erupsi: Pengertian, Jenis &#038; Dampaknya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43316"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43316"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43521,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43316\/revisions\/43521"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}