{"id":42817,"date":"2022-03-17T13:30:39","date_gmt":"2022-03-17T06:30:39","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=42817"},"modified":"2022-03-16T20:47:43","modified_gmt":"2022-03-16T13:47:43","slug":"sejarah-pramuka-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/","title":{"rendered":"Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia secara Lengkap"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pramuka atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">scouting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah kegiatan yang biasanya diperkenalkan sejak anak-anak. Utamanya saat masuk sekolah dasar, biasanya siswa diwajibkan mengikuti kegiatan tersebut sebagai salah satu ekstrakurikuler. Pramuka identik dengan kegiatan berkelompok yang mengajarkan keterampilan bertahan hidup di alam.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tak heran banyak aktivitas-aktivitas luar ruangan yang menantang seperti berkemah hingga susur sungai. Apa sih sejarah pramuka dunia, bagaimana ia ditemukan, serta apa esensinya buat kehidupan manusia? Berikut penjelasan lengkapnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/biologi-adalah\/\">Biologi: Pengertian, Sejarahnya, hingga Cabang Ilmunya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Ditemukan oleh Robert Baden-Powell<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_42819\" aria-describedby=\"caption-attachment-42819\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-42819 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/BP_2-570x468.jpg\" alt=\"sejarah pramuka dunia\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-42819\" class=\"wp-caption-text\">World Scouting<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila bicara sejarah pramuka dunia lengkap, maka Sedulur akan berkenalan dengan sosok Robert Baden-Powell. Ia adalah letnan jenderal Inggris yang menjabat sepanjang 1876 hingga 1910 di India dan Afrika. Mengutip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Weald Scout District,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Baden-Powell berhasil mempertahankan sebuah kota di tengah Perang Boer kedua dengan mengajarkan pemuda dan anak-anak lokal untuk mengirim pesan serta melakukan pertolongan pertama.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sekembalinya ia dari Afrika Selatan, Baden-Powell pun berinisiatif untuk melakukan pelatihan pada anak-anak lokal Inggris. Inilah yang jadi cikal bakal gerakan pramuka.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kronologi perkembangan pramuka dunia\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_42820\" aria-describedby=\"caption-attachment-42820\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-42820 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-cottonbro-9292811-570x426.jpg\" alt=\"sejarah pramuka dunia\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-42820\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut lini masa sejarah pramuka singkat dunia yang bisa kita rangkum.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>1907 &#8211;<\/strong> Didirikanlah kamp eksperimen di mana Baden-Powell mengumpulkan sekitar 20 anak di sebuah pulau di Dorset, Inggris. Di sana ia mencoba mengimplementasikan ide tentang kurikulum pramuka.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>1908 &#8211;<\/strong> Setelah setahun, ia menerbitkan buku manual berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Scouting for Boys<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang diterbitkan dalam enam seri. Dalam buku tersebut, sang maestro pramuka menceritakan pengalamannya di Perang Boer dan Dorset. Inti dari manual itu adalah keterampilan mempertahankan diri sendiri dan memecahkan masalah. Buku ini laris di masanya dan banyak menginspirasi para pendidik di penjuru Inggris.\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>1910 &#8211;<\/strong> Boy Scout Association didirikan dan menjadi organisasi pramuka terbesar di Inggris. Dua tahun berikutnya organisasi ini mendapat hak paten dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">royal charter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, lembaga formal milik Kerajaan Inggris. Di era modern dengan keterlibatan lebih banyak anak dari gender lain, namanya pun diubah jadi The Scout Association.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>1916 &#8211;<\/strong> Dibentuk Wolf Cubs untuk mewadahi anak-anak yang berusia lebih muda. Namanya kemudian berganti jadi Cub Scouts.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>1918 &#8211;<\/strong> Organisasi lain didirikan dengan nama Rover Scouting yang tujuannya untuk mewadahi kegiatan pemuda berusia 17\u201423 tahun.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>1976\u20141991<\/strong> &#8211; Perempuan diperbolehkan masuk dalam organisasi pramuka Inggris. Awalnya hanya di usia remaja, tetapi akhirnya mendapat restu untuk bergabung di usia yang lebih muda.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tugas-ppki\/\">Tugas PPKI: Sejarah, Tokoh, Tugas &amp; Hasil Sidangnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Bagaimana pramuka merambah dunia?<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_42824\" aria-describedby=\"caption-attachment-42824\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-42824 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-cottonbro-9303763-570x426.jpg\" alt=\"sejarah pramuka dunia\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-42824\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sejarah pramuka dunia dimulai pada tanggal 30 Juli 1920. Sang inisiator pramuka menginisiasi sebuah kegiatan yang melibatkan anak-anak dari 34 negara, didominasi negara-negara Eropa. Acara tersebut kemudian dikenal dengan nama First World Scout Jamboree yang diadakan di Inggris. Sekitar 5000 peserta berkemah bersama di Olympia Arena dan pada saat itulah Baden-Powell dinobatkan menjadi Chief Scout of the World atau Bapak Pramuka Dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pidato Baden-Powell pun menyoroti betapa indahnya dunia yang menghargai perbedaan dan tidak lagi berkonflik. Mengingat acara tersebut terealisasi dua tahun setelah berakhirnya Perang Dunia I di tahun 1918.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bisa dirangkum bahwa sejarah pramuka dunia berasal dari negara Inggris di tahun 1907 dan terus bertahan hingga era modern.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Sejarah pramuka Indonesia<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_42823\" aria-describedby=\"caption-attachment-42823\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-42823 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/5d5365201a6bd-570x468.jpg\" alt=\"sejarah pramuka dunia\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-42823\" class=\"wp-caption-text\">Kompas<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, pramuka pertama kali digalakkan di masa kolonial Belanda, tepatnya tahun 1912 seperti dilansir <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Independent Observer.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Saat itu gerakan tersebut masih bernama Nederland Indische Padvinders Vereeniging dan terasosiasi dengan organisasi pramuka Belanda. Baden-Powell pun sempat mampir ke Indonesia atau dulu masih bernama Hindia Belanda pada 1934.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melansir Kompas, pasca-proklamasi kemerdekaan, tepatnya pada Desember 1945 sempat terwujud Kongres Kesatuan Kepanduan Indonesia di Surakarta dan akhirnya membentuk Ikatan Pandu Indonesia. Namun, setelah agresi militer Belanda, organisasi ini menjadi terpecah belah karena beberapa wilayah yang masih dikuasai Belanda melarang adanya organisasi masyarakat. Beberapa organisasi cabang tersebut justru menjelma jadi kelompok yang bermuatan politik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat akhirnya agresi berakhir dan kondisi politik serta keamanan cenderung stabil, diadakanlah Kongres Kepanduan Rakyat di tahun 1960. Dari sini disepakati bahwa cabang-cabang organisasi kepanduan yang sudah terlanjur terbentuk diperbolehkan untuk dilanjutkan, sehingga Ikatan Pandu Indonesia bukan satu-satunya organisasi pramuka di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada sekitar 100 organisasi yang terbentuk, tetapi banyak yang anggotanya minim. Akhirnya Presiden Soekarno pun menyatukannya pada 1961 dengan nama pramuka. Mengutip Tempo, nama tersebut adalah ide Sultan HB IX yang terinspirasi dari kata \u201cporomuko\u201d. Dalam bahasa Jawa, kata tersebut berarti pasukan terdepan. Namun, pramuka kemudian dijadikan singkatan dari &#8220;Praja Muda Karana&#8221; yang artinya anak-anak muda yang giat berkarya. Kesepakatan itu terjadi di 9 Maret 1961 dan menjelaskan mengapa hingga kini tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Tunas Pramuka. Sementara Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Apa saja kegiatan pramuka?\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_42825\" aria-describedby=\"caption-attachment-42825\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-42825 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-ron-lach-10643700-570x426.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-42825\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pramuka adalah tempat di mana anak-anak muda berteman, melakukan petualangan, dan belajar keterampilan baru. Ada beberapa kegiatan yang sering dilakukan seperti mendaki, berkemah, bersepeda, naik kano, dan lain sebagainya. Semuanya mengajarkan keterampilan hidup dan bersosialisasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Organisasi pramuka juga melakukan banyak kegiatan sosial. Di level internasional, sebagian anggotanya yang dikirim untuk misi-misi kemanusiaan, misalnya menjadi relawan di pengungsian, mengumpulkan donasi, donor darah, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA:<\/b> <\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kerajaan-sriwijaya\/\">Kerajaan Sriwijaya: Sejarah, Raja, Masa Kejayaan &amp; Keruntuhan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Empat pilar pembelajaran pramuka<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_42821\" aria-describedby=\"caption-attachment-42821\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-42821 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-ron-lach-10637947-570x468.jpg\" alt=\"sejarah pramuka dunia\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-42821\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada empat pilar pembelajaran dalam pramuka. Berikut daftarnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Belajar menjadi;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Belajar untuk tahu dan memahami;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Belajar melakukan;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Belajar untuk hidup bersama dengan orang lain.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keempatnya memiliki tujuan mengajarkan anak menjadi pribadi yang independen, bisa membuat keputusan dan bertanggung jawab, menguasai ilmu pengetahuan, berpikir kritis, mampu menyelesaikan masalah, dan punya empati serta rasa hormat pada orang lain.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tujuan dan fungsi pramuka<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_42827\" aria-describedby=\"caption-attachment-42827\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-42827 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-cottonbro-9303533-570x426.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-42827\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Disertakannya pramuka dalam kurikulum pendidikan dimaksudkan untuk beberapa hal sebagai berikut seperti dikutip dari situs resmi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Scout.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memberdayakan anak muda untuk bisa memaksimalkan potensinya. Dalam pramuka, pemuda dan anak-anak diajarkan untuk berkontribusi dalam komunitas dan dengan begitu diharapkan membantunya mengenal diri sendiri sekaligus lingkungannya. Baik lingkungan pergaulan maupun alam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Membuat belajar jadi lebih menyenangkan. Selama ini kita terpaku untuk belajar di dalam kelas dengan membaca atau bertumpu pada buku teks. Lewat pramuka diharapkan siswa bisa belajar lebih banyak dari benda dan kondisi di sekitarnya. Anak-anak diajak terjun langsung dan mengeksekusi ide, bukan hanya belajar teori.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Walau awalnya fokus pada anak laki-laki, pramuka kini jadi gerakan yang inklusif. Segala ras dan gender bisa jadi bagian dari gerakan ini. Dengan begitu, anak yang terekspos kegiatan pramuka akan terbiasa atau terlatih menghadapi perbedaan saat bekerja dalam tim. Ini akan meningkatkan kemampuan mereka dalam berempati dan toleransi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melatih anak belajar secara mandiri. Berbagai kegiatan pramuka membantu peserta untuk mengenal diri sendiri, baik dari segi potensi dan karakter mereka. Ini akan mengasah kemampuan intrapersonal dan akhirnya membantu mereka meningkatkan kepercayaan diri maupun pendirian. Dengan kemampuan ini, di usia dewasanya mereka akan jadi sosok yang penuh inisiatif dan mampu mengambil keputusan sendiri.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengajarkan anak untuk peduli dengan lingkungan sekitarnya, baik sesama manusia maupun organisme lain di alam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengajarkan kepemimpinan untuk anak-anak muda. Bagi remaja yang akan memasuki usia dewasa, pramuka diharapkan membantu mereka melatih keterampilan memimpin. Tidak harus memimpin orang lain, tetapi memiliki perilaku yang dibutuhkan pemimpin setidaknya untuk kehidupan mereka sendiri. Contohnya, bisa mengatur hidup dan jadwalnya sendiri, memiliki inisiatif untuk bertanya dan memulai sesuatu, membuat keputusan yang bijak dengan mempertimbangkan dampaknya ke orang lain, peduli dan penuh rasa hormat pada orang lain, serta bisa mengendalikan emosi dengan baik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa poin penting sejarah pramuka dunia dan Indonesia singkat di atas bisa jadi wawasan baru buat Sedulur. Meski banyak dari Sedulur mungkin yang kurang suka dengan kegiatan pramuka semasa sekolah, nyatanya banyak hal berguna yang bisa kita pelajari dari aktivitas tersebut. Maksud dari pembelajarannya juga baik. Jadi, siapa tahu keterampilanmu sekarang sedikit banyak didapat saat pramuka dulu.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":42818,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5443,5444,5442],"class_list":["post-42817","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-pramuka","tag-sejarah-pramuka","tag-sejarah-pramuka-dunia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia secara Lengkap<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Terinspirasi dari pengalaman perang, ini ternyata sejarah pramuka dunia yang ditemukan Baden-Powell. Cari tahu, yuk!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia secara Lengkap\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terinspirasi dari pengalaman perang, ini ternyata sejarah pramuka dunia yang ditemukan Baden-Powell. Cari tahu, yuk!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-17T06:30:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-16T13:47:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-11.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-11.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-11.jpg\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/\",\"name\":\"Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia secara Lengkap\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-17T06:30:39+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-16T13:47:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Terinspirasi dari pengalaman perang, ini ternyata sejarah pramuka dunia yang ditemukan Baden-Powell. Cari tahu, yuk!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia secara Lengkap\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia secara Lengkap","description":"Terinspirasi dari pengalaman perang, ini ternyata sejarah pramuka dunia yang ditemukan Baden-Powell. Cari tahu, yuk!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia secara Lengkap","og_description":"Terinspirasi dari pengalaman perang, ini ternyata sejarah pramuka dunia yang ditemukan Baden-Powell. Cari tahu, yuk!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-17T06:30:39+00:00","article_modified_time":"2022-03-16T13:47:43+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-11.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-11.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-11.jpg","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/","name":"Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia secara Lengkap","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-17T06:30:39+00:00","dateModified":"2022-03-16T13:47:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Terinspirasi dari pengalaman perang, ini ternyata sejarah pramuka dunia yang ditemukan Baden-Powell. Cari tahu, yuk!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-pramuka-dunia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia secara Lengkap"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42817"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42817"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42817\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42898,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42817\/revisions\/42898"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42818"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42817"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42817"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42817"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}