{"id":42782,"date":"2022-03-17T16:15:40","date_gmt":"2022-03-17T09:15:40","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=42782"},"modified":"2022-03-17T08:29:09","modified_gmt":"2022-03-17T01:29:09","slug":"catcalling-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/","title":{"rendered":"Catcalling Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Candaan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Catcalling<\/em> adalah fenomena yang masih sering kita jumpai sampai saat ini. Tidak hanya membuat resah, namun perlakukan tersebut juga dapat menimbulkan dampak buruk psikologis dari sang korban. Tidak sedikit kasus yang berawal dari <em>catcalling<\/em>, dan berujung pada depresi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Oleh sebab itu, walaupun terlihat sepele, namun hal semacam ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Ya, meski tidak secara langsung, namun <em>catcalling <\/em>bisa menjadi awal dari masalah psikologis korban, terlebih jika terlalu sering dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, lalu sebenarnya bentuk <em>catcalling<\/em> itu seperti apa? Apakah <em>catcalling<\/em> termasuk pelecehan? Mari kita bahas selengkapnya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/permainan-lompat-tali-2\/\">8 Manfaat Permainan Lompat Tali Untuk Fisik &amp; Mental Anak<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa itu <em>catcalling<\/em>?<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6147120\/pexels-photo-6147120.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"catcalling adalah\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Catcalling<\/em> merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual yang masuk ke dalam jenis <em>street harrastment<\/em>, yaitu melontarkan kata-kata komentar sensual dengan nada yang menggoda dan biasanya dilakukan di tempat-tempat umum. Sedangkan untuk pelaku dari tindakan ini, biasa disebut sebagai <em>catcaller<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Baik itu <em>catcalling<\/em> Indonesia maupun di negara-negara lain, tindakan pelecehan ini memang lebih sering dialami oleh kaum wanita. Akan tetapi, tidak menutup pula kemungkinan laki-laki dapat mengalami pelecehan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berperilaku semacam ini, cenderung akan membuat orang lain (korban) merasa rasah. Atau bahkan bisa juga membuat korban merasa takut, cemas, kehilangan rasa percaya diri, hingga akhirnya depresi. Dampak <em>catcalling <\/em>ini ternyata berbahaya kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun sayangnya, masih ada banyak orang yang memaklumi dan menganggap jika <em>catcalling<\/em> adalah sebuah candaan atau lelucon saja. Ya, mungkin saja mereka tidak pernah berada di posisi korban, sehingga menganggap jika <em>catcalling <\/em>itu merupakan hal yang biasa saja.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Bentuk-bentuk c<em>atcalling<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6147156\/pexels-photo-6147156.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"catcalling adalah\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam melakukan tindakan <em>catcalling<\/em>, biasanya para <em>catcaller<\/em> akan berbicara dengan nada yang ramah dengan gestur yang terlihat seperti menggoda. <em>Catcaller<\/em> dapat melakukan aksinya, baik itu seorang diri maupun berkelompok seperti saat sedang bersama teman-temannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, bagi Sedulur yang merasa masih bingung, bentuk dan contoh <em>catcalling<\/em> adalah sebagai berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dengan melontarkan kalimat layaknya pujian, misalnya \u201c<em>Selamat pagi, Cantik<\/em>\u201d, \u201c<em>Wangi banget sih, mau pergi ke mana?<\/em>\u201d, \u201c<em>Kamu cocok deh pake baju warna terang<\/em>\u201d, dan \u201c<em>Wah, rapi banget hari ini, mau aku antar?<\/em>\u201d.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dengan melontarkan kalimat-kalimat yang sensual, contohnya \u201c<em>Bagus banget sih badannya, nengok dong<\/em>\u201d, \u201c<em>Tambah besar aja hari ini<\/em>\u201d, dan \u201c<em>Eh itu apa yang menonjol, ups<\/em>\u201d.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dengan memberikan gestur yang terkesan vulgar, misalnya seperti bersiul, berkedip, memberikan tatapan yang penuh dengan nafsu, menjulurkan lidah, menggigit bibir bawah, melambaikan tangan, hingga mengeluarkan suara seperti sedang ciuman.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menghalang-halangi jalan korban atau menguntit hingga di tujuannya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melakukan hal-hal yang terkesan menyindir, seperti batuk, menghembuskan angin hingga terdengar suara, dan juga berdeham.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/\">7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan &amp; Tips Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Penyebab c<em>atcalling<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6147112\/pexels-photo-6147112.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Pexels<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebuah penelitian yang pernah dilakukan, telah menyatakan jika tidak sedikit <em>catcaller<\/em> yang menganggap jika panggilan-panggilan tersebut hanyalah sebuah keisengan atau lelucon saja. Tidak sedikit dari mereka yang merasa tidak bersalah setelah melakukannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mereka mengaku, jika tindakan tersebut dilakukan secara spontan dengan tujuan hanya ingin menyanjung tanpa adanya niat untuk merendahkan maupun menyakiti korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, banyak pula <em>catcaller<\/em> lainnya yang melakukan <em>catcalling<\/em> dengan tujuan untuk menunjukkan ketertarikannya kepada korban. Tentu saja, mereka juga mengharapkan respons dari korban, seperti membalasnya dengan memberikan senyuman ataupun merasa tersanjung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ya, hal tersebut dilakukan karena mereka merasa bingung langkah apa yang harus diambil untuk menarik perhatian korban. Akan tetapi, tidak sedikit pula <em>catcaller<\/em> yang justru menginginkan respons negatif dari korban, misalnya seperti takut, terkejut, dan juga marah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tidak hanya itu, dalam penelitian juga dijelaskan jika sebagian kecil dari <em>catcaller<\/em> melakukan <em>catcalling<\/em> atas dasar kebencian terhadap kaum wanita secara berlebihan (<em>misoginis<\/em>) atau adanya sikap menolak feminisme.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara menyikapi <em>catcalling<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6147114\/pexels-photo-6147114.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Catcalling<\/em> dapat membuat para korbannya merasa tidak nyaman, sedih, malu, marah, takut, bahkan rendah diri. Hal ini terjadi karena merasa jika penampilannya telah &#8216;mengundang&#8217; komentar dari orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tidak jarang, korban <em>catcalling<\/em> juga merasa trauma sehingga kerap merasakan berbagai gejala-gejala seperti mati rasa, mual, sampai kesulitan untuk bernapas, terutama pada saat mengingat perlakuan atau ucapan pelaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bahkan pada beberapa korban, jika perlakuan tersebut dibiarkan terus-menerus tanpa ada tindakan, maka kondisinya dapat berkembang menjadi PTSD (<em>post-traumatic stress disorder<\/em>) atau gangguan stres pasca trauma.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lantas, bagaimana cara yang paling tepat untuk merespons tindakan <em>catcalling<\/em>? Nah, di bawah ini adalah beberapa tips yang dapat Sedulur lakukan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Katakan dengan tenang namun dengan intonasi yang tegas kepada pelaku, jika tindakan atau sikap mereka tidak bisa diterima.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Apabila si <em>catcaller<\/em> mengikuti atau membuntuti langkah Sedulur, usahakan untuk tetap ada di tempat-tempat yang ramai agar Sedulur dapat meminta bantuan orang lain apabila tindakan pelaku dirasa mulai membahayakan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bila perilakunya berulang, maka buatlah laporan <em>catcalling<\/em> tersebut ke petugas keamanan setempat maupun pihak yang berwenang. Jangan lupa untuk minta perlindungan dari pihak terkait.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jangan sendirian dan usahakan untuk selalu menghindari lokasi atau tempat di mana si pelaku sering melakukan tindakan <em>catcalling<\/em>.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tidak perlu ragu ataupun malu untuk melaporkan tindakan <em>catcalling <\/em>yang Sedulur terima. Hal ini karena sudah ada undang-undang <em>catcalling <\/em>yang berlaku, yakni Pasal 315 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 8, Pasal 9, Pasal 34, Pasal 35 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kesehatan-mental\/\">Kenali Isu Kesehatan Mental, Jenis dan Cara Menjaganya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Memang tidaklah mudah menghindari apalagi mencegah tindakan <em>catcalling<\/em>. Akan tetapi, membiarkan tindakan tersebut dan tidak mengambil langkah tertentu, justru akan membuat para <em>catcaller<\/em> semakin menjadi-jadi. <em>Catcalling <\/em>adalah tindakan yang tidak bisa dibiarkan begitu saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apabila Sedulur masih mempunyai pertanyaan terkait fenomena <em>catcalling<\/em> atau justru sudah merasakan dampak psikologis, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog guna mendapatkan solusi dan penanganan yang paling tepat.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <strong>Aplikasi Super<\/strong> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><strong>di sini<\/strong> <\/a>sekarang.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":15,"featured_media":42762,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[5425,5426,5427],"class_list":["post-42782","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-catcalling","tag-catcalling-adalah","tag-pelecehan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Catcalling Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Candaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Catcalling adalah fenomena yang masih sering kita jumpai sampai saat ini. Selain membuat resah, namun juga berdampak buruk bagi psikologis .\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Catcalling Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Candaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Catcalling adalah fenomena yang masih sering kita jumpai sampai saat ini. Selain membuat resah, namun juga berdampak buruk bagi psikologis .\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-17T09:15:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-17T01:29:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-7.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-7.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-7.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"catcalling adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/\",\"name\":\"Catcalling Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Candaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-17T09:15:40+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-17T01:29:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\"},\"description\":\"Catcalling adalah fenomena yang masih sering kita jumpai sampai saat ini. Selain membuat resah, namun juga berdampak buruk bagi psikologis .\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Catcalling Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Candaan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\",\"name\":\"Yusuf Jati Winahto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yusuf Jati Winahto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Catcalling Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Candaan","description":"Catcalling adalah fenomena yang masih sering kita jumpai sampai saat ini. Selain membuat resah, namun juga berdampak buruk bagi psikologis .","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Catcalling Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Candaan","og_description":"Catcalling adalah fenomena yang masih sering kita jumpai sampai saat ini. Selain membuat resah, namun juga berdampak buruk bagi psikologis .","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-17T09:15:40+00:00","article_modified_time":"2022-03-17T01:29:09+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-7.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yusuf Jati Winahto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Yusuf Jati Winahto","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-7.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/14-7.jpg","width":682,"height":536,"caption":"catcalling adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/","name":"Catcalling Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Candaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-17T09:15:40+00:00","dateModified":"2022-03-17T01:29:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8"},"description":"Catcalling adalah fenomena yang masih sering kita jumpai sampai saat ini. Selain membuat resah, namun juga berdampak buruk bagi psikologis .","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/catcalling-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Catcalling Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Candaan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8","name":"Yusuf Jati Winahto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Jati Winahto"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42782"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42782"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42782\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42914,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42782\/revisions\/42914"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42762"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42782"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42782"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42782"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}