{"id":40375,"date":"2022-03-08T18:15:50","date_gmt":"2022-03-08T11:15:50","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=40375"},"modified":"2022-03-08T11:22:30","modified_gmt":"2022-03-08T04:22:30","slug":"telinga-kemasukan-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Aman"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Telinga kemasukan air adalah hal yang lumrah terjadi saat manusia beraktivitas. Tidak hanya saat berenang, bahkan saat mandi dan keramas pun bisa saja tanpa sengaja memasukkan air ke dalam telinga. Hal ini tentu bikin rasa tidak nyaman, gatal, dan bahkan bikin rahang atau tenggorokan ikut tidak enak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kadang-kadang air yang terperangkap bisa pula memunculkan suara-suara aneh di dalam telinga, yang tentu saja mengganggu konsentrasi. Apakah kondisi ini berbahaya? Lantas, apa saja langkah mengatasinya? Berikut ulasan lengkap buat Sedulur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/kaki-bengkak-saat-hamil\/\">Kaki Bengkak saat Hamil, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kondisi telinga kemasukan air\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40381\" aria-describedby=\"caption-attachment-40381\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40381 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-jim-de-ramos-1263348-570x426.jpg\" alt=\"telinga kemasukan air\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40381\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">telinga kemasukan air berhari-hari bisa keluar dengan sendirinya melalui mekanisme pembersihan otomatis yang ada di organ tersebut. Namun, ada kalanya air yang terjebak tidak bisa keluar dan memicu infeksi parah. Hal ini kemudian dikenal dengan nama <em>swimmer\u2019s ear<\/em> atau congek karena biasa mengintai para perenang dan penyelam yang telinganya sering terekspos air.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Komplikasi yang bisa menyertai\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40379\" aria-describedby=\"caption-attachment-40379\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40379 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-agung-pandit-wiguna-3214241-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40379\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apakah telinga kemasukan air berbahaya? Jawabannya, iya bila terjadi infeksi oleh bakteri yang tinggal di dalam air yang terperangkap di kanal telinga. Seperti yang diketahui, tempat yang basah dan lembap adalah tempat ideal untuk bakteri tumbuh. Bila terus dibiarkan akan muncul gejala-gejala lain selain suara aneh dan rasa tidak nyaman. Berikut beberapa gejala tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa sakit pada telinga bagian luar, sakitnya makin kuat saat ada tekanan pada telinga, misalnya saat berbicara atau mengunyah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa gatal di dalam telinga.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Telinga merah dan bengkak karena inflamasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Gerakkan daun telinga\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40380\" aria-describedby=\"caption-attachment-40380\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40380 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-burst-374765-570x426.jpg\" alt=\"telinga kemasukan air\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40380\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cara mengatasi telinga kemasukan air paling sederhana adalah dengan menggerakkan daun telinga yang terasa terisi air sambil memiringkan kepala ke bawah. Lakukan selama beberapa saat dan biasanya air akan langsung keluar dengan mudah bila memang kuantitasnya sedikit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-renang\/\">18 Manfaat Renang secara Rutin, Baik untuk Kesehatan Tubuh<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Baringkan kepala ke arah samping\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40383\" aria-describedby=\"caption-attachment-40383\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40383 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-kha-ruxury-1294284-570x426.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40383\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tentunya lakukan pada sisi kepala tempat telinga yang terisi air. Biarkanlah gravitasi membantu air keluar dari saluran telinga dengan sendirinya. Prosesnya mungkin tidak cepat, tetapi setelah berhasil telinga akan terasa nyaman dan lapang kembali. Sedulur mungkin akan menemukan tetesan air yang keluar dari telingamu, jadi siapkan tisu atau lap untuk membasuhnya. Ini aman dilakukan sebagai cara mengeluarkan air dari telinga anak.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Gunakan <\/b><b><i>hair dryer,<\/i><\/b><b> tetapi hati-hati\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40384\" aria-describedby=\"caption-attachment-40384\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40384 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-element-digital-973406-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40384\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Telinga kemasukan air saat berenang bisa pula diatasi dengan <em>hair dryer<\/em>. Caranya, nyalakan <em>hair dryer<\/em> dengan tingkat panas yang terendah. Posisikan sekitar 20<\/span>\u2014<span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">30 cm dari telinga. Kemudian, gerakan mendekat dan menjauh dari telinga secara berkala. Ini akan membantu air menguap dan tertarik dari saluran telinga menuju arah luar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Obat telinga kemasukan air di apotik<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40385\" aria-describedby=\"caption-attachment-40385\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40385 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/punkinbuttbaby_47042024_144935613160196_1397709313250390800_n-570x468.jpg\" alt=\"telinga kemasukan air\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40385\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur bisa menggunakan obat tetes telinga yang ada di apotek. Biasanya berupa larutan antibiotik dan alkohol yang fungsi sebenarnya adalah membersihkan kotoran telinga berlebih. Kotoran telinga atau<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ear wax<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sesungguhnya adalah hal yang normal dan tidak perlu dibersihkan, tetapi bila mengganggu pendengaran karena terlalu banyak serta menyumbat saluran telinga, bisa dibersihkan dengan bantuan dokter atau menggunakan obat tetes. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan obat tetes telinga, air yang terperangkap karena tersumbat kotoran pun akan ikut larut dan keluar. Namun, gunakan ini dengan hati-hati. Obat tetes dijual di apotek tidak boleh digunakan pada pasien yang memiliki luka atau gangguan pada gendang telinga.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Larutan alkohol dan cuka atau coba <em>ear oil<\/em><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40386\" aria-describedby=\"caption-attachment-40386\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40386 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/paavaniayurveda_243580509_1471626199876170_1257460445837774929_n-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40386\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @paavaniayurveda<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedulur dapat mencoba membuat obat tetes telinga sendiri dari alkohol dan cuka yang perbandingannya sama. Namun, lakukan dengan hati-hati dan ini tidak disarankan untuk dipakai pada pengidap gangguan atau luka di bagian gendang telinga maupun permukaan saluran telinga. Sedulur juga bisa mencoba <em>ear oil<\/em> yang dijual di pasaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/telinga-berdenging-sebelah-kiri\/\">6 Mitos Arti Telinga Berdenging Sebelah Kiri, Benarkah?<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Tetesan air hangat<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40387\" aria-describedby=\"caption-attachment-40387\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40387 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-charlotte-may-5946756-570x468.jpg\" alt=\"telinga kemasukan air\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40387\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memasukkan air tambahan bisa memancing air yang sudah ada di dalam telinga untuk ikut keluar. Gunakan air hangat, kemudian teteskan ke saluran telinga dengan pipet steril. Setelah diteteskan, segera baringkan kepala ke arah bawah untuk mendorong air keluar dari saluran tersebut. Silakan coba ketika mengalami\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">telinga kemasukan air tidak bisa keluar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Coba mengunyah atau menguap\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40388\" aria-describedby=\"caption-attachment-40388\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40388 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-cottonbro-4842498-570x468.jpg\" alt=\"telinga kemasukan air\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40388\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Telinga memiliki koneksi dengan rahang dan tenggorokan, maka dari itu gerakan pada mulut dan rahang bisa memengaruhi telinga. Saat telinga kemasukan air atau bahkan angin, Sedulur bisa coba melakukan gerakan mengunyah atau menguap. Cara ini sering kali berhasil mendorong air dan udara yang terperangkap untuk keluar. Tidak susah buat dicoba.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Teknik manuver valsava<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40389\" aria-describedby=\"caption-attachment-40389\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40389 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-andrea-piacquadio-3974777-570x436.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"436\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40389\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">obat telinga kemasukan air, Sedulur bisa mencoba teknik manuver valsava. Cara ini bekerja dengan memberikan tekanan pada telinga melalui lubang hidung. Caranya adalah dengan menarik napas dalam-dalam, kemudian tutup mulut dan lubang hidung dengan jari. Perlahan keluarkan napas dari hidung secara perlahan dan bila berhasil Sedulur akan merasakan saluran di telinga tengah mulai terbuka dan terasa lega. Hindari melakukannya terlalu keras karena bisa membahayakan gendang telinga.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8. Pakai uap air atau <\/b><b><i>steam\u00a0<\/i><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40392\" aria-describedby=\"caption-attachment-40392\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40392 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-johnmark-smith-41135-570x426.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40392\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Udara panas yang dihasilkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">steam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau uap air diharapkan bisa mendorong air yang terperangkap dalam telinga untuk keluar. Caranya gunakan saja mangkuk berisi air panas. Kemudian, letakkan kepala di atas uap dengan jarak yang aman. Coba hirup uap air melalui hidung selama beberapa menit. Setelah itu coba miringkan kepala ke arah telinga yang terisi air untuk mendorong air keluar.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/vegan-adalah\/\">Apa Itu Vegan: Pengertian, Manfaat, Bedanya dengan Vegetarian<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>9. Pergi ke dokter THT\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40393\" aria-describedby=\"caption-attachment-40393\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40393 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-thirdman-5327656-570x468.jpg\" alt=\"telinga kemasukan air\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40393\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila kejadiannya sudah lebih dari 3 hari dan mulai mengganggu aktivitasmu, bahkan hingga membuat telinga berdenging atau terasa tersumbat. Ada baiknya Sedulur segera menghubungi dokter THT terdekat. Dokter akan memeriksa kondisi telinga dengan kamera khusus dan bisa sekaligus membersihkan kotoran serta air yang terperangkap dalam waktu beberapa menit saja. Biaya konsultasi dan pembersihan biasanya sekitar Rp200<\/span>\u2014<span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">250 ribu dengan biaya mandiri. Bila ingin menggunakan BPJS tentunya bebas biaya, tetapi prosesnya mungkin akan lebih lama karena harus meminta rujukan dokter umum terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>10. Hal yang harus dihindari\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40394\" aria-describedby=\"caption-attachment-40394\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40394 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-karolina-grabowska-4202350-570x427.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"427\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40394\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila ingin mencoba cara-cara mandiri, tetap lakukan dengan hati-hati serta hindari menggunakan benda asing seperti alat pembersih kotoran atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cotton bud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tidak steril. Ini justru akan mendorong partikel makin masuk ke dalam telinga. Alat ini berpotensi mengandung bakteri yang bisa memperparah risiko infeksi. Benda yang tajam juga bisa melukai bagian organ telinga baik gendang maupun selaput di bagian saluran telinga.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara mencegah telinga kemasukan air\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_40395\" aria-describedby=\"caption-attachment-40395\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-40395 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/pexels-shvets-production-8028291-570x468.jpg\" alt=\"telinga kemasukan air\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40395\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pepatah &#8220;lebih baik mencegah dibanding mengatasi&#8221; adalah hal yang perlu dijadikan moto hidup. Untuk itu lakukan beberapa hal di bawah sebagai langkah pencegahan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila berenang, gunakan penutup telinga atau kupluk renang untuk melindungi telinga dari eksposur air.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah mandi atau berenang, selalu bersihkan bagian telinga dengan baik menggunakan handuk atau kain lembut. Jangan hanya mengeringkan rambut dan wajah, raih juga bagian telinga. Bersihkan bagian daun dan saluran terluarnya. Lakukan pula gerakan memiringkan kepala ke kanan dan ke kiri untuk mengeluarkan sisa air yang mungkin masih terperangkap di dalam telinga.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski sering kali bukan masalah serius, sebagian orang sudah membuktikan bahwa air bisa berpotensi membahayakan kesehatan dan fungsi telinga bila dibiarkan terperangkap dalam waktu lama. Dimulai dengan infeksi dan inflamasi, tetapi bisa berisiko berlanjut ke komplikasi lain seperti kehilangan pendengaran hingga kerusakan tulang rawan telinga yang tentunya tidak ingin Sedulur alami.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Sedulur yang ingin bergabung menjadi <\/span><\/i><b><i>Super Agen<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa cek<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/superapp.id\/superagen\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=click\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang juga. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan, antara lain mendapat penghasilan tambahan dan waktu kerja yang fleksibel! Dengan menjadi Super Agen, Sedulur bisa menjadi reseller sembako yang membantu lingkungan terdekat mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah dan harga yang lebih murah.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":40376,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1856],"tags":[1719,5053,5052],"class_list":["post-40375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-kesehatan","tag-telinga","tag-telinga-kemasukan-air"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Aman<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering dianggap sepele, telinga kemasukan air bisa berisiko menyebabkan komplikasi lanjutan. Ikuti cara mengatasinya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Aman\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering dianggap sepele, telinga kemasukan air bisa berisiko menyebabkan komplikasi lanjutan. Ikuti cara mengatasinya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-08T11:15:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-08T04:22:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-2.jpg\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/\",\"name\":\"Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Aman\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-08T11:15:50+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-08T04:22:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Sering dianggap sepele, telinga kemasukan air bisa berisiko menyebabkan komplikasi lanjutan. Ikuti cara mengatasinya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Aman\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Aman","description":"Sering dianggap sepele, telinga kemasukan air bisa berisiko menyebabkan komplikasi lanjutan. Ikuti cara mengatasinya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Aman","og_description":"Sering dianggap sepele, telinga kemasukan air bisa berisiko menyebabkan komplikasi lanjutan. Ikuti cara mengatasinya di sini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-08T11:15:50+00:00","article_modified_time":"2022-03-08T04:22:30+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/8-2.jpg","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/","name":"Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Aman","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-08T11:15:50+00:00","dateModified":"2022-03-08T04:22:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Sering dianggap sepele, telinga kemasukan air bisa berisiko menyebabkan komplikasi lanjutan. Ikuti cara mengatasinya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/telinga-kemasukan-air\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Aman"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40375"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40375"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40701,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40375\/revisions\/40701"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}