{"id":39602,"date":"2022-03-02T11:30:54","date_gmt":"2022-03-02T04:30:54","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=39602"},"modified":"2022-03-24T09:12:23","modified_gmt":"2022-03-24T02:12:23","slug":"stakeholder-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/","title":{"rendered":"Apa Itu Stakeholder: Pengertian, Contoh, Jenis, &#038; Perannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang bekerja di lingkungan perusahaan, pasti sudah tidak asing dengan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sederhananya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah sebutan bagi individu yang memiliki posisi penting di sebuah perusahaan. Tidak hanya perusahaan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga terdapat pada bisnis, organisasi, pendidikan, bahkan bidang pariwisata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah hal penting yang harus diketahui semua pekerja. Buat Sedulur yang masih bingung, simak pembahasan lengkap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mulai dari pengertian, jenis, contoh, dan perannya di artikel ini. Baca sampai selesai, ya.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/contoh-notulen-rapat\/\"><b>10 Contoh Notulensi Rapat yang Baik dan Benar, Wajib Tahu!<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Pengertian <\/b><b><i>stakeholder<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_39606\" aria-describedby=\"caption-attachment-39606\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-39606\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-5.jpg\" alt=\"stakeholder adalah\" width=\"626\" height=\"389\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-39606\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah individu, kelompok, maupun komunitas yang memiliki kepentingan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Istilah ini kerap digunakan oleh lembaga publik bagi posisi pengambil keputusan sampai proses implementasinya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stakeholder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki kemampuan memengaruhi dan dipengaruhi oleh bisnis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara garis besar, siapa pun yang dapat memengaruhi dan dipengaruhi oleh kebijakan perusahaan, baik positif maupun negatif, maka orang-orang tersebut dapat dikelompokkan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Beberapa contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah karyawan, konsumen, investor, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supplier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, komunitas, dan pemerintah. Masing-masing <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini punya tujuan dan kepentingan bisnis yang berbeda-beda. Itulah sebabnya perusahaan harus mampu menyelaraskan tujuan bisnisnya dengan para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>Teori <\/b><b><i>stakeholder<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_39607\" aria-describedby=\"caption-attachment-39607\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-39607\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-4.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-4.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-4-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-4-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-39607\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ternyata memiliki acuan teorinya sendiri. Teori <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa perusahaan bukanlah entitas yang hanya beroperasi untuk kepentingannya sendiri, melainkan harus memberikan manfaat bagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya. Dengan demikian, keberadaan suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh dukungan yang diberikan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kepada perusahaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teori ini berkaitan dengan konsep tanggung jawab sosial. Konsep tanggung jawab sosial dianggap sebagai kumpulan kebijakan dan praktik yang berhubungan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, nilai-nilai, pemenuhan ketentuan hukum, penghargaan masyarakat dan lingkungan, serta komitmen dunia usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan secara berkelanjutan. Teori <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dimulai dari asumsi bahwa nilai secara eksplisit dan tidak dipungkiri merupakan bagian dari kegiatan usaha.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tujuan utama teori <\/b><b><i>stakeholder<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_39608\" aria-describedby=\"caption-attachment-39608\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-39608\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-3.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-3.jpg 740w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-3-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-3-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-39608\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam teori <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kelompok <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam mengungkap atau tidaknya suatu informasi di dalam laporan perusahaan tersebut. Tujuan utama dari teori <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah membantu manajemen perusahaan dalam meningkatkan penciptaan nilai sebagai dampak dari aktivitas-aktivitas yang dilakukan dan meminimalkan kerugian yang mungkin muncul bagi para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, manajemen perusahaan berperan untuk mempertimbangkan keputusan demi memenuhi sebagian besar dari hal-hal yang menjadi perhatian para pemangku kepentingan perusahaan. Tujuan lain dari teori ini yaitu membantu perusahaan dalam memperkuat hubungan dengan kelompok-kelompok eksternal dan mengembangkan keunggulan kompetitif.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/etika-profesi\/\"><b>Etika Profesi, Kenali Definisi, Prinsip, Fungsi, dan Tujuannya<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Peran <\/b><b><i>stakeholder<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_39605\" aria-describedby=\"caption-attachment-39605\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-39605\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-6.webp\" alt=\"stakeholder adalah\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-6.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-6-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-6-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-39605\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap pihak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat memberikan kontribusi sesuai keahliannya masing-masing. Jadi, Sedulur tidak bisa menyamaratakan perannya. Beberapa peran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pemegang saham\/pemilik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, berperan sebagai pemilik modal yang menjalankan dan mengelola perusahaan. Salah satu contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> internal adalah pemegang saham\/pemilik perusahaan. Selain menjalankan dan mengelola perusahaan, bertanggung jawab juga terhadap pengawasan suatu kebijakan.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Karyawan\/pegawai<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, perannya menjalankan tugas yang diberikan oleh atasan untuk mencapai tujuan perusahaan. Posisinya biasanya berkaitan langsung dari awal proses produksi hingga distribusi suatu produk atau layanan perusahaan.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Konsumen<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, berperan dalam menggunakan produk atau layanan yang dijual perusahaan. Sebuah perusahaan perlu mendengar masukan konsumen untuk menunjang kualitas produk atau layanan yang dapat menguntungkan kedua pihak.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Supplier<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, perannya memastikan ketersediaan bahan baku dalam proses produksi. Peran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supplier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat penting untuk menjaga proses produksi berjalan lancar.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pemerintah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pemerintah adalah lembaga yang memiliki wewenang memberikan aturan, batasan, dan perizinan bisnis perusahaan. Setiap perusahaan yang berdiri tentu harus memiliki izin dari pemerintah agar legalitasnya terjamin dan diakui.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Bank<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, selaku lembaga keuangan, bank berperan sebagai pihak yang memberikan pinjaman kepada <span style=\"color: #000000;\">pemilik perusahaan dalam jangka waktu dan jaminan tertentu yang telah disepakati. Bank memiliki peran sebagai pemberi modal perusahaan.<\/span><\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Kompetitor<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, berperan sebagai pesaing yang bisa mendorong perusahaan untuk berbenah atas kekurangannya. Salah satu eksternal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kompetitor. Maka dari itu, perusahaan perlu memperhatikan kompetitor dan menjadikannya sebagai motivasi agar perusahaan terus maju.<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Fungsi <\/b><b><i>stakeholder<\/i><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_39603\" aria-describedby=\"caption-attachment-39603\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-39603\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-8.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-8.jpg 740w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-8-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-8-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-39603\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui peran setiap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Sedulur perlu memahami fungsi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara mendasar. Berikut adalah beberapa fungsi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Membuat keputusan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Biasanya, para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan mengadakan rapat yang mengundang eksekutif perusahaan. Orang-orang ini memiliki hak untuk membuat keputusan dan mengusulkan ide yang baik bagi perusahaan. Selain itu, kelompok <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga berwenang menunjuk dan memecat pimpinan seperti CEO jika perlu.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Manajemen langsung<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ada yang terlibat dalam manajemen perusahaan. Mereka bisa menduduki posisi-posisi tertentu dalam perusahaan, misalnya HRD, R&amp;D, atau posisi lainnya di level manajer. Hal ini dilakukan untuk mengatur bisnis dan menjamin kesuksesannya secara langsung.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Pendukung keuangan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Seperti yang sudah diketahui, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah investor bagi sebuah perusahaan. Oleh karena itu, mereka dapat memutuskan untuk menambah atau mengurangi investasi pada suatu perusahaan dengan menimbang kondisi finansial bisnis tersebut.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b>Tanggung jawab sosial perusahaan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Hal ini dapat dilakukan kepada karyawan, konsumen, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supplier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pemegang saham, maupun lingkungan atau komunitas tertentu. Para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini bisa membuat keputusan berdasarkan hasil strategi tanggung jawab sosial atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">corporate social responsibility<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (CSR) yang telah dibuat.<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis-jenis <\/b><b><i>stakeholder<\/i><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_39604\" aria-describedby=\"caption-attachment-39604\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-39604\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-7.jpg\" alt=\"stakeholder adalah\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-7.jpg 740w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-7-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-7-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-39604\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat berdasarkan posisi, pengaruh, serta kekuatannya, jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah dan contohnya dikelompokkan menjadi tiga, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">primer, sekunder, dan kunci. Berikut rincian tiap jenisnya.<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Stakeholder <\/i><\/b><b>primer<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan pihak yang memiliki hubungan kuat dengan penyusunan kebijakan, proyek, serta program perusahaan. Mereka adalah bagian pihak penentu paling utama dalam pengambilan keputusan. Contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> primer adalah tokoh masyarakat, masyarakat, serta manajer publik.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Stakeholder<\/i><\/b><b> sekunder <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah pihak yang tidak berhubungan langsung terhadap suatu program perusahaan. Namun, banyak dari mereka ikut dalam mengemukakan pendapatnya yang sering kali berpotensi mengubah sikap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> primer. Lembaga pemerintah, LSM, pengusaha, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di sekolah adalah contoh dari jenis ini.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><b><i>Stakeholder<\/i><\/b><b> kunci <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan pihak kelompok eksekutif yang memiliki wewenang resmi atas pengambilan keputusan. Contoh, dalam sebuah proyek pemerintah daerah, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kuncinya yaitu Pemerintah Kabupaten, DPRD Kabupaten, serta Dinas terkait yang bertanggung jawab langsung atas proses proyek tersebut.<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/work-from-home\/\"><b>Kerja <\/b><b><i>Work From Home<\/i><\/b><b> Apa Bedanya dengan <\/b><b><i>Remote Working<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Perbedaan <\/b><b><i>shareholder<\/i><\/b><b> dan <\/b><b><i>stakeholder<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_39609\" aria-describedby=\"caption-attachment-39609\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-39609\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-2.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-2.jpg 740w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-2-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-2-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-39609\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa di antara Sedulur mungkin masih bingung membedakan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shareholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Meski sama-sama punya kemampuan memengaruhi pengambilan kebijakan suatu perusahaan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shareholder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">vs<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah dua hal yang berbeda. Sederhananya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak selalu menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shareholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sementara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shareholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sudah pasti berperan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Shareholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah pihak yang memiliki saham finansial dalam perusahaan. Artinya, sebagian kepemilikan perusahaan dimiliki oleh pihak ini. Itulah sebabnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shareholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa melakukan pemungutan suara atas kebijakan perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shareholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> salah satunya terletak pada jangka waktu keterikatannya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Shareholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak punya kebutuhan jangka panjang terhadap perusahaan. Mereka bisa menjual saham dan membeli saham baru di perusahaan lain. Berbeda dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang harus terikat oleh perusahaan dalam jangka waktu lama. Namun, perlu Sedulur tahu, tidak semua lembaga memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shareholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Contohnya, lembaga perguruan tinggi atau sekolah yang tidak memiliki saham.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pentingnya menjaga hubungan baik dengan <\/b><b><i>stakeholder<\/i><\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_39610\" aria-describedby=\"caption-attachment-39610\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-39610\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-1.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-1.jpg 740w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-1-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/stakeholder-adalah-1-285x190.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-39610\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia bisnis, perusahaan tidak bisa bergerak dengan sendirinya. Menjaga hubungan baik dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan membantu operasional perusahaan, sekaligus memudahkan perusahaan mencapai tujuan bersama. Selain itu, menjaga hubungan baik antar-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan saja, di perusahaan Sedulur, karyawan produksi tidak memiliki hubungan baik dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">supplier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka proses produksi bisa terhambat dan merugikan perusahaan. Maka dari itu, menjaga hubungan baik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangatlah penting karena mereka adalah penggerak roda perusahaan.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah ulasan lengkap mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mulai dari pengertian, peran, fungsi, hingga alasan pentingnya menjaga hubungan baik dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Semoga bisa menambah wawasan Sedulur dalam dunia bisnis dan karier.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3g9Xqos\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Sedulur yang ingin bergabung menjadi <\/span><\/i><b><i>Super Agen<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa cek<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/superapp.id\/superagen\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=click\"> <b><i>di sini<\/i><\/b><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang juga. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan, antara lain mendapat penghasilan tambahan dan waktu kerja yang fleksibel! Dengan menjadi Super Agen, Sedulur bisa menjadi reseller sembako yang membantu lingkungan terdekat mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah dan harga yang lebih murah.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":22,"featured_media":39682,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1685],"tags":[143,4941],"class_list":["post-39602","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-career","tag-investor","tag-stakeholder"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Stakeholder: Pengertian, Contoh, Jenis, &amp; Perannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Stakeholder adalah orang-orang yang punya kepentingan dalam sebuah perusahaan. Yuk, cari tahu jenis stakeholder dan perannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Stakeholder: Pengertian, Contoh, Jenis, &amp; Perannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Stakeholder adalah orang-orang yang punya kepentingan dalam sebuah perusahaan. Yuk, cari tahu jenis stakeholder dan perannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-02T04:30:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-24T02:12:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/17-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fitri Dewanty\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fitri Dewanty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/17-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/17-2.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"stakeholder adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/\",\"name\":\"Apa Itu Stakeholder: Pengertian, Contoh, Jenis, & Perannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-03-02T04:30:54+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-24T02:12:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2\"},\"description\":\"Stakeholder adalah orang-orang yang punya kepentingan dalam sebuah perusahaan. Yuk, cari tahu jenis stakeholder dan perannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Stakeholder: Pengertian, Contoh, Jenis, &#038; Perannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2\",\"name\":\"Fitri Dewanty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fitri Dewanty\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Stakeholder: Pengertian, Contoh, Jenis, & Perannya","description":"Stakeholder adalah orang-orang yang punya kepentingan dalam sebuah perusahaan. Yuk, cari tahu jenis stakeholder dan perannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Stakeholder: Pengertian, Contoh, Jenis, & Perannya","og_description":"Stakeholder adalah orang-orang yang punya kepentingan dalam sebuah perusahaan. Yuk, cari tahu jenis stakeholder dan perannya di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-03-02T04:30:54+00:00","article_modified_time":"2022-03-24T02:12:23+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/17-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fitri Dewanty","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fitri Dewanty","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/17-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/17-2.jpg","width":682,"height":536,"caption":"stakeholder adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/","name":"Apa Itu Stakeholder: Pengertian, Contoh, Jenis, & Perannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-03-02T04:30:54+00:00","dateModified":"2022-03-24T02:12:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2"},"description":"Stakeholder adalah orang-orang yang punya kepentingan dalam sebuah perusahaan. Yuk, cari tahu jenis stakeholder dan perannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/stakeholder-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Stakeholder: Pengertian, Contoh, Jenis, &#038; Perannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/91065f0e60b3e67658372a54bc4002b2","name":"Fitri Dewanty","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ebb6ce6a28e36c5e781cee339e1dbf71?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fitri Dewanty"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39602"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39602"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39602\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44418,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39602\/revisions\/44418"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39602"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39602"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39602"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}