{"id":38687,"date":"2022-02-24T14:30:38","date_gmt":"2022-02-24T07:30:38","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=38687"},"modified":"2022-02-23T17:21:49","modified_gmt":"2022-02-23T10:21:49","slug":"non-fiksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/","title":{"rendered":"Cerita Non Fiksi: Kenali Jenis, Ciri dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada dua jenis karya tulis di dunia, fiksi dan non fiksi. Keduanya memiliki karakter yang bertolak belakang, tetapi bisa dikombinasikan dalam satu karya. Sedulur mungkin sedang bertanya-tanya bagaimana keduanya dibedakan. Jawabannya tidak sesederhana, satu berdasarkan kenyataan dan satunya lagi berdasarkan imajinasi penulis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada banyak komponen yang bisa diulik dari karya nonfiksi. Biar lebih jelas dan enggak terjadi kekeliruan, mari kupas tuntas informasinya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/kontes-blog\/blog\/\">Pengertian Blog, Ini Jenis, Struktur, Fungsi, dan Kegunaannya!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian karya sastra non fiksi<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mudahnya, karya nonfiksi adalah karya tulis apa pun yang tidak bersumber dari cerita yang dibuat-buat. Bisa berbentuk biografi, memoar, bahkan esai dengan sentuhan humor. Liputan jurnalisme atau dokumenter termasuk dalam karya nonfiksi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Perbedaan fiksi dan non fiksi\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain sumber ceritanya, perbedaan mendasar lainnya adalah gaya kepenulisan. Karya fiksi biasanya disusun dengan gaya penceritaan naratif dengan tokoh, latar, dan plot cerita. Bukan berarti buku non fiksi tidak begitu. Buku nonfiksi bisa saja dibuat dengan model narasi terutama bila dikemas dalam bentuk<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> lyrical memoir<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau jurnalisme narasi, tetapi ada kemungkinan ditulis dengan gaya kepenulisan ilmiah populer dan esai. Dengan begitu, pembaca tidak akan menemukan tokoh dan plot yang jelas. Bentuknya dapat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berupa kumpulan argumen yang didukung dengan data dan pengalaman empiris.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Gaya bahasa yang dipakai<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gaya bahasa yang dipakai dalam buku nonfiksi juga berbeda dibandingkan karya fiksi. Berikut beberapa ciri-ciri teks non fiksi bila ditilik dari gaya kepenulisan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menggunakan kalimat tidak langsung, jarang bahkan cenderung tidak mengekspos dialog langsung yang biasa diawali dan diakhiri dengan tanda petik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Didominasi kalimat pasif. Kecuali berbentuk esai personal atau memoar, maka akan jarang menemukan penulis menggunakan kalimat aktif.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Singkat dan padat karena sesuatu yang repetitif akan mengganggu pembaca.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Informasi yang disampaikan lugas, tetapi bisa menginspirasi dan memantik diskusi. Bukan sesuatu yang ambigu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Dilengkapi data yang bisa dipertanggungjawabkan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ciri berikutnya adalah keberadaan daftar pustaka atau referensi yang memadai. Terutama bila buku nonfiksi berbentuk karya ilmiah populer. Hal ini wajib karena untuk mendukung argumen, penulis membutuhkan data yang bisa dipertanggungjawabkan. Bisa dari buku lain, jurnal ilmiah, data yang dari bank data, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak heran bila penulis nonfiksi bisa merekrut asisten peneliti yang membantunya melakukan riset selama menulis bab demi bab di bukunya. Riset bisa dilakukan di lapangan maupun riset literatur, tergantung kebutuhan masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/hiburan\/the-queens-gambit\/\">9 Fakta Series The Queen\u2019s Gambit yang Terkuak, Sudah Tau?<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tipe karya nonfiksi<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada dua jenis karya tulis non fiksi yang beredar. Satu yang murni dan satu lagi yang bersifat kreatif. Apa bedanya?\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Non fiksi ekspositori<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menurut Perpustakaan Universitas Texas A&amp;M, non fiksi ekspositori dibuat untuk memberikan penjelasan dan informasi tentang bagaimana sesuatu bekerja atau mengapa sesuatu itu penting untuk diketahui. Teks yang informatif ini bisa dikemas dalam bentuk berita, buku petunjuk, hingga buku teks akademik.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Non fiksi kreatif\u00a0<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di sisi lain, menurut BBC, non fiksi kreatif adalah jenis karya nonfiksi yang ditulis dengan teknik penulisan fiksi. Ini akan menciptakan sebuah tulisan tentang sebuah kejadian nyata yang lebih menarik dan menggugah untuk dibaca. Tujuan tulisan ini tidak hanya sekadar memberi informasi, tetapi juga menyajikan hiburan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut beberapa jenis buku non fiksi yang bisa ditemukan di pasaran.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Biografi dan autobiografi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38693\" aria-describedby=\"caption-attachment-38693\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38693 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/adpbooks_241674826_361999305557703_8822460244849634485_n-570x468.jpg\" alt=\"non fiksi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38693\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @adpbooks<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memoar dan biografi sama-sama membahas kehidupan seseorang. Bisa dari sejak mereka lahir hingga akhir hayatnya atau berupa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">slice of life<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu potongan kisah dari perjalanan hidup seseorang hingga saat ini. Biografi tidak harus ditulis orang lain, pihak yang menjadi subjek bisa menulis sendiri biografi mereka dan nantinya buku tersebut akan bertajuk autobiografi.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Memoar\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38694\" aria-describedby=\"caption-attachment-38694\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38694 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/anghan_274208818_237747241900360_6742717163587165047_n-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38694\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @_anghan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sekilas memoar memiliki kemiripan dengan autobiografi karena ditulis oleh subjek tulisan itu sendiri. Bedanya, autobiografi biasanya menceritakan kehidupan seseorang, sementara memoar disusun dari memori-memori tertentu yang dipilih penulis. Memoar tidak akan menjelaskan latar belakangnya dari awal seperti biografi. Potongan-potongan memori ini secara tidak langsung membuat tulisan terasa lebih emosional dibandingkan biografi atau autobiografi yang fokus pada fakta-fakta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bedanya terdapat pula pada struktur, autobiografi disusun berdasar urutan waktu yang jelas. Sementara memoar tidak. Memoar disusun berdasarkan tema atau isu tertentu dan kerangka waktunya bisa acak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/contoh-novel-sejarah\/\">12 Contoh Novel Sejarah Indonesia Terbaik yang Diincar Pelajar<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Surat\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38695\" aria-describedby=\"caption-attachment-38695\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38695 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/amorlitterarum_232957165_228649455836319_2412038983465420556_n-570x468.jpg\" alt=\"non fiksi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38695\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @amorlitterarum<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat juga salah satu karya tulis nonfiksi. Karya ini memang cukup jarang ditemukan, tetapi ada beberapa penulis yang menerbitkan kumpulan suratnya dalam bentuk buku dan ternyata disukai orang. Contohnya R.A. Kartini lewat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Habis Gelap Terbitlah Terang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan Franz Kafka lewat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Letter to His Father.\u00a0<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Sejarah\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38697\" aria-describedby=\"caption-attachment-38697\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38697 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/karinagos_72630483_394179754610470_5110287809291853073_n-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38697\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @karinagos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku sejarah berisi tentang kejadian nyata di masa lampau yang didasarkan pada fakta-fakta yang dikumpulkan penulis baik di lapangan maupun literatur yang kredibel. Bedakan ini dengan buku bergenre <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">historical fiction. Historical fiction<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah karya fiksi atau novel yang mengambil latar dan kejadian nyata di masa lalu, tetapi diceritakan lewat tokoh dan plot fiktif.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Catatan perjalanan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38698\" aria-describedby=\"caption-attachment-38698\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38698 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/merakibooks__81734690_2726083011003266_6687119528807315931_n-570x468.jpg\" alt=\"non fiksi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38698\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @merakibooks_<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh cerita non fiksi lainnya adalah catatan perjalanan. Biasanya ditulis oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">travel blogger <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau bisa jurnalis. Untuk menulis karya novel non fiksi, seseorang tentu perlu melakukan perjalanan ke satu tempat atau lebih, kemudian merangkai pengalaman dan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> insight<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang didapatkan selama melancong.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Jurnalisme naratif<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38702\" aria-describedby=\"caption-attachment-38702\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38702 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/markdgmz_27879285_188871315217360_1248389831503904768_n-570x468.jpg\" alt=\"non fiksi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38702\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @markdgmz<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jurnalisme naratif atau liputan yang ditulis dalam bentuk narasi juga bisa jadi salah satu cerita non fiksi. Beda dengan liputan biasa yang dibaca di koran atau artikel<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> in-depth,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karya tulis jenis ini ditulis dengan gaya kepenulisan karya fiksi yang mengandung tokoh, latar, dan plot jelas. Biasanya buku bergenre <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">true crime<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menggunakan teknik ini untuk menggaet pembaca terus membalik halaman.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. <em>Self-help<\/em><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38703\" aria-describedby=\"caption-attachment-38703\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38703 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/ess.fujii_274149651_1859075707608938_502978832293024362_n-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38703\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @ess.fujii<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah dengar buku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-help? <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Buku ini banyak dikenal pula dengan istilah buku motivasi yang bertujuan menginspirasi pembaca untuk melakukan perubahan dalam hidupnya. Biasanya isu yang dibahas meliputi kesehatan mental, jalan menuju sukses dan produktif, hingga nasihat yang berkaitan dengan hubungan.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8. Filosofi\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38704\" aria-describedby=\"caption-attachment-38704\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38704 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/thriftboox.id_262309618_595345411676998_7761102359600484150_n-570x468.jpg\" alt=\"non fiksi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38704\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @thriftboox.id<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Buku filosofi berisi teori yang dibuat beberapa pemikir berdasarkan argumen dan kepercayaan mereka akan sesuatu yang ada di alam semesta. Biasanya berupa cara hidup yang mereka yakini sebagai yang terbaik dan logis, teori pembentukan bumi dan pembagian kelas-kelas ekonomi dan sosial, hingga strategi perang dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>9. Esai<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38705\" aria-describedby=\"caption-attachment-38705\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38705 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/winstonandbooks_274382223_3129538947288902_7886321224667906207_n-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38705\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @winstonandbooks<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti saat menulis esai di bangku sekolah dan kuliah, esai merupakan susunan argumen yang didukung dengan data yang menunjang. Esai bisa ditulis oleh siapa saja, tidak harus seorang pemikir atau filsuf. Bisa<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> public figure,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dosen, jurnalis, dan lain sebagainya. Biasanya buku kumpulan esai disusun berdasarkan tema yang senada dan isinya lebih reflektif, mencerminkan apa yang diyakini penulis. Biasanya buku kumpulan esai dikembangkan dari sebuah artikel jurnalisme.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>10. Agama dan spiritual\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38707\" aria-describedby=\"caption-attachment-38707\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38707 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/cebooks.arg_245706433_124522499942727_1612457089204883782_n-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38707\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @cebooks.arg<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku non fiksi Indonesia juga diwarnai dengan buku bergenre spiritualitas atau agama. Mereka bisa disusun berdasarkan teori yang diambil dari kitab, pengalaman spiritual penulis sendiri, hingga manual atau tutorial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-help.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Namun, tujuannya adalah mengantarkan pembaca menemukan kedamaian spiritualnya sendiri.<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/dongeng-anak\/\">10 Dongeng Anak Terbaik &amp; Lucu untuk Kecerdasan si Kecil<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>11. Buku teks akademik<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38708\" aria-describedby=\"caption-attachment-38708\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38708 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/bookjourney_rome_182324047_512747409753233_3392747410380501068_n-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38708\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @bookjourney_rome<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku teks akademik tergolong dalam non fiksi ekspositori yang tujuannya murni memberikan informasi dengan meminimalisir <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bias <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">atau kecenderungan subjektif di dalamnya. Buku teks akademik ini biasa ditulis oleh praktisi akademis atau seorang ilmuwan yang sudah lama berkecimpung di bidang tertentu. Bisa bisnis, politik, geografi, kedokteran, kimia, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>12. Manual dan tutorial\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38709\" aria-describedby=\"caption-attachment-38709\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38709 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/hobohandmade_271907250_3122806807942993_3608873011469906328_n-570x468.jpeg\" alt=\"non fiksi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38709\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @hobohandmade<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku macam ini biasanya berupa tutorial atau panduan untuk melakukan sesuatu, misalnya membuat kerajinan, trik menulis lagu, tips hidup sehat, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">parenting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, instruksi gerakan olahraga, dan lain sebagainya.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>13. Buku resep\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38711\" aria-describedby=\"caption-attachment-38711\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38711 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/fruut.box_274541464_675650336957230_7243992441669422304_n-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38711\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @fruut.box<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebenarnya masuk dalam ranah manual, buku resep dibuat dengan tujuan memberikan petunjuk tentang cara mengolah bahan makanan agar menjadi hidangan yang siap santap.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>14. Humor dan satir\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38712\" aria-describedby=\"caption-attachment-38712\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38712 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/lizzies.week_274368738_698208211305040_4868969888705958082_n-570x468.jpg\" alt=\"non fiksi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38712\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @lizzies.week<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Buku humor dan satir ini murni berupa opini dan sudut pandang penulis tentang sebuah kejadian nyata atau fenomena yang terjadi. Baik di ranah politik, ekonomi, atau sosial. Gaya bahasa mereka tetap baku, tetapi mengandung banyak sindiran dan olahan kata yang bikin pembaca tergelitik bahkan terpingkal.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>15. Sains populer\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38716\" aria-describedby=\"caption-attachment-38716\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38716 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pharmakisbookshelf_272275245_1055276205306832_552496888779742279_n-570x468.jpeg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38716\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @pharmakisbookshelf<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Contoh karangan non fiksi berikutnya adalah sains populer. Jenis ini sebenarnya memiliki kemiripan dengan teks akademik, tetapi dikemas lebih ringan dan mudah dipahami sehingga bisa meraih kalangan yang lebih luas. Tidak hanya praktisi di bidang tertentu, tetapi bisa orang awam yang ingin memperluas wawasannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>16. <em>Art books<\/em><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38720\" aria-describedby=\"caption-attachment-38720\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38720 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/wearenicehumans_258867565_881989339175022_5567530195677183580_n-570x468.jpg\" alt=\"non fiksi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38720\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @wearenicehumans<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Art books merupakan buku yang mengandalkan visual menawan di dalamnya. Disusun untuk memberikan inspirasi dan petunjuk untuk praktisi di bidang seni, arsitektur, dan ilustrasi. Buku ini bisa berupa kumpulan foto dan katalog karya disertai beberapa penjelasannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>17. Nonfiksi untuk anak-anak<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_38723\" aria-describedby=\"caption-attachment-38723\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-38723 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/modernlivingbooks_57267799_2661542990586684_776809379502150428_n-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38723\" class=\"wp-caption-text\">Instagram @modernlivingbooks<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nonfiksi untuk anak-anak bisa berupa tulisan yang ringan disertai beberapa ilustrasi pendukung. Topiknya terbatas, tetapi didominasi pengenalan flora dan fauna, serta alam semesta secara umum. Sebagian juga membuat buku biografi singkat tentang tokoh-tokoh penting yang tujuannya menginspirasi anak-anak dengan menunjukkan mereka figur yang layak diteladani.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/kontes-blog\/penulis\/\">10 Cara Menjadi Penulis Buku, Novel, dan Film untuk Pemula<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Penulis non fiksi terkenal dari tanah air dan luar negeri\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tiap genre buku memiliki penulis tersohornya masing-masing. Di genre nonfiksi ada beberapa nama dari dalam dan luar negeri yang karyanya bisa diapresiasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Dalam negeri<\/strong>: Tan Malaka, Agustinus Wibowo, Mochtar Lubis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Luar negeri<\/strong>: David Foster Wallace, Carlo Rovelli, Elizabeth Kolbert.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tips menulis karya non fiksi<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ingin menulis buku nonfiksi sekeren mereka? Lakukan beberapa tips berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cari isu atau topik yang menggelitik rasa penasaranmu. Rasa penasaran akan mendorongmu melakukan riset dengan senang hati.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Temukan alasan kenapa menulis isu ini. Aspek ini penting untuk menyakinkan pembaca mengapa isu tersebut penting buat diulik dan diketahui.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tentukan target pembacamu. Apakah menulis untuk anak-anak atau dewasa? Apakah menyasar orang awam atau kalangan akademisi dan praktisi di bidang tertentu?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan riset mendalam dan menyeluruh. Penulis wajib rajin membaca untuk memperkaya wawasan dan melatih empati, sehingga tulisanmu lebih kaya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">relatable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan enak dipahami.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Susun narasi jika memang akan membuat nonfiksi naratif. Buat plot atau lini masanya. Urutkan dengan sistematis lewat bab-bab.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Buat target yang realistis untuk dirimu sendiri.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Evaluasi tiap bab yang berhasil ditulis, jangan lupa untuk melakukan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> proofreading.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Tidak hanya dibaca ulang sendiri, minta orang lain untuk memberikan pendapatnya juga.<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sudah jelas bukan perbedaan nonfiksi dan fiksi? Semoga bisa menambah wawasan Sedulur tentang jenis-jenis buku. <\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tentunya sekarang Sedulur tidak ragu lagi saat menulis atau membeli buku bacaan.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di Aplikasi Super lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><i><span style=\"font-weight: 400;\"> di sini <\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">sekarang.<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Sedulur yang ingin bergabung menjadi Super Agen bisa cek<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/superapp.id\/superagen\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=click\"><i><span style=\"font-weight: 400;\"> di sini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang juga. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan, antara lain mendapat penghasilan tambahan dan waktu kerja yang fleksibel! Dengan menjadi Super Agen, Sedulur bisa menjadi reseller sembako yang membantu lingkungan terdekat mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah dan harga yang lebih murah.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":38738,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[4835,4836,4825],"class_list":["post-38687","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-cerita","tag-karangan","tag-non-fiksi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cerita Non Fiksi: Kenali Jenis, Ciri dan Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Karya tulis non fiksi memiliki karakter spesial yang membedakannya dengan novel fiksi. Apa saja ciri dan contohnya? Simak infonya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cerita Non Fiksi: Kenali Jenis, Ciri dan Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Karya tulis non fiksi memiliki karakter spesial yang membedakannya dengan novel fiksi. Apa saja ciri dan contohnya? Simak infonya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-24T07:30:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-02-23T10:21:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/4-1-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/4-1-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/4-1-2.jpg\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/\",\"name\":\"Cerita Non Fiksi: Kenali Jenis, Ciri dan Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-02-24T07:30:38+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-23T10:21:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Karya tulis non fiksi memiliki karakter spesial yang membedakannya dengan novel fiksi. Apa saja ciri dan contohnya? Simak infonya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cerita Non Fiksi: Kenali Jenis, Ciri dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cerita Non Fiksi: Kenali Jenis, Ciri dan Cara Membuatnya","description":"Karya tulis non fiksi memiliki karakter spesial yang membedakannya dengan novel fiksi. Apa saja ciri dan contohnya? Simak infonya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cerita Non Fiksi: Kenali Jenis, Ciri dan Cara Membuatnya","og_description":"Karya tulis non fiksi memiliki karakter spesial yang membedakannya dengan novel fiksi. Apa saja ciri dan contohnya? Simak infonya di sini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-02-24T07:30:38+00:00","article_modified_time":"2022-02-23T10:21:49+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/4-1-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"12 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/4-1-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/4-1-2.jpg","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/","name":"Cerita Non Fiksi: Kenali Jenis, Ciri dan Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-02-24T07:30:38+00:00","dateModified":"2022-02-23T10:21:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Karya tulis non fiksi memiliki karakter spesial yang membedakannya dengan novel fiksi. Apa saja ciri dan contohnya? Simak infonya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/non-fiksi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cerita Non Fiksi: Kenali Jenis, Ciri dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38687"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38687"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38687\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38754,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38687\/revisions\/38754"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38738"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}