{"id":38468,"date":"2022-02-23T18:00:32","date_gmt":"2022-02-23T11:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=38468"},"modified":"2022-02-23T09:24:51","modified_gmt":"2022-02-23T02:24:51","slug":"tembang-macapat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/","title":{"rendered":"11 Tembang Macapat Terlengkap &#038; Maknanya dalam Kehidupan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagai warga Indonesia khususnya suku Jawa, tentunya sudah tahu jika tembang macapat termasuk salah satu budaya yang harus dilestarikan. Sangat disayangkan jika warisan budaya yang satu ini hilang begitu saja termakan oleh zaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang diketahui, sudah ada banyak sekali warisan budaya yang saat ini sudah mulai menghilang secara perlahan. Banyak generasi muda yang enggan mempertahannya, dan justru lebih tertarik untuk mengikuti budaya luar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tentu saja Sedulur tidak ingin salah satu warisan budaya, yakni macapat dilupakan dan menghilang, &#8216;kan? Nah, untuk itu, mari bahas mengenai apa yang dimaksud tembang macapat dan jenis-jenisnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kebiasaan-orang-jawa\/\">15 Kebiasaan Orang Jawa dan Tradisi yang Masih Dilestarikan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa itu tembang macapat?<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 2774px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/4\/4b\/Gamelan_Performance_by_Pasinaon_Omah_Kendeng_02.jpg\" alt=\"tembang macapat\" width=\"2784\" height=\"1856\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">wikipedia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tembang macapat <em>yaiku<\/em> sebuah puisi atau tembang yang sifatnya tradisional dan berasal dari wilayah Jawa. Setiap baitnya memiliki baris kalimat yang disebut dengan gatra. Gatra mempunyai beberapa suku kata yang berakhiran di bunyi sajak, disebut guru lagu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tidak hanya Jawa saja, macapat juga dapat ditemukan dalam beberapa unsur kebudayaan lain seperti Sunda, Bali, Sasak, hingga Madura. Bahkan tembang ini juga ditemukan di kawasan seperti Palembang dan Banjarmasin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tembang macapat <em>cacahe ana<\/em> (jumlahnya ada) 11. Setiap tembang memiliki makna tersendiri yang terkandung di dalamnya. Namun pada intinya, tembang tersebut menceritakan awal kehidupan \u201ckelahiran\u201d manusia hingga pada akhirnya kembali kepada Sang Pencipta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, berikut ini urutan tembang macapat mulai dari kelahiran manusia sampai kembali kepada-Nya beserta contoh tembangnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Tembang maskumambang<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/hariansulsel.com\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/pregnancy-2221960_1280.jpg\" alt=\"tembang macapat\" width=\"1280\" height=\"853\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">hariansulsel<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata maskumambang sendiri diambil dari dua kata, yaitu &#8220;mas&#8221; dan &#8220;kumambang&#8221; yang dalam bahasa Indonesia berarti emas terapung. Tembang maskumbang ini menceritakan tahap pertama dalam perjalanan hidup seorang manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Maskumambang melambangkan anak sebelum dilahirkan alias masih ada di dalam kandungan. Tembang ini banyak berisi nasihat kepada seorang anak, supaya nantinya selalu berbakti kepada orang tua ketika sudah lahir.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span style=\"color: #000000;\">Contoh tembang maskumambang dan artinya<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Nadyan silih bapa biyung kaki nini,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sadulur myang sanak,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Kalamun muruk tan becik,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Nora pantes yen den nuta.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Pakubuwono IV, Wulang Reh)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Tembang mijil<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1453px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d1bpj0tv6vfxyp.cloudfront.net\/Inilah_X_Kondisi_yang_Menyebabkan_Bayi_Lahir_Tanpa_Puting.jpg\" alt=\"tembang macapat\" width=\"1463\" height=\"969\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">halodoc<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mijil diambil dari kata bahasa Jawa, yaitu &#8220;<em>wijil<\/em>&#8221; yang berarti keluar. Tembang mijil ini mempunyai makna ketika anak manusia terlahir ke dunia dari kandungan atau rahim ibunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tembang mijil sering digunakan untuk memberi ajaran dan nasihat kepada manusia supaya selalu kuat dan tabah dalam menjalani kehidupan ke depannya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh tembang macapat mijil<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Madya ratri kentarnya mangikis,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sira Sang lir sinom,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Saking taman miyos butulane,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Datan wonten cethine udani,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Lampahe lestari,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Wus ngambah marga Gung.<\/em><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Tembang sinom<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.cussonskids.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/perkembangan-anak-hal-yang-perlu-bunda-ketahui.jpg\" alt=\"tembang macapat\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">cussonkids<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata sinom artinya daun yang muda. Selain itu, tembang sinom ini juga bisa diartikan sebagai <em>isih enom <\/em>(masih muda). Tembang macapat ini melukiskan masa muda, masa-masa yang indah dan masa yang penuh dengan harapan serta angan-angan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tembang sinom ini berisi tentang nasihat, rasa persahabatan, dan keramahtamahan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh tembang sinom<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Amenangi jaman edan<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Ewuh aya ing pambudi<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Melu edan nora tahan<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Yen tan melu anglakoni<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Boya keduman melik<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Kaliren wekasannipun<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Dilalah kersa Allah<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Begja-begjane kang lali<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Luwih begja kang eling lawan waspada<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Ranggawarsita, Serat Kalatidha)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Tembang kinanthi<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/siedoo.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Parenting-dream-1200x900.jpg\" alt=\"tembang macapat\" width=\"1200\" height=\"900\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">siedoo<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kinanthi berasal dari kata &#8220;<em>kanthi&#8221;<\/em> yang berarti tuntun. Jadi tembang tersebut bisa diartikan setiap manusia membutuhkan bimbingan atau tuntunan. Tembang ini mengisahkan kehidupan seorang anak yang butuh tuntunan agar bisa menuju jalan benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tembang kinanthi diibaratkan menyampaikan sebuah cerita yang berisikan nasihat yang baik dan juga kasih sayang.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh tembang kinanthi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Kinanthi panglipur wuyung<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Rerenggane prawan sunthi<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Durung pasah doyan nginang<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Tapih pinjung tur mantesi<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mendah gene yen diwasa<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bumi langit gonjang ganjing<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/harimau-jawa\/\">Mengenal Perbedaan Harimau Jawa, Sumatra &amp; Bali, Ini Cirinya!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Tembang asmaradana<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/faktualnews-prod.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/images\/2018\/03\/Ilustrasi-pacaran.jpg\" alt=\"tembang macapat\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">faktualnews<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Asmarandana berasal dari kata &#8220;asmara&#8221; dan &#8220;<em>dahana<\/em>&#8221; atau api. Jika digabungkan artinya menjadi \u201capi asmara\u201d atau \u201ccinta kasih\u201d. Tembang ini menceritakan perjalanan hidup manusia yang berada dalam tahap memadu cinta kasih dengan pasangan hidupnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tembang asmarandana juga menggambarkan perasaan hati yang bahagia sekaligus pilu dan sedih karena dirundung asmara.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh tembang asmaradana<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Kidung kedresaning kapti,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Yayah nglamong tanpa mangsa,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Hingan silarja jatine,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Satata samaptaptinya,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Raket rakiting ruksa,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Tahan tumaneming siku,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Karasuk sakeh kasrakat.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Rangga Warsita, Serat Jayengbaya)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Tembang gambuh<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/1ZxOXnOtqg07ZeG7H4I-1purzCTsr-FAF8DBV0OSfos\/auto\/1200\/675\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy8xZmY1ODliMS1iZDI2LTRkZWUtODUxYi01MjdiZTY1NDRjMjkvMjAxOTEyMjIyMDEyLW1haW4uY3JvcHBlZF8xNTc3MDIwMzUyLmpwZw.jpg\" alt=\"tembang macapat\" width=\"1200\" height=\"675\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">voi<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gambuh berarti cocok atau jodoh. Tembang gambuh ini mengisahkan seseorang yang telah berhasil menemukan pasangan hidupnya. Gambuh digunakan untuk menyampaikan cerita dan nasihat dalam kehidupan seperti kebersamaan, rasa persaudaraan, dan toleransi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh tembang gambuh<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sekar gambuh ping catur,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Kang cinatur polah kang kalantur,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Tanpa tutur katula-tula katali,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Kadalu warsa kapatuh,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Katutuh pan dadi awon.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Sunan Paku Buwana IV. Wulang Reh: III. 1)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Tembang dhandhanggula<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ibupediacdn.imgix.net\/artikel\/11-tips-agar-hidup-bahagia-ibupedia-0g0mh7.jpg?auto=compress&amp;w=1200&amp;h=900&amp;fit=crop\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"900\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">ibupedia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dhandhanggula berasal dari kata &#8220;<em>dhangdhang<\/em>&#8221; atau berharap. Namun, ada juga yang menganggapnya berasal dari kata &#8220;<em>gegadhangan<\/em>&#8221; yang artinya angan-angan, cita-cita, atau harapan. Sedangkan untuk kata gula sendiri, menggambarkan rasa manis, bahagia, atau indah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dengan demikian, maka tembang dhandhanggula mempunyai makna \u201cberharap sesuatu yang indah\u201d atau \u201cmengharapkan yang manis\u201d. Tembang ini digunakan sebagai pembuka untuk menjabarkan berbagai ajaran kebaikan, ungkapan rasa cinta, serta kebahagiaan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh tembang dhandhanggula<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Hang tekan kadhatone sami,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Nuli rusak iya nungsa Jawa,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Nora karuwan tatane,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Pra nayaka sadarum,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Miwah manca negara sami,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Pada sowang-sowangan,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mangkana Winuwua,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mangka Allahu tangala,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Anjenengken Sang Ratu Asmara kingkin, <\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagus maksih taruna.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Jaya Baya, Ramalan Musabar)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>8. Tembang durma<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.helo.id\/cdn\/999\/1\/D8X6KxggAfsNGraq1Nj195zgnr0ncx2UiEfTcghW.jpeg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"676\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">helo<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tembang durma umumnya digunakan untuk menggambarkan sifat-sifat berontak, amarah, serta nafsu berperang. Tembang ini menunjukkan sifat atau watak manusia yang angkuh, sombong, serakah, mudah emosi, suka mengumbar hawa nafsu, dan berbuat semena-mena terhadap sesama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam istilah Jawa, keadaan seperti itu juga disebut dengan <em>munduring tata karma<\/em> (<em>durma<\/em>) atau yang berarti \u201chilangnya atau berkurangnya tata krama\u201d. Nah, tembang durma ini berisi nasihat supaya berhati-hati dalam meniti kehidupan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh tembang durma<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Lamon dika epasrae panggabayan,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Ampon mare apeker,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Terang ka\u2019eko\u2019na,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Ad janji maranta\u2019a,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Pon pon brinto tarongguwi,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Anggap tanggungan,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Ma\u2019 ta\u2019 malo da\u2019 oreng,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Asmoro, 1950 ; 19)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>9. Tembang pangkur<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.madaninews.id\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/tangan-anak-orangtua-1280x720-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">madaninews<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pangkur dapat disamakan dengan kata &#8220;<em>mungkur&#8221;<\/em> yang berarti undur diri. Tembang pangkur ini menggambarkan manusia yang sudah tua dan telah mulai mengalami banyak kemunduran fisik. Badannya sudah mulai lemah, tidak sekuat ketika masih usia muda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tembang ini sering digunakan oleh orang Jawa sebagai nasihat yang disampaikan dengan rasa kasih sayang.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh tembang pangkur<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mingkar-mingkuring angkara,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Akarana karenan mardi siwi,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sinawung resmining kidung,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Sinuba sinukarta,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mrih kertarto, pakartining ngelmu luhung,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Kang tumrap neng tanah Jawi,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Agama-ageming aji.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(KGPA. Mangkunagara IV, Wedhatama)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><\/span><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/hiburan\/alat-musik-jawa\/\">12 Alat Musik Jawa Tengah Paling Poluler &amp; Cara Memainkannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>10. Tembang megatruh<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1255px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/thumb.viva.co.id\/media\/frontend\/thumbs3\/2021\/08\/30\/612c68e087894-inilah-tanda-tanda-jika-seorang-muslim-meninggal-husnul-khatimah_1265_711.jpg\" alt=\"\" width=\"1265\" height=\"711\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">viva<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata megatruh diambil dari kata &#8220;<em>megat&#8221;<\/em> yang artinya pisah, dan &#8220;ruh&#8221; yang berarti nyawa. Sehingga megatruh bisa diartikan sebagai \u201cberpisahnya ruh dari tubuh manusia\u201d. Makna yang terkandung dalam tembang ini yaitu ketika manusia mengalami kematian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tembang megatruh sendiri berisikan nasihat supaya setiap orang mempersiapkan diri menuju akhirat yang kekal abadi. Biasanya tembang ini digunakan untuk menggambarkan duka cita, rasa penyesalan, atau kesedihan.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span style=\"color: #000000;\">Contoh tembang megatruh<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Hawya pegat ngudiya ronging budyayu,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Margane suka basuki,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Dimen luwar kang kinayun,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Kalising panggawe sisip,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Ingkang taberi prihatos.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">(Rangga Warsita, Serat Sabda Jati)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>11. Tembang pucung<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1870px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/assets.pikiran-rakyat.com\/crop\/0x0:0x0\/x\/photo\/2021\/08\/14\/1340344261.jpeg\" alt=\"\" width=\"1880\" height=\"1251\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pikiran-rakyat<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata pucung atau pocong sering ditafsirkan sebagai orang meninggal yang ada di alam kubur. Tembang pucung ini diibaratkan tahapan terakhir dalam perjalanan kehidupan manusia, yakni berada di dalam alam baka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya tembang pucung menceritakan hal-hal yang lucu untuk menghibur hati. Walaupun sifatnya jenaka, isi dari tembang pucung ini mengandung nasihat yang bijak untuk menyelaraskan kehidupan antara manusia, lingkungan, alam, dan juga Sang Pencipta.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh tembang pucung<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Kancil gugup andhelik maras kalangkung,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Dangu ingantosan,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mayug-mayug tan lumaris,<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Duh kiteng tyas sumyar gandaning kusuma.<\/em><\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itulah beberapa jenis tembang macapat yang perlu untuk Sedulur ketahui. Setiap tembang tersebut memiliki artinya sendiri-sendiri, dari awal kehidupan sebelum dilahirkan hingga sampai akhirnya kembali kepada Sang Pencipta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ya, itu memang keistimewaan dari tembang macapat yang mungkin tidak akan ditemui di jenis tembang yang lain. Harus dilestarikan agar tidak hilang tergerus oleh zaman.<\/span><\/p>\n<p><em>Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di Aplikasi Super lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\">di sini<\/a> sekarang.<\/em><\/p>\n<p><em>Sementara Sedulur yang ingin bergabung menjadi Super Agen bisa cek <a href=\"https:\/\/superapp.id\/superagen\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=click\">di sini<\/a> sekarang juga. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan, antara lain mendapat penghasilan tambahan dan waktu kerja yang fleksibel! Dengan menjadi Super Agen, Sedulur bisa menjadi reseller sembako yang membantu lingkungan terdekat mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah dan harga yang lebih murah.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":15,"featured_media":38471,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[2065,2338,4801],"class_list":["post-38468","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-budaya-jawa","tag-edukasi","tag-tembang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>11 Tembang Macapat Terlengkap &amp; Maknanya dalam Kehidupan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tentu saja Sedulur tidak ingin tembang macapat hilang kan? Untuk itu, simak tembang macapat dan juga jenis-jenisnya berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"11 Tembang Macapat Terlengkap &amp; Maknanya dalam Kehidupan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tentu saja Sedulur tidak ingin tembang macapat hilang kan? Untuk itu, simak tembang macapat dan juga jenis-jenisnya berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-23T11:00:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-02-23T02:24:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/7-1-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/7-1-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/7-1-2.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"tembang macapat\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/\",\"name\":\"11 Tembang Macapat Terlengkap & Maknanya dalam Kehidupan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-02-23T11:00:32+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-23T02:24:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\"},\"description\":\"Tentu saja Sedulur tidak ingin tembang macapat hilang kan? Untuk itu, simak tembang macapat dan juga jenis-jenisnya berikut!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"11 Tembang Macapat Terlengkap &#038; Maknanya dalam Kehidupan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\",\"name\":\"Yusuf Jati Winahto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yusuf Jati Winahto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"11 Tembang Macapat Terlengkap & Maknanya dalam Kehidupan","description":"Tentu saja Sedulur tidak ingin tembang macapat hilang kan? Untuk itu, simak tembang macapat dan juga jenis-jenisnya berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"11 Tembang Macapat Terlengkap & Maknanya dalam Kehidupan","og_description":"Tentu saja Sedulur tidak ingin tembang macapat hilang kan? Untuk itu, simak tembang macapat dan juga jenis-jenisnya berikut!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-02-23T11:00:32+00:00","article_modified_time":"2022-02-23T02:24:51+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/7-1-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yusuf Jati Winahto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Yusuf Jati Winahto","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/7-1-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/7-1-2.jpg","width":682,"height":536,"caption":"tembang macapat"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/","name":"11 Tembang Macapat Terlengkap & Maknanya dalam Kehidupan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-02-23T11:00:32+00:00","dateModified":"2022-02-23T02:24:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8"},"description":"Tentu saja Sedulur tidak ingin tembang macapat hilang kan? Untuk itu, simak tembang macapat dan juga jenis-jenisnya berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tembang-macapat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"11 Tembang Macapat Terlengkap &#038; Maknanya dalam Kehidupan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8","name":"Yusuf Jati Winahto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Jati Winahto"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38468"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38468"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38545,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38468\/revisions\/38545"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}