{"id":36100,"date":"2022-02-11T18:00:37","date_gmt":"2022-02-11T11:00:37","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=36100"},"modified":"2022-02-10T18:02:38","modified_gmt":"2022-02-10T11:02:38","slug":"radang-kelenjar-susu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/","title":{"rendered":"Penyebab Radang Kelenjar Susu &#038; Cara Mengatasi Pada Ibu Menyusui"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Radang kelenjar susu atau mastitis adalah gangguan yang umum terjadi pada ibu menyusui. Namun, bukan berarti ia tidak bisa terjadi pada perempuan yang tidak sedang menyusui dan laki-laki. Risiko tetap ada, tetapi jauh lebih rendah. Radang atau inflamasi ini menyebabkan rasa sakit di bagian payudara, pembengkakan, dan perubahan warna menjadi kemerahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tentunya hal ini mengganggu aktivitas, terutama bila bayi masih tergantung pada ASI eksklusif dari ibu. Apa saja sih gejala dan cara menanganinya? Berikut ulasan lengkapnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/makanan-pelancar-asi\/\">22 Makanan Pelancar Asi Alami yang Wajib Untuk Ibu Menyusui<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Apa yang dimaksud radang kelenjar susu?<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36103\" aria-describedby=\"caption-attachment-36103\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36103 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-william-fortunato-6392855-570x426.jpg\" alt=\"radang kelenjar susu\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36103\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">American Family Physician, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">radang kelenjar susu atau mastitis terjadi ketika payudara mengalami inflamasi lokal sehingga mengakibatkan rasa sakit pada bagian payudara tertentu. Mastitis yang terjadi pada ibu menyusui biasa terjadi pada minggu kedua hingga ketiga pasca melahirkan.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apakah radang kelenjar susu berbahaya? Bila dibiarkan mungkin bisa berbahaya karena berisiko memicu komplikasi. Namun, yang jelas kondisi ini seringkali membuat ibu berhenti memberikan ASI eksklusif pada bayi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Gejala mastitis\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36104\" aria-describedby=\"caption-attachment-36104\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36104 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-sarah-chai-7282916-570x468.jpg\" alt=\"radang kelenjar susu\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36104\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada beberapa ciri-ciri radang kelenjar susu yang perlu diwaspadai.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Payudara menjadi lembek dan hangat dari biasanya\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terlihat bengkak\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Muncul benjolan di bawah permukaan kulit\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa sakit atau seperti terbakar yang berkelanjutan atau hanya saat menyusui<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meriang dan flu disertai demam mencapai lebih dari 38 derajat Celcius<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Penyebab dan faktor pemicu<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36105\" aria-describedby=\"caption-attachment-36105\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36105 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-helena-lopes-6957498-570x468.jpg\" alt=\"radang kelenjar susu\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36105\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada beberapa hal yang menyebabkan mastitis, mereka antara lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">ASI yang tersisa dan menyumbat saluran air susu. Ini akan memicu munculnya benjolan dan mengakibatkan rasa tak nyaman pada ibu. Sebenarnya ini hal yang sangat lumrah terjadi, tetapi bila terus dibiarkan pada akhirnya akan memicu infeksi atau radang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Infeksi bakteri atau jamur yang masuk melalui mulut bayi atau permukaan kulit busui sendiri. Bakteri dan jamur bisa masuk melalui celah di mana air susu keluar dan akhirnya bertahan di dalam kelenjar susu ibu. Ketika ada susu yang tersumbat atau tidak dikeluarkan, bakteri akan menganggapnya sebagai rumah yang ideal untuk berkembangbiak.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/ibu-menyusui\/\">Makanan Ibu Menyusui yang Disarankan, Baik Untuk Asi<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Faktor risiko\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36106\" aria-describedby=\"caption-attachment-36106\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36106 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-helena-lopes-6957495-570x426.jpg\" alt=\"radang kelenjar susu\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36106\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ibu yang sedang menyusui memiliki kecenderungan paling tinggi mengalami mastitis. Risikonya makin tinggi bila beberapa faktor berikut mengikuti.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengalami produksi susu yang berlebih.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pernah mengalami mastitis di momen menyusui sebelumnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki luka di bagian puting\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengenakan bra yang terlalu ketat sehingga membuat payudara tertekan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kesalahan saat menyusui, seperti posisi mulut bayi yang tidak tepat, bentuk mulut bayi yang tidak normal seperti sumbing atau memiliki frenulum pendek juga meningkatkan risiko mastitis pada busui.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sering melompati waktu menyusui\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sering menggendong beban yang berat dan menekan bagian payudara.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kelelahan dan stres\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kurang nutrisi\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Merokok\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Risiko bagi non ibu menyusui\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36107\" aria-describedby=\"caption-attachment-36107\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36107 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-cottonbro-4937354-570x468.jpg\" alt=\"radang kelenjar susu\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36107\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski lebih banyak menyerang ibu menyusui, bukan berarti kategori lain tidak berisiko. Perempuan dan laki-laki yang tidak menyusui bisa mengalaminya bila pernah mengalami luka pada puting. Bisa pula dipicu oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh karena penyakit tertentu. Radang kelenjar susu tapi tidak menyusui tetap bisa terjadi pada siapa saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Langkah pencegahan radang kelenjar susu\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36108\" aria-describedby=\"caption-attachment-36108\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36108 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-cottonbro-5615930-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36108\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk ibu menyusui, beberapa langkah pencegahannya antara lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selalu keluarkan susu secara optimal, jangan ditahan. Bila belum waktunya menyusui, silakan pompa dan simpan di dalam botol steril.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Biarkan bayi menyusu sampai habis di satu payudara sebelum memindahkannya ke payudara lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ganti posisi menyusui secara berkala.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pastikan mulut bayi terletak di tempat yang tepat saat menyusui.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-buah-sawo\/\">12 Manfaat Buah Sawo Untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Risiko komplikasi\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36110\" aria-describedby=\"caption-attachment-36110\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36110 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-quang-nguyen-vinh-6130878-570x426.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36110\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila dibiarkan inflamasi bisa menyebabkan tumbuhnya nanah pada saluran susu. Keberadaan nanah bisa dilihat lewat ultrasonografi. Bila ini terjadi, dokter akan menganjurkan prosedur operasi untuk mengeluarkan cairan nanah tersebut. Untuk itu, lakukan penanganan segera sebelum terjadi komplikasi lebih lanjut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8. Cara mengatasi mandiri di rumah\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36112\" aria-describedby=\"caption-attachment-36112\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36112 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-cleyder-duque-4518013-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36112\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada beberapa cara mengobati radang kelenjar susu secara mandiri. Berikut beberapa tipsnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Istirahat sejenak dan minum banyak air putih. Biasanya ibu baru sering kekurangan waktu tidur dan merasa stres karena berbagai hal dan tekanan. Coba untuk rileks dengan melakukan hal yang disuka serta penuhi kebutuhan nutrisi seimbang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kompres bagian yang sakit dengan sesuatu yang hangat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mandi air hangat\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Coba konsumsi obat pereda nyeri yang aman seperti parasetamol\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hindari menggunakan pakaian dan bra yang terlalu ketat\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jangan berhenti menyusui, tetapi lakukan dengan hati-hati dan coba ubah posisinya. Bila Sedulur berhenti, kondisi akan semakin parah karena susu tertahan di kelenjar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pastikan semua susu keluar, jangan ada yang tersisa. Gunakan bantuan pompa dan simpan dalam botol steril.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Obat tradisional radang kelenjar susu bisa Sedulur dapatkan dengan menggunakan minyak esensial. Gunakan untuk memijat bagian payudara yang sakit, benjol, dan memerah. Lakukan pemijatan setelah menyusui.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lakukan gerakan memutar pada lengan untuk melemaskan otot. Lakukan perlahan bila rasa sakitnya masih terasa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pijat puting secara lembut dan tarik beberapa kali secara perlahan. Rasa sakit mungkin akan menyerang, tetapi bisa dicoba sebagai ikhtiar.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/susu-almond\/\">6 Manfaat Susu Almond yang Baik Untuk Kesehatan Tubuh<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>9. Kapan harus ke dokter?<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36114\" aria-describedby=\"caption-attachment-36114\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36114 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-anna-shvets-3845328-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36114\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Radang biasanya terjadi selama 12-24 jam maksimal. Setelah dikompres dan dipompa, rasa sakit akan mulai berkurang. Namun, bila gejala dan rasa sakitnya tidak berkurang setelah 24 jam lebih, Sedulur disarankan untuk pergi ke dokter. Apalagi bila ada tanda-tanda infeksi seperti gejala-gejala demam dan flu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain meredakan radang kelenjar susu dengan kompres hangat, Sedulur mungkin akan disarankan untuk mengonsumsi obat radang kelenjar susu yang bersifat antibiotik. Namun, semua harus dengan resep dokter. Jangan lupa untuk menginfokan penyakit penyerta yang Sedulur idap agar tidak terjadi masalah atau alergi karena obat yang diberikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>10. Mirip dengan gejala kanker payudara\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_36115\" aria-describedby=\"caption-attachment-36115\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-36115 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/pexels-polina-tankilevitch-3875276-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-36115\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa gejala mastitis memiliki kemiripan dengan kanker payudara, seperti munculnya benjolan dan rasa sakit yang membakar pada area payudara. Untuk itu, ada baiknya sejak awal dilakukan pemeriksaan bila memang rasa sakitnya bertahan beberapa hari dan benjolannya tidak membaik setelah ibu memompa susu atau menyusui. Terutama bila pengidap tidak sedang dalam kondisi menyusui, pemeriksaan awal untuk risiko tumor atau kanker bisa dilakukan. Menurut jurnal <\/span><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.nature.com\/articles\/s41598-019-52046-3\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Scientific Reports <\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang ditulis Chang, dkk. mastitis yang menyerang pasien yang tidak menyusui memiliki kemungkinan berkembang menjadi kanker yang lebih tinggi dibanding mastitis yang berkaitan dengan aktivitas menyusui atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lactational mastitis.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apapun gangguan klinis yang sedang Sedulur rasakan, ada baiknya untuk tidak meremehkannya. Apalagi bila rasa sakitnya tak tertahankan dan bertahan beberapa hari, langsung akses faskes terdekat untuk segera dilakukan penanganan medis yang tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur yang membutuhkan sembako, bisa membeli di Aplikasi Super lho! Sedulur akan mendapatkan harga yang lebih murah dan kemudahan belanja hanya lewat ponsel. Yuk unduh aplikasinya<\/span><\/i><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=id&amp;utm_source=artikelblog&amp;utm_medium=cpc&amp;utm_campaign=ps\"><i><span style=\"font-weight: 400;\"> di sini <\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">sekarang.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Sedulur yang ingin bergabung menjadi Super Agen bisa cek<\/span><\/i><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/superagen\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=click\"><i><span style=\"font-weight: 400;\"> di sini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang juga. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan, antara lain mendapat penghasilan tambahan dan waktu kerja yang fleksibel! Dengan menjadi Super Agen, Sedulur bisa menjadi reseller sembako yang membantu lingkungan terdekat mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah dan harga yang lebih murah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":36132,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1485],"tags":[2636,1719,4480],"class_list":["post-36100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-ibu-menyusui","tag-kesehatan","tag-radang-kelenjar-susu"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penyebab Radang Kelenjar Susu &amp; Cara Mengatasi Pada Ibu Menyusui<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada beberapa penyebab dan pemicu radang kelenjar susu, pelajari dan lakukan langkah pencegahannnya. Busui wajib tahu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyebab Radang Kelenjar Susu &amp; Cara Mengatasi Pada Ibu Menyusui\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada beberapa penyebab dan pemicu radang kelenjar susu, pelajari dan lakukan langkah pencegahannnya. Busui wajib tahu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-11T11:00:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-02-10T11:02:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/13-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/13-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/13-3.jpg\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/\",\"name\":\"Penyebab Radang Kelenjar Susu & Cara Mengatasi Pada Ibu Menyusui\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-02-11T11:00:37+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-10T11:02:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Ada beberapa penyebab dan pemicu radang kelenjar susu, pelajari dan lakukan langkah pencegahannnya. Busui wajib tahu.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penyebab Radang Kelenjar Susu &#038; Cara Mengatasi Pada Ibu Menyusui\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyebab Radang Kelenjar Susu & Cara Mengatasi Pada Ibu Menyusui","description":"Ada beberapa penyebab dan pemicu radang kelenjar susu, pelajari dan lakukan langkah pencegahannnya. Busui wajib tahu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penyebab Radang Kelenjar Susu & Cara Mengatasi Pada Ibu Menyusui","og_description":"Ada beberapa penyebab dan pemicu radang kelenjar susu, pelajari dan lakukan langkah pencegahannnya. Busui wajib tahu.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-02-11T11:00:37+00:00","article_modified_time":"2022-02-10T11:02:38+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/13-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/13-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/13-3.jpg","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/","name":"Penyebab Radang Kelenjar Susu & Cara Mengatasi Pada Ibu Menyusui","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-02-11T11:00:37+00:00","dateModified":"2022-02-10T11:02:38+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Ada beberapa penyebab dan pemicu radang kelenjar susu, pelajari dan lakukan langkah pencegahannnya. Busui wajib tahu.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/radang-kelenjar-susu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penyebab Radang Kelenjar Susu &#038; Cara Mengatasi Pada Ibu Menyusui"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36100"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36100"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36100\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36187,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36100\/revisions\/36187"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}