{"id":35887,"date":"2023-03-07T15:00:39","date_gmt":"2023-03-07T08:00:39","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=35887"},"modified":"2023-03-07T10:48:43","modified_gmt":"2023-03-07T03:48:43","slug":"cara-memakai-dasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/","title":{"rendered":"8 Cara Memakai Dasi Untuk Pelajar hingga Pekerja Kantoran"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Dasi merupakan salah satu aksesori pelengkap yang bisa membuat penampilan menjadi lebih menarik dan rapi. Maka dari itu, cara memakai dasi yang benar harus diperhatikan agar penampilan semakin terlihat menawan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Umumnya, dasi digunakan untuk melengkapi setelan formal atau semi formal, seperti seragam sekolah atau seragam kantor. Selain digunakan sebagai identitas pekerjaan, bisa juga dipakai untuk setelan jas ketika sedang menghadiri pesta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Membuat simpulnya tentu bukan perkara yang sulit. Namun, jika Sedulur masih bingung, berikut adalah rekomendasi cara memakai dasi yang mudah yang bisa Sedulur pelajari. Yuk, dicoba!<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/ootd-sweater-hijab-3-3-23-bel\/\"><b>12 Ide OOTD Sweater Hijab Stylish dan Trendi<\/b><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Cara memakai dasi SMP segitiga simple<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 782px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.realmenrealstyle.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/6-17-Oriental-Knot.jpg\" alt=\"cara memakai dasi\" width=\"792\" height=\"468\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Real Man Real Style<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik yang pertama adalah bentuk oriental knot atau segitiga sederhana yang bisa digunakan untuk dasi SMP segitiga yang simpel. Teknik yang satu ini sangat cocok digunakan untuk kemeja yang memiliki kerah sempit. Sehingga, bisa memastikan untuk menghindari celah besar yang terdapat di antara kerah kemeja dan simpul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bentuk oriental knot juga cocok digunakan untuk menghadiri acara dengan konsep santai, sehingga, bisa memberikan kesan rapi, elegan, namun santai. Berikut adalah cara memakainya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama, lingkarkan dasi pada sekitar kerah dengan jahitan menghadap ke dalam. Pastikan ujung tebalnya berada pada sebelah kiri, sekitar dua sampai tiga inci lebih rendah dari posisi akhir yang diinginkan Sedulur.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, ujung yang tebal dibawa melintasi bagian depan ujung yang sempit secara horizontal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung yang tebal dilewati lagi melintasi bagian depan simpul, dari ujung kiri menuju kanan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, lewati ujung yang tebal lagi pada bagian belakang simpul dengan cara horizontal dari arah kanan menuju arah kiri.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Ujung tebal kemudian dilewati melintasi bagian depan simpul, dari kiri menuju kanan. Lalu, selipkan jari di bawah lingkaran horizontal ketiga tersebut.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah diselipkan, bawa ujung yang tebal ke bawah lingkaran pada bagian sekitar kerah dan masukkan ke bagian belakang simpul. Melalui lingkaran horizontal ketiga, turunkan di depan simpul.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, tarik ujung yang tebal melalui lingkaran horizontal. Setelah ditarik, kencangkan tali ke arah bawah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Langkah terakhir, sesuaikan semuanya dengan cara mengambil simpul di satu tangan. Tarik ujung yang sempit dengan lembut menggunakan tangan lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/ootd-jaket-jeans-27-2-23-bal\/\"><b>12 Inspirasi Gaya OOTD Jaket Jeans, Cocok Untuk Street Fashion!<\/b><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Teknik Kelvin Knot<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 758px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i.pinimg.com\/originals\/75\/29\/13\/75291388dabcf83fa72823c04bc12b14.jpg\" alt=\"cara memakai dasi\" width=\"768\" height=\"454\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Pinterest<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik Kelvin Knot bisa digunakan sebagai cara memakai dasi osis simple dan terlihat rapi. Berikut adalah langkah untuk memasangnya dengan menggunakan teknik Kelvin Knot:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama-tama, letakkan dasi ke area kerah dengan cara menghadapkan jahitan ke luar dan ujung tebalnya di sebelah kiri. Lalu, gantung dua sampai tiga inci lebih rendah dari posisi akhir sesuai keinginan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, silangkan ujung tebal di bawah ujung tipis dari arah kiri ke kanan. Buat simpulnya dengan bentuk X dan diletakkan di bawah dagu.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Ujung yang tebal kemudian dibawa kembali menuju bagian depan simpul, dari arah kanan menuju arah kiri. Lanjutkan dengan membungkusnya pada sekitar ujung tipis lalu berikan kembali dari arah kiri menuju kanan pada bagian belakang simpul.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, lintasi ujung yang tebal secara horizontal pada bagian depan simpul dari arah kanan menuju kiri lagi. Lalu, selipkan jari pada bagian bawah pita horizontal yang telah dibuat.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah itu, selipkan lagi ujung yang tebal ke atas di bawah lingkaran pada sekitar kerah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung yang tebal dibawa ke bawah melalui lingkaran horizontal yang telah dibuat. Ujung yang tebal kemudian ditarik melalui lingkaran horizontal dan pasangkan simpul ke tempatnya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, ikatan dikencangkan dengan cara memegang simpul dengan menggunakan satu tangan. Kemudian, ujung yang sempit ditarik dengan menggunakan tangan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Teknik Nicky Knot<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 782px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/katalogue.id\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/5.-4-17-Nicky-Knot_.jpg\" alt=\"cara memakai dasi\" width=\"792\" height=\"468\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Katalogue<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara memakai dasi yang benar bisa dilakukan dengan berbagai macam teknik, salah satunya adalah teknik Nicky Knot yang mudah dipraktikkan. Berikut adalah langkah memasangnya menggunakan teknik Nicky Knot:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Langkah pertama, dasi dilingkarkan terlebih dahulu ke bagian kerah kemeja dengan jahitan ke arah luar dan ujung tebalnya diletakkan di sebelah kiri.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, silangkan ujung yang tebal di bawah ujung yang tipis dan buat dengan bentuk X pada bagian bawah dagunya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah disilangkan, balikkan ujung yang tebal menuju depan putaran pada sekitar kerah. Tak lupa, selipkan ke bawah melalui putaran hingga muncul pada sebelah kiri ujung yang lebih tipis.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, ujung yang tebal dibawa secara horizontal melintasi simpul bagian depan. Lalu, selipkan satu jari ke bagian bawah pita secara horizontal pada bagian depan simpul yang baru saja dibuat.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah itu, ujung yang tebal dibawa ke atas dan di bawah lingkaran yang terletak di sekitar kerah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung-ujung tebal diselipkan ke bawah melalui putaran horizontal.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, ujung yang tebal ditarik melewati putaran horizontal dan pasang ke bawah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, sesuaikan simpul sesuai dengan kebutuhan, dengan cara memegangnya menggunakan satu tangan dan ditarik bagian ujung yang sempit dengan yang lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/ootd-rok-jeans-28-2-23-cla\/\"><b>12 OOTD Hijab Rok Denim yang Bikin Makin Keren<\/b><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Teknik St. Andrew Knot<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i.pinimg.com\/originals\/9b\/94\/a0\/9b94a0674cff15a408b38aa8b5bcc148.jpg\" alt=\"cara memakai dasi\" width=\"750\" height=\"350\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Pinterest<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik selanjutnya bernama St. Andrew Knot yang cocok digunakan untuk membuat penampilan semakin menawan. Berikut adalah cara memakai dasi menggunakan teknik St. Andrew Knot yang mudah dilakukan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama, gantungkan dasi di sekitar kerah leher dengan bentuk jahitan yang dihadapkan ke luar. Sementara itu, ujung yang tebal akan diletakkan pada bagian kiri dengan ukuran dua sampai tiga inci lebih rendah dari posisi akhir yang Sedulur inginkan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, ujung yang tebal disilangkan secara horizontal pada bagian ujung yang tipis, buat menjadi berbentuk X pada bagian dagu bawah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, ujung tebal dibawa secara horizontal melintasi ujung tipis pada bagian depan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lanjutkan dengan melingkarkan ujung tebal pada sekitar ujung tipis, dan dilewati secara horizontal pada bagian belakang ujung tipis dari arah kiri menuju kanan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Ujung yang tebal kemudian dibalikkan secara vertikal atau ke arah atas menuju bagian depan simpul, kemudian diselipkan kembali ke belakang simpul.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah itu, ujung yang tebal dibawa keluar dan ke kiri ujung yang tebal.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung yang tebal dibawa melintasi bagian depan simpul, dari arah kiri menuju kanan. Selanjutnya akan membentuk pita horizontal. Kemudian, selipkan jari melalui pita horizontal tersebut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, ujung yang tebal dibawa menuju simpul bagian belakang dan selipkan melalui lingkaran horizontal yang sudah dibuat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, ujung yang tebal ditarik dan dikencangkan sepenuhnya dengan cara menggenggamnya dengan satu tangan. Tarik dengan hati-hati ujung yang tebal dengan menggunakan tangan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. Teknik Four in Hand Knot<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.101knots.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/How-to-Tie-a-Four-in-Hand-Knot.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"698\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">101 Knots<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik Four in Hand Knot bisa menjadi salah satu cara memakai dasi SMP yang biasa dipraktikkan anak sekolah. Teknik yang satu ini akan membuat simpul yang lebih sedikit asimetris dan sempit. Teknik Four in Hand Knot juga cocok untuk kemeja kancing dengan bentuk standar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Walaupun pada dasarnya teknik ini cocok dikenakan oleh siapa pun, namun akan lebih baik digunakan untuk orang yang memiliki leher lebih pendek. Karena, bentuk simpul yang satu ini cenderung agak sempit dan memanjang. Sehingga, ketinggian leher akan meregang dan yang dirasakan sedikit. Berikut adalah langkah menggunakannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama-tama, dasi dilingkarkan di sekitar kerah. Pada ujung tebalnya, letakkan di sebelah kiri, kurang lebih tiga sampai empat inci lebih rendah dari ujung yang tipis.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, silangkan ujung yang tebal pada bagian depan ujung yang tipis.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, ujung yang tebal dibungkus dengan ujung yang tipis, lalu disilangkan secara horizontal dari arah kanan menuju kiri.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Secara horizontal, bawa ujung tebal melintasi bagian simpul depan dari kanan ke kiri. Tak lupa, selipkan jari pada bagian bawah pita horizontal ini.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, ujung-ujung yang tebal diputar ke arah atas dan ke dalam, lalu geser ke bagian bawah pada sekitar leher.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung yang tebal dimasukkan ke bawah melalui lingkaran yang sudah dibuka dengan menggunakan jari.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah itu, ujung yang tebal ditarik melalui loop dan simpulnya dikencangkan dengan erat dan kuat.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, simpul dikencangkan lagi dengan cara memegangnya dengan menggunakan satu tangan dengan lembut. Tarik ujung yang tipis dengan menggunakan tangan lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/ootd-kulot-jeans-21-2-23-why\/\"><b>12 Inspirasi OOTD Kulot Jeans Hijab Remaja Kekinian<\/b><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">6. Bentuk Windsor Knot<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.101knots.com\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/How-to-Tie-a-Windsor-Knot.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"548\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">101 Knots<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bentuk Windsor Knot sangat cocok untuk digunakan di acara formal atau semi formal. Bentuk yang satu ini memiliki simpul yang lebar, tebal, serta segitiga yang sangat simetris. Biasanya, bentuk ini digunakan untuk melengkapi kerah lebar pada kemeja. Berikut adalah cara memakai dasi dengan bentuk Windsor Knot:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama-tama, dasi dilingkarkan pada sekitar kerah dengan ujung yang lebar di sebelah kanan tergantung, kurang lebih empat sampai enam inci lebih rendah daripada sabuk.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung yang lebar disilangkan secara horizontal di depan ujung yang ramping. Buat dengan bentuk X pada bagian bawah dagu.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, selipkan ujung lebar ke atas dan bawah lingkaran sekitaran leher, yang arahnya keluar ke atas belakang X. Gunakan satu jari agar X dapat ditahan pada tempatnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, tarik ujung yang lebar ke bagian bawah dan bawa menuju bagian simpul. Lewati dengan cara horizontal dari arah kanan ke kiri.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Ujung yang lebar kemudian dibalikkan ke atas dan ditarik secara diagonal melintasi simpul bagian depan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung yang lebar dilingkarkan di atas lingkaran sekitar kerah dan diturunkan kembali. Ujung yang lebar harus muncul di sebelah kiri pada bagian ujung yang tipis.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, ujung yang lebar dibawa secara horizontal melintasi simpul bagian depan dan membentuk sebuah pita horizontal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah membentuk pita horizontal, ujung yang lebar dibawa di bawah lingkaran sekali lagi, pada sekitar kerah dengan ujung yang mengarah ke atas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, ujung yang lebar diputar ke bawah dan geser ujungnya dengan melalui lingkaran yang horizontal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Langkah terakhir, ujung lebar ditarik ke bawah dan ratakan semua lipatan pada bagian simpul.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">7. Bentuk Balthus Knot<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.realmenrealstyle.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/14010945797_5012fccf4d_z.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"524\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Real Man Real Style<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya adalah bentuk Balthus Knot yang cara memakai dasinya bisa disimak berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Langkah pertama, dasi yang panjang dipasang di leher dengan ujung tebal di sebelah kiri dan jahitan ke atas. Gantung ujung yang tebal sampai pertengahan paha dan ujung yang tipis pada bagian tengah dada.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, ujung tipis disilangkan di atas yang tebal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung yang tebal dibawa ke depan dan diselipkan di belakang ujung yang tipis. Silangkan di belakangnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Ujung yang tebal kemudian dibawa kembali ke depan dan dilingkarkan pada ujung yang tipis. Kali ini, simpul pembentuknya di sisi kiri.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Ujung yang tebal lalu diselipkan ke bawah dan melintang, dan diselesaikan di belakang ujung tipis dan ke kanan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung yang tebal dibalikkan ke atas dan dilingkarkan di bagian simpul tengah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, bawa ujung yang tebal ke bawah di bagian belakang simpul, menyilang dari arah kanan ke kiri.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Secara horizontal, bawa ujung yang tebal melintasi bagian depan simpul dengan menyilang dari arah kiri ke kanan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, ujung yang tebal dibawa ke belakang dan ke atas simpul. Sisakan sedikit kelonggaran pada umpan horizontal yang sudah dibuat sebelumnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Melalui lintasan horizontal, selipkan ujung yang tebal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, sesuaikan dengan cara tarik secara perlahan pada bagian bawah ke ujung yang tipis. Ikat simpulnya menggunakan tangan yang lain.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/cara-membedakan-sepatu-ori-dan-kw-27-2-23-azm\/\"><b>8 Cara Mudah Membedakan Sepatu Ori dan KW, Jangan Salah!<\/b><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">8. Bentuk Victoria Knot<\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 782px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.realmenrealstyle.com\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/13-17-Victoria-Knot.jpg\" alt=\"\" width=\"792\" height=\"468\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Real Man Real Style<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara memakai dasi osis yang sederhana selanjutnya adalah dengan teknik Victoria Knot. berikut adalah langkahnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama, dasi dilingkarkan pada sekitar kerah dengan jahitan ke dalam dan ujung tebal di sebelah kiri. Sesuaikan sekitar dua sampai tiga inci lebih rendah dari posisi akhir sesuai keinginan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung dasi yang tebal disilangkan secara horizontal pada bagian ujung depan yang sempit dan belakangnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, ujung yang tebal dilewati melintasi bagian depan lagi dan bagian kiri ke kanan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Ujung yang tebal lalu dilewati ke kanan dan kiri simpul.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, ujung tebal dibawa ke bagian depan untuk ketiga kalinya. Selipkan jari pada bagian bawah pita horizontal yang baru dibuat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, ujung yang tebal dimasukkan melalui lingkaran pada sekitar kerah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Melalui pita horizontal, masukkan ujung yang tebal ke arah bawah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, pasang ujung tebal ke tempatnya dan sesuaikan dengan cara memegang simpul dan tarik dengan lembut menggunakan tangan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ternyata, mempelajari dan mempraktikkan cara memakai dasi itu tidak sulit, ya. Dengan demikian, Sedulur akan selalu siap ketika harus menghadiri berbagai acara formal atau semi formal agar penampilan selalu terkesan rapi. Selamat mencoba!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":14,"featured_media":94182,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1856],"tags":[13293,4452],"class_list":["post-35887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-cara-memakai-dasi","tag-dasi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Cara Memakai Dasi Untuk Pelajar hingga Pekerja Kantoran<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kamu masih bingung cara memakai dasi? Tenang! Berikut rekomendasi cara memakai dasi yang mudah yang bisa kamu pelajari. Yuk, dicoba!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Cara Memakai Dasi Untuk Pelajar hingga Pekerja Kantoran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu masih bingung cara memakai dasi? Tenang! Berikut rekomendasi cara memakai dasi yang mudah yang bisa kamu pelajari. Yuk, dicoba!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-07T08:00:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-07T03:48:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/8-2.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/8-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/8-2.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"cara memakai dasi\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/\",\"name\":\"8 Cara Memakai Dasi Untuk Pelajar hingga Pekerja Kantoran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-03-07T08:00:39+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-07T03:48:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\"},\"description\":\"Kamu masih bingung cara memakai dasi? Tenang! Berikut rekomendasi cara memakai dasi yang mudah yang bisa kamu pelajari. Yuk, dicoba!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Cara Memakai Dasi Untuk Pelajar hingga Pekerja Kantoran\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\",\"name\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Cara Memakai Dasi Untuk Pelajar hingga Pekerja Kantoran","description":"Kamu masih bingung cara memakai dasi? Tenang! Berikut rekomendasi cara memakai dasi yang mudah yang bisa kamu pelajari. Yuk, dicoba!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Cara Memakai Dasi Untuk Pelajar hingga Pekerja Kantoran","og_description":"Kamu masih bingung cara memakai dasi? Tenang! Berikut rekomendasi cara memakai dasi yang mudah yang bisa kamu pelajari. Yuk, dicoba!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2023-03-07T08:00:39+00:00","article_modified_time":"2023-03-07T03:48:43+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/8-2.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Ilya Nadya Noviawardhani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ilya Nadya Noviawardhani","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/8-2.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/8-2.webp","width":850,"height":450,"caption":"cara memakai dasi"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/","name":"8 Cara Memakai Dasi Untuk Pelajar hingga Pekerja Kantoran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#primaryimage"},"datePublished":"2023-03-07T08:00:39+00:00","dateModified":"2023-03-07T03:48:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055"},"description":"Kamu masih bingung cara memakai dasi? Tenang! Berikut rekomendasi cara memakai dasi yang mudah yang bisa kamu pelajari. Yuk, dicoba!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memakai-dasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Cara Memakai Dasi Untuk Pelajar hingga Pekerja Kantoran"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055","name":"Ilya Nadya Noviawardhani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ilya Nadya Noviawardhani"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35887"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35887"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35887\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":94184,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35887\/revisions\/94184"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/94182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}