{"id":35493,"date":"2022-12-09T12:00:16","date_gmt":"2022-12-09T05:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=35493"},"modified":"2022-12-09T09:42:37","modified_gmt":"2022-12-09T02:42:37","slug":"mie-yamin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/","title":{"rendered":"Perbedaan Mie Yamin &#038; Mie Ayam Beserta Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Mie ayam adalah salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Warungnya bahkan bisa ditemukan di banyak tempat, mulai dari yang menggunakan tenda hingga warung mie ayam di restoran. Belum lagi penjual mie ayam keliling dengan gerobak yang juga mudah ditemukan. Namun, tak berbeda jauh dengan mie ayam, ada mie yamin yang juga jadi favorit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara tampilan, mie yamin dan mie ayam memang tampak sama. Namun meski begitu, keduanya sebenarnya berbeda lho, Sedulur. Kira-kira perbedaan mie ayam dan mie yamin? Yuk simak penjelasan di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/resep-mie-kocok-bandung\/\">Resep Mie Kocok Bandung yang khas Kuah Segar &amp; Gurih<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Mie Ayam<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83254\" aria-describedby=\"caption-attachment-83254\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-83254\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Asian-Food-Network-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Asian-Food-Network-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Asian-Food-Network-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Asian-Food-Network-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Asian-Food-Network-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Asian-Food-Network-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83254\" class=\"wp-caption-text\">Asian Food Network<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mie ayam yang selama ini kita kenal memiliki tekstur yang kenyal dan lebih tebal. Tekstur kenyal yang dimiliki mie ayam ini membuatnya seperti mie yang dimasak setengah matang. Sementara dari segi warna, mie pada mie ayam cenderung memiliki warna kuning yang pucat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Meski begitu, mie ayam banyak difavoritkan karena rasanya yang gurih. Belum lagi beragam <em>topping<\/em> yang melengkapi mie ayam seperti ayam bumbu kecap, potongan daun bawang, sawi hijau, dan makin nikmat dengan tambahan bakso.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya mie ayam disajikan dengan kuah panas yang langsung disiram di atasnya. Sebagai pelengkap, penikmat mie ayam tak lupa menambahkan sambal dan saos tomat. Selain itu, pangsit goreng juga biasanya ditambahkan sebagai pelengkap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/cara-membuat-mie-ayam\/\">Cara Membuat Mie Ayam Ala Abang Penjual yang Laris Dijual<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Mie Yamin<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83417\" aria-describedby=\"caption-attachment-83417\" style=\"width: 1430px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83417\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Qraved.png\" alt=\"Mie yamin\" width=\"1440\" height=\"975\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Qraved.png 1440w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Qraved-768x520.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1440px) 100vw, 1440px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83417\" class=\"wp-caption-text\">Qraved<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sering disamakan dengan mie ayam, mie yamin sebenarnya memiliki tekstur dan penyajian yang berbeda. Mie yamin adalah mie yang ukurannya lebih tipis dan lebih kecil dibandingkan mie pada mie ayam. Secara tekstur pun cukup berbeda dengan mie ayam. Mie ini memiliki tekstur yang lebih empuk dan tidak kenyal seperti mie ayam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tak hanya itu, warnanya juga lebih coklat karena ada campuran bumbu kecap. Dari segi rasa, mie yamin memiliki dua varian, yakni yamin manis dan yamin gurih. Sementara untuk penyajian, tak berbeda jauh dengan mie ayam. Yamin disajikan dengan topping ayam di atasnya, sawi hijau, dan kuah kaldu. Ada pula biasanya tambahan bakso atau pangsit goreng dan basah.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sejarah Mie Yamin<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83252\" aria-describedby=\"caption-attachment-83252\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-83252\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/HerStory-mie-yamin-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/HerStory-mie-yamin-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/HerStory-mie-yamin-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/HerStory-mie-yamin-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/HerStory-mie-yamin-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/HerStory-mie-yamin-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/HerStory-mie-yamin-285x160.jpg 285w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/HerStory-mie-yamin.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83252\" class=\"wp-caption-text\">HerStory<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir dari iNews, yamin merupakan kuliner yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Hidangan ini sudah mulai dijual di Cirebon sejak tahun 1950. Dan sejak saat itu, penggemar kuliner ini makin bertambah banyak. Dilansir dari Liputan6, salah satu penjual tertua Mie Yamin Cirebon, Suwandi mengatakan bahwa dulu pada saat awal berjualan, ia sering ikut ayahnya berjualan dengan gerobak dorong. Bahkan kala itu, tak jarang pula pedagang yamin yang berjualan dengan cara dipikul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hal yang paling menjadi ciri khas mie yamin adalah cara penyajiannya.\u00a0Berbeda dengan mie ayam yang langsung disiram kuah panas di atasnya, yamin memiliki penyajian yang berbeda yakni kuahnya yang dipisah. Sehingga mie bisa lebih awet jika tak langsung dimakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, menurut Wandi, yang unik dari kuliner ini adalah mie-nya yang biasanya dibuat secara manual. Bahkan mulai dari beras yang ditumbuk, hingga menjadi adonan mie. Saat itu, penggunaan tepung masih sangat jarang, sehingga pedagang harus mencari bahan lain yang bisa menghasilkan mie yamin yang enak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-ayam\/\">Resep Mie Ayam Abang-Abang yang Komplit Enak &amp; Sederhana!<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Resep mie yamin sederhana<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83251\" aria-describedby=\"caption-attachment-83251\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-83251\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/media-purwodadi-pikiran-rakyat-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/media-purwodadi-pikiran-rakyat-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/media-purwodadi-pikiran-rakyat-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/media-purwodadi-pikiran-rakyat-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/media-purwodadi-pikiran-rakyat-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/media-purwodadi-pikiran-rakyat-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83251\" class=\"wp-caption-text\">Media Purwodadi &#8211; Pikiran Rakyat<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski saat ini sudah banyak rumah makan yang menjual menu mie yamin, tak ada salahnya Sedulur mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah. Sebab, cara membuat mie yamin ternyata cukup mudah terlebih bahan-bahannya pun banyak tersedia di pasaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya lagi, Sedulur juga bisa membuat mie sendiri dari tepung terigu yang dapat dibeli melalui <a href=\"https:\/\/cutt.ly\/r165VQ5\"><strong>Aplikasi Super<\/strong><\/a> yang tentunya menawarkan harga lebih murah. Tak hanya itu, ada beragam jenis dan merek tepung terigu yang bisa Sedulur pilih sesuai kebutuhan. Sementara itu, berikut bahan-bahan dan cara membuat mie yamin selengkapnya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Bahan utama:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mie telur atau mie basah tipis, rebus hingga matang<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">100 gram sawi hijau atau sawi sendok, rebus sebentar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">50 gram tauge segar, siram air panas sampai layu, sisihkan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bawang merah goreng untuk taburan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Potongan daun bawang<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bakso sapi (jumlah sesuai selera)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Bahan topping tumisan ayam:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">500 gram dada fillet ayam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5 siung bawang putih, cincang halus<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2 sdm kecap asin<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2 batang daun bawang, iris halus<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3 sdm kecap manis<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3 lembar daun jeruk<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2 ruas jahe, geprek<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1 sdt minyak wijen<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1\/2 sdt merica bubuk<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">minyak untuk menumis<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1\/2 gelas air<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Bahan kuah resep mie yamin:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">500 ml kuah kaldu ayam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5 siung bawang putih cincang halus<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1 batang daun bawang, iris besar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1 sdm minyak goreng<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1 1\/2 sdt garam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1\/2 sdt gula pasir<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1 lbr daun jeruk purut<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">Bahan minyak ayam:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">100 gram kulit ayam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">50 ml minyak sayur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4 siung bawang putih, geprek<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Cara membuat:<\/span><\/h2>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">&#8211; Tumisan ayam:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Potong dadu daging ayam fillet<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tumis bawang putih, jahe, dan daun jeruk sampai harum<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masukkan potongan ayam, tumis hingga berubah warna<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tambahkan air ke dalam tumisan, lalu masukkan bumbu seperti kecap asin, kecap manis, dan merica<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Koreksi rasa dan masak hingga air menyusut, lalu sisihkan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">&#8211; Kuah:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rebus air kaldu ayam sampai mendidih<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sambil menunggu kaldu mendidih, panaskan minyak goreng di wajan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tumis bawang putih dan daun jeruk sampai harum. Tambahkan garam dan gula pasir<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masukkan tumisan bawang ke kuah kaldu ayam yang sudah mendidih. Tambahkan daun bawang dan bakso. Aduk rata<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\">&#8211; Minyak ayam:<\/span><\/h3>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Panaskan sedikit minyak sayur, masukkan kulit dan lemak ayam<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masukkan bawang putih geprek<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kecilkan api, lalu masak hingga kulit dan lemak ayam mengeluarkan minya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sisihkan minyak ayam tersebut<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Cara penyajian:<\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Siapkan mangkuk sedang. Masukkan daun bawang iris, 1 sdm kecap manis, 1sdm kecap asin, 1 sdm minyak ayam, 1 sdt minyak wijen<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masukkan mie yang sudah direbus, aduk hingga rata<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tata tumisan ayam di atasnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tambahkan sawi, tauge, dan bakso<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Taburi minyak goreng di atasnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Siapkan kuah panas di mangkuk kecil yang berbeda<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mie yamin siap dihidangkan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<div class=\"gmail_default\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia pembahasan tentang perbedaan mie yamin dan mie ayam. Meski kerap dianggap sama, keduanya ternyata memiliki sejumlah perbedaan. Selain itu, juga sudah dipaparkan resep mie yamin yang dapat Sedulur coba di rumah.<\/span><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":10,"featured_media":83397,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1043],"tags":[1751,4407,11911,1739],"class_list":["post-35493","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-resep","tag-mie-ayam","tag-mie-yamin","tag-perbedaan-mie-ayam-vs-mie-yamin","tag-resep-mie"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Mie Yamin &amp; Mie Ayam Beserta Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering disamakan, sebenarnya mie ayam dan mie yamin memiliki perbedaan lho. Apa saja bedanya? Yuk simak perbedaan dan cara membuatnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Mie Yamin &amp; Mie Ayam Beserta Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering disamakan, sebenarnya mie ayam dan mie yamin memiliki perbedaan lho. Apa saja bedanya? Yuk simak perbedaan dan cara membuatnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-09T05:00:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-09T02:42:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/11-32.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Pristiqa Wirastami\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Pristiqa Wirastami\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/11-32.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/11-32.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"mie yamin\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/\",\"name\":\"Perbedaan Mie Yamin & Mie Ayam Beserta Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-09T05:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-09T02:42:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/0cbbee3f01ff6be26e1e8356074e29e1\"},\"description\":\"Sering disamakan, sebenarnya mie ayam dan mie yamin memiliki perbedaan lho. Apa saja bedanya? Yuk simak perbedaan dan cara membuatnya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Mie Yamin &#038; Mie Ayam Beserta Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/0cbbee3f01ff6be26e1e8356074e29e1\",\"name\":\"Pristiqa Wirastami\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4fb3767783cb7d251b06a04531c7f2dc?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4fb3767783cb7d251b06a04531c7f2dc?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Pristiqa Wirastami\"},\"description\":\"Content Marketing Specialist - SuperApp\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Mie Yamin & Mie Ayam Beserta Cara Membuatnya","description":"Sering disamakan, sebenarnya mie ayam dan mie yamin memiliki perbedaan lho. Apa saja bedanya? Yuk simak perbedaan dan cara membuatnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Mie Yamin & Mie Ayam Beserta Cara Membuatnya","og_description":"Sering disamakan, sebenarnya mie ayam dan mie yamin memiliki perbedaan lho. Apa saja bedanya? Yuk simak perbedaan dan cara membuatnya di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-12-09T05:00:16+00:00","article_modified_time":"2022-12-09T02:42:37+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/11-32.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Pristiqa Wirastami","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Pristiqa Wirastami","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/11-32.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/11-32.webp","width":850,"height":450,"caption":"mie yamin"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/","name":"Perbedaan Mie Yamin & Mie Ayam Beserta Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-09T05:00:16+00:00","dateModified":"2022-12-09T02:42:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/0cbbee3f01ff6be26e1e8356074e29e1"},"description":"Sering disamakan, sebenarnya mie ayam dan mie yamin memiliki perbedaan lho. Apa saja bedanya? Yuk simak perbedaan dan cara membuatnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/mie-yamin\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Mie Yamin &#038; Mie Ayam Beserta Cara Membuatnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/0cbbee3f01ff6be26e1e8356074e29e1","name":"Pristiqa Wirastami","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4fb3767783cb7d251b06a04531c7f2dc?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4fb3767783cb7d251b06a04531c7f2dc?s=96&d=mm&r=g","caption":"Pristiqa Wirastami"},"description":"Content Marketing Specialist - SuperApp"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35493"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35493"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35493\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83420,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35493\/revisions\/83420"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}