{"id":31949,"date":"2022-01-20T18:30:58","date_gmt":"2022-01-20T11:30:58","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=31949"},"modified":"2022-01-20T14:56:19","modified_gmt":"2022-01-20T07:56:19","slug":"penularan-hiv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/","title":{"rendered":"Fakta dan Cara Penularan HIV yang Harus Diwaspadai"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Human Immunodeficiency Virus <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(HIV) adalah salah satu isu kesehatan global terbesar di dunia menurut WHO. Virus tersebut sudah merenggut puluhan juta jiwa mengingat penularan HIV cukup pesat. Fatalnya, hingga kini manusia belum bisa mengalahkan virus, termasuk virus penyebab HIV. Jadi tak heran bila HIV dianggap sebagai penyakit yang tak bisa disembuhkan, seperti herpes, dan flu yang virusnya tetap akan ada di tubuh manusia bila mereka terinfeksi. Obat dan terapi diberikan untuk meredam gejala dan rasa tak nyaman yang ditimbulkan.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Banyak salah kaprah tentang HIV yang mungkin Sedulur percaya juga selama ini. Seperti HIV bisa menular melalui keringat dan lain sebagainya. Banyak pula yang menganggapnya sama dengan AIDS. Daripada kita pupuk terus, mari mengedukasi diri tentang HIV lewat ulasan berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <\/strong><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/\">12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab &amp; Pengobatannya<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Beda antara HIV dan AIDS<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31964\" aria-describedby=\"caption-attachment-31964\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31964 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-anna-shvets-3845126-570x426.jpg\" alt=\"penularan hiv\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31964\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/patient-with-iv-line-3845126\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merujuk laman resmi <\/span><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.unaids.org\/en\/frequently-asked-questions-about-hiv-and-aids\"><span style=\"font-weight: 400;\">UNAIDS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, HIV menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga membuat pengidapnya rentan terkena penyakit dan komplikasi lainnya, termasuk kanker dan penyakit berbahaya lainnya. Bagian yang diserang adalah sel CD4-positive T dan makrofaga yang semuanya adalah komponen penting dalam sistem imun.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila sudah masuk stadium lanjut, pengidap HIV akan mengalami yang disebut sebagai Acquired Immunodeficiency Syndrome atau yang dikenal dengan AIDS. Jadi, bisa disimpulkan bahwa .tidak semua orang yang terdiagnosa HIV memiliki AIDS. AIDS sendiri terdiagnosa bila seseorang dengan HIV terdeteksi memiliki penyakit kronis dan\/atau kanker. Kebanyakan pengidap AIDS adalah orang dengan HIV yang tidak pernah memeriksakan diri dan menjalani pengobatan selama kurang lebih 10 tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Gejala dan tanda\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31965\" aria-describedby=\"caption-attachment-31965\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31965 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-gustavo-fring-6285304-570x426.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31965\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/a-sick-man-covering-his-mouth-6285304\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan orang yang terinfeksi HIV tidak menyadarinya di fase-fase awal. Ini disebabkan gejalanya benar-benar umum dan sering disalahartikan sebagai flu atau demam biasa. Menurut <\/span><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.nhs.uk\/conditions\/hiv-and-aids\/symptoms\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">NHS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, gejala tersebut antara lain.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demam\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sakit tenggorokan\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ruam merah di tubuh\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, ada pula gejala yang lebih berat seperti.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa lelah yang tak tertahankan\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nyeri sendi\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nyeri otot atau pegal\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kelenjar yang membengkak di bagian leher, ketiak, dan\/atau selangkangan\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejala penularan HIV ini akan bertahan selama paling sebentar 1-2 minggu lamanya. Ini adalah fase awal di mana sistem imun sedang berusaha melawan virus dengan segala cara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di fase berikutnya, pengidap HIV bisa mengalami hal-hal berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penurunan berat badan\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diare kronis\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berkeringat di malam hari\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masalah pada kulit, seperti ruam dan luka\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mudah terkena atau terinfeksi penyakit\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Orang yang Berisiko\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31958\" aria-describedby=\"caption-attachment-31958\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31958 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-anna-shvets-3900466-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31958\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/woman-wearing-pink-ribbon-3900466\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila Sedulur merasakan gejala di atas, bukan berarti serta merta kamu jadikan tanda bahwa tubuhmu terinfeksi HIV. Silakan bercermin apakah kamu memiliki risiko tinggi terinfeksi seperti kelompok-kelompok berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Aktif secara seksual dan pernah melakukan hubungan intim tanpa proteksi secara anal dan\/atau oral\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah mengidap penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, herpes, sifilis, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bacterial vaginosis.\u00a0<\/span><\/i><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pernah menggunakan jarum bersamaan dengan orang lain atau pernah melakukan prosedur transfusi darah, tato atau tindik yang tidak aman dan tidak higienis.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <\/strong><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kondom-yang-paling-bagus-merk-apa\/\">11 Rekomendasi Kondom yang Paling Bagus &amp; Bikin Lebih Intim<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Diagnosa awal bisa membantu mencegah komplikasi\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31963\" aria-describedby=\"caption-attachment-31963\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31963 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-mart-production-7089401-570x426.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31963\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/people-woman-sitting-technology-7089401\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebenarnya sebelum muncul gejala, seseorang boleh melakukan diagnosa dini dengan mengakses tes lab di fasilitas kesehatan yang menyediakannya. Caranya dengan menguji respon antibodi pasien. Jika produksinya tidak melebihi standar yang sudah ditetapkan, berarti seseorang dikatakan negatif HIV. Bila melebih standar, ia akan didiagnosa HIV meskipun belum menampakkan gejala apapun. Selain tes tersebut, biasanya laboratorium juga akan mengecek keberadaan penyakit lain seperti diabetes, anemia, ginjal, penyakit menular seksual, TBC, hepatitis, dan toxoplasmosis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di beberapa negara maju, tes HIV sudah bisa dilakukan secara mandiri dari mana saja, termasuk rumah. Ini mungkin belum tersedia di Indonesia yang tes SWAB untuk COVID-19 saja belum tersedia dalam bentuk kit mandiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Penularan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31961\" aria-describedby=\"caption-attachment-31961\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31961 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-karolina-grabowska-4047148-570x468.jpg\" alt=\"penularan hiv\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31961\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/close-up-view-of-person-holding-a-vaccine-4047148\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Orang yang terinfeksi, bisa saja tidak menimbulkan gejala di tahap awal. Namun, ia tetap bisa menularkan virus pada orang lain melalui kontak terhadap cairan tubuh seperti cairan dari organ kelamin, darah, dan ASI. Intinya penularan HIV terjadi ketika ada kontak dengan cairan yang keluar dari membran mukosa dan atau jaringan yang rusak.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">HIV bisa menular lewat beberapa aktivitas sebagai berikut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hubungan seksual yang dilakukan tanpa proteksi sama sekali\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penggunaan jarum bersamaan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Transfusi darah dari orang yang sudah terinfeksi virus\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ibu hamil dengan HIV yang menyusui bayinya juga bisa menularkan virus tersebut pada sang bayi\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Hal yang bukan cara penularan HIV AIDS<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31962\" aria-describedby=\"caption-attachment-31962\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31962 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-cottonbro-4009369-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31962\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/couple-love-sitting-evening-4009369\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Virus HIV tidak bisa tertransmisi melalui hal berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gigitan nyamuk atau serangga lainnya\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saliva atau air liur, sehingga berciuman dengan mulut tertutup dan penggunaan alat makan bersama tidak akan menularkan HIV\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keringat juga tidak akan menyebarkan virus\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penggunaan dudukan toilet umum tidak berisiko menularkan HIV pada orang lain\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berpelukan dan berjabat tangan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Air mata juga tidak mengandung virus\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">HIV tidak bertransmisi melalui udara\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak ada penularan HIV melalui luka kering<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <\/strong><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/fungal-acne\/\">Fungal Acne, Kenali Penyebab dan Cara Mudah Mengatasinya<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Pencegahan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31960\" aria-describedby=\"caption-attachment-31960\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31960 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-nataliya-vaitkevich-5187865-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31960\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/unwrapped-condom-on-white-surface-5187865\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengingat HIV adalah penyakit terminal yang akan bertahan selamanya di tubuh. Ada baiknya kita melakukan pencegahan sebelum terinfeksi. Sesuai dengan penjelasan tentang bagaimana cara penularan HIV di atas, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setia menggunakan kondom saat akan berhubungan intim, baik kondom untuk pria maupun perempuan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila sudah aktif secara seksual, lakukan tes rutin untuk melihat keberadaan bakteri atau virus yang menyebabkan penyakit menular seksual<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hindari menggunakan jarum atau alat yang tidak steril ditusukan ke pembuluh darah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila Sedulur masuk dalam kelompok berisiko, biasanya ada terapi pencegahan yang disebut dengan Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP).\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8. Pengobatan dan terapi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31959\" aria-describedby=\"caption-attachment-31959\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31959 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-olya-kobruseva-7089184-570x420.jpg\" alt=\"penularan hiv\" width=\"570\" height=\"420\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31959\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/close-up-shot-of-drugs-7089184\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Antiretroviral therapy (ART) dipakai sebagai terapi pengobatan pengidap HIV dan\/ AIDS secara global, termasuk di Indonesia. Ada beberapa obat yang masuk dalam daftar ART dan dipercaya perpaduan beberapa jenis adalah cara paling tepat untuk meredam komplikasi akibat virus. Dokter akan meresepkan obat berdasarkan riwayat penyakit pasien.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, pengidapnya juga disarankan menjalankan pola hidup sehat seperti menjalankan diet makanan sehat, olahraga rutin, tidak merokok, dan melakukan vaksinasi terutama vaksinasi hepatitis A\/B, flu dan HPV. Kebanyakan orang Indonesia belum mendapatkan vaksinasi HPV karena banyak hal misalnya karena belum menikah dan merasa belum aktif secara seksual. Padahal vaksin HPV bisa diberikan bahkan saat masih anak-anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat menjalani terapi pengobatan, pasien bisa mengalami beberapa efek samping seperti.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Muntah\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diare\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lelah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pusing\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ruam di kulit\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Insomnia\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Inilah yang umumnya membuat pasien enggan mengkonsumsi obat secara rutin. Biasanya akan bertahan beberapa waktu sampai tubuh terbiasa dengan reaksi obat tersebut. Konsultasi pada dokter bila efek samping bertahan cukup lama dan tak kunjung mereda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <\/strong><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/infeksi-saluran-kemih\/\">Infeksi Saluran Kemih: Gejala Penyebab &amp; Cara Mengobatinya<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>9. Salah kaprah tentang HIV\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31957\" aria-describedby=\"caption-attachment-31957\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31957 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-anna-shvets-3900469-570x426.jpg\" alt=\"penularan hiv\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31957\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/man-wearing-red-ribbon-3900469\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada beberapa stigma yang melekat pada pasien HIV. Berikut beberapa pandangan yang salah dan wajib kita hapus dari benak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>HIV\u00a0 adalah penyakit yang hanya menyerang penyuka sesama jenis<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada sebagian pihak dengan entengnya mengatakan bahwa HIV adalah penyakit menular seksual yang hanya menyerang laki-laki yang tertarik pada sesama jenis. Nyatanya ini tidak benar. Siapapun bisa terkena HIV, baik perempuan ataupun laki-laki. Tidak peduli orientasi seksual kita. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sudah jelas bagaimana cara penularan HIV dan AIDS terjadi karena aktivitas seksual yang tidak aman alias tidak menggunakan proteksi. HIV juga bisa meningkat risikonya pada orang-orang yang melakukan aktivitas seks dengan metode anal dan oral. Ibu hamil pun bisa terdiagnosa HIV dan menularkannya pada bayi di dalam janin. Itulah mengapa HIV bisa menjangkiti siapa saja tanpa pandang bulu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengidap HIV tidak akan hidup lama<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di masa kini sudah banyak teknologi dan pengobatan yang bisa memungkinkan pasien HIV menjalani hidup normal dengan rentang usia yang panjang. Pandangan bahwa orang yang mengidap HIV tidak akan hidup lama mungkin muncul karena di masa lalu banyak orang yang baru menjalani terapi pengobatan saat mereka sudah di fase lanjut.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Semoga fakta serta bagaimana cara penularan HIV atau AIDS di atas bisa membuka wawasan kita. HIV adalah tantangan yang serius sehingga kita tidak bisa menutup mata pada keberadaannya. Bila belum terinfeksi, jaga kesehatan baik-baik dan lakukan tindakan preventif seoptimal mungkin. Namun, bila sudah terlanjur atau mengenal orang yang telah terdiagnosa, jangan pula mengucilkannya apalagi memberi label yang diskriminatif . Di masa kini, pengidap HIV bisa hidup normal seperti biasa, kok.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":31967,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[3911,2906,3876],"class_list":["post-31949","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-hiv","tag-penyakit","tag-penyakit-menular"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fakta dan Cara Penularan HIV yang Harus Diwaspadai<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada banyak cara penularan HIV, tetapi tidak semua yang kamu sangka benar. Yuk, edukasi diri lewat beberapa fakta tentang HIV berikut ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fakta dan Cara Penularan HIV yang Harus Diwaspadai\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada banyak cara penularan HIV, tetapi tidak semua yang kamu sangka benar. Yuk, edukasi diri lewat beberapa fakta tentang HIV berikut ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-20T11:30:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-01-20T07:56:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/17-8.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/17-8.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/17-8.jpg\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/\",\"name\":\"Fakta dan Cara Penularan HIV yang Harus Diwaspadai\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-01-20T11:30:58+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-20T07:56:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Ada banyak cara penularan HIV, tetapi tidak semua yang kamu sangka benar. Yuk, edukasi diri lewat beberapa fakta tentang HIV berikut ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fakta dan Cara Penularan HIV yang Harus Diwaspadai\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fakta dan Cara Penularan HIV yang Harus Diwaspadai","description":"Ada banyak cara penularan HIV, tetapi tidak semua yang kamu sangka benar. Yuk, edukasi diri lewat beberapa fakta tentang HIV berikut ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fakta dan Cara Penularan HIV yang Harus Diwaspadai","og_description":"Ada banyak cara penularan HIV, tetapi tidak semua yang kamu sangka benar. Yuk, edukasi diri lewat beberapa fakta tentang HIV berikut ini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-01-20T11:30:58+00:00","article_modified_time":"2022-01-20T07:56:19+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/17-8.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/17-8.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/17-8.jpg","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/","name":"Fakta dan Cara Penularan HIV yang Harus Diwaspadai","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-01-20T11:30:58+00:00","dateModified":"2022-01-20T07:56:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Ada banyak cara penularan HIV, tetapi tidak semua yang kamu sangka benar. Yuk, edukasi diri lewat beberapa fakta tentang HIV berikut ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/penularan-hiv\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fakta dan Cara Penularan HIV yang Harus Diwaspadai"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31949"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31949"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31949\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32128,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31949\/revisions\/32128"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31949"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31949"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31949"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}