{"id":31675,"date":"2022-01-19T11:30:42","date_gmt":"2022-01-19T04:30:42","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=31675"},"modified":"2022-01-19T15:29:31","modified_gmt":"2022-01-19T08:29:31","slug":"penyakit-menular-seksual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/","title":{"rendered":"12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab &#038; Pengobatannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">WHO<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, ada setidaknya 30 jenis bakteri, virus, dan parasit yang menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual. Bahkan penularannya cukup cepat. Ada lebih dari 300 juta kasus infeksi baru tiap tahunnya akibat penyakit yang berhubungan dengan organ kelamin dan ditularkan melalui aktivitas seksual tersebut.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Beberapa tipe penyakit paling terkenal adalah HIV\/AIDS, sifilis, gonore, klamidia, dan herpes simplex. Ternyata ada belasan jenis penyakit menular seksual lain yang bisa mengancam manusia. Apa saja?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/posisi-tidur-ibu-hamil\/\">Jangan Asal, Begini Posisi Tidur yang Tepat Buat Ibu Hamil<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Penyebab penyakit menular seksual\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pengertian penyakit menular seksual (PMS) adalah jenis gangguan kesehatan yang ditularkan melalui kontak seksual yang dilakukan tanpa proteksi atau alat pengaman khusus. Kontak ini termasuk hubungan seksual anal dan oral. Namun, ada pula penyakit yang bisa ditularkan melalui penggunaan jarum bersamaan dan menyusui.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada tiga jenis organisme yang menyebabkan penularan terjadi. Mereka adalah bakteri, virus, dan parasit. Kebanyakan PMS tidak bisa disembuhkan, terutama bila ia bersumber dari virus. Namun, penyakit yang disebabkan oleh bakteri memiliki kemungkinan untuk sembuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Gejala umum yang biasanya muncul saat seseorang tertular\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tiap jenis penyakit memiliki karakter yang beragam, tetapi biasanya ada gejala yang mirip atau biasa disebut gejala umum. Laki dan perempuan merasakan gejala umum yang berbeda. Berikut rinciannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Gejala pada laki-laki:\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa sakit saat buang air kecil atau berhubungan intim\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Muncul benjolan atau ruam di sekitar kemaluan, anus, pantat, paha, hingga mulut<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyakit menular seksual pada pria bisa memicu pendarahan atau munculnya cairan dari penis\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pembengkakan pada testikel disertai rasa sakit\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Gejala pada perempuan:\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa sakit saat berhubungan intim dan buang air kecil\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa gatal hebat pada vagina\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keluarnya cairan yang tidak biasa pada vagina. Cairannya tidak mirip dengan keputihan yang berwarna bening atau putih kekuningan. Bisa berbau tak sedap atau bahkan berupa darah dan keluar di luar masa haid.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa sakit, ruam, dan muncul benjolan di sekitar kemaluan, paha, pantat, anus, dan bisa juga di area mulut<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain gejala, ada juga beberapa jenis penyakit menular seksual yang telah terdiagnosa. Supaya bisa lebih waspada, simak penjabaran di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ciri-ciri-maag\/\">12 Ciri-ciri Penyakit Maag Kambuh &amp; Pertolongan Pertamanya<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Klamidia<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31678\" aria-describedby=\"caption-attachment-31678\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31678 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-cottonbro-6471419-570x426.jpg\" alt=\"yang termasuk penyakit menular seksual adalah\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31678\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Klamidia sering disebut dalam makalah penjaskes tentang penyakit menular seksual. Ia memang tipe penyakit seksual yang transmisinya paling luas dan cepat. Bahkan menurut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">NHS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> atau Departemen Kesehatan Inggris Raya, klamidia adalah PMS dengan jumlah pengidap terbanyak di negara tersebut. Penularannya sudah jelas karena hubungan seksual tanpa proteksi seperti kondom.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gejalanya adalah rasa tak nyaman seperti sakit dan gatal di bagian kemaluan hingga pembengkakan serta pendarahan di bagian organ kelamin. Tidak hanya penularan secara vaginal atau langsung melalui organ kelamin, transmisi bakteri penyebab klamidia bisa menyebar melalui cairan dari organ kelamin yang masuk ke tubuh melalui mata atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sex toys.<\/span><\/i> <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, penyakit ini tidak akan menular melalui kontak biasa seperti berciuman, berpelukan, atau penggunaan barang yang sama. Sedulur juga tidak perlu khawatir saat menggunakan kolam renang atau toilet umum karena bakteri klamidia tidak bisa menularkannya lewat medium yang demikian. Itu karena bakteri ini tidak bisa hidup di luar tubuh manusia dalam waktu lama.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Klamidia termasuk PMS yang ringan dan bisa diobati dengan antibiotik. Namun, jika merasakan gejala yang kentara, jangan ragu untuk pergi ke klinik. Bila dibiarkan klamidia bisa saja memicu komplikasi, terutama para perempuan. Komplikasinya berupa kesulitan memiliki keturunan, kehamilan di luar rahim, atau bisa pula penyakit inflamasi pelvis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Sifilis<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31680\" aria-describedby=\"caption-attachment-31680\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31680 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-anna-shvets-5187574-570x426.jpg\" alt=\"pengertian penyakit menular seksual\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31680\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>\u00a0<\/b><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sifilis juga penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri dan bisa diterapi menggunakan antibiotika, bisa berupa tablet atau cairan yang disuntikan. Berbeda dengan klamidia, gejala sifilis lebih jelas, antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ruam merah di bagian telapak tangan dan telapak kaki<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Luka terbuka di bagian organ kelamin dan anus\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pertumbuhan kutil di vulva dan anus\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bercak putih di dalam mulut mirip sariawan\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa tak enak badan, demam, dan pembengkakan kelenjar di area leher, selangkangan, atau ketiak<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sifilis punya kemungkinan untuk disembuhkan, tetapi tidak bisa sembuh dengan sendirinya seperti sariawan atau flu biasa. Jika tak segera diobati akan menimbulkan komplikasi karena bisa menyebar ke area lain, termasuk persendian, jantung, bahkan otak. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penularannya pun mirip dengan klamidia. Selain melalui kontak seksual, juga bisa bakteri penyebabnya bisa menyebar melalui kontak dengan cairan yang keluar dari alat kelamin dan\/atau penggunaan alat suntik bersamaan tanpa proses sterilisasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Gonore<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31681\" aria-describedby=\"caption-attachment-31681\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31681 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-dainis-graveris-7109547-570x426.jpg\" alt=\"penyakit menular seksual adalah\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31681\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gonore juga ditularkan melalui bakteri yang berkembang biak di cairan yang diproduksi organ kelamin orang yang sudah terinfeksi. Meski gejala awalnya sama dengan klamidia dan sifilis, setelah masuk ke dalam tubuh seseorang, bakteri ini bisa menyerang organ di sekitar organ reproduksi antara lain serviks, uretra, dan rektum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cara penularannya sama persis dengan dua PMS sebelumnya. Ia juga tidak bisa ditularkan lewat pelukan, ciuman, dan penggunaan fasilitas di tempat umum serta alat makan atau mandi bersama. Namun, bisa saja menular saat menggunakan alat bantu seksual yang sama. Gonore juga bisa ditularkan ibu hamil pada bayi yang ia lahirkan. Untuk itu, bumil biasanya akan diarahkan melakukan tes tertentu untuk mendeteksi keberadaan PMS di tubuhnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/milia-adalah\/\">Penyakit Milia: Gejala, Penyebab, dan Cara Menghilangkannya<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Pubic lice (crabs)<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31682\" aria-describedby=\"caption-attachment-31682\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31682 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-rodnae-productions-9214990-570x426.jpg\" alt=\"makalah penyakit menular seksual\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31682\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain dari bakteri, parasit juga banyak disebut sebagai penyebab dalam makalah penyakit menular seksual. Salah satu parasit tersebut adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crabs <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang merupakan serangga berukuran kecil dan bisa hidup di antara rambut pubis. Penularannya terjadi lewat kontak seksual dengan pengidap.\u00a0<\/span><\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gejalanya antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa gatal hebat, terutama di malam hari<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rasa sakit dan inflamasi karena kebiasaan menggaruk<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bubuk hitam di celana dalam\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terlihat titik-titik putih di rambut kemaluan yang merupakan telur mereka yang telah menetas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gigitan serangga ini bisa memunculkan titik biru atau darah di sekitar area kemaluan, seperti paha dan\/atau perut bagian bawah\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak-anak bisa saja tertular dan biasanya dijadikan tanda bahwa mereka adalah korban <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sexual abuse<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ini karena satu-satunya cara penularan PMS jenis ini adalah kontak seksual, termasuk anal dan oral. Penyakit ini tidak ada hubungannya dengan kebersihan diri. Untuk menanganinya, dokter akan memberikan krim atau sampo insektisida yang harus diaplikasikan secara rutin dan tekun.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Trikomoniasis\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31683\" aria-describedby=\"caption-attachment-31683\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31683 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-ekaterina-nt-9894000-1-570x468.jpg\" alt=\"makalah penyakit menular seksual beserta gambarnya\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31683\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Trikomoniasis disebabkan oleh parasit yang menginfeksi vagina dan uretra pada perempuan. Sementara, pada laki-laki ia akan menyerang bagian uretra dan kelenjar prostat. Penularannya tentu dari hubungan intim, tetapi dipercaya tidak bisa menyebar melalui hubungan seks anal dan oral. Begitu pun tidak bisa menular lewat ciuman, pelukan, dan penggunaan alat makan dan dudukan toilet yang sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penanganannya dengan terapi antibiotik yang diawasi dokter, serta tentunya menghindari hubungan seksual tanpa proteksi. Trikomoniasis tidak memiliki risiko tinggi menyebabkan komplikasi, tetapi mungkin bisa mempengaruhi kehamilan seperti bayi lahir prematur dan bila diidap ibu hamil.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Scabies\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31691\" aria-describedby=\"caption-attachment-31691\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31691 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-rocketmann-team-9486633-570x468.jpg\" alt=\"penyakit menular seksual pada pria\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31691\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Scabies sebenarnya adalah penyakit kulit yang berupa ruam dan gatal hebat. Ia disebabkan oleh parasit yang tinggal dan beranak pinak di permukaan kulit. Orang dengan sistem imun yang lemah lebih mudah terinfeksi. Scabies bisa menular lewat kontak langsung dengan kulit pengidapnya, termasuk hubungan seksual.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dokter akan meresepkan krim untuk dioleskan pada seluruh tubuh secara rutin sampai ruam dan gatal membaik. Saat tertular, seseorang tidak akan langsung menampakkan gejala. Gatal dan bentol merah baru akan muncul 2 bulan setelah kontak terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/herpes\/\">Penyakit Herpes: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Human papillomavirus (HPV)\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31679\" aria-describedby=\"caption-attachment-31679\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31679 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-cottonbro-3923177-570x468.jpg\" alt=\"makalah penjaskes tentang penyakit menular seksual\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31679\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">HPV tidak hanya ditularkan lewat penetrasi seksual, tetapi bahkan sangat mudah tertransmisi lewat kontak kulit yang terinfeksi virus. Bahayanya HPV tidak akan menunjukkan gejala yang nyata. Di tahap awal ia hanya akan memunculkan kutil di bagian kelamin, tetapi bila dibiarkan virus ini dapat mendorong kelainan sel pada tubuh. Lama kelamaan akan memicu kanker, terutama di bagian organ reproduksi. Hingga kini belum ada obat yang bisa menyembuhkan atau menghilangkan HPV dari tubuh manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8. Herpes simplex<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31684\" aria-describedby=\"caption-attachment-31684\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31684 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-yulia-polyakova-10648407-1-570x468.jpg\" alt=\"apa yang dimaksud penyakit menular seksual\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31684\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Herpes seringkali masuk dalam makalah penyakit menular seksual beserta gambarnya. Virus yang termasuk penyakit menular seksual adalah virus herpes simplex, sehingga beda dengan virus herpes zoster yang menyebabkan cacar. Virus ini akan menyebabkan munculnya benjolan berisi air di bagian kelamin dan sekitar mulut. Selain itu, mereka juga bisa memicu rasa sakit saat buang air kecil, serta keluarnya cairan yang tak biasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Herpes tidak bisa disembuhkan, tetapi bisa diredam dengan obat antiviral yang diresepkan dokter. Ia juga mudah menular sama seperti cacar, yaitu melalui cairan yang pecah dari benjolan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>9. HIV\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31687\" aria-describedby=\"caption-attachment-31687\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31687 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-cottonbro-5712770-570x426.jpg\" alt=\"HIV\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31687\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sama dengan HPV dan herpes, HIV ditularkan lewat virus. Bedanya ia langsung menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Inilah yang membuat ia berbahaya karena bisa meningkatkan risiko infeksi virus dan bakteri lain pada tubuh pengidapnya. HIV ditularkan lewat penetrasi seksual dan penggunaan jarum suntik bersamaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di tahap awal, orang akan merasakan gejala-gejala kurang enak badan seperti sakit tenggorokan, demam, pembengkakan kelenjar limfa, pusing, dan munculnya ruam merah. Di masa lalu, angka kematian HIV cukup tinggi. Namun, kini sudah banyak perawatan khusus yang bisa dilakukan sehingga orang bisa hidup dengan HIV dalam waktu yang lebih lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>10. Chancroid\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31688\" aria-describedby=\"caption-attachment-31688\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31688 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-polina-zimmerman-3958579-1-570x426.jpg\" alt=\"Chancroid\" width=\"570\" height=\"426\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31688\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Chancroid adalah salah satu PMS yang sangat langka. Kedatangannya ditandai dengan luka pada organ kelamin yang mudah berdarah saat disentuh. Ia juga menyebabkan rasa sakit saat hubungan intim dan buang air kecil. Beberapa juga menemukan pembengkakan pada selangkangan dan nodus limfa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lak-laki heteroseksual dan pekerja seks komersial memiliki risiko tinggi terpapar dibanding kelompok lainnya. Biasanya dokter akan menyarankan terapi antibiotik, bahkan operasi bila diperlukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ruam-kulit\/\">Jenis, Gejala, Penyebab serta Cara Mengatasi Ruam Kulit<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>11. Granuloma inguinale\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31689\" aria-describedby=\"caption-attachment-31689\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31689 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-ekaterina-nt-9894001-570x468.jpg\" alt=\"Granuloma inguinale\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31689\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan laporan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">CDC<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, PMS ini banyak ditemukan di India, Afrika Selatan, Amerika Selatan, dan pernah jadi endemik di Australia. Gejalanya berupa luka di organ kelamin yang bersifat vaskular sehingga mudah berwarna merah dan bisa berdarah. Namun, bisa menyebar ke organ lainnya seperti pelvis, perut, tulang dan mulut. Ia disebabkan oleh bakteri gram negatif.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>12. Molluscum contagiosum\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31686\" aria-describedby=\"caption-attachment-31686\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31686 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-daria-shevtsova-709846-1-570x468.jpg\" alt=\"Molluscum contagiosum\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31686\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Penyakit berikutnya adalah molluscum contagiosum yang dipicu oleh infeksi virus. Ia banyak menyerang orang dengan sistem imun yang lemah dan sebenarnya bukan spesifik penyakit kelamin. Hanya saja, ia bisa menyebar lewat kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi. Bila melakukan hubungan seksual dengan pengidapnya, benjolan merah muda ini akan menginfeksi organ kelamin sehingga dikategorikan sebagai PMS.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>13. Lymphogranuloma venereum\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_31690\" aria-describedby=\"caption-attachment-31690\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31690 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-cottonbro-5932428-570x468.jpg\" alt=\"Lymphogranuloma venereum\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31690\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">LGV adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Chlamydia trachomatis. Laki-laki yang aktif secara seksual memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi penyakit ini. Gejalanya antara lain munculnya luka atau koreng di bagian kelamin, pendarahan, dan keluarnya cairan. Penyakit ini juga menular lewat cairan dari alat kelamin sehingga sangat mudah menular lewat kontak seksual tanpa proteksi. Gejalanya sangat mirip dengan infeksi bakteri lainnya, tetapi bisa memicu pembengkakan pada genitalia hingga gangguan pada saluran limfa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa yang dimaksud penyakit menular seksual sudah Sedulur ketahui. Bila bisa dirangkum, penyebabnya kebanyakan karena perilaku seksual yang ceroboh seperti tidak menggunakan pengaman. Untuk itu, cara termudah menjaga kesehatan organ seksual adalah dengan melakukan hubungan intim secara bersih dan bertanggungjawab.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila sudah terlanjur, Sedulur pun disarankan untuk tidak ragu mengunjungi klinik kesehatan. Memang banyak stigma yang melekat pada pengidapnya, terutama di negara kita yang masih memegang nilai-nilai konservatif. Namun, membiarkan penyakit tanpa perawatan juga bukan hal bijak. Bila tahu orang yang memerlukan bantuan, jangan kucilkan mereka. Mari dorong mereka untuk mengakses fasilitas kesehatan.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":31744,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2906,3876,3875],"class_list":["post-31675","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-penyakit","tag-penyakit-menular","tag-penyakit-seksual"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab &amp; Pengobatannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Selain klamidia dan HIV, ada banyak penyakit menular seksual yang terdeteksi di dunia. Pahami dan lakukan pencegahan sebelum terinfeksi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab &amp; Pengobatannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selain klamidia dan HIV, ada banyak penyakit menular seksual yang terdeteksi di dunia. Pahami dan lakukan pencegahan sebelum terinfeksi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-19T04:30:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-01-19T08:29:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/7-14.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/7-14.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/7-14.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"penyakit menular seksual\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/\",\"name\":\"12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab & Pengobatannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-01-19T04:30:42+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-19T08:29:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Selain klamidia dan HIV, ada banyak penyakit menular seksual yang terdeteksi di dunia. Pahami dan lakukan pencegahan sebelum terinfeksi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab &#038; Pengobatannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab & Pengobatannya","description":"Selain klamidia dan HIV, ada banyak penyakit menular seksual yang terdeteksi di dunia. Pahami dan lakukan pencegahan sebelum terinfeksi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab & Pengobatannya","og_description":"Selain klamidia dan HIV, ada banyak penyakit menular seksual yang terdeteksi di dunia. Pahami dan lakukan pencegahan sebelum terinfeksi.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-01-19T04:30:42+00:00","article_modified_time":"2022-01-19T08:29:31+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/7-14.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/7-14.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/7-14.jpg","width":682,"height":536,"caption":"penyakit menular seksual"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/","name":"12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab & Pengobatannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-01-19T04:30:42+00:00","dateModified":"2022-01-19T08:29:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Selain klamidia dan HIV, ada banyak penyakit menular seksual yang terdeteksi di dunia. Pahami dan lakukan pencegahan sebelum terinfeksi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/penyakit-menular-seksual\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"12 Penyakit Menular Seksual: Ciri, Penyebab &#038; Pengobatannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31675"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31675"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31675\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31827,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31675\/revisions\/31827"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31675"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31675"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31675"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}