{"id":30028,"date":"2022-01-07T11:30:36","date_gmt":"2022-01-07T04:30:36","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=30028"},"modified":"2022-01-07T09:01:30","modified_gmt":"2022-01-07T02:01:30","slug":"self-love","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/","title":{"rendered":"Apa Itu Self Love? Pentingnya Menghargai Diri Sendiri Jika Bukan Siapa-siapa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Self love<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah terma yang santer berseliweran di media selama beberapa tahun terakhir. Istilah tersebut merujuk pada kesadaran untuk berbuat baik pada diri sendiri, termasuk menerima kekurangan dan ketidaksempurnaan kita sebagai manusia.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sama dengan cara Sedulur mencintai orang tua, saudara kandung, pasangan, atau buah hati yang kita lakukan tanpa syarat dengan menerima segala kekurangan dan kelebihan mereka, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self love<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> artinya melakukan hal serupa pada diri sendiri. Bagaimana caranya dan apa pentingnya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-healing\/\">Self Healing: Penyembuh Luka Batin &amp; Cara Menerapkannya<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara mencintai diri sendiri<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_30039\" aria-describedby=\"caption-attachment-30039\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-30039 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-tim-samuel-6697290-570x468.jpg\" alt=\"love your self artinya\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-30039\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self love <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sudah dijelaskan di perkenalan. Intinya adalah kemampuan kita untuk berdamai dengan segala kelemahan kita. Diimbangi dengan keterampilan untuk mensyukuri dan memanfaatkan kelebihan kita dengan bijak. Ini butuh latihan dan waktu, tidak bisa langsung dilakukan secara instan. Apalagi jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">upbringing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau kebiasaan kita jauh dari kata memikirkan diri sendiri.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini lumrah terjadi di Indonesia yang sarat akan budaya mementingkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Memang benar dan diperlukan, tetapi kadang kita jadi kesulitan menentukan batasan kapan harus mengurus diri sendiri sejenak dan tidak menuruti tuntutan sosial terus menerus.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk memulainya, silakan coba beberapa langkah konkret berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Mulai dengan mengurangi obsesi pada kesempurnaan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perfeksionisme adalah musuh utama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-love. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Ia membuat kita terbelenggu pada standar tinggi yang kadang mustahil untuk dicapai. Misalnya kamu gemar membuat resolusi atau merencanakan sebuah skenario masa depan yang detail. Seperti harus punya pendapatan sekian di tahun ketiga bekerja, menikah dan punya anak di usia tertentu, memiliki rumah di tahun ini, pensiun di usia sekian, dan lain sebagainya. Atau kamu sosok yang terbiasa harus menyelesaikan pekerjaan dengan sempurna tanpa cela.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Padahal seringkali usaha kita ternyata tidak menghasilkan sesuatu yang diharapkan. Ada kendala di tengah jalan, dan faktor-faktor lain yang membuat harapan atau rencana kita pupus. Hal-hal macam ini harus perlahan kita terima dengan lapang dada dan hadapi dengan kemampuan memecahkan masalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setiap orang punya kecenderungan perfeksionis. Namun, ia bisa dikontrol dengan terus berlatih dan mawas diri. Semakin banyak kegagalan yang terjadi di hidup seseorang, biasanya perfeksionisme akan memudar dengan sendirinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Kurangi kebiasaan merundung diri sendiri<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kita adalah kritikus dan perundung terjahat atas diri sendiri. Sedulur pasti pernah merasa bodoh, lambat, dan tidak menarik. Sikap rendah diri tersebut biasanya diiringi dengan kecenderungan kita mengatakan hal negatif pada diri sendiri di dalam hati atau bahkan di depan cermin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Padahal kalau diperhatikan lebih seksama, kita sendiri yang memperhatikan bentuk badan kita di foto. Sementara orang lain mungkin memikirkan dirinya sendiri atau tidak ambil pusing dengan penampilanmu. Memiliki standar tinggi pada penampilan atau prestasi boleh-boleh saja, kok. Asalkan tahu kemampuan dan batasanmu sendiri.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Imbangi kebiasaanmu mengkritisi diri sendiri dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-compassion, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu keterampilan untuk memaafkan, berterimakasih, dan memuji diri sendiri.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Kebahagiaan bukan sesuatu yang perlu diraih, tapi dirasakan sendiri\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Banyak kutipan yang berbau <em>pursuit of happiness<\/em> atau dorongan untuk mengejar kebahagiaan. Bila ditilik lebih seksama, sebenarnya tak ada orang yang lebih bahagia dari orang lain. Berapapun harta yang dimiliki, bahagia atau tidak diri sendiri yang menentukan rasanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Self love quotes <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang benar bukanlah mengejar kebahagiaan, tetapi merasa bahagia di manapun kamu berada dengan apapun yang kamu punya. Menginginkan lebih itu sah dan manusiawi, tetapi bukan berarti kamu melupakan atau menihilkan apa yang sudah dimiliki sekarang.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/body-shaming\/\">Kenali Apa Itu Body Shaming: Definisi &amp; Dampak bagi Kesehatan<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Lakukan hal-hal yang disuka\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Motivasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self love <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah memanjakan diri sendiri. Tidak harus dengan barang, mulai dengan mengembangkan hobi dan mencari apa yang kamu suka. Misalnya memasak, tidur, menggambar, menonton film, atau ngobrol <em>ngalor-ngidul<\/em> dengan teman dekat. Apapun itu, selalu alokasikan waktu untuk melakukan hal yang membuatmu senang dan rileks.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Berani dan tak sungkan bilang &#8220;tidak&#8221;\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring dengan itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">how to self love<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga tentang keberanian untuk bilang tidak pada ajakan, tawaran, atau permintaan orang lain. Kamu punya hak untuk menolak, Sedulur. Ini penting dalam urusan profesional maupun personal.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika merasa kalau beban pekerjaan dari atasan terlalu banyak dan mustahil dilakukan, kamu bisa menolak dan memberikan alasan logis serta solusi alternatifnya. Urusan personal lebih mudah lagi. Setiap orang punya hak membuat batasan, termasuk kamu. Jika ada orang yang melewati batasan tersebut misalnya dengan memaksa atau membuatmu tak nyaman, Sedulur punya hak penuh untuk bilang tidak dan meninggalkan mereka, bahkan memutus kontak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pentingnya <\/b><b><i>self love\u00a0<\/i><\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_30042\" aria-describedby=\"caption-attachment-30042\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-30042 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-pavel-danilyuk-6417911-570x468.jpg\" alt=\"self love artinya\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-30042\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Self-love <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam psikologi juga penting karena berkaitan erat dengan kesehatan mental. Banyak gangguan psikis macam depresi dan gangguan kecemasan yang disebabkan oleh pasien yang abai pada program mencintai diri sendiri. Berikut beberapa pentingnya mencintai diri sendiri.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Meningkatkan <em>self-esteem<\/em> dan rasa penghargaan pada diri sendiri\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa hal yang membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-esteem <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">seseorang turun, antara lain:\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kebiasaan membandingkan diri sendiri dengan orang lain\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak percaya diri dan meragukan kemampuan diri sendiri\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berada di lingkungan yang toksik, yaitu orang-orang yang tidak menghargai usaha dan pilihanmu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sering merasa bersalah, bisa karena sering diperlakukan tidak adil atau dimanipulasi orang yang lebih berkuasa darimu\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila sudah lama memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-esteem <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang rendah memang mencintai diri sendiri akan susah dilakukan. Namun, bukan berarti mustahil. Mulai dengan menjauh dari orang-orang toksik di sekitarmu dan temukan dirimu sendiri. <\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang menyendiri bisa membuatmu merasa lebih baik, lho. Sedulur jadi tahu kalau ternyata selama ini kamu bisa mengandalkan diri sendiri dan lama kelamaan rasa penghargaan atas diri sendiri akan pulih kembali. Menjauhi orang toksik juga memberikan ruang bagi Sedulur untuk melakukan hal yang disukai dan bebas dari tekanan untuk jadi sempurna. Semuanya adalah langkah mudah mencintai diri sendiri.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan sepelekan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self esteem <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang rendah karena sangat berbahaya jika dibiarkan. Seseorang rentan menjadi korban manipulasi orang lain yang tidak bertanggung jawab. Atau sebaliknya, ada pula orang dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self esteem <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">rendah yang justru menjadi pelaku kejahatan karena tidak bisa melampiaskan kekecewaan dan perasaannya dengan tepat.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/apa-itu-toxic\/\">Apa Itu Toxic, Kenali Pengertian &amp; Ciri Orang yang Harus Dijauhi<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Mempertemukan kita dengan orang-orang yang sefrekuensi\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mempraktikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-love <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga akan mempertemukan kita dengan orang-orang yang sefrekuensi. Bila sedang mencari teman atau pasangan, mencintai diri sendiri akan memperlancar upaya tersebut. Sedulur akan lebih mudah menarik orang yang juga sudah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">secure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau berdamai dengan diri sendiri sehingga hubungan yang kalian jalin pun akan lebih sehat.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Menjaga kesehatan mental dan fisik sekaligus<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan mencintai diri sendiri, seseorang akan melakukan berbagai upaya untuk menjaga diri sendiri dari segala penyakit dan gangguan. Kamu akan menjadi sosok yang tahu kapan harus istirahat, kapan harus mengabaikan ocehan orang lain, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ini akan menjauhkanmu dari kecemasan hingga depresi. Sedulur pun akan menjaga kesehatan jasmani dengan istirahat cukup, makan makanan yang layak dan bergizi, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Bedakan <\/b><b><i>self-love <\/i><\/b><b>dengan narsisme dan egois\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_30043\" aria-describedby=\"caption-attachment-30043\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-30043 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-clara-ngo-3866557-570x468.jpg\" alt=\"dalam psikologi\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-30043\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Love yourself<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> artinya mencintai diri sendiri, tetapi seringkali disamaratakan dengan sikap narsis dan egois. Berikut perbedaan pentingnya:\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Narsisme<\/strong> biasanya terbentuk karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self esteem<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rendah. Ini mengakibatkan seseorang jadi haus persetujuan dan pujian eksternal alias dari orang lain. Sementara, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self love<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengajarkan kita untuk merasa nyaman dengan diri sendiri dan tidak melihat keluar setiap saat.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Egois<\/strong> adalah bentuk sikap mementingkan diri sendiri. Seakan hanya dirinya yang penting dan harus diperhatikan, sementara hal lain di luar dirinya diabaikan. Ini bertolak belakang dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-love <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang mengajarkan kita untuk memahami batasan diri sendiri, menerima kekurangan diri sendiri, hingga mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan. Ketika kita melakukan hal-hal tersebut, secara otomatis kita juga terlatih untuk berempati pada orang lain.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/star-syndrome\/\">Apa Itu Star Syndrome? Ini 20 Ciri &amp; Cara Mengatasinya<\/a><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh <\/b><b><i>self love<\/i><\/b><b> yang paling mudah\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_30041\" aria-describedby=\"caption-attachment-30041\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-30041 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/pexels-koolshooters-8946878-570x468.jpg\" alt=\"aturan dalam islam\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-30041\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalau bisa membuat jadwal kerja dan daftar tugas tiap harinya, kamu juga bisa membuat jadwal istirahat\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Fokus pada hal yang bisa kamu kontrol ketimbang hal yang di luar kemampuan kita untuk mengaturnya. Misal kamu tidak bisa mengontrol ujaran atau pendapat orang lain tentangmu, tetapi kamu bisa kok merasa puas dengan apa yang kamu punya saat ini. Sedulur tidak harus selalu mendengar pendapat atau kritik orang lain. Mari berlatih untuk menyaring mana yang layak didengar dan mana yang tidak\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak membandingkan diri dengan orang lain. Susah apalagi dengan adanya media sosial, tapi bisa dilatih perlahan-lahan agar kita kebal. Bila memungkinkan, Sedulur bisa coba <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital detox<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengarkan kata hati lebih sering karena itu adalah cerminan dari dirimu yang sebenarnya\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memanjakan diri sendiri tidak melulu tentang materi atau barang. Bisa dengan apresiasi pada usaha dan pengorbanan yang sudah kita lakukan atau katakan kalimat-kalimat afirmasi positif pada diri sendiri yang bisa membuat kita tenang dan relaks\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Self-love<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun dalam Islam dan agama apapun tidak dilarang. Justru dianjurkan karena penting untuk kemaslahatan kita sebagai manusia. Tidak ada agama yang mengajarkan kita untuk menyiksa diri sendiri, bukan? Tentunya lakukan semuanya bukan untuk siapa-siapa, selain Sedulur sendiri. Yuk, berlatih mencintai diri sendiri lebih baik tahun ini.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":30108,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[3656,3636,3655],"class_list":["post-30028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-mental-health","tag-perasaan","tag-self-love"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Self Love? Pentingnya Menghargai Diri Sendiri Jika Bukan Siapa-siapa<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering dengar istilah self love? Beda dengan narsis dan egois, ini ulasan lengkap tentang cara dan pentingnya mencintai diri sendiri.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Self Love? Pentingnya Menghargai Diri Sendiri Jika Bukan Siapa-siapa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering dengar istilah self love? Beda dengan narsis dan egois, ini ulasan lengkap tentang cara dan pentingnya mencintai diri sendiri.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-07T04:30:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-01-07T02:01:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/4-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/4-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/4-3.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"self love\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/\",\"name\":\"Apa Itu Self Love? Pentingnya Menghargai Diri Sendiri Jika Bukan Siapa-siapa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-01-07T04:30:36+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-07T02:01:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Sering dengar istilah self love? Beda dengan narsis dan egois, ini ulasan lengkap tentang cara dan pentingnya mencintai diri sendiri.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Self Love? Pentingnya Menghargai Diri Sendiri Jika Bukan Siapa-siapa\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Self Love? Pentingnya Menghargai Diri Sendiri Jika Bukan Siapa-siapa","description":"Sering dengar istilah self love? Beda dengan narsis dan egois, ini ulasan lengkap tentang cara dan pentingnya mencintai diri sendiri.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Self Love? Pentingnya Menghargai Diri Sendiri Jika Bukan Siapa-siapa","og_description":"Sering dengar istilah self love? Beda dengan narsis dan egois, ini ulasan lengkap tentang cara dan pentingnya mencintai diri sendiri.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-01-07T04:30:36+00:00","article_modified_time":"2022-01-07T02:01:30+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/4-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/4-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/4-3.jpg","width":682,"height":536,"caption":"self love"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/","name":"Apa Itu Self Love? Pentingnya Menghargai Diri Sendiri Jika Bukan Siapa-siapa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-01-07T04:30:36+00:00","dateModified":"2022-01-07T02:01:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Sering dengar istilah self love? Beda dengan narsis dan egois, ini ulasan lengkap tentang cara dan pentingnya mencintai diri sendiri.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/self-love\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Self Love? Pentingnya Menghargai Diri Sendiri Jika Bukan Siapa-siapa"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30028"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30028"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30028\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30213,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30028\/revisions\/30213"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}