{"id":29330,"date":"2022-01-03T15:00:33","date_gmt":"2022-01-03T08:00:33","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=29330"},"modified":"2022-01-03T09:38:37","modified_gmt":"2022-01-03T02:38:37","slug":"deep-frying-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/","title":{"rendered":"8 Tips Teknik &#8216;Deep Frying&#8217; yang Hasilkan Makanan Renyah &#038; Gurih"},"content":{"rendered":"<p>Untuk mendapatkan makanan dengan tekstur gurih, <em>deep frying<\/em> menjadi teknik menggoreng yang selalu diandalkan. Yang dimaksud dengan teknik memasak <em>deep frying<\/em> adalah<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0dengan merendam di minyak panas hingga selama beberapa waktu untuk mendapatkan kematangan yang merata. Panas idealnya berkisar pada<\/span>\u00a0suhu 176-190\u02da Celcius.<\/p>\n<p>Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, salah satu hal yang juga diperhatikan dalam\u00a0teknik frying adalah<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0soal pemilihan minyak<\/span>\u00a0yang tepat supaya kesehatan tubuh tetap terjaga. Pahami juga cara di bawah ini supaya bisa mempraktikannya tanpa salah kaprah lagi.<\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-memilih-beras-pulen\/\"><b>5 Tips Memasak Nasi Jadi Pulen, Nggak Harus Pakai Beras Mahal!<\/b><\/a><\/p>\n<h2>1. Definisi <em>deep frying<\/em><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8879631\/pexels-photo-8879631.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"definisi\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bagi sebagian orang mungkin masih cukup asing dengan istilah yang satu ini. Teknik memasak <em>deep frying<\/em> adalah metode memasak dengaa merendam ke minyak panas dengan suhu berkisar \u00a0176-190 derajat celcius. Dengan begini, makanan yang &#8220;direndam&#8221; akan terasa gurih dan matang dengan merata.<\/p>\n<p>Teknik ini mulai digunakan di gerai <em>fast food\u00a0francise <\/em>yang bisa digunakan untuk menggoreng ayam. Selain itu, penjual gorengan juga menerapkan cara memasak ini untuk membuat bakwan, tahu, hingga tempe goreng buatannya matang merata.<\/p>\n<p>Ketika makanan direndam ke dalam minyak yang mendidih, lapisan luarnya akan mengeras dan membentuk sebuah lapisan yang dapat menghalangi minyak masuk ke dalam makanan.\u00a0Setidaknya, ada dua hal yang wajib dipahami saat menggunakan teknik memasak <em>deep friying<\/em> adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Suhu minyak tidak boleh terlalu rendah. Hal ini bisa membuat minyak meresap ke bagian dalam makanan sehingga menjadi sangat basah akibat terkena minyak untuk menggoren<\/li>\n<li>Pastikan suhu minyak tidak boleh terlalu tinggi karena hanya akan membuat makanan jadi terlalu kering dan minyak bisa teroksidasi<\/li>\n<\/ul>\n<h2>2. Gunakan minyak yang sehat<\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/4910236\/pexels-photo-4910236.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"teknik memasak deep frying adalah\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><em>Deep frying<\/em> adalah teknik memasak dengan memasukkan makanan ke dalam rendaman minyak goreng yang mendidih untuk mendapatkan hasil makanan yang kriuk di luar dan lembut di dalam. Kamu yang akan memasak menggunakan teknik ini wajib menggunakan minyak yang sehat.<\/p>\n<p>Selain menghindari masalah kolesterol yang tinggi, penggunaan minyak yang sehat juga bisa menghindarkan diri dari penyakit kronis. Ketahui syarat minyak itu sehat yang diperlukan sebagai berikut.<\/p>\n<h3>1. Memiliki titik asap tinggi<\/h3>\n<p>Titik asap adalah suhu di mana minyak akan mulai mengeluarkan asap. Semakin tinggi\u00a0 titik asapnya, maka akan semakin baik. Karena teknik <em>deep frying<\/em> adalah harus membutuhkan minyak yang dapat bertahan pada suhu yang panas tinggi.<\/p>\n<h3>2. Stabil<\/h3>\n<p>Minyak yang digunakan untuk menggoreng harus stabil. Artinya minyak tidak terlalu mengalami reaksi terhadap oksigen ketika dipanaskan. Di sisi lain, minyak yang memiliki kandungan lemak tidak jenuh yang tinggi\u00a0 bisa dianggap kurang menyehatkan.<\/p>\n<h3>3. Rasa<\/h3>\n<p>Jangan lupa, pilih minyak yang digunakan untuk menggoreng makanan dengan cara<em> deep frying<\/em> adalah netral dan jangan sampai mengubah rasa makanan.<\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/air-fryer\/\"><b>Memasak dengan Air Fryer, Belajar Hidup Sehat &amp; Lebih Hemat?<\/b><\/a><\/p>\n<h2>3. Jenis minyak yang sehat untuk teknik <em>deep frying<\/em><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/7241461\/pexels-photo-7241461.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"jenis minyak\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pemilihan minyak yang baik dapat menekan risiko berbagai macam penyakit kronis seperti jantung, hipertensi, diabetes hingga stroke. Lantas apa saja jenis minyak sehat untuk teknik frying tersebut? berikut penjelasan lengkapnya.<\/p>\n<h3>1. Minyak kelapa<\/h3>\n<p>Kamu bisa menggunakan minyak kelapa karena kaya lemak jenuh sehingga bisa membuatnya tahan terhadap panas. Meski mempunyai keunggulan, kekurangan minyak jenis ini adalah aromanya yang tidak terlalu disukai.<\/p>\n<h3>2. Minyak kacang<\/h3>\n<p>Buat yang sedang memasak makanan menggunakan teknik <em>deep frying<\/em> bisa menggunakan minyak kacang. Minyak ini juga bisa dipakai untuk memasak dengan teknik tersebut.<\/p>\n<h3>3. Minyak zaitun<\/h3>\n<p>Minyak zaitun sama seperti minyak kelapa yang cocok untuk menggoreng dengan menggunakan metode teknik <em>deep frying<\/em>. Sebab, minyak ini diketahui memiliki daya tahan panas yang baik. Sebuah penelitian bahkan pernah menunjukan jika minyak zaitun dapat digunakan dalam penggorengan hingga 24 jam sebelum proses oksidasi mulai terjadi.<\/p>\n<h3>4. Minyak sawit<\/h3>\n<p>Untuk memasak dengan teknik <em>deep frying,<\/em> kamu bisa memakai minyak sawit. Minyak ini memiliki daya tahan panas tinggi dan rasanya netral. Dikutip dari sebuah penelitian yang menunjukan bahwa setelah delapan jam menggoreng terus menerus, kualitasnya tidak akan memburuk.<\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-beras-hitam\/\"><b>17 Manfaat Beras Hitam untuk Kesehatan dan Cara Memasaknya<\/b><\/a><\/p>\n<h2>4. Alat memasak<\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6940992\/pexels-photo-6940992.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"deep frying adalah teknik memasak menggunakan\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><em>Deep frying<\/em> adalah teknik memasak menggunakan\u00a0beberapa peralatan khusus untuk memudahkan dan memaksimalkan proses memasak tersebut. Kamu juga bisa\u00a0menggunakan <em>pan<\/em>\u00a0untuk memasak di rumah dengan teknik ini.<\/p>\n<p><em>Pan frying<\/em> adalah teknik menggoreng makanan dengan cara merendamnya ke minyak goreng mendidih menggunakan panci agar makanan bisa matang dengan sempurna. Kulit bagian luar bisa terlihat sangat krispi dan yang bagia dalam akan terasa lembut.<\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/scallop\/\"><b>Cara Jitu Memasak Scallop yang Baik &amp; Benar, Wajib Tau!<\/b><\/a><\/p>\n<h2>5. Bahan adonan yang pas<\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6941025\/pexels-photo-6941025.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"adonan\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><em>Deep frying<\/em> adalah teknik memasak makanan yang harus dimasukan ke dalam rendaman minyak goreng yang mendidih. Lantas makanan apa yang bisa menggunakan teknik frying\u00a0 ini? Salah satunya adalah yang dilapisi dengan adonan tepung.<\/p>\n<p>Tips supaya mendapat rasa gorengan yang mantap dan lezat menggunakan teknik <em>deep frying<\/em> adalah dengan memasastikan kesegaran dan kualitas tepungnya. Jangan pernah menggunakan tepung yang berbau apek.<\/p>\n<h2>6. Jangan menggoreng terlalu banyak<\/h2>\n<figure style=\"width: 1086px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/5093677\/pexels-photo-5093677.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"teknik frying adalah\" width=\"1096\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p>Metode utama dalam memasak <em>deep frying<\/em> adalah memperhatikan jumlah makanan yang akan digoreng. Sebab, suhu pada minyak goreng akan turun jika menggoreng secara serentak. Kamu wajib menyisihkan tempat atau ruangan untuk membalik makanan.<\/p>\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/resep-ikan-salmon\/\"><b>12 Resep Ikan Salmon Spesial, dan Cara Memasak yang Benar<\/b><\/a><\/p>\n<h2>7. Memasak makanan <em>deep frying<\/em> pakai minyak bekas<\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/4910221\/pexels-photo-4910221.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"pan frying adalah\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kamu bisa saja menggunakan minyak goreng bekas untuk memasak makanan dengan metode <em>deep frying<\/em> ini. Namun, kamu tetap harus menyaringnya terlebih dahulu. Gunakan kain katun tipis untuk menyaring minyak.<\/p>\n<h2>8. Contoh makanan dengan\u00a0<em>deep frying<\/em><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/4910159\/pexels-photo-4910159.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"contoh makanan\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada banyak sekali olahan makanan yang bisa dimasak dengan teknik <em>deep frying<\/em>. \u00a0Makanan yang bisa digoreng tersebut antara lain adalah tahu goreng, tempe goreng, bahwa goreng bahkan kentang goreng.<\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Demikian ulasan mengenai definisi dan teknik memasak <em>deep frying<\/em>\u00a0yang bisa diterapkan untuk memasak di rumah. Pastikan kalau semua peralatan dan bahannya memiliki kualitas bagus dan memadai supaya masakan yang dihasilkan bisa krispi sekaligus matang merata.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":18,"featured_media":29380,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1856],"tags":[3558,3556,3557],"class_list":["post-29330","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-deep-fry","tag-masak","tag-teknik-masak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Tips Teknik &#039;Deep Frying&#039; yang Hasilkan Makanan Renyah &amp; Gurih<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Deep frying adalah teknik menggoreng makanan dengan cara merendam ke dalam minyak goreng panas dalam jumlah banyak.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Tips Teknik &#039;Deep Frying&#039; yang Hasilkan Makanan Renyah &amp; Gurih\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Deep frying adalah teknik menggoreng makanan dengan cara merendam ke dalam minyak goreng panas dalam jumlah banyak.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-03T08:00:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-01-03T02:38:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/deep-frying-adalah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bayu Chandra Kumara\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bayu Chandra Kumara\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/deep-frying-adalah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/deep-frying-adalah.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"deep frying adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/\",\"name\":\"8 Tips Teknik 'Deep Frying' yang Hasilkan Makanan Renyah & Gurih\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-01-03T08:00:33+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-03T02:38:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d\"},\"description\":\"Deep frying adalah teknik menggoreng makanan dengan cara merendam ke dalam minyak goreng panas dalam jumlah banyak.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Tips Teknik &#8216;Deep Frying&#8217; yang Hasilkan Makanan Renyah &#038; Gurih\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d\",\"name\":\"Bayu Chandra Kumara\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bayu Chandra Kumara\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Tips Teknik 'Deep Frying' yang Hasilkan Makanan Renyah & Gurih","description":"Deep frying adalah teknik menggoreng makanan dengan cara merendam ke dalam minyak goreng panas dalam jumlah banyak.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Tips Teknik 'Deep Frying' yang Hasilkan Makanan Renyah & Gurih","og_description":"Deep frying adalah teknik menggoreng makanan dengan cara merendam ke dalam minyak goreng panas dalam jumlah banyak.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-01-03T08:00:33+00:00","article_modified_time":"2022-01-03T02:38:37+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/deep-frying-adalah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bayu Chandra Kumara","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bayu Chandra Kumara","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/deep-frying-adalah.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/deep-frying-adalah.jpg","width":682,"height":536,"caption":"deep frying adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/","name":"8 Tips Teknik 'Deep Frying' yang Hasilkan Makanan Renyah & Gurih","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-01-03T08:00:33+00:00","dateModified":"2022-01-03T02:38:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d"},"description":"Deep frying adalah teknik menggoreng makanan dengan cara merendam ke dalam minyak goreng panas dalam jumlah banyak.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/deep-frying-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Tips Teknik &#8216;Deep Frying&#8217; yang Hasilkan Makanan Renyah &#038; Gurih"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d","name":"Bayu Chandra Kumara","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bayu Chandra Kumara"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29330"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29330"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29330\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29382,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29330\/revisions\/29382"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29380"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}