{"id":28946,"date":"2021-12-28T14:30:06","date_gmt":"2021-12-28T07:30:06","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=28946"},"modified":"2021-12-28T02:42:26","modified_gmt":"2021-12-27T19:42:26","slug":"puisi-chairil-anwar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/","title":{"rendered":"Profil &#038; Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Pelopor Puisi Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Puisi Chairil Anwar merupakan salah satu buah karya sastra paling legendaris di Indonesia. Meski Sedulur bukan penggemar karya puisi, tapi setidaknya pasti pernah mendengar bait penggalan puisi dari tokoh sastra satu ini. Bagaimana tidak, puisinya kerap dibacakan dan digubah ulang dalam media pop mainstream. Bahkan Sedulur dapat menemukannya dalam soal pelajaran Bahasa Indonesia anak sekolah.<\/p>\n<p>Puisi karya Chairil Anwar mengangkat banyak tema. Mulai dari cinta, perjuangan, isu sosial, hingga pendidikan. Sebagai penyair dan sastrawan, memang lingkungan adalah inspirasi terbesar. Namun yang membuat Chairil Anwar begitu istimewa bukan hanya kisah atau isu yang diangkatnya saja melainkan juga diksi dan penataan bahasanya yang begitu indah serta menyentuh. Agar lebih mengenal sastrawan kenamaan Indonesia satu ini beserta dengan karya-karyanya, yuk kita simak pembahasan berikut ini!<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-nasional\/\">18 Tokoh Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Mengenal Sosok Chairil Anwar<\/h2>\n<figure id=\"attachment_28947\" aria-describedby=\"caption-attachment-28947\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-28947\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/chairil-anwar-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28947\" class=\"wp-caption-text\">sejarahjakarta<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bukan hanya karya puisinya saja yang menarik untuk dipelajari, sosok Chairil Anwar sendiri sangatlah menarik untuk dibahas. Sosok Chairil Anwar tidak hanya tercermin dari catatan dan kesaksian orang di sekitarnya. Kekuatan karakter beliau pun terpancar melalui karya-karyanya. Termasuk pula puisi Aku Chairil Anwar yang mencerminkan gairah dan individualitasnya.<\/p>\n<p>Chairil Anwar lahir di Medan pada 26 Juli 1922. Ia mulai berkecimpung di dunia sastra pada tahun 1940 saat pindah ke Batavia (kini Jakarta) bersama ibunya. Ia mulai rajin menulis karya puisi yang kemudian diterbitkan untuk pertama kali di tahun 1942. Dari sini Chairil mulai mendapatkan popularitasnya. Ia telah menerbitkan setidaknya 92 puisi dalam kurun waktu 1942-1949. Ia juga sempat menghadapi peliknya penjajahan Jepang di mana karya Chairil Anwar tak dapat dipublikasikan dan hanya beredar di atas kertas murah hingga akhirnya diterbitkan pada tahun 1945.<\/p>\n<p>Kisah Chairil Anwar sebagai penyair namun tak selalu mendapatkan respon positif dari masyarakat Indonesia. Pada awal-awal karirnya sebagai penyair, Chairil Anwar mengirimkan puisi-puisinya ke majalah Pandji Pustaka untuk dimuat. Banyak dari puisi Chairil yang berakhir dengan penolakan karena kental akan unsur individualisme dan berseberangan dengan semangat kebersamaan yang saat itu sedang dikampanyekan secara besar-besaran.<\/p>\n<p>Beliau namun tak menyerah dengan penolakan maupun situasi penjajahan Jepang yang membuat karyanya tak dapat dipublikasikan dengan baik. Upayanya berbuah hasil di kemudian hari, namanya harum sebagai sastrawan populer Indonesia. Bahkan, puisinya banyak yang diterjemahkan ke dalam Bahasa asing dan dipasarkan secara global.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/\">Arti Ambigu Adalah Kata yang Bermakna Ganda, Apa Maknanya?<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Karya-karya Chairil Anwar<\/h2>\n<figure id=\"attachment_28948\" aria-describedby=\"caption-attachment-28948\" style=\"width: 290px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-28948\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Chairil_Anwar_cigarette.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"452\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28948\" class=\"wp-caption-text\">wikipedia<\/figcaption><\/figure>\n<p>Puisi Chairil Anwar singkat namun mampu menyihir dengan kata-kata. Jika dibandingkan dengan penyair lain di zamannya, puisi Chairil memang mayoritas cukup pendek dan mudah dibaca serta dipahami. Emosi dari puisi karya beliau akan langsung tersampaikan tanpa Sedulur perlu rumit menelaah maknanya.<\/p>\n<p>Chairil juga dikenal sebagai pelopor puisi modern Indonesia. Julukan ini berangkat dari karyanya yang memang keluar dari pakem puisi konvensional dengan rima dan bait yang tertata. Puisi Chairil cenderung lebih bebas dalam mengeksplorasi diksi maupun bentuk.<\/p>\n<p>Berikut beberapa puisi bintang karya Chairil Anwar yang populer dan perlu untuk Sedulur ketahui.<\/p>\n<h3><strong>Puisi aku karya Chairil Anwar<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_28949\" aria-describedby=\"caption-attachment-28949\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-28949\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Chairil_Anwar_Pelopor_Angkatan_45_p_48_ratio-16x9-1-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28949\" class=\"wp-caption-text\">tirto<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p>Kalau sampai waktuku<\/p>\n<p>\u2018Ku mau tak seorang \u2018kan merayu<\/p>\n<p>Tidak juga kau<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tak perlu sedu sedan itu<\/p>\n<p>Aku ini binatang jalang<\/p>\n<p>Dari kumpulannya terbuang<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Biar peluru menembus kulitku<\/p>\n<p>Aku tetap meradang menerjang<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Luka dan bisa kubawa berlari<\/p>\n<p>Berlari<\/p>\n<p>hingga hilang pedih peri<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dan aku akan lebih tidak peduli<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aku mau hidup seribu tahun\u00a0 lagi<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/contoh-novel-sejarah\/\">12 Contoh Novel Sejarah Indonesia Terbaik yang Diincar Pelajar<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>Puisi Chairil Anwar doa<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_28950\" aria-describedby=\"caption-attachment-28950\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-28950\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/jeremy-yap-eCEj-BR91xQ-unsplash-1-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28950\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/unsplash.com\/@jeremyyappy?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText\">Jeremy Yap<\/a> on <a href=\"https:\/\/unsplash.com\/s\/photos\/moslem-pray?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText\">Unsplash<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p>Kepada pemeluk teguh<\/p>\n<p>Tuhanku<\/p>\n<p>Dalam termangu<\/p>\n<p>Aku masih menyebut namamu<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Biar susah sungguh<\/p>\n<p>mengingat Kau penuh seluruh<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>cayaMu panas suci<\/p>\n<p>tinggal kerdip lilin di kelam sunyi<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tuhanku<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>aku hilang bentuk<\/p>\n<p>remuk<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tuhanku<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>aku mengembara di negeri asing<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tuhanku<\/p>\n<p>di pintuMu aku mengetuk<\/p>\n<p>aku tidak bisa berpaling<\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><strong>Puisi Chairil Anwar ibu<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_28951\" aria-describedby=\"caption-attachment-28951\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-28951\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-kristina-paukshtite-3270224-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28951\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Kristina Paukshtite from Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p>Pernah aku ditegur<\/p>\n<p>katanya untuk kebaikan<\/p>\n<p>Pernah aku dimarah<\/p>\n<p>katanya membaiki kelemahan<\/p>\n<p>Pernah aku diminta membantu<\/p>\n<p>katanya supaya aku pandai<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ibu&#8230;<\/p>\n<p>Pernah aku merajuk<\/p>\n<p>katanya aku manja<\/p>\n<p>Pernah aku melawan<\/p>\n<p>katanya aku degil<\/p>\n<p>Pernah aku menangis<\/p>\n<p>katanya aku lemah<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ibu&#8230;<\/p>\n<p>Setiap kali aku tersilap<\/p>\n<p>Dia hukum aku dengan nasihat<\/p>\n<p>Setiap kali aku kecewa<\/p>\n<p>Dia bangun di malam sepi lalu bermunajat<\/p>\n<p>Setiap kali aku dalam kesakitan<\/p>\n<p>Dia ubati dengan penawar dan semangat<\/p>\n<p>dan bila aku mencapai kejayaan<\/p>\n<p>Dia kata bersyukurlah pada Tuhan<\/p>\n<p>Namun&#8230;<\/p>\n<p>Tidak pernah aku lihat air mata dukamu<\/p>\n<p>Mengalir di pipimu<\/p>\n<p>Begitu kuatnya dirimu&#8230;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ibu&#8230;<\/p>\n<p>Aku sayang padamu&#8230;<\/p>\n<p>Tuhanku&#8230;.<\/p>\n<p>Aku bermohon pada-Mu<\/p>\n<p>Sejahterahkanlah dia<\/p>\n<p>Selamanya&#8230;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/puisi-ibu\/\">12 Kumpulan Puisi Ibu yang Menyentuh Kalbu &amp; Penuh Cinta<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>Puisi Chairil Anwar Krawang-Bekasi<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_28952\" aria-describedby=\"caption-attachment-28952\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-28952\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-alifia-harina-2893670-570x468.jpg\" alt=\"\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28952\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Alifia Harina from Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p>Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi<\/p>\n<p>tidak bisa teriak \u201cMerdeka\u201d dan angkat senjata lagi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,<\/p>\n<p>terbayang kami maju dan berdegap hati?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi<\/p>\n<p>Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak<\/p>\n<p>Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.<\/p>\n<p>Kenang, kenanglah kami.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kami sudah coba apa yang kami bisa<\/p>\n<p>Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan 4-5 ribu nyawa<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kami cuma tulang-tulang berserakan<\/p>\n<p>Tapi adalah kepunyaanmu<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan atau tidak untuk apa-apa,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata<\/p>\n<p>Kaulah sekarang yang berkata<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi<\/p>\n<p>Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kenang, kenanglah kami<\/p>\n<p>Teruskan, teruskan jiwa kami<\/p>\n<p>Menjaga Bung Karno<\/p>\n<p>menjaga Bung Hatta<\/p>\n<p>menjaga Bung Sjahrir<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kami sekarang mayat<\/p>\n<p>Berikan kami arti<\/p>\n<p>Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kenang, kenanglah kami<\/p>\n<p>yang tinggal tulang-tulang diliputi debu<\/p>\n<p>Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi<\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><strong>Puisi Chairil Anwar perjuangan: Diponegoro<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_28953\" aria-describedby=\"caption-attachment-28953\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-28953 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Diponegoro-e1640633515343-570x468.jpg\" alt=\"puisi chairil anwar\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28953\" class=\"wp-caption-text\">wikipedia<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p>Di masa pembangunan ini<\/p>\n<p>tuan hidup kembali<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dan bara kagum menjadi api<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di depan sekali tuan menanti<\/p>\n<p>Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.<\/p>\n<p>Pedang di kanan, keris di kiri<\/p>\n<p>Berselempang semangat yang tak bisa mati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>MAJU<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ini barisan tak bergenderang-berpalu<\/p>\n<p>Kepercayaan tanda menyerbu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekali berarti<\/p>\n<p>Sudah itu mati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>MAJU<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bagimu Negeri<\/p>\n<p>Menyediakan api.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Punah di atas menghamba<\/p>\n<p>Binasa di atas ditindas<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai<\/p>\n<p>Jika hidup harus merasai.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Maju.<\/p>\n<p>Serbu.<\/p>\n<p>Serang.<\/p>\n<p>Terjang<\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><strong>Puisi Chairil Anwar sia-sia<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_28954\" aria-describedby=\"caption-attachment-28954\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-28954 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-dario-fernandez-ruz-7809937-570x468.jpg\" alt=\"puisi chairil anwar\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28954\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Dario Fernandez Ruz from Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p>Penghabisan kali itu kau datang<\/p>\n<p>membawaku karangan kembang<\/p>\n<p>Mawar merah dan melati putih:<\/p>\n<p>darah dan suci<\/p>\n<p>Kau tebarkan depanku<\/p>\n<p>serta pandang yang memastikan: Untukmu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sudah itu kita sama termangu<\/p>\n<p>Saling bertanya: Apakah ini?<\/p>\n<p>Cinta? Keduanya tak mengerti.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sehari itu kita bersama. Tak hampir-menghampiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ah! Hatiku yang tak mau memberi<\/p>\n<p>Mampus kau dikoyak-koyak sepi.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/\">15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>Puisi Chairil Anwar tentang pendidikan hidup: derai-derai cemara<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_28955\" aria-describedby=\"caption-attachment-28955\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-28955 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-brett-sayles-1069005-570x468.jpg\" alt=\"puisi chairil anwar\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28955\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Brett Sayles from Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p>Cemara menderai sampai jauh<\/p>\n<p>terasa hari akan jadi malam<\/p>\n<p>ada beberapa dahan di tingkap merapuh<\/p>\n<p>dipukul angin yang terpendam<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aku sekarang orangnya bisa tahan<\/p>\n<p>sudah berapa waktu bukan kanak lagi<\/p>\n<p>tapi dulu memang ada suatu bahan<\/p>\n<p>yang bukan dasar perhitungan kini<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hidup hanya menunda kekalahan<\/p>\n<p>tambah terasing dari cinta sekolah rendah<\/p>\n<p>dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan<\/p>\n<p>sebelum pada akhirnya kita menyerah<\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><strong>Puisi Chairil Anwar cinta dan benci<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_28956\" aria-describedby=\"caption-attachment-28956\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-28956 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/nicolas-messifet-qBJQiKESR9c-unsplash-570x468.jpg\" alt=\"puisi chairil anwar\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28956\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/unsplash.com\/@nick_brookenheimer?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText\">Nicolas Messifet<\/a> on <a href=\"https:\/\/unsplash.com\/s\/photos\/poem?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText\">Unsplash<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p>Aku tidak pernah mengerti<\/p>\n<p>Banyak orang menghembuskan cinta dan benci<\/p>\n<p>Dalam satu napas<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tapi sekarang aku tahu<\/p>\n<p>Bahwa cinta dan benci adalah saudara<\/p>\n<p>Yang membodohi kita, memisahkan kita<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekarang aku tahu bahwa<\/p>\n<p>Cinta harus siap merasakan sakit<\/p>\n<p>Cinta harus siap untuk kehilangan<\/p>\n<p>Cinta harus siap untuk terluka<\/p>\n<p>Cinta harus siap untuk membenci<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karena itu hanya cinta yang sungguh-sungguh mengizinkan kita<\/p>\n<p>Untuk mengatur semua emosi dalam perasaan<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Setiap emosi jatuh\u2026 Keluarlah cinta<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekarang aku mengetahui implikasi dari cinta<\/p>\n<p>Cinta tidak berasal dari hati<\/p>\n<p>Tapi cinta berasal dari jiwa<\/p>\n<p>Dari zat dasar manusia<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ya, aku senang telah mencintai<\/p>\n<p>Karena dengan melakukan itu aku merasa hidup<\/p>\n<p>Dan tidak ada orang yang dapat merebutnya dariku<\/p>\n<\/blockquote>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Setelah membaca puisi-puisi karya Chairil Anwar di atas, apakah Sedulur jadi terinspirasi untuk menulis pula? Meski tak sebagus karya Chairil Anwar, namun setiap karya pasti memiliki penggemarnya sendiri. Karena itu, jangan pernah takut untuk berkarya. Ambillah pena dan kertasmu dan mulailah bergerak serta berkarya.<\/p>\n<p>Karya Chairil Anwar kini dipublikasikan dalam 3 buku yakni Deru Campur Debu (1949), Kerikil Tajam Yang Terampas dan Yang Putus (1949), dan Tiga Menguak Takdir (1950). Ketiga buku ini memuat puluhan puisi Chairil dari yang sangat populer hingga yang tak banyak diketahui orang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":9,"featured_media":28957,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[3502,3151,3503],"class_list":["post-28946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-chairil-anwar","tag-puisi","tag-puisi-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Profil &amp; Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Pelopor Puisi Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Puisi Chairil Anwar merupakan karya sastra yang berhasil harumkan nama bangsa. Berikut profil dan karya dari pelopor puisi modern Indonesia!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Profil &amp; Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Pelopor Puisi Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Puisi Chairil Anwar merupakan karya sastra yang berhasil harumkan nama bangsa. Berikut profil dan karya dari pelopor puisi modern Indonesia!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-28T07:30:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-27T19:42:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/22-4-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Talitha Fredlina\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Talitha Fredlina\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/22-4-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/22-4-2.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"puisi chairil anwar\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/\",\"name\":\"Profil & Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Pelopor Puisi Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-12-28T07:30:06+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-27T19:42:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/3ddec55ee296908d39d56cfcd7bef897\"},\"description\":\"Puisi Chairil Anwar merupakan karya sastra yang berhasil harumkan nama bangsa. Berikut profil dan karya dari pelopor puisi modern Indonesia!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Profil &#038; Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Pelopor Puisi Indonesia\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/3ddec55ee296908d39d56cfcd7bef897\",\"name\":\"Talitha Fredlina\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4b387cdcb02c3b620a15a4839f21ed4a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4b387cdcb02c3b620a15a4839f21ed4a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Talitha Fredlina\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Profil & Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Pelopor Puisi Indonesia","description":"Puisi Chairil Anwar merupakan karya sastra yang berhasil harumkan nama bangsa. Berikut profil dan karya dari pelopor puisi modern Indonesia!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Profil & Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Pelopor Puisi Indonesia","og_description":"Puisi Chairil Anwar merupakan karya sastra yang berhasil harumkan nama bangsa. Berikut profil dan karya dari pelopor puisi modern Indonesia!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2021-12-28T07:30:06+00:00","article_modified_time":"2021-12-27T19:42:26+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/22-4-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Talitha Fredlina","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Talitha Fredlina","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/22-4-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/22-4-2.jpg","width":682,"height":536,"caption":"puisi chairil anwar"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/","name":"Profil & Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Pelopor Puisi Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-12-28T07:30:06+00:00","dateModified":"2021-12-27T19:42:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/3ddec55ee296908d39d56cfcd7bef897"},"description":"Puisi Chairil Anwar merupakan karya sastra yang berhasil harumkan nama bangsa. Berikut profil dan karya dari pelopor puisi modern Indonesia!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-chairil-anwar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Profil &#038; Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Pelopor Puisi Indonesia"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/3ddec55ee296908d39d56cfcd7bef897","name":"Talitha Fredlina","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4b387cdcb02c3b620a15a4839f21ed4a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4b387cdcb02c3b620a15a4839f21ed4a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Talitha Fredlina"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28946"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28946"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28958,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28946\/revisions\/28958"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}