{"id":26447,"date":"2021-12-14T12:30:34","date_gmt":"2021-12-14T05:30:34","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=26447"},"modified":"2021-12-13T15:48:54","modified_gmt":"2021-12-13T08:48:54","slug":"puisi-hari-ibu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/","title":{"rendered":"15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan"},"content":{"rendered":"<p>Figur yang paling kita sayangi dan paling berharga di dunia ini salah satunya adalah ibu. Dengan berbagai perjuangannya dari melahirkan sampai merawat kita di dunia ini, tentunya tidak akan bisa dibayar dengan harta apapun. Salah satu bentuk cinta dan kasih sayang yang bisa kita berikan kepada ibu adalah dengan memberinya puisi hari ibu.<\/p>\n<p>Seperti yang telah kita ketahui, hari ibu nasional nasional jatuh setiap 22 Desember. Dengan mempersembahkan puisi, tentunya seorang ibu akan membuatnya merasa terharu dan bangga terhadap anaknya. Hal ini dikarenakan puisi merupakan sebuah bentuk ungkapan pujian dan kasih sayang terhadap sang ibu tercinta. Jika Sedulur bingung dan butuh referensi mengenai puisi hari ibu terbaik, simak rangkumannya berikut ini bersama-sama, ya.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/yogurt-untuk-ibu-hamil\/\">10 Manfaat Yogurt Untuk Ibu Hamil &amp; Kesehatan Janin<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>1. Setetes Air Mata<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2016\/11\/08\/05\/08\/adult-1807500_960_720.jpg\" alt=\"puisi hari ibu singkat\" width=\"960\" height=\"640\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/adult-mother-daughter-beach-kids-1807500\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Puisi untuk hari ibu yang pertama adalah karya dari Hanim Fatmawati. Puisi ini berisi tentang figur seorang ibu hebat yang meskipun memendam segala gejolak di batin, beliau tetap sabar menghadapinya. Berikut adalah puisi lengkapnya:<\/p>\n<blockquote>\n<p>Setetes air mata seorang ibu<\/p>\n<p>gejolak hati yang seakan akan ingin menjerit<\/p>\n<p>air mata terus mengalir<\/p>\n<p>membasahi kedua pipinya<\/p>\n<p>yang sangat lembut<\/p>\n<p>Dimalam yang sunyi gelap gurita<\/p>\n<p>kedinginan yang merada di tubuhnya<\/p>\n<p>hati yang terluka terhanyut dalam kesedihan<\/p>\n<p>seorang ibu terus<\/p>\n<p>meneteskan air mata<\/p>\n<p>dan ia mulai bertanya<\/p>\n<p>kepada seorang anak<\/p>\n<p>ia mulai mengucapkan<\/p>\n<p>kata kata dengan lisan<\/p>\n<p>mulutnya seakan akan ingin marah<\/p>\n<p>penderitaan yang dirasakan<\/p>\n<p>Ia mulai berbaring<\/p>\n<p>dan meneteskan air mata<\/p>\n<p>apa yang ia rasakan<\/p>\n<p>dan mulai merenung dan diam<\/p>\n<p>tanpa kata kata<\/p>\n<\/blockquote>\n<h2>2. Tangisan Air Mata Bunda<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2016\/11\/22\/10\/52\/family-1848957_960_720.jpg\" alt=\"puisi hari ibu 2 bait\" width=\"960\" height=\"639\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sebuah karya dari Monika Sebentina ini adalah puisi untuk hari ibu yang selalu kuat dan tegar ketika banyak masalah serta kelelahan yang dihadapi. Tidak peduli apapun cacian atau hinaan yang diterima, sang bunda tetap tersenyum dan tabah. Puisi tersebut adalah sebagai berikut:<\/p>\n<blockquote>\n<p>Dalam senyummu kau sembunyikan lelahmu<\/p>\n<p>Derita siang dan malam menimpamu<\/p>\n<p>tak sedetik pun menghentikan caramu<\/p>\n<p>Untuk bisa memberi harapan baru bagiku<\/p>\n<p>Seonggok cacian selalu menghampirimu<\/p>\n<p>secerah hinaan tak perduli bagimu<\/p>\n<p>selalu kau teruskan cara untuk masa depanku<\/p>\n<p>mencari harapan baru kembali bagi anakmu<\/p>\n<p>Bukan setumpuk emas yang kau menginginkan di dalam kesuksesanku<\/p>\n<p>bukan gulungan duit yang kau minta di dalam kesuksesanku<\/p>\n<p>bukan juga sebatang perunggu di dalam kemenanganku<\/p>\n<p>tapi permohonan hatimu membahagiakan aku<\/p>\n<p>Dan yang selalu kau berkata terhadapku<\/p>\n<p>Aku menyayangimu saat ini dan pas aku tak kembali bersama denganmu<\/p>\n<p>aku menyayangimu anakku bersama dengan ketulusan hatiku<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/yakult-untuk-ibu-hamil\/\">Amankah Yakult Untuk Ibu Hamil? Ini Faktanya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>3. Kehebatanmu Ibu<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2017\/07\/07\/04\/09\/girl-2480361_960_720.jpg\" alt=\"puisi hari ibu terbaik\" width=\"960\" height=\"640\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/girl-mother-daughter-black-women-2480361\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Ibu adalah sosok yang selalu ada ketika keluarga sedang susah, sedih, maupun senang. Oleh karena itu, ibu merupakan sosok yang hebat karena melakukan hal tersebut tanpa pamrih. Kehebatan seorang ibu adalah sebuah persembahan karya Rifka Nurul Aulia kepada sang ibu sebagai puisi untuk hari ibu.<\/p>\n<blockquote>\n<p>Ketika ku tak bisa berjalan<\/p>\n<p>Ketika ku tidak bisa berbicara<\/p>\n<p>Manusia pertama kali yang menemanimu adalah ibu<\/p>\n<p>Yang selalu tersedia saat kau sedih, senang dan susah<\/p>\n<p>ketika anda mulai membesar<\/p>\n<p>Kau bisa sadar hidup<\/p>\n<p>Betapa sulitnya pernah pas ibumu melahirkanmu<\/p>\n<p>Keringat bercucuran mulai jatuh<\/p>\n<p>Dan saat ibumu melahirkanmu, ayahmu selalu menemani Ibu<\/p>\n<p>Dan ayahmu berkata \u201cYang kuat \u201c<\/p>\n<p>Bayangkan dan bayangkan saat ini kau tumbuh menjadi makhluk normal<\/p>\n<p>Masih banyak seorang ibu yang inginkan melahirkan anaknya normal<\/p>\n<p>Tapi tersedia seorang ibu yang perlu mendapat kan ujian anak yang tidak normal<\/p>\n<p>Sebagai manusia sosial kita perlu saling bantu dan tolong menolong<\/p>\n<p>Maka,Kita perlu berterima kasih ke Ibu sebab 9 bulan dia mengandung<\/p>\n<p>Tiada lelah yang dirasakannya<\/p>\n<p>Maka saat ini kita perlu balas budi kepada ibu<\/p>\n<p>Ibu I love you<\/p>\n<p>You are my everything<\/p>\n<p>because you\u2019re forever in my heart, mother.<\/p>\n<p>Thank you Allah and thanks mother<\/p>\n<p>Selamanya kau selalu di hatiku<\/p>\n<\/blockquote>\n<h2>4. Puisi Seorang Anak Untuk Ibu<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2017\/11\/10\/08\/10\/mother-2935723_960_720.jpg\" alt=\"puisi selamat hari ibu\" width=\"960\" height=\"539\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/mother-son-bubbles-blow-play-2935723\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Berikutnya adalah sebuah puisi karya anonim yang berjudul <em>Puisi Seorang Anak Untuk Ibu<\/em>. Puisi hari ibu ini berisi tentang harapan sang anak agar dia bisa berhasil dalam menggapai cita-citanya dan bisa membahagiakan ibu tercintanya.<\/p>\n<blockquote>\n<p>Aku berangkat saat ini untuk membantai lawan..<\/p>\n<p>Untuk berjuang di dalam pertempuran..<\/p>\n<p>Aku berangkat, Bu, dengarlah aku pergi..<\/p>\n<p>Doakanlah sehingga aku berhasil..<\/p>\n<p>Sayapku telah tumbuh, aku inginkan terbang..<\/p>\n<p>Merebut kemenangan di mana pun adanya..<\/p>\n<p>Aku dapat pergi, Bu, janganlah menangis..<\/p>\n<p>Biar kucari jalanku sendiri..<\/p>\n<p>Aku inginkan melihat, menyentuh, dan mendengar..<\/p>\n<p>Meskipun tersedia bahaya, tersedia rasa takut..<\/p>\n<p>Aku dapat tersenyum dan menghapus air mata..<\/p>\n<p>Biar kuutarakan pikiranku..<\/p>\n<p>Aku pergi mencari duniaku, cita-citaku..<\/p>\n<p>Memahat tempatku, menjahit kainku..<\/p>\n<p>Ingatlah, pas aku melayari sungaiku..<\/p>\n<p>Aku mencintaimu, di selama jalanku.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/ibu-menyusui\/\">Makanan Ibu Menyusui yang Disarankan, Baik Untuk Asi<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>5. Mengingat Ibu<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2017\/10\/31\/20\/57\/hands-2906458_960_720.jpg\" alt=\"puisi hari ibu tercinta\" width=\"960\" height=\"640\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/hands-old-old-age-elderly-2906458\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Seorang anak yang sedang merindukan ibunya, mulai dari kasih sayang, senyumnya, serta kehangatan sang ibu tertuang dalam sebuah puisi untuk ibu karya anonim ini. Berikut adalah isinya:<\/p>\n<blockquote>\n<p>Dengan berselimut kesendirian<\/p>\n<p>Kuterbangun menatap langit langit kamarku<\/p>\n<p>Terlintas di benak sosok engkau<\/p>\n<p>Yang selalu menemaniku menjemput pagi<\/p>\n<p>Yang selalu menemaniku menikmati panasnya sinar matahari<\/p>\n<p>Yang selalu menemaniku menyaksikan bulan dan bintang<\/p>\n<p>Dan kembali mengantarku ke dalam tidur yang panjang<\/p>\n<p>Semua itu kini tak dapat lagi kurasakan<\/p>\n<p>Karena saat ini ku jauh darimu<\/p>\n<p>Meskipun sebenarnya ku tak bisa<\/p>\n<p>Namun ku yakin semua itu akan berakhir<\/p>\n<p>Ibu\u2026<\/p>\n<p>Aku rindu dengan senyummu<\/p>\n<p>Aku rindu dengan kasih sayangmu<\/p>\n<p>Aku rindu dengan belai lembutmu<\/p>\n<p>Aku rindu akan pelukmu<\/p>\n<p>Ku ingin kau tahu itu<\/p>\n<p>Ibu\u2026.<\/p>\n<p>Kau selalu ada<\/p>\n<p>Di setiap hembusan nafasku<\/p>\n<p>Di setiap langkah kakiku<\/p>\n<p>Di setiap apa yang ku gapai<\/p>\n<p>Karena kau begitu berarti dalam hidupku<\/p>\n<\/blockquote>\n<h2>6. Bagaikan Cahaya Bulan<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2018\/11\/15\/11\/35\/family-3817055_960_720.jpg\" alt=\"puisi untuk hari ibu\" width=\"960\" height=\"640\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/family-mom-daughter-baby-teen-3817055\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Sebuah puisi untuk ibu karta Lola Ridge in berisi tentang sosok ibu yang bagaikan cahaya bulan yang selalu menyinari bumi serta memberikan keindahan bagi semua orang. Puisinya bisa disimak di bawah ini:<\/p>\n<blockquote>\n<p>Ibu..<\/p>\n<p>Cintamu bagaikan cahaya bulan<\/p>\n<p>mengubah sesuatu yang sangat kasar menjadi keindahan,<\/p>\n<p>sehingga jiwa-jiwa kecil yang masam<\/p>\n<p>saling mencerminkan satu sama lain dengan samar<\/p>\n<p>seperti cermin yang retak<\/p>\n<p>Melihat rohmu yang bercahaya<\/p>\n<p>refleksi dari diri mereka<\/p>\n<p>Dimuliakan seperti di dalam sungai kecil yang bersinar,<\/p>\n<p>dan mencintaimu apa adanya.<\/p>\n<p>Engkau tak lebih banyak tergambar di pikiranku<\/p>\n<p>daripada kilauan<\/p>\n<p>Aku melihatmu dalam sinar<\/p>\n<p>pucat seperti cahaya bintang di dinding abu-abu<\/p>\n<p>lenyap bagai cerminan angsa putih<\/p>\n<p>berkilauan di air yang beriak<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/baby-blues\/\">Baby Blues &amp; Cara Mengatasinya Pada Ibu Setelah Melahirkan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>7. Ketulusan Seorang Ibu<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2015\/12\/04\/20\/40\/mother-1077334_960_720.jpg\" alt=\"puisi hari ibu bahasa inggris\" width=\"960\" height=\"640\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/mother-child-walking-walk-1077334\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p>Puisi hari ibu berikutnya berisi tentang semua ketulusan dari seorang ibu, yang bisa disimak berikut ini.<\/p>\n<p>Ibu\u2026<\/p>\n<p>Engkau bagaikan pelita dalam hidupku<\/p>\n<p>Di waktu ku gelisah, tertatih<\/p>\n<p>Kini engau selalu ada dan menemani<\/p>\n<p>Menjagaku di saat ku kehilangan arah<\/p>\n<p>Membuatku lebih kuat akan segalanya<\/p>\n<p>Yang mengajariku arti kedewasaan dan kerendahan hati<\/p>\n<p>Engkau bagaikan embun di pagi hari..yang selalu menyejukkan jiwa ini<\/p>\n<p>Tuhan..<\/p>\n<p>Sayangilah dan jagalah ia, seperti kasih sayangnya yang tak pernah pudar kepadaku<\/p>\n<p>Inginku melihatnya tersenyum bahagia dengan keberhasilanku<\/p>\n<p>Aku bagaikan debu di dunia ini.<\/p>\n<p>Tanpa ada seorang IBU yang selalu menghiasi hari-hariku<\/p>\n<p>seperti tak berguna jiwa dan raga ini tanpa kasih sayangnya<\/p>\n<p>Ku tak akan mengerti arti kehidupan tanpanya<\/p>\n<p>Ku bahagia dengan keberadaannya di sisiku<\/p>\n<\/blockquote>\n<h2>8. Kini Aku Telah Berhasil Ma<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2019\/05\/18\/13\/32\/mom-4211831_960_720.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"639\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/mom-daughter-girl-family-woman-4211831\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Keberhasilan seorang anak yang tak lepas dari semua usaha dari sang ibu adalah isi dari puisi hari ibu tercinta berikut ini.\u00a0<\/p>\n<blockquote>\n<p>Apa yang kini aku dapatkan tidak terlepas dari usaha mama<\/p>\n<p>Kini Aku Telah Berhasil Ma<\/p>\n<p>Apa yang kini aku dapatkan tidak terlepas dari usaha mama<\/p>\n<p>Mama yang selalu membangunkan ku dan menjemput sebuah cita<\/p>\n<p>Aku berhasil karena mama yang selalu menguatkan<\/p>\n<p>Di kala semua tak peduli, mama yang senantiasa berkorban<\/p>\n<p>Kini aku telah berhasil<\/p>\n<p>Segala usaha ku berbuah manis<\/p>\n<p>Aku telah berhasil<\/p>\n<p>Semua yang aku korbankan tak membuat ku miris<\/p>\n<p>Mama yang selalu mendukungku<\/p>\n<p>Terimakasih banyak ma, kau telah menuntunku<\/p>\n<p>Kau ingatkan , sebuah arti penting dalam kehidupan<\/p>\n<p>Dan kini aku telah merasakan<\/p>\n<p>Terimakasih mama ku sayang<\/p>\n<p>Kau yang terbaik dan akan selalu ku kenang<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/sayuran-yang-dilarang-untuk-ibu-hamil\/\">Ini Sayuran yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Berikut Faktanya!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>9. Bidadari Dunia<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/mom-daughter-family-baby-girl-4211830\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2019\/05\/18\/13\/31\/mom-4211830_960_720.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"640\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/mom-daughter-family-baby-girl-4211830\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Sebuah puisi hari ibu karya Faris DN ini menggambarkan sosok ibu bak bidadari di dunia karena ketangguhannya dalam berjuang dan betapa seseorang tidak bisa hadir di dunia ini tanpa adanya ibu. Berikut adalah isinya:<\/p>\n<blockquote>\n<p>Dia\u2026<\/p>\n<p>Adalah insan yang diidamkan kaum lawan<\/p>\n<p>Adalah insan yang dihormati kaum alim<\/p>\n<p>Adalah insan yang dirindui kaum bercahaya<\/p>\n<p>Tanpanya\u2026<\/p>\n<p>Kau takkan mudah meraih yang kau pinta<\/p>\n<p>Kau takkan mudah tangguh dalam berjuang<\/p>\n<p>Kau kan mudah merasa lelah<\/p>\n<p>Ingin sekali ku indahkan namanya<\/p>\n<p>Ingin sekali u indahkan derajatnya<\/p>\n<p>Ingin sekali ku persembahkan hadiah untuknya<\/p>\n<p>Namun apa daya, aku hanya seorang lemah<\/p>\n<p>Cintanya menghapus semua duka<\/p>\n<p>Cintanya menghapus semua lelah<\/p>\n<p>Cintanya membunuh semua kalah<\/p>\n<p>Cintanya membuat diriku perkasa<\/p>\n<p>Dia\u2026<\/p>\n<p>Akankah ku capai apa yang diimpikan?<\/p>\n<p>Akankah ku bahagiakan dengan hatinya?<\/p>\n<p>Apakah aku akan terdiam dengan lemah?<\/p>\n<p>Tidak! sekali lagi tidak! karena ku yakin<\/p>\n<p>Ku dapat menaikkan derajatnya<\/p>\n<p>Ku dapat menarik kedua tepi bibirnya dengan hati lapang<\/p>\n<p>Ku dapat membawanya ke Surga<\/p>\n<p>Namun, siapakah dia?<\/p>\n<p>Mengapa dia sungguh digila-gilakan?<\/p>\n<p>Biarku perindah<\/p>\n<p>Biarku camkan<\/p>\n<p>Biarlah kuucapkan<\/p>\n<p>Dialah\u2026 Bidadari Dunia<\/p>\n<\/blockquote>\n<h2>10. Bagai Malaikat Tanpa Sayap<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2018\/04\/01\/17\/00\/mother-and-daughter-3281388_960_720.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"677\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/mother-and-daughter-adult-women-two-3281388\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Perumpamaan seorang ibu bagai sosok malaikat tanpa sayap adalah isi dari puisi hari ibu yang satu ini. Puisi ini juga berisi tentang bentuk terima kasih seorang anak kepada ibunya atas segala perjuangan yang dilakukan oleh sang ibu. Berikut adalah puisi lengkapnya:<\/p>\n<blockquote>\n<p>Ibu..<\/p>\n<p>Engkau inspirasiku..<\/p>\n<p>Aku berkelana ke ujung dunia<\/p>\n<p>Bayangmu selalu ada disampingku<\/p>\n<p>Secercah harapan darimu<\/p>\n<p>Ku jadikan pedoman di setiap langkahku<\/p>\n<p>Dalam doamu selalu tersebut namaku<\/p>\n<p>Kau tameng dalam hidupku<\/p>\n<p>Kau penyemangat terbaik dalam hidupku<\/p>\n<p>Kau bagai malaikat tanpa sayap untukku<\/p>\n<p>Engkau segalanya untukku<\/p>\n<p>Aku tanpamu bagai angin tanpa arah<\/p>\n<p>Engkau bagai lautan samudera<\/p>\n<p>Tempat mencurahkan segala kegundahan hati<\/p>\n<p>Ibu\u2026<\/p>\n<p>Terimakasih atas kasih sayangmu<\/p>\n<p>Terimakasih atas perjuanganmu<\/p>\n<p>Terimakasih atas perhatianmu<\/p>\n<p>Terimakasih atas setiap tetesan keringat yang tercurah untuk anakmu<\/p>\n<p>Terimakasih atas pengorbananmu<\/p>\n<p>Ibu..<\/p>\n<p>Maafkan amarahku<\/p>\n<p>Maafkan keegoisanku<\/p>\n<p>Maafkan kenakalanku<\/p>\n<p>Maafkan aku atas airmatamu<\/p>\n<p>Ibu.. engkau cahaya penerang dalam hidupku<\/p>\n<p>Jika orang bertanya padaku siapa pahlawanku? Pastilah engkau Ibu jawabanku..<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/makanan-yang-dilarang-untuk-ibu-hamil\/\">12 Makanan yang Dilarang Untuk Ibu Hamil, Jangan Anggap Remeh!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>11. Super Mom<\/h2>\n<figure style=\"width: 546px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2020\/07\/05\/21\/23\/mother-5374622_960_720.jpg\" alt=\"\" width=\"556\" height=\"720\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/mother-old-woman-tenderness-5374622\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Berikutnya adalah puisi hari ibu Bahasa Inggris yang dijelaskan beserta artinya. Makna dari puisi yang satu ini ilah seorang ibu sebagai wanita hebat dengan rasa sayang yang dimiliki oleh beliau.<\/p>\n<blockquote>\n<p>Mom, you&#8217;re a wonderful mother,<\/p>\n<p>So gentle, yet so strong.<\/p>\n<p>The many ways you show you care<\/p>\n<p>Always makes me feel I belong.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>You&#8217;re patient when I&#8217;m foolish;<\/p>\n<p>You give guidance when I ask;<\/p>\n<p>It seems you can do most anything;<\/p>\n<p>You&#8217;re the master of every task.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>You&#8217;re a dependable source of comfort;<\/p>\n<p>You&#8217;re my cushion when I fall.<\/p>\n<p>You help in times of trouble;<\/p>\n<p>You support me whenever I call.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>I love you more than you know;<\/p>\n<p>You have my total respect.<\/p>\n<p>If I had my choice of mothers,<\/p>\n<p>You&#8217;d be the one I&#8217;d select!<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Terjemahan:<\/p>\n<blockquote>\n<h3>Ibu Super<\/h3>\n<p>Ibu, kau adalah wanita hebat<\/p>\n<p>Begitu lembut, tapi kuat.<\/p>\n<p>Kapanpun kau memperlihatkan rasa cintamu<\/p>\n<p>Selalu membuatku betah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kau begitu sabar ketika aku bodoh.<\/p>\n<p>Kau berikanku petunjuk ketika aku bertanya.<\/p>\n<p>Sepertinya kau hampir bisa melakukan segalanya.<\/p>\n<p>Kau adalah master di setiap pekerjaanmu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kau adalah sumber dari kenyamanan.<\/p>\n<p>Kau bantalku ketika aku jatuh.<\/p>\n<p>Kau menolongku berkali-kali ketika aku mendapat masalah.<\/p>\n<p>Kau mendukungku setiap kali aku memanggilmu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu<\/p>\n<p>Kau memiliki seluruh hormatku.<\/p>\n<p>Jika aku mempunyai banyak pilihan Ibu.<\/p>\n<p>Aku akan tetap memilihmu!<\/p>\n<\/blockquote>\n<h2>12. Her hands<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2020\/11\/05\/19\/29\/woman-5716038_960_720.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"640\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/woman-child-face-mask-covid-mask-5716038\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Rangkaian puisi selamat hari ibu yang tertuang dalam karya berikut ini berisi tentang bagaimana sentuhan tangan seorang ibu membuat seorang anak menyayanginya. Simak karyanya berikut ini:<\/p>\n<blockquote>\n<p>Her hands held me gently from the day I took my first breath.<\/p>\n<p>Her hands helped to guide me as I took my first step.<\/p>\n<p>Her hands held me close when the tears would start to fall.<\/p>\n<p>Her hands were quick to show me that she would take care of it all.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Her hands were there to brush my hair, or straighten a wayward bow.<\/p>\n<p>Her hands were often there to comfort the hurts that didn\u2019t always show.<\/p>\n<p>Her hands helped hold the stars in place, and encouraged me to reach.<\/p>\n<p>Her hands would clap and cheer and praise when I captured them at length.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Her hands would also push me, though not down or in harm\u2019s way.<\/p>\n<p>Her hands would punctuate the words, just do what I say.<\/p>\n<p>Her hands sometimes had to discipline, to help bend this young tree.<\/p>\n<p>Her hands would shape and mold me into all she knew I could be.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Her hands are now twisting with age and years of work,<\/p>\n<p>Her hand now needs my gentle touch to rub away the hurt.<\/p>\n<p>Her hands are more beautiful than anything can be.<\/p>\n<p>Her hands are the reason I am me.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>Terjemahan<\/strong><\/p>\n<blockquote>\n<h3>Tangannya<\/h3>\n<p>Tangannya memegang saya dengan lembut sejak hari saya menarik napas pertama.<\/p>\n<p>Tangannya membantu membimbing saya ketika saya mengambil langkah pertama saya.<\/p>\n<p>Tangannya memelukku erat ketika air mata mulai jatuh.<\/p>\n<p>Tangannya cepat menunjukkan kepada saya bahwa dia akan mengurus semuanya.<\/p>\n<p>Tangannya ada di sana untuk menyisir rambutku, atau meluruskan busur yang bandel.<\/p>\n<p>Tangannya sering ada di sana untuk menghibur rasa sakit yang tidak selalu muncul.<\/p>\n<p>Tangannya membantu menahan bintang-bintang di tempatnya, dan mendorongku untuk menggapainya.<\/p>\n<p>Tangannya akan bertepuk tangan dan bersorak dan memuji ketika saya menangkapnya panjang lebar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tangannya juga akan mendorongku, meskipun tidak jatuh atau dalam bahaya.<\/p>\n<p>Tangannya akan menandakan kata-kata itu, lakukan saja apa yang aku katakan.<\/p>\n<p>Tangannya terkadang harus disiplin, untuk membantu menekuk pohon muda ini.<\/p>\n<p>Tangannya akan membentuk dan membentukku menjadi seperti yang dia tahu.<\/p>\n<p>Tangannya sekarang berputar dengan usia dan tahun kerja,<\/p>\n<p>Tangannya sekarang membutuhkan sentuhan lembut ku untuk menghilangkan rasa sakit.<\/p>\n<p>Tangannya lebih cantik dari apa pun.<\/p>\n<p>Tangannya adalah alasan aku adalah aku.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/puisi-ibu\/\">12 Kumpulan Puisi Ibu yang Menyentuh Kalbu &amp; Penuh Cinta<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>13. Rumah Ini Begitu Indah<\/h2>\n<figure style=\"width: 950px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2019\/09\/02\/15\/58\/family-4447538_960_720.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"685\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/pixabay.com\/photos\/family-mother-daughter-outdoors-4447538\/\">pixabay<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Berikut ini adalah puisi hari ibu 2 bait yang bisa Sedulur jadikan referensi. Dalam puisi ini, sosok ibu digambarkan sebagai tempat yang begitu indah dan penuh dengan kasih sayang serta cinta.\u00a0<\/p>\n<blockquote>\n<p>Rumah ini seakan bercerita<\/p>\n<p>Tentang hangatnya kasih sayangmu<\/p>\n<p>Rumah ini dipenuhi dengan cinta<\/p>\n<p>Yang kau curahkan tanpa jemu<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ruang ini disemarakkan oleh rindu<\/p>\n<p>Yang lahir di dalam kalbu<\/p>\n<p>Mengalir pula rasa sayang<\/p>\n<p>Membuatku ingin selalu pulang<\/p>\n<\/blockquote>\n<h2>14. Engkaulah Peneduh Hatiku<\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1534818113099-dbe2b2e800ae?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/unsplash.com\/photos\/3WgkTDw7XyE\">unsplash<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Puisi hari ibu singkat selanjutnya adalah berjudul Engkaulah Peneduh Hatiku. Meskipun singkat, namun makna yang terkandung dalam puisi ini sangat bagus. Berikut adalah puisi lengkapnya:<\/p>\n<blockquote>\n<p>Kadang hidup ini<\/p>\n<p>Seperti padang pasir. Panas dan gersang.<\/p>\n<p>Kadang perjalanan ini<\/p>\n<p>Meletihkan dan melelahkan.<\/p>\n<p>Tetapi di sanalah<\/p>\n<p>Aku selalu menemukan peneduh jiwa.<\/p>\n<p>Itulah engkau Ibu!<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/nama-sansekerta-perempuan\/\">120 Nama Anak Perempuan Sansekerta Paling Bagus &amp; Penuh Makna<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>15. Bait Bait Rindu<\/h2>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1615332590711-8a5a3364631c?ixlib=rb-1.2.1&amp;ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/unsplash.com\/photos\/QQqXgcPyYec\">unsplash<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Puisi hari ibu yang singkat berikutnya adalah berjudul Bait Bait Rindu. Puisi mengharukan ini berisi tentang kerinduan sang anak terhadap sosok ibunda yang selalu mengisi harinya.\u00a0<\/p>\n<blockquote>\n<p>Kurindu<\/p>\n<p>Pada sajakmu<\/p>\n<p>Aksaramu hipnotis jiwaku<\/p>\n<p>Berkelana arungi dunia khayalku<\/p>\n<p>Kurindu<\/p>\n<p>Surat kecilmu<\/p>\n<p>Bagaikan semanggi empat<\/p>\n<p>Menjagaku hingga malam berganti<\/p>\n<\/blockquote>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Itulah 15 puisi hari ibu terbaik yang bisa Sedulur baca dan jadikan referensi untuk ditulis di hari ibu yang akan datang. Semoga adanya puisi tersebut dapat dijadikan sebagai perantara untuk menunjukkan rasa kasih sayang dari seorang anak kepada ibu tercinta. Sosok ibu adalah segalanya, dan ibu tidak akan bisa tergantikan oleh siapapun.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":14,"featured_media":26465,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[3137,3151,3152],"class_list":["post-26447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-hari-ibu","tag-puisi","tag-puisi-hari-ibu"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Puisi hari ibu dari berbagai pengarang ini sangat menyentuh dan mengharukan! Mulai dari berbahasa inggris dan puisi singkat ada! Baca, yuk!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Puisi hari ibu dari berbagai pengarang ini sangat menyentuh dan mengharukan! Mulai dari berbahasa inggris dan puisi singkat ada! Baca, yuk!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-14T05:30:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-13T08:48:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/8-4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"15 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/8-4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/8-4.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"puisi hari ibu\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/\",\"name\":\"15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-12-14T05:30:34+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-13T08:48:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\"},\"description\":\"Puisi hari ibu dari berbagai pengarang ini sangat menyentuh dan mengharukan! Mulai dari berbahasa inggris dan puisi singkat ada! Baca, yuk!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\",\"name\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan","description":"Puisi hari ibu dari berbagai pengarang ini sangat menyentuh dan mengharukan! Mulai dari berbahasa inggris dan puisi singkat ada! Baca, yuk!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan","og_description":"Puisi hari ibu dari berbagai pengarang ini sangat menyentuh dan mengharukan! Mulai dari berbahasa inggris dan puisi singkat ada! Baca, yuk!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2021-12-14T05:30:34+00:00","article_modified_time":"2021-12-13T08:48:54+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/8-4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ilya Nadya Noviawardhani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ilya Nadya Noviawardhani","Est. reading time":"15 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/8-4.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/8-4.jpg","width":682,"height":536,"caption":"puisi hari ibu"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/","name":"15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-12-14T05:30:34+00:00","dateModified":"2021-12-13T08:48:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055"},"description":"Puisi hari ibu dari berbagai pengarang ini sangat menyentuh dan mengharukan! Mulai dari berbahasa inggris dan puisi singkat ada! Baca, yuk!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/puisi-hari-ibu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"15 Puisi Hari Ibu untuk Ibu Tersayang yang Mengharukan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055","name":"Ilya Nadya Noviawardhani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ilya Nadya Noviawardhani"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26447"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26447"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26447\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26483,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26447\/revisions\/26483"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26465"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}