{"id":25142,"date":"2021-12-07T15:30:06","date_gmt":"2021-12-07T08:30:06","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=25142"},"modified":"2022-01-28T16:08:24","modified_gmt":"2022-01-28T09:08:24","slug":"rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/","title":{"rendered":"Rupiah Sedang Terpuruk, Ditambah Kabar Buruk!"},"content":{"rendered":"<p>Nilai tukar mata uang akan selalu mengalami perubahan, baik itu menguat ataupun menurun. Tak terkecuali dengan mata uang dari Indonesia yaitu Rupiah. Dalam dua pekan terakhir, Rupiah sedang mengalami keterpurukan. Mata uang garuda ini tidak pernah naik lagi dalam sebelas hari, dalam rincian melemah sebanyak 9 kali dan stagnan sebanyak dua kali. Pelemahan dalam nilai rupiah ini berada di level terlemah dengan kemerosotan sebanyak 1,2%.<\/p>\n<p>Mata uang rupiah mengalami kemerosotan seperti pantauan pasar spot Bloomberg yaitu sebesar -26 poin atau -0,18% di harga Rp14.373 per 1 Dolar AS. Tak hanya Indonesia, Jepang pun juga mengalami penurunan sebesar\u00a0 -0,24% di 113,03, Baht Thailand sebesar -0,31% di 38.825, Ringgit Malaysia longsor sebanyak -0,11% di 4,2225, Yuan China terpuruk sebesar -0,04% di 6,3696, Dolar Taiwan sebesar -0,13% di 27.723, dan masih banyak lagi. Selain itu, sisanya mengalami penguatan seperti Dolar Australia yang melesat 0,16% di 0,7116 serta Dolar Singapura yang mengalami kenaikan sebesar -0,06% di 1,3644.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/bisnis\/contoh-usaha-kecil-kecilan\/\">30+ Contoh Usaha Kecil-Kecilan Yang Menghasilkan Dari Rumah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Sebab menurunnya rupiah<\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/image-rupiah-melemah-pemerintah-tetap-waspada.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"450\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/rupiah-melemah-saatnya-maksimalkan-peluang\/\"><em>jamkridasulsel<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada dua hal yang membuat rupiah semakin berat, yaitu adanya virus corona varian terbaru yaitu Omicron dan juga normalisasi kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) yang semakin agresif. Tapering atau yang disebut juga dengan pengurangan nilai program pembelian aset sedang dilakukan oleh The Federal <a href=\"https:\/\/superapp.id\/superagen\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=click\">Reserve System<\/a> (bank sentral Amerika Serikat) sebesar US$ 15 miliar mulai bulan November lalu, dan berlangsung setiap bulan.\u00a0<\/p>\n<p>Sebanyak US$ 120 miliar dijadikan sebagai pengurangan nilai program pembelian aset, dan akan membutuhkan waktu kurang lebih delapan bulan untuk menyelesaikan hal tersebut. Itu berarti, kondisi ini membutuhkan waktu selesai sekitar tahun depan pada bulan Juni.\u00a0<\/p>\n<p>Hal ini menyebabkan adanya inflasi besar-besaran dalam perekonomian di berbagai negara di belahan dunia. Pejabat elit dari The Fed pun menginformasikan bahwa tapering akan diusahakan untuk dipercepat agar inflasi yang sedang terjadi dapat segera teredam. Seperti yang dikatakan oleh salah satu pejabat dari The Fed, Jerome Powel, sebagai berikut.<\/p>\n<p>&#8220;Perekonomian dunia pada masa sekarang ini sangat kuat dan inflasi perekonomian juga sangat tinggi. Maka dari itu, menurut pandangan saya, akan tepat jika mempertimbangkan menyelesaikan tapering lebih cepat. Tapering mungkin akan berakhir beberapa bulan lebih awal,&#8221; kata Powell di hadapan Senat AS, sebagaimana diberitakan pada CNBC International, Selasa (30\/11).<\/p>\n<p>Tak hanya itu, pejabat dari The Fed juga menuturkan bahwa bulan ini akan diadakan pembahasan terkait nilai program pembelian aset yang dipercepat. Beliau berharap bahwa percepatan tapering akan didiskusikan oleh The Fed pada bulan Desember tahun ini dan akan diadakan pula rapat untuk membahas kebijakan moneter pada 14-15 Desember 2021. Oleh sebab itu, diharapkan untuk nilai rupiah menguat dan harus berjuang sangat keras sebelum adanya pengumuman tentang hasil kebijakan moneter tersebut.\u00a0<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/bisnis\/contoh-proposal-usaha-2\/\">Ini Contoh Proposal Usaha atau Bisnis yang Benar Bagi Investor<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2>Proyeksi suku bunga juga akan naik<\/h2>\n<figure style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/img.beritasatu.com\/cache\/beritasatu\/620x350-2\/1590586173.jpg\" alt=\"\" width=\"620\" height=\"350\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em><a href=\"https:\/\/www.beritasatu.com\/ekonomi\/638261\/rupiah-melemah-tipis-ke-rp-14715\">beritasatu<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain membahas tentang tapering, The Fed juga akan memberikan proyeksi suku bunga pada setiap akhir kuartal, dan disebut juga dengan Fed dot plot. Ada sebanyak 9 orang dari 18 anggota Federal Open Market Committee (FOMC) pada dot plot edisi September, yang kini bisa melihat suku bunga yang tahun depan ada kemungkinan untuk naik. Dibandingkan dengan dot plot edisi Juni, jumlahnya naik sebanyak 7 orang. Tingkat persentase penurunan rupiah bisa dilihat dari seberapa agresif The Fed dalam meningkatkan suku bunga di tahun 2022, yang bisa dilihat dari dot plot. Prediksinya, tahun depan The Fed akan menaikkan suku bunga dua sampai tiga kali.\u00a0<\/p>\n<p>Ada probabilitas dalam pasar yang terlihat sebesar 44,7% berdasarkan dari perangkat FedWatch yang dimiliki oleh CME Group. Suku bunga akan meningkat sebanyak 25 basis point atau sekitar 0.25% menjadi 0,25%-0,5% pada Juni tahun depan. Suku bunga akan naik lagi pada bulan September dan Desember tahun depan sebesar 25 basis point pada masing-masing bulannya. Tentu saja, prediksi tersebut akan membuat rupiah semakin terpuruk lagi. Meskipun tak hanya rupiah saja yang melemah, namun yang paling besar penurunannya dibanding mata uang utama Asia lainnya adalah rupiah.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/bisnis\/marketing-adalah\/\">Apa Itu Marketing? Ini Pengertian &amp; Fungsi Maketing Dalam Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2>Dampak penyebaran dari varian baru Omicron<\/h2>\n<figure style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/tbyX8ym-gNlpz72M-CGv80o2teE=\/5x0:1000x663\/750x500\/data\/photo\/2021\/11\/29\/61a41f01a9dda.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"500\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em><a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/sains\/read\/2021\/12\/03\/162900823\/virus-corona-varian-omicron-terdeteksi-di-malaysia-dan-singapura?page=all\">kompas<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain kenaikan proyeksi suku bunga dan kebijakan dari bank sentral Amerika Serikat yang semakin agresif, penyebaran varian baru dari corona yaitu Omicron juga menjadi salah satu penyebab merosotnya nilai tukar mata uang rupiah. Omicron adalah salah satu varian virus corona yang terbaru dan terdeteksi pertama kali di Afrika pada 24 november 2021 lalu. Selain menyebarkan dan menularkan virus lebih cepat dari sebelumnya, varian ini juga mampu melemahkan nilai tukar rupiah. Ada sekitar 38 negara yang sudah dimasuki oleh Omicron, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization\/WHO). Selain itu, harga komoditas seperti minyak mentah akan memicu penurunan.\u00a0<\/p>\n<p>Ada kemungkinan varian terbaru ini untuk kebal terhadap vaksin dan dalam tiga sampai enam bulan kedepan akan menjadi \u201cpenguasa\u201d dunia menggantikan varian sebelumnya yaitu delta. Seperti yang sudah dikatakan oleh Leong Hoe Nam, seorang dokter spesialis penyakit menular dari rumah sakit Mount Elizabeth Novena yaitu:<\/p>\n<p>\u201cVarian terbaru corona yaitu Omicron akan mendominasi dunia dalam tiga sampai enam bulan ke depan,\u201d tuturnya dalam sebuah acara dan dilansir dari CNBC International (1\/12).<\/p>\n<p>Dikhawatirkan, perekonomian dunia akan terjadi keterpurukan seperti sebelumnya lagi, karena dampak dari varian tersebut. Hal tersebut dapat dibuktikan dari bursa saham global yang mengalami anjlok dalam minggu ini. Imbasnya, rupiah yang merupakan aset negara dalam berbagai market akan dijauhi oleh pelaku pasar.\u00a0 Tak hanya itu, trader dan investor akan mengambil tindakan menarik dana atau menjual sahamnya dari bursa saham untuk menghindari risiko.<\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menuturkan bahwa varian Omicron ini menyebabkan pelemahan yang dialami oleh rupiah dan ada kemungkinan pelaku pasar keuangan juga melemah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Pasar diguncang oleh berita bahwa omicron bisa lebih menular daripada varian sebelumnya,&#8221; ujarnya yang juga mengkhawatirkan akan terjadi lockdown seperti sebelumnya dan berdampak besar bagi perekonomian.<\/span><\/p>\n<p>Antisipasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap penyebaran varian baru dari COVID-19 ini adalah dengan menghapus libur pada natal dan tahun baru ini. Hal ini dikarenakan untuk membatasi pergerakan orang yang lebih banyak pada setiap libur hari besar. Dengan adanya kebijakan baru tersebut, diharapkan juga pergerakan mata uang akan bergerak hingga penutupannya pada kisaran Rp 14.380-14.440 per dolar AS.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":14,"featured_media":25347,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2181],"tags":[2211],"class_list":["post-25142","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-viral","tag-viral"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rupiah Sedang Terpuruk, Ditambah Kabar Buruk!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kabar buruk untuk sebagian besar mata uang dunia, terutama rupiah karena mengalami penurunan nilai tukar. Apa saja penyebabnya? Baca, yuk.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rupiah Sedang Terpuruk, Ditambah Kabar Buruk!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kabar buruk untuk sebagian besar mata uang dunia, terutama rupiah karena mengalami penurunan nilai tukar. Apa saja penyebabnya? Baca, yuk.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-07T08:30:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-01-28T09:08:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/20-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ilya Nadya Noviawardhani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/20-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/20-2.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"rupiah terpuruk\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/\",\"name\":\"Rupiah Sedang Terpuruk, Ditambah Kabar Buruk!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-12-07T08:30:06+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-28T09:08:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\"},\"description\":\"Kabar buruk untuk sebagian besar mata uang dunia, terutama rupiah karena mengalami penurunan nilai tukar. Apa saja penyebabnya? Baca, yuk.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055\",\"name\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ilya Nadya Noviawardhani\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rupiah Sedang Terpuruk, Ditambah Kabar Buruk!","description":"Kabar buruk untuk sebagian besar mata uang dunia, terutama rupiah karena mengalami penurunan nilai tukar. Apa saja penyebabnya? Baca, yuk.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/","next":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rupiah Sedang Terpuruk, Ditambah Kabar Buruk!","og_description":"Kabar buruk untuk sebagian besar mata uang dunia, terutama rupiah karena mengalami penurunan nilai tukar. Apa saja penyebabnya? Baca, yuk.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2021-12-07T08:30:06+00:00","article_modified_time":"2022-01-28T09:08:24+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/20-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ilya Nadya Noviawardhani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ilya Nadya Noviawardhani","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/20-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/20-2.jpg","width":682,"height":536,"caption":"rupiah terpuruk"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/","name":"Rupiah Sedang Terpuruk, Ditambah Kabar Buruk!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-12-07T08:30:06+00:00","dateModified":"2022-01-28T09:08:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055"},"description":"Kabar buruk untuk sebagian besar mata uang dunia, terutama rupiah karena mengalami penurunan nilai tukar. Apa saja penyebabnya? Baca, yuk.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/viral\/rupiah-terpuruk-ketimpa-kabar-buruk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/6152ade0d62f19fa7ccabaed9b41d055","name":"Ilya Nadya Noviawardhani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19e097393399c7f8b936724ccd09d7b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ilya Nadya Noviawardhani"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25142"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25142"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25142\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33783,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25142\/revisions\/33783"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25142"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25142"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25142"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}