{"id":24708,"date":"2021-12-06T18:00:01","date_gmt":"2021-12-06T11:00:01","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=24708"},"modified":"2021-12-06T06:09:32","modified_gmt":"2021-12-05T23:09:32","slug":"binatang-buas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/","title":{"rendered":"8 Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia"},"content":{"rendered":"<p>Binatang buas adalah hewan yang selalu dalam pikiran kita dianggap sebagai pemakan daging, masih liar dan susah dikendalikan. Memang pendapat tersebut benar adanya. Di Indonesia sebagai negara kepulaan, masih terdapat binatang buas pemakan daging yang bisa dijumpai. Penasaran, binatang-binatang apa sajakah itu, yuk simak ulasannya di bawah ini<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA :\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pelembab-wajah-pria\/\">12 Pelembab Wajah Pria yang Nyaman &amp; Mudah Dicari<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>8 Jenis Binatang Buas di Dunia<\/h2>\n<h3>1. Hiu<\/h3>\n<figure style=\"width: 992px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/2747248\/pexels-photo-2747248.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"Deretan Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia \" width=\"1002\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/big-shark-underwater-2747248\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Hiu merupakan predator buas yang bisa ditemukan di beberapa laut di wilayah Indonesia. Sebagai salah satu hewan buas di lautan, Hiu selalu mencari mangsa berupa ikan atau bahkan yang lebih mengerikan adalah memakan daging manusia. Hewan ini sangat sensitif dengan bau darah dan memilik gigi tajam seperti gergaji besi. Beberapa jenis hiu dikatakan \u00a0sangat berbahaya dan cukup buas karena bisa memakan manusia, salah satunya Hiu putih.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA :\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/lulur-pemutih\/\">15 Lulur Pemutih Terbaik yang Cepat Mencerahkan Kulit<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>2. Komodo<\/h3>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/1802177\/pexels-photo-1802177.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"Deretan Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia \" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/brown-and-black-reptile-on-gray-concrete-floor-1802177\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Komodo merupakan hewan endemik dan statusnya dilindungi oleh negara. Hewan ini bisa kita jumpai di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) atau di Pulau Komodo. Komodo merupakan jenis binatang buas di Indonesia. Binatang yang sangat terkenal di Indonesia ini memiliki nama ilmiah\u00a0<em>Varanus komodoensis<\/em> yang memiliki ukuran panjang lebih dari 3 meter dan beratnya mencapai 68 hingga 113 kilogram.<\/p>\n<p>Hewan ini merupakan pemakan daging dan air liurnya mengadung bakteri yang sangat berbahaya. Sekali gigitan saja, maka bisa berakibat pada kematian. Jadi, jangan pernah coba-coba mendekati hewan yang satu ini ya Sedulur<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA :\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pewangi-pakaian\/\">13 Merk Pewangi Pakaian Terbaik \u2013 Lembut &amp; Tahan Lama<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>3. Buaya<\/h3>\n<figure style=\"width: 996px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/51345\/alligator-american-alligator-gator-amphibian-51345.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"Deretan Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia \" width=\"1006\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/alligator-in-lake-51345\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Binatang buas selanjutnya adalah, buaya. Buaya bisa dijumpai di beberapa wilayah di Indonesia salah satunya di Pulau Kalimantan. Habitat hewan buas ini biasanya meninggali kawasan rawa-rawa ataupun hutan bakau. Kawasan benua Asia adalah rumah bagi banyak jenis buaya, seperti buaya air asin hingga gharial. Salah satu jenis buaya di Asia yang paling mematikan ialah\u00a0<em>Crocodylus palutris<\/em>. Buaya Gharial memiliki nama ilmiah\u00a0<em>Gavialis gangeticus<\/em>\u00a0ini biasa ditemui di India. Buaya ini juga disebut-sebut sebagai buaya terpanjang, karena memiliki ukuran panjangnya mencapai 3, 5 hingga 6, 2 meter.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA :\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kado-untuk-cowok\/\">15 Ide Kado untuk Cowok yang Berkesan &amp; Bikin Senang<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>4. King Kobra<\/h3>\n<figure style=\"width: 1067px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/106690\/pexels-photo-106690.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"Deretan Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia \" width=\"1077\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/brown-snake-106690\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Selanjutnya ada king kobra. Ya, king kobra adalah salah satu jenis ular berbisa dan paling mematikan di dunia. King Cobra atau dikenal dengan nama ilmiah\u00a0<em>Ophiophagus hannah<\/em> merupakan salah satu jenis ular paling berbisa di Asia. Bisa ular jenis ini sangat berbahaya, dan membunuh manusia dalam hitungan menit atau jam. Biasanya ular jenis ini bisa di temukan di negara India dan sering dijadikan pertunjukan oleh beberapa pawangnya. Namun, meski demikian, jangan pernah memegang ular ini tanpa pendampingan dari pawang yang handal.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA :\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jenis-bunga-aglonema\/\">12+ Jenis Bunga Aglonema Paling Populer &amp; Cara Merawatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>5. Gajah Asia<\/h3>\n<figure style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/3839150\/pexels-photo-3839150.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"Deretan Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia \" width=\"1000\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/elephant-walking-on-green-grass-field-3839150\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Selanjutnya ada Gajah Asia. Hewan ini termasuk dalam kategori hewan buas. Binatang yang memiliki nama ilmiah\u00a0<em>Elphas maximus\u00a0<\/em>ini rata rata memiliki ketinggian 3 meter dan berat badan hingga 4 ton. Gajah Asia merupakan binatang terbesar di dunia, setelah gajah afrika. Gajah ini, memiliki 60 kali kadar hormon testoteron pria normal yang bisa dengan agresi. Sehingga binatang ini, disebut juga sebagai binatang paling berbahaya di dunia.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA :\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cat-rambut-yang-bagus\/\">12 Pilihan Cat Rambut yang Bagus Tidak Merusak &amp; Tahan Lama<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>6. Harimau<\/h3>\n<figure style=\"width: 1250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/2541239\/pexels-photo-2541239.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"Deretan Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia \" width=\"1260\" height=\"709\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/photo-of-tiger-and-cub-lying-down-on-grass-2541239\/\">pexels <\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Harimau adalah hewan buas selanjutnya. Binatang buas berwujud seperti kucing besar ini hampir bisa ditemui di kawasan benua Asia. Harimau adalah hewan karnivora dan termasuk hewan pemakan daging. Harimau bengal adalah salah satu binatang yang saat ini berbahaya di dunia.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, kucing besar tersebut, bisa berlari dengan kecepatan kurang lebih 65 kilometer perjam dan termasuk kedalam salah satu predator teratas dalam rantai makanan, karena kepintarannya mencekik korbannya seperti kerbau seberat satu ton.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA :\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/vitamin-penambah-nafsu-makan\/\">10 Vitamin Penambah Nafsu Makan Terbaik Untuk Dewasa &amp; Anak<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>7. Beruang kutub<\/h3>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/53425\/polar-bear-arctic-wildlife-snow-53425.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"Deretan Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia \" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/photo\/close-photography-of-white-polar-bear-53425\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Hewan buas selanjutnya yang wajib Sedulur tahu adalah berung kutub. Hewan ini menjadi penguasa wilayah kutub utara atau selatan yang terkenal sangat dingin karena wilayahnya tertutupi oleh salju yang tebal. Hewan karnivora ini biasanya memangsa anjing laut, berang-berang dan hal lain sebagainya.<\/p>\n<p>Bobot total untuk beruang kutub jantan memiliki berat sekitar 400 &#8211; 600 kilogram dan bahkan dapat mencapai lebih dari 800\u00a0kg dengan tinggi mencapai lebih dari 2,5 meter. Sementara itu, bobot beruang kutub betina hanya separuh dari berat beruang jantan dengan berat antara 200 \u2013 300\u00a0kg dan tinggi sekitar 2 meter\u00a0Beruang kutub mempunyai indra penciuman yang sangat tajam. mereka dapat mencium bau bangkai paus atau anjing laut dari jarak 20 mil.<\/p>\n<h3>8. Anjing laut gajah selatan<\/h3>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.idntimes.com\/content-images\/community\/2019\/07\/cover-997edfb49e8102fac31b72b0cb4b25b4_600x400.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.idntimes.com\/science\/discovery\/peter-eduard\/fakta-gajah-laut-exp-c1c2\">IDN Times<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Terakhir ada hewan buas bernama, anjing laut gajah selatan. Anjing laut gajah selatan adalah hewan karnivora terbesar yang masih hidup saat ini. Ukurannya sangat raksasa, hal ini menunjukkan dimorfisme seksual yang ekstrem dengan berat anjing laut jantan yang bisa mencapai 5-6 kali lebih besar dari yang betina.<\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Demikian ulasan mengenai ragam dan gambar binatang buas yang ada di dunia. Bahkan salah satunya ada di Indonesia dan menjadi fauna endemik. Semoga menambah ilmu pengetahuan buat para Sobat Sedulur ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":18,"featured_media":25085,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2907,2884,2908],"class_list":["post-24708","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-binatang-buas","tag-hewan-liar","tag-satwa-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"binatang buas merupakan binatang yang memiliki ciri-ciri pemakan daging atau karnivora atau bukan namun hidup liar dia alam bebas\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"binatang buas merupakan binatang yang memiliki ciri-ciri pemakan daging atau karnivora atau bukan namun hidup liar dia alam bebas\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-06T11:00:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-05T23:09:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/6-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bayu Chandra Kumara\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bayu Chandra Kumara\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/6-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/6-3.jpg\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/\",\"name\":\"8 Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-12-06T11:00:01+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-05T23:09:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d\"},\"description\":\"binatang buas merupakan binatang yang memiliki ciri-ciri pemakan daging atau karnivora atau bukan namun hidup liar dia alam bebas\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d\",\"name\":\"Bayu Chandra Kumara\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bayu Chandra Kumara\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia","description":"binatang buas merupakan binatang yang memiliki ciri-ciri pemakan daging atau karnivora atau bukan namun hidup liar dia alam bebas","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia","og_description":"binatang buas merupakan binatang yang memiliki ciri-ciri pemakan daging atau karnivora atau bukan namun hidup liar dia alam bebas","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2021-12-06T11:00:01+00:00","article_modified_time":"2021-12-05T23:09:32+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/6-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bayu Chandra Kumara","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bayu Chandra Kumara","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/6-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/6-3.jpg","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/","name":"8 Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-12-06T11:00:01+00:00","dateModified":"2021-12-05T23:09:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d"},"description":"binatang buas merupakan binatang yang memiliki ciri-ciri pemakan daging atau karnivora atau bukan namun hidup liar dia alam bebas","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/binatang-buas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Binatang Buas yang Paling Mematikan di Dunia"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/1a98c5d1f0dc76f9ec9af56eae79746d","name":"Bayu Chandra Kumara","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1342f91cc82baf4635df2ea9893fb0c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bayu Chandra Kumara"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24708"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24708"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25087,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24708\/revisions\/25087"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}