{"id":24585,"date":"2021-12-03T14:30:18","date_gmt":"2021-12-03T07:30:18","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=24585"},"modified":"2021-12-03T11:35:53","modified_gmt":"2021-12-03T04:35:53","slug":"mental-breakdown","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/","title":{"rendered":"7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan &#038; Tips Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut pemahaman secara umum, mental breakdown artinya pengalaman pada saat seseorang mengalami tekanan psikologis yang menyebabkan beberapa gejala spesifik. Dalam periode ini, penderita tidak mampu menjalani hidupkan sehari-hari secara normal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Beberapa gejala dari masalah ini diantaranya seperti kekhawatiran, kesedihan, perubahan pola makan dan tidur, stres berat, menarik diri dari lingkungan sekitar, serta merasa kewalahan. Sangat penting untuk mengidentifikasi dan juga mencari bantuan orang yang ahli untuk mengatasi perasaan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun sebelum itu, mari kita bahas beberapa hal tentang mental breakdown yang ada di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/zodiak-desember\/\">Zodiak Desember: Kharakteristik Orang Berzodiak Capricorn &amp; Sagitarius<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa itu mental breakdown?<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/3209136\/pexels-photo-3209136.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"mental breakdown\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/wanita-dengan-jaket-hitam-3209136\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mental breakdown adalah kondisi dimana seseorang mengalami stres berat dan kesulitan menjalankan aktivitas seperti biasa. Orang yang mengalami kondisi seperti ini, biasanya akan sulit bekerja dan pola makan serta pola tidurnya berubah secara drastis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Istilah mental breakdown sendiri terkadang digunakan orang-orang untuk menggambarkan situasi stres yang membuat penderitanya tidak bisa menjalani kehidupan sehari-hari secara normal. Kondisi ini umumnya terjadi karena tuntutan hidup yang berlebihan, baik itu secara fisik maupun emosional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Istilah ini juga kerap digunakan di masa lalu yang mencakup berbagai macam gangguan mental, namun tidak lagi digunakan oleh para pakar kesehatan mental untuk saat ini. Jadi mental breakdown ini bukanlah istilah medis, dan tidak merujuk pada penyakit mental tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun hal ini tidak berarti masalah tersebut adalah respons sehat atau normal terhadap stres. Banyak orang yang menggunakan untuk menggambarkan gejala stres yang intens, dan perasaan tidak mampu untuk mengatasi tantangan hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bisa saja orang lain melihat mental breakdown ini sebagai sebuah penyakit mental yang tidak terdiagnosis. Masalah ini bisa menjadi indikasi masalah kesehatan dasar yang membutuhkan perhatian sebagai penawar, layaknya kecemasan atau depresi.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-melupakan-seseorang\/\">8 Cara Melupakan Seseorang Tersayang, Bikin Cepat Move On!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ciri-ciri mental breakdown<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/3356489\/pexels-photo-3356489.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"mental breakdown\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/wanita-mengenakan-kamisol-hitam-3356489\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dikarenakan mental breakdown ini tidak termasuk bagian dari penyakit mental yang spesifik, maka umumnya orang-orang yang mengalaminya juga tidak memiliki atau menunjukkan gejala yang terlalu spesifik. Ya, mungkin yang paling menonjol hanya kesulitan untuk menjalani kegiatan sehari-hari saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Walaupun begitu, beberapa kondisi yang akan dijelaskan di bawah ini juga bisa dilihat sebagai ciri-ciri atau gejala yang menunjukkan seseorang terkena masalah yang juga dikenal sebagai nervous breakdown tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Mengalami gejala gangguan depresi dan kecemasan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/897817\/pexels-photo-897817.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"mental breakdown\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/pria-berbaju-kotak-kotak-biru-dan-coklat-menyentuh-rambutnya-897817\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada umumnya, seseorang yang mengalami mental breakdown tidak akan terlihat jauh berbeda dengan para penderita depresi atau gangguan kecemasan. Jika hal ini terjadi, maka penderitanya mungkin akan merasa ingin terus menangis, bahkan tiba-tiba menangis tanpa ada alasan pemicu yang jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Beberapa orang lain juga bisa merasakan jika rasa percaya yang dimilikinya turun secara drastis dan merasa dirinya itu tidak berharga lagi di hadapan orang lain. Kondisi seperti ini ternyata juga memicu para penderitanya merasa bersalah atas segala hal yang terjadi di dalam hidupnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Tidak tidur sama sekali atau justru tidur terus-terusan<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/4080038\/pexels-photo-4080038.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"mental breakdown\" width=\"500\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/wanita-tertutup-selimut-putih-berbaring-di-tempat-tidur-4080038\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perubahan pola tidur yang drastis juga tidak bisa dianggap sepele. Mungkin saja ini menjadi salah satu ciri masalah mental yang dialami. Para penderita masalah ini, biasa saja tidur terus-terusan, hingga tidak ingin masuk sekolah atau kerja setiap harinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, kondisi yang sama juga dapat membuat penderita menjadi insomnia. Mereka akan merasa susah tidur di malam hari. Hal ini otak mereka tidak dapat merasa rileks, dan akan terus memikirkan masalah yang sedang dialami tanpa pernah mendapatkan solusi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Selalu merasa lelah dan letih<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/3767411\/pexels-photo-3767411.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;dpr=1&amp;w=500\" alt=\"mental breakdown\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lelah yang dimaksud dalam hal ini, pastinya bukanlah rasa lelah yang biasa dirasakan setiap orang setelah melakukan aktivitas tertentu. Melainkan lelah dan letih yang terasa sangat berat, dan bahkan membuat penderitanya benar-benar tidak dapat menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tidak hanya itu, hal yang biasanya dianggap menyenangkan pun akan terasa melelahkan ketika dilakukan, sehingga daya tarik akan hal tersebut menghilang. Misalnya saja seperti seks, para penderita masalah ini akan menghilangkan gairahnya untuk melakukan aktivitas seksual.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Perubahan pola makan yang drastis<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/2869217\/pexels-photo-2869217.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;dpr=1&amp;w=500\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sama halnya seperti perubahan yang terjadi pada pola tidur, pola makan yang dimiliki oleh penderita mental breakdown juga akan berubah secara drastis. Selain nafsu makan yang tiba-tiba menurun atau bahkan menghilang, terkadang juga sebaliknya yakni meningkat begitu tajam.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Merasakan sakit secara fisik<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/3601097\/pexels-photo-3601097.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"\" width=\"1125\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/foto-skala-abu-abu-pria-yang-menutupi-wajah-dengan-tangannya-3601097\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Walaupun gangguan di tubuh ini berasal dari psikis, namun bisa saja hal tersebut merembet ke gangguan fisik dan memicu berbagai macam penyakit. Misalnya saja seperti sakit perut, sakit kepala, dan tubuh terasa pegal-pegal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sakit secara fisik ini biasanya akan datang secara tiba-tiba dan asal muasalnya juga tidak bisa diketahui secara pasti. Hanya saja rasa sakit tersebut selalu terasa mengganggu, dan bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><strong><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/trypophobia\/\">Apa Itu Trypophobia? Penyebab dan Cara Mengatasinya!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Kesulitan untuk fokus<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/4553275\/pexels-photo-4553275.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;dpr=1&amp;w=500\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/wanita-gadis-tumpukan-rumah-4553275\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika mengalami masalah semacam ini, para penderitanya akan terlihat seperti linglung dan susah untuk fokus. Seolah-olah, otaknya sedang berkabut dan tidak mampu untuk berpikir jernih. Untuk kasus yang parah, masalah ini juga dapat menyebabkan disorientasi dan bahkan hilang ingatan untuk sementara waktu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Sesak napas<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/7326352\/pexels-photo-7326352.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;h=750&amp;w=1260\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"750\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/cahaya-wanita-biru-putih-7326352\/\">pexels<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada banyak gangguan mental yang memberikan gejala atau ciri-ciri berupa sesak napas, terutama untuk gangguan kecemasan. Selain sesak napas, napas yang secara tiba-tiba jadi tersengal-sengal juga dapat menjadi tanda seseorang mengalami masalah mental ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain tujuh ciri yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa kondisi lain yang dapat dirasakan oleh penderita mental breakdown seperti berikut ini.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menarik diri dari lingkungan dan pergaulan secara tiba-tiba, karena tidak memiliki motivasi dan juga minat untuk melakukan berbagai hal.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak ada hasrat untuk masuk sekolah, kuliah, maupun kerja, dan akhirnya bolos terus-menerus.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kebersihan diri yang tidak pernah dijaga, entah itu karena memang lupa atau terlalu lemah untuk bergerak dan beraktivitas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hilangnya gairah untuk melakukan hal-hal yang biasanya menarik, seperti hobi dan seks.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bergerak dan berbicara dengan tempo yang lebih lambat dari biasanya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Seringkali mengalami mimpi buruk maupun flashback ke kejadian buruk di masa lalu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengalami beberapa gejala seperti terus berkeringat, jantung berdebar kencang, serta mulut kering walaupun tidak ada ancaman apapun di sekitar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika kondisi mental ini tidak segera diatasi, maka akan menjadi semakin parah dan berbahaya. Bisa saja nantinya muncul beberapa gejala psikosis seperti delusi, halusinasi, sampai paranoid. Oleh sebab itu, langsung hubungi profesional jika Sedulur merasa mengalami ciri atau gejala seperti yang ada di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <\/strong><strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sakit-kepala-bagian-belakang\/\">Sakit Kepala Bagian Belakang, Ini Penyebab dan Obatnya!<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mungkin hanya itu pembahasan mengenai mental breakdown yang bisa dijelaskan pada kesempatan kali ini. Ya, masalah ini bisa datang kepada siapa saja dan kapan saja. Oleh sebab itu, hal-hal yang berkaitan dengan self healing itu sangat penting bagi kesehatan kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain menjalani aktivitas-aktivitas yang menyehatkan, Sedulur juga tidak boleh melupakan Sang Pencipta. Selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa itu juga termasuk salah satu hal yang sangat baik untuk kesehatan mental.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":15,"featured_media":24562,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2888,1366,2887],"class_list":["post-24585","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gangguan-mental","tag-kesehatan-mental","tag-mental-breakdown"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan &amp; Tips Mengatasinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ciri-ciri mental breakdown yang perlu untuk diketahui. Jangan sampai masalah tersebut mengganggu hari-hari Sedulur.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan &amp; Tips Mengatasinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ciri-ciri mental breakdown yang perlu untuk diketahui. Jangan sampai masalah tersebut mengganggu hari-hari Sedulur.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-03T07:30:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-03T04:35:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Jati Winahto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"mental breakdown\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/\",\"name\":\"7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan & Tips Mengatasinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-12-03T07:30:18+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-03T04:35:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\"},\"description\":\"Ciri-ciri mental breakdown yang perlu untuk diketahui. Jangan sampai masalah tersebut mengganggu hari-hari Sedulur.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan &#038; Tips Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8\",\"name\":\"Yusuf Jati Winahto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yusuf Jati Winahto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan & Tips Mengatasinya","description":"Ciri-ciri mental breakdown yang perlu untuk diketahui. Jangan sampai masalah tersebut mengganggu hari-hari Sedulur.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan & Tips Mengatasinya","og_description":"Ciri-ciri mental breakdown yang perlu untuk diketahui. Jangan sampai masalah tersebut mengganggu hari-hari Sedulur.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2021-12-03T07:30:18+00:00","article_modified_time":"2021-12-03T04:35:53+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yusuf Jati Winahto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Yusuf Jati Winahto","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1.jpg","width":682,"height":536,"caption":"mental breakdown"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/","name":"7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan & Tips Mengatasinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-12-03T07:30:18+00:00","dateModified":"2021-12-03T04:35:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8"},"description":"Ciri-ciri mental breakdown yang perlu untuk diketahui. Jangan sampai masalah tersebut mengganggu hari-hari Sedulur.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mental-breakdown\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Ciri Mental Breakdown, Gangguan Kecemasan &#038; Tips Mengatasinya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/2334f86433d7c39f89ceec361dccdee8","name":"Yusuf Jati Winahto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4cfbd70badf05ecda2b202687860b8e9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Jati Winahto"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24585"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24585"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24585\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24609,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24585\/revisions\/24609"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24562"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24585"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24585"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24585"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}