{"id":23389,"date":"2022-11-21T15:00:03","date_gmt":"2022-11-21T08:00:03","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=23389"},"modified":"2022-11-21T11:06:12","modified_gmt":"2022-11-21T04:06:12","slug":"ambigu-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/","title":{"rendered":"Ambigu Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ambigu adalah sesuatu bermakna lebih dari satu sehingga menimbulkan keraguan dan ketidakjelasan. Dari sisi bahasa, ambigu merujuk pada kalimat-kalimat tertentu yang kita temukan saat berbincang dengan seseorang atau saat membaca sebuah tulisan, baik dalam bentuk buku, jurnal atau media daring lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ambigu sendiri tidak selalu diasosiasikan sebagai hal negatif. Beberapa sastrawan bahkan sengaja menggunakannya dalam karya mereka untuk berbagai tujuan. Lebih jelasnya, Sedulur bisa mencari tahu lewat bahasan di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pantun-penutup-pidato-03-11-22-why\/\">40 Contoh Pantun Penutup Pidato yang Menarik dan Berkesan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Makna ambigu secara umum\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81218\" aria-describedby=\"caption-attachment-81218\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-81218\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/book-library-with-open-textbook_1150-5924.webp\" alt=\"ambigu\" width=\"626\" height=\"418\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/book-library-with-open-textbook_1150-5924.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/book-library-with-open-textbook_1150-5924-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81218\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ambigu adalah sesuatu yang merujuk pada multitafsir, ketidakpastian, dan makna yang lebih dari satu. Secara umum, ambigu bisa merujuk pada apa saja. Kebijakan politik yang ambigu, jenis kelamin yang ambigu dalam biologi, dan lain sebagainya. Dari sisi literatur atau bahasa,<\/span> Stanford Encyclopedia of Phylosophy<span style=\"font-weight: 400;\"> mennggarisbawahi tentang perbedaan kata yang bersifat ambigu dengan kata yang tidak spesifik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh kalimat atau frasa yang tidak spesifik sebagai berikut, \u201cAku punya dua kakak. Satu tinggal di Jakarta dan satunya lagi tinggal di Palu. Aku akan mengunjungi salah satu kakakku.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat di atas tidak bisa dikategorikan kalimat ambigu, sebab sang narator sudah mengungkapkan maksudnya dengan jelas. Hanya saja, ia belum atau tidak memberikan informasi spesifik tentang kakak yang mana yang akan ia kunjungi. Dengan begitu bisa disimpulkan bahwa kalimat ambigu punya penjelasan yang lebih dalam dari ketidakjelasan semata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-pidato-persuasif\/\">12 Contoh Pidato Persuasif Singkat Tentang Berbagai Tema<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Jenis-jenis kalimat ambigu\u00a0<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_72911\" aria-describedby=\"caption-attachment-72911\" style=\"width: 2550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-72911 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kenny-eliason-Ak5c5VTch5E-unsplash-scaled.jpg\" alt=\"ambigu adalah\" width=\"2560\" height=\"1528\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kenny-eliason-Ak5c5VTch5E-unsplash-scaled.jpg 2560w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kenny-eliason-Ak5c5VTch5E-unsplash-768x458.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kenny-eliason-Ak5c5VTch5E-unsplash-1536x917.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kenny-eliason-Ak5c5VTch5E-unsplash-2048x1222.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-72911\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar lebih paham tentang kalimat ambigu, mari mengenal kalimat ambigu berdasarkan pada jenisnya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Ambiguitas fonetik\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat ambigu jenis ini muncul karena kesamaan bunyi yang dilafalkan atas sebuah kata. Contoh paling mudah adalah kata \u201cberuang\u201d yang bisa diartikan \u201cmemiliki uang\u201d atau \u201cjenis binatang mamalia\u201d. Kata tersebut ambigu jika hanya sendiri, tetapi saat dimasukan dalam kalimat, konteksnya akan jelas terlihat dan pembaca akan langsung tahu maksudnya. Kadang ambiguitas ini datang karena pelafalan yang terlalu cepat. Sama dengan kata \u201ctahu\u201d yang bisa berarti \u201cmemahami\u201d atau justru diartikan sebagai \u201cmakanan olahan kedelai\u201d. Jika dilafalkan berbeda dan pelan akan lebih jelas maksudnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Ambiguitas leksikal\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tipe ini terjadi ketika kalimat mengandung kata yang memiliki lebih dari satu arti. Sebab dari kemunculan kata yang berarti ganda itu ada dua, yaitu homonim dan polisemi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Homonim adalah kata yang ejaan dan cara bacanya sama persis, tetapi memiliki arti yang berbeda dan tidak berkaitan. Contohnya \u201cbisa\u201d, ia dapat diartikan sebagai mampu atau racun dari ular. Atau \u201cbulan\u201d yang bisa berarti hitungan dalam kalender atau benda langit. Semua artinya tidak berkaitan satu sama lain, tetapi dibaca dan ditulis sama persis. Untuk membedakannya, perlu tambahan konteks sebagai penjelas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Polisemi merupakan kata dengan ejaan dan cara baca yang sama, dan berbeda arti, tetapi masih berkaitan. Misalnya \u201cpadat\u201d yang artinya adalah wujud benda yang solid alias tidak berongga. Namun, di konteks lain ia bisa juga diartikan sebagai kata sifat untuk sesuatu yang tidak konkret misalnya \u201cjadwal yang padat\u201d karena tidak ada jeda sama sekali. Atau padat juga bisa dipakai untuk konteks lain seperti \u201cpopulasi yang padat\u201d artinya sesak, tidak banyak ruang tersisa. Di sini, padat punya definisi yang berbeda-beda tergantung pada konteks, tetapi jika diperhatikan punya makna yang mirip, yaitu tidak banyak ruang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan ambiguitas leksikal banyak ditemukan pada puisi atau naskah komedi. Ia banyak dipakai untuk membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pun <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau permainan kata-kata.\u00a0<\/span>Contoh kalimat ambigu leksikal adalah sebagai berikut.\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAku ingin memberikan hatiku padanya.\u201d\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hati dalam hal ini bisa berarti organ tubuh penghasil empedu atau berarti lainnya yaitu hati yang menyimpan perasaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIa sendiri yang memercikan api dalam rumahnya.\u201d <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Api bisa berarti benar-benar api yang dihasilkan dari korek atau bisa berati perumpamaan masalah atau isu yang memancing emosi atau pertengkaran.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Ambiguitas sintaksis\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ambiguitas ini disebabkan karena adanya struktur kalimat yang digunakan. Langsung saja pada contoh berikut ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPengusaha kecil itu mulai naik daun\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat ini menjadi ambigu karena orang bisa menafsirkannya dalam beberapa makna, yaitu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPengusaha (berbadan) kecil itu mulai naik daun\u201d atau \u201cpengusaha (yang bisnisnya masih berskala) kecil itu mulai naik daun.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh lainnya \u201cMereka setuju mengakuisisi produk kopi mahasiswa yang baru.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini tidak jelas manakah yang bersifat baru, bisa produk kopinya atau mahasiswanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata ambigu seperti ini sering kita temukan dalam poster dan iklan. Di bawah ini merupakan ciri kalimat iklan yang ambigu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cOrang pintar, minum\u2026..\u201d , merupakan slogan yang ambigu, sebab orang pintar bisa bermakna lebih dari satu, yaitu pintar secara akademis dan bisa dilihat dari level intelijensinya atau pintar dalam arti konsumen yang cerdas dan tahu mana produk yang berkualitas dan tidak. Namun, bisa saja ini memang dilakukan sebagai kesengajaan untuk menarik perhatian. Audiens sengaja dibolehkan mengartikan \u201corang pintar\u201d tersebut dalam persepsi mereka sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Ambiguitas gramatikal\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Arti ambigu gramatikal\u00a0 adalah ambiguitas yang disebabkan oleh peristiwa pembentuk kata atau bisa juga perubahan morfologi yang mengakibatkan perubahan makna. Contohnya sebagai berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKucing itu beranak\u201d. Di sini \u201cberanak\u201d bisa menjadi keterangan kepemilikan atau kata kerja sekaligus sehingga kalimat pendek tersebut bisa diartikan:\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKucing itu sedang melahirkan anak\u201d atau \u201ckucing itu sudah memiliki anak.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alur-adalah\/\">Alur adalah: Pengertian, Tahapan dan Macam-Macamnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Faktor pembentuk kalimat ambigu<\/h2>\n<figure id=\"attachment_72912\" aria-describedby=\"caption-attachment-72912\" style=\"width: 2550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-72912\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/thought-catalog-505eectW54k-unsplash-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/thought-catalog-505eectW54k-unsplash-scaled.jpg 2560w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/thought-catalog-505eectW54k-unsplash-768x512.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/thought-catalog-505eectW54k-unsplash-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/thought-catalog-505eectW54k-unsplash-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/thought-catalog-505eectW54k-unsplash-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-72912\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kalimat ambigu akan terbentuk jika seseorang teliti dalam membentuk ususnan kalimatnya, dan juga mau mempelajari suatu Bahasa yang baik. Berikut tiga faktor pembentuk kalimat ambigu yang dapat Sedulur pelajari.<\/p>\n<p><strong>1. Faktor morfologi<\/strong><\/p>\n<p>Dalam kasus ini, kalimat ambigu terbentuk karena adanya kata yang dibentuk secara kurang baik, sehingga akan menimbulkan kesalahpahaman dalam memahami konteks yang dimaksud.<\/p>\n<p>Contoh kalimat: \u201cCokelat buatan ibu tertelan anjing\u201d.<\/p>\n<p>Dalam kalimat di atas, orang-orang dapat mengira bahwa anjing tersebut memang sengaja menelan cokelat, atau anjing tersebut tidak sengaja menelan cokelat ini.<\/p>\n<p>\u00a0<strong>2. Faktor Sintaksis<\/strong><\/p>\n<p>Sintaksis sendiri mempunyai maksud sebagai susunan kata. Kalimat ambigu dapat disebabkan karena adanya kesalahan dalam penyusunan kata, yang membuat maksud dari suatu kalimat memiliki makna lain.<\/p>\n<p>Contoh kalimat: \u201cNenek memandang langit biru,\u201d dan \u201cBaju berwarna biru langit\u201c.<\/p>\n<p>Dari kalimat di atas, dapat kita lihat bahwa hanya menukar susunan 2 kata saja dapat menyebabkan perbedaan arti dari kata tersebut, sehingga tidak bisa digunakan dalam kalimat yang sama.<\/p>\n<p><strong>3. Faktor Struktural<\/strong><\/p>\n<p>Faktor terakhir ini berhubungan dengan gramatikal dan susunan kata. Perbedaan dalam meletakkan tanda baca, atau penggunaan awalan dan akhiran yang berbeda, dapat menyebabkan perubahan makna.<\/p>\n<p>Contoh kalimat: \u201cIbu, ayah sedang pergi ke luar kota,\u201d dan \u201cIbu! Ayah sedang pergi ke luar kota?\u201d<\/p>\n<p>Dua kalimat di atas hanya memiliki perbedaan tanda baca. Akan tetapi, dapat dilihat bahwa kalimat pertama memiliki konteks memberi informasi, sementara kalimat kedua seakan sedang panik dan bertanya.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA : <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-deklaratif\/\">Pengertian Kalimat Deklaratif Beserta Ciri, Jenis &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Penggunaan ambigu<\/h2>\n<figure id=\"attachment_72908\" aria-describedby=\"caption-attachment-72908\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-72908\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/menulis-free.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/menulis-free.jpg 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/menulis-free-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-72908\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Seperti yang sudah dijelaskan di atas, penggunaan kata ambigu memang memiliki lebih dari satu makna. Meski dengan adanya sifat ambigu ini, dapat menimbulkan kesalahan dalam menafsirkan maksud dari kalimat yang menggunakan kata ambigu. Kalimat atau kata ambigu biasa ditemukan, baik dalam bahasa yang disampaikan secara lisan maupun tertulis. Ambiguitas ini dinilai hal yang baik, terutama dalam beberapa karya seni puisi dan dongeng. Kata maupun kalimat ambigu ini dapat muncul dalam beragam tulisan maupun bahasa tuturan.<\/p>\n<h2>Perbedaan ambigu dengan ketidakjelasan<\/h2>\n<figure id=\"attachment_60353\" aria-describedby=\"caption-attachment-60353\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-60353\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kalimat-majemuk-freepik.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kalimat-majemuk-freepik.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kalimat-majemuk-freepik-390x260.webp 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kalimat-majemuk-freepik-285x190.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-60353\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ambiguitas hampir sama dengan ketidakjelasan. Yang membedakan adalah ambiguitas mengacu pada sesuatu yang mempunyai banyak kemungkinan arti. Sementara itu, ketidakjelasan mengacu pada kurangnya kejelasan dari arti kata maupun kalimat tersebut. Ketidakjelasan mengacu pada sesuatu yang kabur dan tidak memiliki arti yang jelas sementara sesuatu yang ambigu mungkin memiliki beberapa kemungkinan arti yang jelas.<\/p>\n<p>Meski sekilas ambiguitas dan ketidakjelasan hampir homonim, karena definisi ambiguitas memungkinkan lebih dari satu kesimpulan yang potensial. Ketidakjelasan, di sisi lain akan mengacu pada situasi yang mana tidak ada interpretasi yang berhasil ditarik karena informasi yang diberikan tidak cukup jelas.<\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah penjelasan tentang kalimat ambigu dan beberapa tipe kalimat ambigu beserta contohnya. Meski terbilang cukup rumit, tetapi sebenarnya sudah sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga ulasan di atas bisa jadi wawasan baru untuk Sedulur semua.<\/span><\/p>\n<p><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/i><\/p>\n<p><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":16,"featured_media":81217,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2678],"class_list":["post-23389","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-ambigu-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ambigu Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ambigu adalah kalimat yang mengandung kata dengan banyak tafsir atau makna. Simak lebih jelasnya di artikel berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ambigu Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ambigu adalah kalimat yang mengandung kata dengan banyak tafsir atau makna. Simak lebih jelasnya di artikel berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-21T08:00:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-21T04:06:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/13-3.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dwi Ayu Silawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/13-3.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/13-3.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"ambigu adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/\",\"name\":\"Ambigu Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-21T08:00:03+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T04:06:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\"},\"description\":\"Ambigu adalah kalimat yang mengandung kata dengan banyak tafsir atau makna. Simak lebih jelasnya di artikel berikut!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ambigu Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004\",\"name\":\"Dwi Ayu Silawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dwi Ayu Silawati\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ambigu Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis & Contohnya","description":"Ambigu adalah kalimat yang mengandung kata dengan banyak tafsir atau makna. Simak lebih jelasnya di artikel berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ambigu Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis & Contohnya","og_description":"Ambigu adalah kalimat yang mengandung kata dengan banyak tafsir atau makna. Simak lebih jelasnya di artikel berikut!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-11-21T08:00:03+00:00","article_modified_time":"2022-11-21T04:06:12+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/13-3.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Dwi Ayu Silawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dwi Ayu Silawati","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/13-3.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/13-3.webp","width":850,"height":450,"caption":"ambigu adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/","name":"Ambigu Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-21T08:00:03+00:00","dateModified":"2022-11-21T04:06:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004"},"description":"Ambigu adalah kalimat yang mengandung kata dengan banyak tafsir atau makna. Simak lebih jelasnya di artikel berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ambigu-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ambigu Adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/8756908421f490ff7841da6b00bf4004","name":"Dwi Ayu Silawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ed21fb7d155e7791b86871ea676b2c6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dwi Ayu Silawati"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23389"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23389"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23389\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":81273,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23389\/revisions\/81273"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81217"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23389"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23389"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23389"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}