{"id":23082,"date":"2023-09-01T11:00:16","date_gmt":"2023-09-01T04:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=23082"},"modified":"2023-09-04T09:20:17","modified_gmt":"2023-09-04T02:20:17","slug":"siter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/","title":{"rendered":"Alat Musik Siter: Sejarah, Jenis dan Cara Memainkannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Siter merupakan salah satu alat musik khas Jawa. Jika Sedulur melihat pertunjukan musik daerah Jawa dengan instrumen gamelan, selalu ada alat musik dengan senar yang mirip seperti kecapi. Alat musik ini dapat menghasilkan melodi yang khas yang erat kaitannya dengan lagu-lagu tradisional Jawa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya alat musik ini dimainkan secara ansambel dengan instrumen lainnya. Tetapi, bisa juga dimainkan sendiri dengan cara dipetik seperti kecapi. Namun kecapi merupakan alat musik khas Sunda, berbeda dengan siter khas dari Jawa. Lantas bagaimana kemunculan awal alat musik ini? Yuk, langsung kita cek faktanya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/alat-musik-ritmis\/\">12 Ragam Alat Musik Ritmis \u2013 Jenis dan Cara Menggunakannya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sejarah Alat Musik Siter<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_107022\" aria-describedby=\"caption-attachment-107022\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-107022 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Wikipedia-e1693793985277.jpg\" alt=\"alat musik siter\" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Wikipedia-e1693793985277.jpg 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Wikipedia-e1693793985277-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Wikipedia-e1693793985277-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Wikipedia-e1693793985277-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Wikipedia-e1693793985277-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Wikipedia-e1693793985277-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Wikipedia-e1693793985277-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-107022\" class=\"wp-caption-text\">Wikipedia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sejarah alat musik siter diawali dengan penamaannya. Diambil dari kata <em>citer<\/em> yang berasal dari Bahasa Belanda yang berarti alat musik petik atau gitar. Berbeda dengan gitar, alat musik khas Jawa ini berbentuk kotak berongga yang berbentuk trapesium atau persegi panjang. Alat musik ini juga biasanya dipanggil dengan nama sitar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara historis, alat musik ini dimainkan sejak beberapa abad yang lalu. Hal ini merujuk pada sejarah peradabaan di Laut Baltik yang ditemukan artefak serupa dengan <em>citer<\/em>. Namun, merujuk pada sejarah alat musik tradisional Jawa ini, tidak dapat dipastikan secara jelas sejak kapan alat musik ini hadir dan mulai dimainkan oleh masyarakat Jawa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun sebagai dugaan, alat musik ini berkembang di desa-desa yang ada di pulau Jawa yang kemudian bentuknya mengalami perubahan atas perintah dari kaum bangsawan mengikuti desain furnitur khas pemerintah kolonial Belanda. Pada saat ini juga diperkirakaan, alat musik ini mulai dimainkan dengan gamelan untuk setiap pertunjukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/mainan-anak-1-tahun\/\">15 Pilihan Mainan Anak 1 Tahun yang Dukung Perkembangan Otak<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Ciri Khas dan Karakteristik<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_107020\" aria-describedby=\"caption-attachment-107020\" style=\"width: 994px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-107020 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Culture-In-e1693793962413.jpg\" alt=\"alat musik siter\" width=\"1004\" height=\"564\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Culture-In-e1693793962413.jpg 1004w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Culture-In-e1693793962413-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Culture-In-e1693793962413-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Culture-In-e1693793962413-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Culture-In-e1693793962413-768x431.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Culture-In-e1693793962413-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Culture-In-e1693793962413-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1004px) 100vw, 1004px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-107020\" class=\"wp-caption-text\">Culture In<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, ciri dan karakteristik alat musik ini identik dengan kecapi dan gitar. Merupakan salah satu jenis alat musik melodis yang menghasilkan nada dan dimainkan dengan tangga nada. Terdapat 11 senar dengan bentuk kotak yang berongga. Biasanya, siter terbuat dari kayu dan senarnya terbuat dari kawat sebagaimana senar yang terdapat pada gitar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut ini beberapa ciri-ciri dari alat musik tradisional Jawa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Satu senar harus diatur pada nada pelog dan senar lainnya di nada slendro<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tiap sudut badan terdapat kaki yang terbuat dari kayu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kaki depan dibuat lebih tinggi agar posisi duduk pemain nyaman<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sumber bunyi dari senar atau dawai yang terbuat dari kawat baja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Baja dipilih karena mampu menghasilkan kualitas suara yang nyaring<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dipakai untuk gamelan atau bisa juga untuk gamelan lainnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sitar bisa dimainkan sendiri tapa alat musik gamelan lainnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Suara sitar bisa mengimbangi suara saron dan gong<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Senar siter merupakan bagian penting dari alat musik ini. Dari senar tersebut menghasilkan melodi dan lantunan yang khas, yang seirama dengan gamelan. Jika mendengar musik tradisional Jawa, akan terdengar bagaiaman komposisi musik yang begitu pas dan sesuai dengan karakteristik kebudayaan itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika dibandingkan secara langsung dengan kecapi, akan tampak perbedaan karakteristiknya. Meskipun dua alat musik tradisional ini seringkali dibandingkan. Alat musik dari Jawa ini memiliki ukuran yang lebih pendek dari kecapi. Panjangnya sekitar 30 cm, sementara itu setelah senarnya terdapat 11 dengan urutan 12 nada dari kiri ke kanan: 2,3,5,6,1,2,3.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun memang tidak ada salahnya menyebut alat musik ini dengan istilah <em>kecapinya orang Jawa<\/em>. Tetapi akan lebih bijak menyebutnya dengan nama alat musik itu sendiri. Karena pada dasarnya setiap alat musik yang memiliki kesamaan, akan selalu terdapat perbedaan yang mencolok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/alat-komunikasi-tradisional\/\">9+ Alat Komunikasi Tradisional yang Populer Digunakan Zaman Dulu<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Asal Daerah Alat Musik Siter<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_107021\" aria-describedby=\"caption-attachment-107021\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-107021 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Blok-A-e1693793925879.jpg\" alt=\"alat musik siter\" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Blok-A-e1693793925879.jpg 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Blok-A-e1693793925879-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Blok-A-e1693793925879-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Blok-A-e1693793925879-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Blok-A-e1693793925879-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Blok-A-e1693793925879-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Blok-A-e1693793925879-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-107021\" class=\"wp-caption-text\">Blok A<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagaimana yang telah disinggung pada penjelasan sebelumnya bahwa alat musik ini berasal dari Jawa. Tepatnya, berasal dari Jawa Tengah. Hingga saat ini, siter Jawa Tengah masih tetap dimainkan dan dipelihara sebagai salah satu warisan kebudayaan Jawa itu sendiri. Kegiatan yang menggunakan alat musik ini biasanya adalah acara pagelaran seni, upacara adat dan ritual kebudayaan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam sebuah pementasan yang menggunakan alat musik siter Jawa, harus dilengkapi dengan alat musik lainnya. Seperti yang jenis penerus yang berukuran lebih kecil dan alat musik celempung. Ketiga alat musik tersebut dapat menjadi pengiring gamelan dan menghasilkan musik lebih nikmat didengar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tarian-jawa-timur\/\">8 Macam Tarian Jawa Timur yang Dikenal Hingga Mancanegara<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Cara Memainkan<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_107019\" aria-describedby=\"caption-attachment-107019\" style=\"width: 1340px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-107019 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Kompas-e1693793887428.webp\" alt=\"alat musik siter\" width=\"1350\" height=\"759\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Kompas-e1693793887428.webp 1350w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Kompas-e1693793887428-720x405.webp 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Kompas-e1693793887428-800x450.webp 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Kompas-e1693793887428-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Kompas-e1693793887428-768x432.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Kompas-e1693793887428-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Kompas-e1693793887428-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 1350px) 100vw, 1350px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-107019\" class=\"wp-caption-text\">Kompas<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pertanyaan penting selanjutnya yang harus dijawab yaitu seperti apa alat musik ini dimainkan? Alat musik siter dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar dan kecapi Sunda menggunakan nada pelog dan nada slendro. Jari yang digunakan untuk memetik senarnya dengan menggunakan jari tangan kanan. Sementara jari tangan kiri digunakan untuk menahan getaran senar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di dalam sebuah pertunjukan gamelan, alat musik siter dimainkan dengan cara dipetik ini, memilik fungsi sebagai pengendali cengkok. Hal tersebut disebabkan oleh kemampuan alat musik ini yang dapat mengeluarkan suara khas dari 11 senar yang terdapat dalam alat musik ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik ini memegang peran penting dalam sebuah pertunjukan gamelan. Karena alat musik ini mengontrol nada dalam pertunjukan. Ketika alat musik ini salah memainkan nada, maka akan mempengaruhi alat musik lain dan kemudian mengacaukan tangga nada yang harus dimainkan.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/alat-musik-melodis\/\">Alat Musik Melodis: Pengertian, Fungsi dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Ragam Alat Musik Siter<\/strong><\/h2>\n<p>Terdapat beberapa jenis atau ragam alat musik siter yang juga harus Sedulur ketahui. Berikut ini beberapa ragam alat musik dari siter, yaitu:<\/p>\n<h2><strong>1. Siter<\/strong><\/h2>\n<p>Siter atau celempung dimainkan sebagai alat musik yang dimainkan bersama (panerusan). Siter termasuk bagian dari instrumen yang diklasifikasikan ke dalam kelompok instrumen kordofon.<\/p>\n<h2><strong>2. Siter penerus<\/strong><\/h2>\n<p>Siter penerus disebut siter kecil, karena ukurannya lebih kecil dari siter umumnya. Siter penerus berperan sebagai instrumen yang memainkan cengkok, yakni pola melodi berdasarkan balungan.<\/p>\n<h2><strong>3. Siter celempung<\/strong><\/h2>\n<p>Siter celempung adalah sebutan untuk siter yang ukurannya lebih besar dari siter biasa, yakni sekitar 90 cm. Siter celempung memiliki 4 kaki, yang dimainkan satu oktaf di bawah siter biasa. Siter dan celempung memiliki 26 senar. Pasangan senarnya itu akan disetel ke nada yang sama seperti pada mandolin.<\/p>\n<h2><strong>Suara Siter<\/strong><\/h2>\n<p>Siter merupakan alat musik petik yang berdawai, bentuknya mirip kecapi Sunda. Siter juga bagian alat musik yang terdapat dalam gamelan Jawa. Umumnya, siter memiliki panjang 30 cm. Siter memiliki dua jenis senar, yaitu senar yang berjumlah 11 dan senar yang berjumlah 13<\/p>\n<p>Siter, memiliki suara lembut dan jernih layakanya alat musik petik lainnya. Siter memiliki melodi yang variatif. Selain itu, alat musik ini dapat digunakan untuk menjelaskan konsep getaran tinggi rendah bunyi. Sayangnya, siter ini jarang dimainkan bahkan terancam punah.<\/p>\n<p>Padahal, siter adalah gitar Jawa yang suaranya tak kalah menarik bila dibandingkan dengan guzheng (Cina) atau sitar (India) Siter memiliki 2 sisi, sisi pertama disebut pelog dan sisi lain disebut slendro. Siter merupakan pasangan gamelan Jawa.<\/p>\n<p>Konon saat pembuatannya, tidak sembarang orang bisa menyetem. Hanya, orang yang dianggap maestro musik Jawa yang dapat menyetem alat musik ini.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/alat-musik-papua\/\">12 Alat Musik Papua Beserta Penjelasan dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Perbedaan Siter dan Celempung<\/strong><\/h2>\n<p>Siter dan celempung merupakan alat musik petik dalam gamelan Jawa. Perbedaannya, panjang siter umumnya 30 cm yang berbentuk satu kotak. Sedangkan, celempung memiliki panjang 90 cm dan mempunyai empat kaki.<\/p>\n<p>Celempung disetel satu oktaf di bawah siter. Siter dan celempung sebagai alat musik yang dimainkan bersama sebagai instrumen yang memperagakan cengkok (pola melodik berlandaskan balungan).<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekian penjelasan terkait segala hal tentang siter, mulai dari sejarahnya, asal daerah hingga cara memainkannya. Semoga penjelasan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan seni dan budaya lokal bagi Sedulur. Dengan mengetahui kesenian dan kebudayaan lokal, Sedulur dapat lebih mencintai negara kita yang kaya akan seni dan badaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain menjaga warisan budaya tanah air peninggalan nenek moyang, jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dan memastikan stok sembako selalu siap tersedia di rumah. Bila tak ada waktu untuk belanja, percayakan saja kepada <strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.superagent.agent&amp;hl=en&amp;gl=US%20\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Aplikasi Super<\/a><\/strong>. Kamu bisa download dan merasakan pengalaman belanja praktis dan murah.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":107017,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[15419,3464,15420],"class_list":["post-23082","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-alat-musik-siter","tag-musik","tag-musik-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Alat Musik Siter: Sejarah, Jenis dan Cara Memainkannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Siter adalah alat musik petik berdawai mirip kecapi Sunda. Alat musik siter merupakan bagian alat musik yang terdapat dalam gamelan Jawa.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Alat Musik Siter, Sejarah &amp; Cara Memainkannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk simak penjelasan tentang alat musik sitar di sini. Agar Sedulur bisa menghargai kesenian dan kebudayaan Indonesia yang sangat kaya ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-01T04:00:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-04T02:20:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/2-11.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Mengenal Alat Musik Siter, Sejarah &amp; Cara Memainkannya\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Yuk simak penjelasan tentang alat musik sitar di sini. Agar Sedulur bisa menghargai kesenian dan kebudayaan Indonesia yang sangat kaya ini.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/2-11.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/2-11.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/2-11.jpg\",\"width\":682,\"height\":536,\"caption\":\"siter\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/\",\"name\":\"Alat Musik Siter: Sejarah, Jenis dan Cara Memainkannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-09-01T04:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-04T02:20:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Siter adalah alat musik petik berdawai mirip kecapi Sunda. Alat musik siter merupakan bagian alat musik yang terdapat dalam gamelan Jawa.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Alat Musik Siter: Sejarah, Jenis dan Cara Memainkannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alat Musik Siter: Sejarah, Jenis dan Cara Memainkannya","description":"Siter adalah alat musik petik berdawai mirip kecapi Sunda. Alat musik siter merupakan bagian alat musik yang terdapat dalam gamelan Jawa.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Alat Musik Siter, Sejarah & Cara Memainkannya","og_description":"Yuk simak penjelasan tentang alat musik sitar di sini. Agar Sedulur bisa menghargai kesenian dan kebudayaan Indonesia yang sangat kaya ini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2023-09-01T04:00:16+00:00","article_modified_time":"2023-09-04T02:20:17+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/2-11.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Mengenal Alat Musik Siter, Sejarah & Cara Memainkannya","twitter_description":"Yuk simak penjelasan tentang alat musik sitar di sini. Agar Sedulur bisa menghargai kesenian dan kebudayaan Indonesia yang sangat kaya ini.","twitter_image":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/2-11.jpg","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/2-11.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/2-11.jpg","width":682,"height":536,"caption":"siter"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/","name":"Alat Musik Siter: Sejarah, Jenis dan Cara Memainkannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#primaryimage"},"datePublished":"2023-09-01T04:00:16+00:00","dateModified":"2023-09-04T02:20:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Siter adalah alat musik petik berdawai mirip kecapi Sunda. Alat musik siter merupakan bagian alat musik yang terdapat dalam gamelan Jawa.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/siter\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Alat Musik Siter: Sejarah, Jenis dan Cara Memainkannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23082"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23082"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23082\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":107024,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23082\/revisions\/107024"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}