{"id":22604,"date":"2021-11-24T19:00:26","date_gmt":"2021-11-24T12:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=22604"},"modified":"2021-11-24T17:18:22","modified_gmt":"2021-11-24T10:18:22","slug":"anak-soekarno","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/","title":{"rendered":"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya"},"content":{"rendered":"<p>Presiden Soekarno memiliki istri yang banyak, begitu juga anak Soekarno. Tercatat, terdapat 11 anak anak Soekarno yang kabarnya diketahui. Hal itu pun tidak semua kabar dari anak Presiden Soekarno diketahui secara pasti. Hanya beberapa anak Presiden Soekarno yang kabarnya diketahui.<\/p>\n<p>Beberapa anak Soekarno ada yang mengikuti jejak dan kiprah sang ayah. Seperti yang kita ketahui, salah satu anaknya yaitu Megawati Soekarnoputri, saat ini menjadi pimpinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menjadi partai penguasa di Indonesia. Ada juga anaknya yang aktif di dunia akademis dan seni. Berikut ini kabar dan kisah dari keturunan Presiden Soekarno hingga saat ini. Yuk, mari langsung kita simak daftarnya di bawah ini.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA:<span style=\"color: #0000ff;\"> <a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/istri-soekarno\/\">Kisah Romantis 9 Istri Soekarno Bapak Proklamator Indonesia<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2>1. Guntur Soekarnoputra<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22607\" aria-describedby=\"caption-attachment-22607\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22607 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/1.-tempo.co_-1-570x355.jpg\" alt=\"1. Guntur Soekarnoputra\" width=\"570\" height=\"355\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22607\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/nasional.tempo.co\/read\/1529405\/max-sopacua-wafat-inisiator-klb-demokrat-bagi-kami-max-adalah-hero\">tempo<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Guntur Soekarnoputra merupakan anak Soekarno yang pertama dari istrinya yaitu Ibu Fatmawati. Tidak seperti adiknya, Megawati, Guntur tidak tertarik untuk berkecimpung di dunia politik. Tidak ingin memanfaatkan nama ayahnya yang besar, serta jasa dari ayahnya terhadap Indonesia. Guntru memilih untuk aktif di balik layar.<\/p>\n<p>Semasa mudanya, Guntur merupakan aktivis yang aktif dalam dunia pergerakan mahasiswa ketika berkuliah. Sebagai anak pertama, beban Guntur tentu saja berat, menjadi harapan para pendukung Soekarno untuk meneruskan langkahnya. Namun, Guntur tidak memilih jalan itu, dia memilih untuk tidak terlibat dalam dunia politik sama sekali.<\/p>\n<p>Guntur lahir pada 3 November 1944, Guntur berkuliah di ITB mengikuti langkah ayahnya. Jalan yang dipilih oleh Guntur bukan berarti ia tidak peduli terhadap Indonesia. Melalui anaknya, Puti Guntur Soekarno yang terpilih menjadi anggota DPR RI Dapil Jawa Timur, Guntur turut memantau perkembangan Indonesia. Negara yang diperjuangkan oleh ayahnya.<\/p>\n<h2>2. Megawati Soekarnoputri<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22608\" aria-describedby=\"caption-attachment-22608\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22608 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/2.-kompas-2-570x468.jpg\" alt=\"2. Anak Soekarno Megawati Soekarnoputri\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22608\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2021\/10\/13\/12352221\/ini-tugas-megawati-sebagai-ketua-dewan-pengarah-brin-berdasarkan-perpres?page=all\">kompas<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Langkah Soekarno memang tidak diteruskan oleh anak pertamanya, yaitu Guntur, Namun melalui, Soekarno anak kedua yaitu Megawati Soekarnoputri, jejak dan kiprah ayahnya dilanjutkan. Megawati Soekarnoputri sempat menjabat sebagai Presiden Indonesia., dan terlibat aktif pada masa akhir pemerintahan Soeharto untuk mengakhiri kedigdayaan Soeharto.<\/p>\n<p>Megawati Soekarnoputri lahir pada 13 Januari 1947, dan memulai karir politiknya pada tahun 1986, dan bertahan hingga saat ini. Megawati memulai karir politiknya dengan menjadi wakil ketua PDI Cabang Jakarta Pusat. Dalam waktu satu tahun, Megawati telah berhasil menjadi anggota DPR RI pada tahun 1987.<\/p>\n<p>Saat ini, Indonesia dipimpin oleh Presiden Jokowi yang berasal dari PDIP. Megawati yang menjabat sebagai pimpinan tertinggi, saat ini berperan sebagai penasehat dan juga seringkali ditunjung sebagai Ketua Tim ahli untuk urusan-urusan mendasar. Tercatat telah Megawati menjabat sebagai ketua tim ahli untuk berbagai urusan penting Indonesia.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <\/strong><span style=\"color: #0000ff;\"><strong><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/bendera-negara-asean\/\">Fakta Menarik Filosofi 11 Bendera ASEAN yang Jarang Diketahui<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2>3. Rachmawati Soekarnoputri<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22609\" aria-describedby=\"caption-attachment-22609\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22609 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/3.-liputan6-3-570x360.jpg\" alt=\"3. Rachmawati Soekarnoputri\" width=\"570\" height=\"360\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22609\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/hot.liputan6.com\/read\/4597580\/rachmawati-soekarnoputri-meninggal-dunia-ini-6-fakta-terbarunya\">liputan6<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Anak Soekarno selanjutnya adalah Rachmawati Soekarnoputri. Jika kita melihat parasnya, terlihat mirip seperti kakaknya, Megawati Soekarnoputri. Terlihat juga sebersit guratan wajah Soekarno pada para Rahmawati Soekarnoputri. Rachmawati Soekarnoputri merupakan anak ketiga dari Soekarno dengan Fatmawati, adik dari Guntur dan Megawati.<\/p>\n<p>Rachmawati lahir pada 27 September 1950. Namun, ia baru saja tutup usia pada 3 Juli 2021 silam. Sama seperti kakaknya, Megawati, Rachmawati aktif berkecimpung di dunia politik. Semasa hidup, Rachmawati aktif menjadi politikus dari Partai Gerakan Indonesia Raya, dan merupakan salah satu tokoh penting yang menggerakan Partai Gerakan Indonesia Raya.<\/p>\n<h2>4. Sukmawati Soekarnoputri<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22610\" aria-describedby=\"caption-attachment-22610\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22610 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/4.-kompas-570x390.jpg\" alt=\"4. Sukmawati Soekarnoputri\" width=\"570\" height=\"390\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22610\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/wiken\/read\/2021\/10\/23\/102500281\/profil-sukmawati-soekarnoputri-anak-keempat-bung-karno?page=all\">kompas<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Sukmawati Soekarnoputri meruapakan anak Ir Soekarno selanjutnya, anak keempat dari Soekarno dan Fatmawati ini, saat ini berkecimpung dan aktif di dunia politik dan budaya. Sukamawati seringkali aktif terlibat dalam beberapa kegiatan seminar dan pelatihan kebangsaan. Perempuan kelahiran 26 Oktober 1951 ini, saat ini mencoba untuk menghidupkan kembali partai politik yang dulu menjadi tempat ayahnya aktif.<\/p>\n<p>Sukmawati Soekarnoputri sedang mencoba mengaktifkan Partai Nasional Indonesia, hal tersebut sudah dilakukan sejak tahun 1998, dan pada tahun 202 Sukmawati mengubah nama partainya menjadi PNI Marhaenisme. Sukmawati seringkali mendapat sorotan berita akibat kritikannya yang pedas terhadap pemerintah.<\/p>\n<p>Baru-baru ini, Sukmawati juga mendapatkan sorotan lagi. Atas keputusannya untuk berpindah agama. Sukmawati berkeyakinan tetap untuk menganut agama Hindu. Agama leluhurnya, yaitu neneknya, ibu dari Presiden Soekarno yang merupakan bangsawan dari Bali.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <span style=\"color: #0000ff;\"><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/negara-tertua-di-dunia\/\">11 Negara Tertua di Dunia, Berdasarkan Sejarah<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2>5. Guruh Soekarnoputra<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22611\" aria-describedby=\"caption-attachment-22611\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22611 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/5.-tempo.co_-570x357.jpg\" alt=\"5. Guruh Soekarnoputra\" width=\"570\" height=\"357\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22611\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/seleb.tempo.co\/read\/1408725\/candu-asmara-hadir-bernuansa-edm-ala-jflow-dan-maizura\">tempo<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Guruh Soekarnoputra merupakan anak bungsu Soekarno dari istri Fatmawati. Lahir pada 13 Januari 1953, Guruh memilih karir yang berbeda dengan kakak-kakaknya. Guruh memilih dunia seni sebagai jalan hidupnya untuk berkiprah. Banyak karya yang telah ditelurkan oleh Guruh, diantaranya adalah grup kesenian Indonesia yang bernama Gencar Semarak Perkasa dan Swara Mahardika.<\/p>\n<p>Gencar Semarak Perkasa dan Swara Mahardika merupakan anak Guruh Soekarnoputra, anak-anak karya Guruh yang memperkaya kesenian Indonesia. Meski aktif di dunia seni, Guruh juga tidak meninggalkan dunia politk. Namun tidak seaktif kakaknya. Guruh hanya tercatat sebagai anggota biasa di PDIP.<\/p>\n<h2>6. Karina Kartika Sari Dewi Soekarno<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22612\" aria-describedby=\"caption-attachment-22612\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22612 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/6.-voi.id_-570x468.jpg\" alt=\"6. Anak Soekarno Karina Kartika Sari Dewi Soekarno\" width=\"570\" height=\"468\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22612\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/voi.id\/memori\/41810\/mengenal-anak-bung-karno-dari-ratna-dewi-kartika-sari-dewi-soekarno\">voi<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Anak Soekarno selanjutnya adalah Karina Kartika Sari Dewi Soekarno. Karina merupakan anak Presiden Soekarno dari istri yang bernama Ratna Sari Dewi, seorang perempuan Jepang yang memiliki nama Asli Naoko Nemoto. Presiden bertemu dengan Ratna Sari Dewi ketika berkunjung ke Jepang.<\/p>\n<p>Karina lahir pada 11 Maret 1967 di Tokyo. Berbeda dengan anak-anak Presiden Soekarno yang lain, Karina dibesarkan di Perancis. Saat ini, Karina aktif sebagai pegiat sosial dan menjalankan yayasan yang bernama Kartika Soekarno Foundation, yang fokus dalam mengembangkan pendidikan bagi anak-anak Indonesia.<\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA:<\/span> <a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/teks-sumpah-pemuda\/\">Isi Teks Sumpah Pemuda, Lengkap dengan Sejarah &amp; Maknanya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2>7. Totok Suryawan Soekarnoputra<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22613\" aria-describedby=\"caption-attachment-22613\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22613 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/7.-tempo.co_-1-570x355.jpg\" alt=\"7. Totok Suryawan Soekarnoputra\" width=\"570\" height=\"355\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22613\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/nasional.tempo.co\/read\/1530209\/top-nasional-cerita-korban-pelecehan-herman-hery-dicopot-dari-ketua-komisi-iii\">tempo<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Totok Suryawan Soekarnoputra merupakan anak Soekarno dari istrinya yang bernama Kartini Manoppo. Totok lahir pada tahun 1967, dan lahir di Jerman. Karena pada saat Totok lahir, kondisi Indonesia sedang tidak kondusif, dan Kartini Manoppo tinggal di Jerman dan melahirkan Totok disana.<\/p>\n<p>Memiliki darah Soekarno, Totok pun aktif di dunia politik. Totok Suryawan Soekarnoputra sempat mencalonkan diri menjadi bupati di Pilkada Sulawesi Utara melalui Parta Perindo.<\/p>\n<h2>8. Rukmini Soekarno<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22614\" aria-describedby=\"caption-attachment-22614\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22614\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/8.-merdeka-1.jpg\" alt=\"8. Anak Soekarno Rukmini Soekarno\" width=\"570\" height=\"285\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22614\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.merdeka.com\/dunia\/semasa-hidup-rukmini-anak-soekarno-sempat-tersandung-masalah.html\">merdeka<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Salah satu anak Soekarno yang tidak banyak diketahui adalah Rukmini Soekarno. Rukmini lahir pada tahun 1943, dan memiliki profesi sebagai penyanyi opera. Rukmini sempat tinggal di Roma, Italia pada thaun 1960-am, dan menikah dengan aktor dari Amerika Serikat yang bernama Franklin Latimore Kline. Sempat aktif di dunia politik di Amerika, Rukimini tercatat sebagai tim kampanye George H. W. Bush pada tahun 1987.<\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #0000ff;\"><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA:<\/span> <a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-hari-pahlawan\/\">Sejarah Hari Pahlawan dan Makna Perjuangan 10 November<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2>9. Bayu Soekarnoputra<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22615\" aria-describedby=\"caption-attachment-22615\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22615 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/9.-grid.id_-570x465.jpg\" alt=\"9. Bayu Soekarnoputra\" width=\"570\" height=\"465\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22615\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.grid.id\/read\/041265323\/dari-9-istri-inilah-wanita-yang-temani-soekarno-di-detik-detik-terakhirnya?page=all\">grid.id<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Anak Soekarno selanjutnya adalah Bayu Soekarnoputra, putra dari istri yang bernama Hartini. Soekarno dengan Hartini menikat pada tahun 1952 dan Bayu lahir pada tahun 1958. Tidak seperti saudara-saudaranya yang lain, Bayu tidak terlalu terekspose di media. Dan informasi tentang dirinya tidak banyak diketahui oleh publik.<\/p>\n<h2>10. Taufan Soekarnoputra<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22616\" aria-describedby=\"caption-attachment-22616\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22616 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10.-grid.id_-570x404.jpg\" alt=\"10. Taufan Soekarnoputra\" width=\"570\" height=\"404\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22616\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.grid.id\/read\/041265323\/dari-9-istri-inilah-wanita-yang-temani-soekarno-di-detik-detik-terakhirnya?page=all\">grid.id<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Taufan Soekarnoputra merupakan putra Soekarno dari istrinya Hartini, Taufan merupakan saudara kandung dari Bayu. Namun, Taufan saat ini telah meninggal dunia pada tahun 1981. Anak-anak Soekarno dari Hartini tidak terlalu terekspos oleh media, begitu pula Hartini yang tidak begitu mendapatkan sorotan dari media.<\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA:<\/span> <a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/pakaian-adat-betawi\/\">8+ Ragam Pakaian Adat Betawi Penuh Filosofi dan Keunikan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2>11. Ayu Gembirowati<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22617\" aria-describedby=\"caption-attachment-22617\" style=\"width: 560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-22617 size-medium\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/11.-gesuri-570x393.jpg\" alt=\"11. Anak Soekarno Ayu Gembirowati\" width=\"570\" height=\"393\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22617\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.gesuri.id\/pemerintahan\/bung-karno-perbaikilah-keadaan-sosial-ekonomi-b1YNEZtYB\">gesuri<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Daftar anak Soekarno yang terakhir adalah Ayu Gembirowati. Ayu Gembirowati merupakan anak dari istri keenam Soekarno, yaitu Haryati. Dilema menjadi anak presiden pertama Indonesia atau anak dan keturunan tokoh penting Indonesia, yaitu penuh dengan sorotan publik. Hal tersebut membuat tidak nyaman, karena menganggu kehidupan pribadi.<\/p>\n<p>Sama seperti Bayu Soekarnoputra, Ayu Gembirowati merupakan anak dari presiden Soekarno yang tidak pernah mengekspos informasi mengenai dirinya. Bahkan foto diri dan juga informasi pendidikan dijaga dengan rapat, sehingga masyarakat Indonesia secara umum tidak mengetahuinya.<\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Sang proklamator terkenal sangat parlente dengan kharisma tinggi yang dapat dengan mudah untuk menggaet wanita. Hasilnya, Soekarno memiliki istri enam dengan jumlah anak seperti yang telah dijelaskan di atas. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan Sedulur dan mengetahui lebih lengkap tentang presiden pertama Indonesia ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":22885,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2559,2558,2557],"class_list":["post-22604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-anak-presiden-soekarno","tag-presiden-indonesia","tag-presiden-soekarno"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut kisah dan kabar dari anak-anak Soekarno. Beberapa ada yang mengikuti jejak sang ayah, dan ada yang menekuni hal yang jauh berbeda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini kisah dan kabar dari anak-anak Soekarno. Beberapa ada yang mengikuti jejak sang ayah, dan ada yang menekuni hal yang jauh berbeda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-24T12:00:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-11-24T10:18:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/15-13.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Berikut ini kisah dan kabar dari anak-anak Soekarno. Beberapa ada yang mengikuti jejak sang ayah, dan ada yang menekuni hal yang jauh berbeda.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/15-13.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/15-13.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/15-13.jpg\",\"width\":682,\"height\":536},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/\",\"name\":\"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-11-24T12:00:26+00:00\",\"dateModified\":\"2021-11-24T10:18:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Berikut kisah dan kabar dari anak-anak Soekarno. Beberapa ada yang mengikuti jejak sang ayah, dan ada yang menekuni hal yang jauh berbeda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya","description":"Berikut kisah dan kabar dari anak-anak Soekarno. Beberapa ada yang mengikuti jejak sang ayah, dan ada yang menekuni hal yang jauh berbeda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya","og_description":"Berikut ini kisah dan kabar dari anak-anak Soekarno. Beberapa ada yang mengikuti jejak sang ayah, dan ada yang menekuni hal yang jauh berbeda.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2021-11-24T12:00:26+00:00","article_modified_time":"2021-11-24T10:18:22+00:00","og_image":[{"width":682,"height":536,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/15-13.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya","twitter_description":"Berikut ini kisah dan kabar dari anak-anak Soekarno. Beberapa ada yang mengikuti jejak sang ayah, dan ada yang menekuni hal yang jauh berbeda.","twitter_image":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/15-13.jpg","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/15-13.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/15-13.jpg","width":682,"height":536},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/","name":"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-11-24T12:00:26+00:00","dateModified":"2021-11-24T10:18:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Berikut kisah dan kabar dari anak-anak Soekarno. Beberapa ada yang mengikuti jejak sang ayah, dan ada yang menekuni hal yang jauh berbeda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/anak-soekarno\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kabar 11 Anak Soekarno dan Kisahnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22604"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22604"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22604\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22886,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22604\/revisions\/22886"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}