{"id":124789,"date":"2024-08-14T11:00:48","date_gmt":"2024-08-14T04:00:48","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=124789"},"modified":"2024-08-13T14:44:39","modified_gmt":"2024-08-13T07:44:39","slug":"museum-sunan-giri-jt-14-8-24","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/","title":{"rendered":"Fakta dan Sejarah Menarik Museum Sunan Giri Sidoarjo"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gresik merupakan sebuah kota di Jawa Timur yang terkenal tidak hanya karena makanan khasnya yang lezat, namun juga sejarahnya yang panjang. Salah satu cara terbaik untuk menjelajahi kekayaan sejarah Gresik adalah dengan mengunjungi Museum Sunan Giri di kota Pudak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Museum Sunan Giri sendiri merupakan tempat wisata yang memberikan pengalaman istimewa untuk melihat masa-masa dimana para wali berjaya. Tak hanya itu, museum ini juga menyimpan banyak sekali catatan perkembangan ajaran agama Islam di Pulau Jawa. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya perkembangan ini juga begitu erat dengan tumbunya kawasan Gresik, sebagai salah satu wilayah penting di Jawa Timur.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada cukup banyak hal yang bisa Sedulur jumpai ketika berkunjung ke Museum Sunan Giri, misalnya peninggalan dari Sunan Giri yang sudah berusia ratusan tahun hingga bebereapa dokumentasi foto yang masih tersimpan apik. Kalau Sedulur tertarik untuk berkunjung ke sini, jangan lupa untuk simak informasi lengkapnya berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-trowulan-jt-12-8-24\/\">Museum Trowulan Mojokerto: Sejarah, Daya Tarik, dan HTM<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Sejarah Museum Sunan Giri<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_124897\" aria-describedby=\"caption-attachment-124897\" style=\"width: 2140px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-124897\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969.jpeg\" alt=\"museum sunan giri\" width=\"2150\" height=\"1209\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969.jpeg 2150w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969-720x405.jpeg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969-800x450.jpeg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969-444x250.jpeg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969-768x432.jpeg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969-600x337.jpeg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969-285x160.jpeg 285w\" sizes=\"(max-width: 2150px) 100vw, 2150px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-124897\" class=\"wp-caption-text\">Disparekrafbudpora Gresik\/Museum Sunan Giri<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Museum Sunan Giri merupakan destinasi wisata yang menawarkan pengalaman unik dengan menjelajahi kekayaan sejarah. Museum ini didedikasikan untuk mengenang Sunan Giri, yang merupakan salah satu tokoh terpenting dalam sejarah Islam Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Museum Daerah Kabupaten Gresik Sunan Giri dibuka pada tanggal 17 Maret 2003 untuk memperingati hari jadi berdirinya kota Gresik. Museum ini didirikan oleh Bupati Gresik, Drs KH Robbach Ma&#8217;sum, MM, lalu dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)Kabupaten Gresik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dahulu Museum Sunan Giri merupakan museum khusus yang dibuka pada tanggal 9 Maret 2002. Menurut situs pemerintah Kabupaten Gresik, motivasi didirikannya museum ini adalah banyaknya situs arkeologi dan sejarah yang ada di Kabupaten Gresik, baik di alam maupun di masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat itu, belum ada pusat informasi dan pendidikan yang berfokus pada sejarah kuno Kabupaten Gresik untuk memberikan informasi dan menjaga keandalan data sejarah kuno wilayah tersebut. Nama museum ini diambil dari salah satu Wali Songo yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Gresik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski namanya terinspirasi dari salah satu tokoh Wali Songo, museum ini merupakan museum umum dan koleksinya tidak terbatas pada barang-barang yang berkaitan dengan Sunan Giri saja. Melainkan, Museum Sunan Giri terus memperbarui dan menambah koleksinya yang saat ini berjumlah kurang lebih 50 benda dari berbagai zaman, antara awal perkembangan Islam dan masa kolonial.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Lokasi dan Transportasi ke Museum Sunan Giri<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Museum Sunan Giri berlokasi di Jalan Pahlawan No 4, Tlogobendung, Bedilan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Untuk mencapai ke sini, ada banyak pilihan transportasi yang bisa Sedulur gunakan. Sedulur bisa baik kendaraan pribadi, bus, ojek, bahkan delman jika Sedulur tidak jauh dari lokasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalau menggunakan transportasi umum, Sedulur bisa naik bus dari Terminal Tipe C Bunder. Kalau kereta bisa turun di Stasiun Indro. Jika menggunakan kendaraan pribadi, waktu tempuh dari Alun-alun Gresik kurang lebih 10 menit ke arah barat dengan jarak kurang lebih 3,7 km. Kondisi jalan baik, bisa untuk motor, mobil, maupun bus.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jam Operasional dan Harga Tiket<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Museum Sunan Giri tidak buka setiap hari, melainkan hanya di hari kerja saja. Jadi pada weekend atau hari-hari tertentu museum tutup. Untuk lebih jelasnya berikut ini hari dan jam operasionalnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Senin 08.00 &#8211; 15.30 WIB: Buka\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selasa 08.00 &#8211; 15.30 WIB: Buka\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rabu 08.00 &#8211; 15.30 WIB: Buka <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kamis 08.00 &#8211; 15.30 WIB: Buka <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jumat 08.00 &#8211; 15.30 WIB: Buka\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sabtu: Tutup\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Minggu: Tutup <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanggal Merah: Tutup<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, untuk tiket masuk Museum Sunan Giri tidak dipungut biaya apa pun. Sedulur bisa masuk secara gratis dan mengeliling museum sepuasnya. Cocok menjadi salah satu rekomendasi wisata murah di Gresik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Fasilitas di Museum Sunan Giri<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengenai fasilitas, Museum Sunan Giri cukup lengkap. Jadi, bisa mendukung kenyamanan selama berkeliling di sini. Sedulur akan dengan nyaman dan puas belajar sejarah Islam maupun Gresik. Berikut ini beberapa fasilitas yang tersedia:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> Tiga ruang pameran yaitu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ruang Pameran Hindu Budha, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ruang Pameran Pengaruh Islam dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ruang Pameran Kolonial<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ruang peradaban atau perpustakaan mini di lantai dua sebagai ruang edukasi video visual mengenai sejarah dan kearifan lokal Kabupaten Gresik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ruang gudang<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ruang administrasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ruang kepala museum<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Lobi museum<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ruang koleksi dan konservasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Toko souvenir yang menyediakan jajanan khas, pakaian, tasbih, gelang, dan lainnya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Area parkir luas<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Toilet umum<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Masjid Sunan Giri<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pujasera<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pos Keamanan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Terminal parkir khusus bis<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/kampung-kemasan-gresik-jt-12-8-24\/\">Menilik Kampung Kemasan Gresik, Wisata Kota Tua Bersejarah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Daya Tarik Museum Sunan Giri<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_124898\" aria-describedby=\"caption-attachment-124898\" style=\"width: 2140px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-124898\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521.jpeg\" alt=\"museum sunan giri\" width=\"2150\" height=\"1209\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521.jpeg 2150w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521-720x405.jpeg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521-800x450.jpeg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521-444x250.jpeg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521-768x432.jpeg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521-600x337.jpeg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-scaled-e1723534971521-285x160.jpeg 285w\" sizes=\"(max-width: 2150px) 100vw, 2150px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-124898\" class=\"wp-caption-text\">Disparekrafbudpora Gresik\/Museum Sunan Giri<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Daya tarik utama Museum Sunan Giri tentu adalah koleksi sejarahnya. Ada banyak sekali bentuk koleksi yang berkaitan dengan Sunan Giri, perkembangan Islam hingga koleksi sejarah mengenai Gresik ada di sini. Berikut ini beberapa koleksi yang bisa Sedulur nikmati di Museum Sunan Giri:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Fragmen Sajadah<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Fragmen sajadah yang ditemukan di makam Sunan Giri di desa Giri Kabupaten Gresik kini menjadi salah satu koleksi utama Museum Sunan Giri.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Konon, sajadah ini kemungkinan besar digunakan oleh Sunan Giri saat shalat, namun pada masyarakat modern juga digunakan sebagai alas untuk menghindari kotoran saat shalat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sajadah ini dengan warna dasar merah dan motif tumbuhan warna kuning, cokelat, dan putih. Sajadah ini diyakini berasal dari Timur Tengah dengan ukuran 68 cm x 23 cm, serta terdapat bekas sobek di bagian tepinya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Sorban Sunan Giri<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sorban yang sebelumnya disimpan di Masjid Ainul Yaqin Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik kini\u00a0 menjadi koleksi Museum Sunan Giri. Menurut catatan, sorban ini konon merupakan warisan Sunan Giri yang kabarnya ia memakainya setiap hari untuk menyebarkan dakwah Islam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sorban ini dibuat dari bahan yang mirip dengan kain salami Persia dan teknik tenun mengikuti pola dekoratif. Sorban ini dibuat dengan pewarna alami putih, biru, merah, dan coklat, serta membentuk hiasan floral kecil-kecil.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Keris Kalam Munyeng<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keris Kalam Munyeng dikaitkan dengan Sunan Giri. Konon diciptakan dari kalam (penunjuk) yang digunakan Sunan Giri untuk mengajarkan Islam dan membaca Alquran. Keris aslinya masih disimpan di pemakaman Sunan Giri di desa Giri kawasan Kebomas, Gresik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara yang di museum merupakan replika. Mata Keris Kalam Munyeng terbuat dari baja sepanjang 36 cm dengan 13 lekukan. Pangkal mata keris dihiasi sulur daun berlapis emas.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gagang keris terbuat dari kayu, panjang 10,5 cm, diukir sulur. Sedangkan rangka (wironko\/sarung) juga terbuat dari kayu, panjang 50 cm, seluruhnya dilapisi perak dan diukir dengan sulur tumbuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Tombak<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tombak, merupakan senjata prasejarah yang dikembangkan menggunakan logam. Ujung tombak koleksi Museum Sunan Giri terbuat dari besi, ujungnya lancip dan juga sisinya.Ada juga tombak canggah yang digunakan untuk menangkap pencuri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski kuat, tombak ini tidak memiliki pamor, seperti senjata kelas atasnya. Tombak tersebut awalnya disimpan di Masjid Ainul Yaqin Desa Giri dan merupakan salah satu senjata Dinasti Giri, menurut takmir masjid.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Pelana Kuda<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pelana kuda yang kini menjadi koleksi Museum Sunan Giri ini awalnya ditemukan di Masjid Ainul Yaqin di Desa Giri. Menurut cerita rakyat daerah Giri, pelana kuda ini konon merupakan milik kuda seorang pengikut Sunan Giri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Koleksi ini terdiri dari dua pelana dengan ukuran berbeda dengan pengikat dan pijakan kaki kuda dari besi. Ukurannya panjang 50cm dan lebar 38cm.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Umpak Kayu<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Umpak kayu merupakan koleksi Museum Sunan Giri, awalnya adalah bagian dari tiang bangunan pendopo cungkup kuburan Sunan Giri. Umpak ini berfungsi sebagai alas untuk membawa barang bawaan dan berbentuk segi delapan menyerupai bintang dengan tangga kecil ke arah atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terbuat dari kayu jati memiliki hiasan karang, umpak ini merupakan salah satu contoh seni rupa masa berkembang Islam.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Bedug<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bedug merupakan koleksi unggulan yang disimpan di Museum Sunan Giri, yang menjadi perlengkapan masjid di Indonesia yang menandai waktu shalat. Terbuat dari sepotong kayu dengan lubang di tengahnya dan selaput kulit sapi di tepinya sebagai permukaan pemukul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bedug ini dari Masjid Desa Pasucinan Gresik yang dipercaya peninggalan Maulana Malik Ibrahim yang telah meninggal pada tahun 1419 M. Maulana Malik Ibrahim sendiri memindahkan pelabuhan dagang dari Leran ke Rumo, ke Gresik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8. Rebana<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rebana merupakan alat musik tradisional Timur Tengah, dianggap sebagai simbol perkembangan masyarakat Islam\u00a0 Indonesia. Alat musik ini sering digunakan dalam seni tradisional Islam sebagai pengiring puisi dalam kitab Barzanji. Rebana ini merupakan barang titipan dari Masjid Ainul Yaqin.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>9. Naskah-naskah agama<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Museum Sunan Giri menyimpan koleksi naskah-naskah antara lain Al Quran, Kitab Khutbah Jumat, dan naskah babad yang memuat kisah Sindujoyo. Semua naskah ini ditulis tangan di atas kertas deluang menggunakan tinta Cina.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Praktek pembuatan naskah-naskah yang memuat Al-Quran dan kitab agama merupakan bagian penting dalam perkembangan Islam di nusantara. Naskah-naskah tersebut tidak hanya memuat ajaran Islam, namun juga kisah hidup para tokoh agama dan legenda.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>10. Al-Qur&#8217;an Tulisan Tangan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Al Quran tulisan tangan dalam jumlah besar ditemukan di Gresik. Salah satu koleksi terpenting Museum Sunan Giri memiliki halaman-halaman yang dihiasi lukisan dengan tinta merah, biru, dan emas. Al Quran ini dilengkapi dengan 30 jus. Berdasarkan kertas dan tinta yang digunakan, Al Quran ini diyakini berasal dari abad ke-17 M.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>11. Kitab Khotbah Jumat<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kitab Khotbah Jumat berasal dari Masjid Ainul Yaqin. Terdiri dari 11 jilid, masing-masing berisi lima naskah khotbah. Setiap jilid berisi khotbah selama 11 bulan kalender Hijriah, tidak termasuk bulan Dzulhijjah. Menurut takmir Masjid Ainul Yaqin, kitab bulan Dzulhijjah hilang. Buku ini ditulis tangan dengan tinta Cina hitam dan merah di atas kertas lion in medallion.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tips Berwisata ke Museum Sunan Giri<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebelum berwisata ke sini, ada beberapa hal yang perlu Sedulur perhatikan agar kegiatan wisatamu berjalan lancar. Berikut tips berwisata ke Museum Sunan Giri:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pastikan Sedulur datang pada jam dan hari operasinal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jangan menyentuh atau memindahkan benda koleksi museum untuk menghindari kerusakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bawalah kamera untuk mengabadikan momenmu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jangan meninggalkan sampah dalam museum.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bertanyalah pada staf jika Sedulur memiliki pertanyaan tentang koleksi museum.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Itulah tadi informasi lengkap mengenai Museum Sunan Giri. <\/span>Oia, biar suasana jalan-jalan serta menikmati peninggalan sejarah di Museum Sunan Giri makin <em>krezi<\/em>\u00a0dan seru, Sedulur bisa menjadikan\u00a0<a href=\"https:\/\/yumikrez.id\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=click&amp;utm_content=hyperlink&amp;utm_campaign=BAUartikel\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>YumiKrez<\/strong><\/a>\u00a0sebagai perbekalan lho. Cemilan berbentuk net yang\u00a0<strong>Yumi Rasanya Krezi Isinya\u00a0<\/strong>ini cocok banget jadi teman berwisata bersama keluarga, apalagi dengan isi yang banyak nggak habis-habis.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-120565 lazyloaded\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1.png\" sizes=\"(max-width: 3334px) 100vw, 3334px\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1.png 3334w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-720x405.png 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-800x450.png 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-444x250.png 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-768x432.png 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-1536x864.png 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-2048x1152.png 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-600x337.png 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-285x160.png 285w\" alt=\"YumiKrez\" width=\"3334\" height=\"1875\" data-srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1.png 3334w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-720x405.png 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-800x450.png 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-444x250.png 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-768x432.png 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-1536x864.png 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-2048x1152.png 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-600x337.png 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1-285x160.png 285w\" data-src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/7.-Yumikrez-Net-Blog_Launch_Listicle-1-800x450-1.png\" data-sizes=\"(max-width: 3334px) 100vw, 3334px\" \/><\/p>\n<p>Sedulur bisa menemukan Yumikrez dengan mudah karena tersedia di toko kelontong dan juga di\u00a0<a href=\"https:\/\/superapp-id.onelink.me\/rvXb\/ug9dei36\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>SuperApp<\/strong><\/a>\u00a0lho. SuperApp adalah aplikasi yang membantu kulakan sembako dan barang kebutuhan pokok untuk toko atau kebutuhan sehari-hari di rumah jadi mudah. Untuk informasi lebih banyak, Sedulur bisa mengikuti\u00a0<a href=\"https:\/\/cutt.ly\/dwZkLLfs\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Instagram SuperApp<\/strong><\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":124897,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18487],"tags":[2347,20020,719],"class_list":["post-124789","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wisata","tag-jawa-timur","tag-museum-sunan-giri","tag-tempat-wisata"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fakta dan Sejarah Menarik Museum Sunan Giri Sidoarjo<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Museum Sunan Giri menyimpan berbagai peninggalan Sunan Giri yang digunakan dalam upayanya ketika menyebarkan Islam di Jawa Timur. Simak di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fakta dan Sejarah Menarik Museum Sunan Giri Sidoarjo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Museum Sunan Giri menyimpan berbagai peninggalan Sunan Giri yang digunakan dalam upayanya ketika menyebarkan Islam di Jawa Timur. Simak di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-14T04:00:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-13T07:44:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2150\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1209\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969.jpeg\",\"width\":2150,\"height\":1209,\"caption\":\"Disparekrafbudpora Gresik\/Museum Sunan Giri\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/\",\"name\":\"Fakta dan Sejarah Menarik Museum Sunan Giri Sidoarjo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-08-14T04:00:48+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-13T07:44:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Museum Sunan Giri menyimpan berbagai peninggalan Sunan Giri yang digunakan dalam upayanya ketika menyebarkan Islam di Jawa Timur. Simak di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fakta dan Sejarah Menarik Museum Sunan Giri Sidoarjo\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fakta dan Sejarah Menarik Museum Sunan Giri Sidoarjo","description":"Museum Sunan Giri menyimpan berbagai peninggalan Sunan Giri yang digunakan dalam upayanya ketika menyebarkan Islam di Jawa Timur. Simak di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fakta dan Sejarah Menarik Museum Sunan Giri Sidoarjo","og_description":"Museum Sunan Giri menyimpan berbagai peninggalan Sunan Giri yang digunakan dalam upayanya ketika menyebarkan Islam di Jawa Timur. Simak di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2024-08-14T04:00:48+00:00","article_modified_time":"2024-08-13T07:44:39+00:00","og_image":[{"width":2150,"height":1209,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969.jpeg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Disparekrafbudpora-Gresik-Museum-Sunan-Giri-II-scaled-e1723535003969.jpeg","width":2150,"height":1209,"caption":"Disparekrafbudpora Gresik\/Museum Sunan Giri"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/","name":"Fakta dan Sejarah Menarik Museum Sunan Giri Sidoarjo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-08-14T04:00:48+00:00","dateModified":"2024-08-13T07:44:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Museum Sunan Giri menyimpan berbagai peninggalan Sunan Giri yang digunakan dalam upayanya ketika menyebarkan Islam di Jawa Timur. Simak di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/museum-sunan-giri-jt-14-8-24\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fakta dan Sejarah Menarik Museum Sunan Giri Sidoarjo"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124789"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=124789"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124789\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":124899,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124789\/revisions\/124899"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/124897"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=124789"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=124789"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=124789"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}