{"id":118407,"date":"2024-03-09T12:00:58","date_gmt":"2024-03-09T05:00:58","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=118407"},"modified":"2025-08-05T11:23:28","modified_gmt":"2025-08-05T04:23:28","slug":"perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/","title":{"rendered":"Bikin Rambut Lurus, 10+ Perbedaan Rebonding dan Smoothing"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam proses perawatan atau hair care, dikenal dengan istilah smoothing dan rebonding. Sebenarnya keduanya adalah sama-sama proses untuk meluruskan rambut yang keriting. Namun, tahukah Sedulur ternyata ada perbedaan smoothing dan rebonding yang harus Sedulur pahami dulu sebelum Sedulur ke salon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Smoothing dan rebonding merupakan teknik pelurusan rambut dengan menggunakan obat atau bahan kimia khusus. Perbedaan smoothing dan rebonding ini mulai dari jenis obat yang digunakan, proses pengerjaan, hingga hasil akhirnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kendati dua teknik pelurusan rambut ini tidak memberikan hasil yang permanen, namun Sedulur perlu mengenali perbedaannya agar sesuai dengan kondisi jenis rambut yang asli dan hasil yang pas sesuai keinginan. Pasalnya, keduanya cukup berbeda dalam beberapa hal. Untuk itu ketahui beberapa perbedaan rebonding dan smoothing di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/rambut-ikal-panjang-14-2-24\/\">30+ Inspirasi Gaya Rambut Ikal Panjang, Bikin Makin Kece!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Ketahui dulu jenis rambut milikmu<\/b><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-21548\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-FkAZqQJTbXM-unsplash.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1282\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-FkAZqQJTbXM-unsplash.jpg 1920w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-FkAZqQJTbXM-unsplash-768x513.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-FkAZqQJTbXM-unsplash-1536x1026.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-FkAZqQJTbXM-unsplash-390x260.jpg 390w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-FkAZqQJTbXM-unsplash-285x190.jpg 285w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-FkAZqQJTbXM-unsplash-600x401.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebelum berangkat ke salon, ketahui dulu dan cek jenis rambut kamu. Hanya mengembang dan ikal, atau sangat keriting? Rebonding rambut lebih cocok untuk yang memiliki ikal atau keriting. Untuk smoothing, hasilnya lebih maksimal pada rambut lurus alami yang sering kusut dan susah diatur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Treatment ini cocok untuk siapa saja, tak eksklusif untuk wanita saja. Smoothing rambut pria sebenarnya cukup populer, karena banyak pria yang malas menata rambut. Mereka ingin rambut yang sudah rapi dan \u2018jadi\u2019.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Metode pelurusan yang digunakan\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Smoothing merupakan teknik meluruskan dan melemaskan rambut tanpa mengubah strukturnya. Proses pelurusannya menggunakan bahan kimia dengan level soft\/mild. Metode smoothing akan menutup kutikula atau bagian terluar rambut agar bisa mengurangi kusut. Dengan begitu akan dapat dihasilkan rambut yang lurus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedangkan rebonding adalah metode pelurusan rambut dengan mengubah struktur dari rambut keriting. Itulah kenapa obat pelurus yang digunakan cukup kuat. Obat tersebut yang akan mengubah struktur alami rambut keriting menjadi lurus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah rambut diberikan obat pelurus, rambut didiamkan beberapa menit, lalu rambut dibilas, dikeringkan, dicatok, dan diberi obat penetral. Setelah itu, rambut dibilas lagi, dikeringkan, dan dicatok lagi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Sifat rambut lurus yang akan dihasilkan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dibandingkan rebonding, saat ini smoothing rambut memang menjadi jenis perawatan yang semakin sering dipilih oleh para wanita. Sebab, meski sama-sama dilakukan dengan penggunaan bahan kimia, rambut lurus yang dihasilkan proses smoothing umumnya lebih lembut dan halus sehingga tampak lebih natural.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebaliknya, rambut lurus hasil rebonding cenderung akan berstruktur lebih kaku dan tegak. Jika tidak pandai merawatnya, rambut lurus hasil rebonding sangat rentan mengalami masalah kepatahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Obat yang digunakan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Smoothing rambut sering melibatkan penggunaan produk kimia khusus yang mengandung protein. Misalnya seperti keratin yang tidak mengubah struktur rambut, karena hanya diperuntukkan guna meluruskan dan menghaluskan rambut. Pemberian obat ini pada saat sebelum dilakukan proses pencatokan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Proses rebonding rambut melibatkan penggunaan produk kimia yang lebih kuat, yaitu relaxer untuk mengubah struktur rambut dan neutralizer sebagai penetral obat pertama. Obat ini mengandung Tioglikolat yang berfungsi untuk merombak struktur rambut secara permanen untuk membuatnya menjadi lurus.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Lama proses pengerjaan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Waktu pengerjaan smoothing dan rebonding rambut dapat bervariasi tergantung pada panjang dan ketebalan rambutmu. Umumnya, proses smoothing lebih lama dibandingkan dengan rebonding.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Smoothing rambut biasanya memerlukan waktu minimal tiga jam, meskipun hasilnya tidak permanen. Produk smoothing rambut bekerja dengan meratakan ikatan keratin dalam rambut, sehingga rambut terlihat lebih lurus dan halus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk rebonding berkisar antara dua hingga tiga jam. Selama proses ini, ikatan rambut diubah secara permanen untuk menghasilkan rambut yang benar-benar lurus. Rebonding adalah pilihan yang lebih tahan lama daripada smoothing.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/jika-warna-cat-rambut-tidak-keluar-30-1-24\/\">Lakukan Hal Ini Jika Warna Cat Rambut Tidak Keluar!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Perbedaan dari harganya<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_19429\" aria-describedby=\"caption-attachment-19429\" style=\"width: 1698px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-19429\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-WDmvpGs2060-unsplash-1-scaled-e1707123111970.jpg\" alt=\"\" width=\"1708\" height=\"966\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-WDmvpGs2060-unsplash-1-scaled-e1707123111970.jpg 1708w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-WDmvpGs2060-unsplash-1-scaled-e1707123111970-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-WDmvpGs2060-unsplash-1-scaled-e1707123111970-768x434.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-WDmvpGs2060-unsplash-1-scaled-e1707123111970-1536x869.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/adam-winger-WDmvpGs2060-unsplash-1-scaled-e1707123111970-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1708px) 100vw, 1708px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19429\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash\/Adam Winger<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Karena menawarkan hasil lebih natural, perawatan smoothing rambut biasanya dibanderol dengan harga lebih tinggi. Sedulur harus membayar semakin mahal jika melakukannya di salon yang sudah memiliki reputasi terpercaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Biasanya, harga satu kali perawatan smoothing berada di kisaran angka minimal Rp300 ribuan. Jika Sedulur memiliki budget terbatas, maka proses rebondinglah yang bisa dipertimbangkan. Saat ini, rebonding bahkan bisa dilakukan mulai harga Rp100 ribuan saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski begitu, Sedulur tetap harus bijak memilih salon. Apabila harga yang dibanderol terlalu murah, bukan tidak mungkin obat pelurus yang digunakan memiliki kualitas rendah dan justru semakin berpotensi merusak kondisi rambutmu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Hasil akhir<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hasil smoothing lebih terlihat lurus alami dibandingkan dengan rebonding. Smoothing membuat rambut lebih lemas seperti habis dicatok. Sedangkan rebonding lebih terasa kaku. Namun, rebonding lebih tahan lama dibanding smoothing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Biasanya, rebonding bisa bertahan hingga 1 tahun, sedangkan smoothing sekitar 6 bulan. Rebonding menghasilkan rambut yang lebih lurus.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8. Daya tahan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Karena tak ada pengubahan struktur rambut, teknik pelurusan smoothing termasuk dalam kategori sementara dan hanya bertahan maksimal 3 bulan. Rebonding rambut termasuk dalam kategori semi-permanen dan memiliki daya tahan antara 7 bulan sampai 1 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hasilnya tergantung jenis rambut awalmu, seperti ikal atau keriting. Untuk hasil terbaik, prosedur ini memerlukan retouch minimal 6 bulan sekali.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>9. Efek samping yang mungkin saja terjadi<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lantaran menggunakan bahan kimia, tentu ada dampaknya terhadap rambut. Nah, perbedaan keduanya juga bisa terlihat dari kerusakan yang kemungkinan terjadi setelah pelurusan. Obat smoothing yang bagus menggunakan lebih sedikit bahan kimia dan mengandung banyak protein, sehingga lebih \u2018ramah\u2019 untuk batang rambutmu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, rambut tetap bisa menjadi kering setelah beberapa lama. Rebonding menggunakan obat kimia yang kuat, sehingga rambutmu menjadi sangat rentan untuk kering dan rapuh. Rambut yang patah di tengah sangat mungkin terjadi dalam beberapa bulan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>10. Perawatan setelah proses<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Karena proses rebonding menggunakan obat yang lebih kuat, pastinya bisa membuat rambut rawan rusak atau kering, sehingga rambut lebih mudah patah dan bercabang. Sedangkan smoothing, meskipun tidak banyak menggunakan bahan kimia, tapi bisa saja kerusakan rambut terjadi setelah beberapa lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, karena smoothing menggunakan keratin, sehingga lebih ternutrisi. Untuk mencegah kerusakan rambut, Sedulur harus melakukan perawatan rambut yang tepat, tidak perlu pergi ke salon, Sedulur bisa melakukannya sendiri di rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/serum-penumbuh-rambut-11-1-24\/\">15 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Terbaik, Ampuh!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>11. Jangka waktu mengulang metode yang sama<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_118408\" aria-describedby=\"caption-attachment-118408\" style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-118408\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569.jpg\" alt=\"perbedaan rebonding dan smoothing\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569.jpg 1920w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-118408\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash\/Lindsay Cash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bagi yang melakukan smoothing rambut, peraturannya lebih fleksibel karena sifat prosedurnya sementara. Sedulur tetap bisa menata rambut dengan gaya lain. Namun, agar efek lurusnya tetap terjaga, metode smoothing sebaiknya diulang setiap 3 bulan sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedangkan untuk prosedur rebonding, Sedulur harus menahan diri untuk mencoba beberapa gaya rambut. Untuk beberapa bulan pertama, hindari melakukan blow out dengan hairdryer atau melakukan penataan yang dapat mengubah bentuk rambut sementara seperti blow permanen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hentikan juga prosedur lain yang menggunakan bahan kimia keras seperti mengecat rambut, karena rambutmu bisa berisiko semakin rusak dan kering.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>12. Rekomendasi jenis rambut<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Proses perawatan rebonding bisa dipertimbangkan bagi Sedulur yang memiliki rambut sangat keriting dan tebal, sehingga membutuhkan obat kimia dalam jumlah banyak dan kadar lebih kuat untuk meluruskannya. Namun, apabila rambutmu cenderung halus dan hanya bergelombang, metode pelurusan menggunakan teknik smoothing rambut lebih disarankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tak hanya menciptakan hasil lebih alami, efek bahan kimia yang dapat merusak rambut juga dapat dikurangi apabila Sedulur memilih metode satu ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>13. proses pelurusan rambut yang diwarnai<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan smoothing maupun rebonding adalah hindari melakukannya jika rambutmu baru saja diwarnai. Sebab rambut yang diwarnai dan melalui proses bleaching pasti melewati proses dengan bahan kimia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Akibatnya, jika Sedulur mengecat rambut, lalu melakukan smoothing maupun rebonding, maka akan membuat rambutmu makin rusak karena pengaruh bahan kimia. Solusinya adalah Sedulur harus memberi jeda beberapa bulan antara mewarnai rambut dan meluruskan rambut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>14. Pilih sampo perawatan yang tepat<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Banyak sekali produk perawatan rambut yang dijual di pasaran. Tapi alangkah baiknya Sedulur memilih shampo yang terbuat dari bahan-bahan natural, diformulasikan khusus sebagai solusi untuk permasalahan rambut kasar dan sulit diatur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pastikan di dalamnya memiliki kandungan Formula Anti-Frizz Protection, yang membuat rambut lebih mudah diatur dengan mengurangi kelembaban di udara dan menjaga keseimbangan kelembaban pada rambut lurus tanpa alat styling.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, pakai sampo yang punya kandungan Cuticle Keratin karena mampu memperbaiki kerusakan kutikula pada rambut bergelombang dan kasar agar lebih mudah diatur. Kemudian sampo yang memiliki kandungan Organic Quinoa &amp; Baobab Oil juga akan membantu menutrisi dan mengembalikan kelembaban rambut untuk rambut lebih lurus dan lembut.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/style-rambut-yang-cocok-untuk-cewek-bermasker-2-1-24\/\">15 Inspirasi Style Rambut yang Cocok untuk Cewek Bermasker<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tips Agar Rambut Tidak Mudah Mengembang Kembali<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_118409\" aria-describedby=\"caption-attachment-118409\" style=\"width: 1622px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-118409\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/curology-gqOVZDJUddw-unsplash-e1709624911406.jpg\" alt=\"\" width=\"1632\" height=\"916\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/curology-gqOVZDJUddw-unsplash-e1709624911406.jpg 1632w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/curology-gqOVZDJUddw-unsplash-e1709624911406-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/curology-gqOVZDJUddw-unsplash-e1709624911406-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/curology-gqOVZDJUddw-unsplash-e1709624911406-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/curology-gqOVZDJUddw-unsplash-e1709624911406-768x431.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/curology-gqOVZDJUddw-unsplash-e1709624911406-1536x862.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/curology-gqOVZDJUddw-unsplash-e1709624911406-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/curology-gqOVZDJUddw-unsplash-e1709624911406-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1632px) 100vw, 1632px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-118409\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash\/Curology<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memang untuk menjaga rambut tetap sehat dan mempertahankan bentuknya setelah rebonding maupun smoothing, Sedulur membutuhkan perawatan ekstra. Jadi, mungkin Sedulur akan memberikan perhatikan pada rambut lebih banyak daripada biasanya. Untuk itu, berikut ini ada beberapa tips yang mungkin akan membantu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selalu keramas dengan sampo dengan kandungan keratin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hindari mencatok rambut untuk sementara waktu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selalu pakai vitamin atau serum setelah keramas, untuk mencegah ujung rambut kering.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rutin pakai hair mask untuk rambut hasil smoothing, atau hair spa untuk rambut hasil rebonding seminggu sekali.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Itulah tadi perbedaan rebonding dan smoothing yang perlu Sedulur tahu sebelum pergi ke salon. Memiliki rambut yang lurus dan rapi memang jadi dambaan para wanita. Rebonding dan smoothing jadi jawaban untuk permasalahan rambut yang keriting dan mengembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kalau rambut Sedulur lebih cocok menggunakan metode rebonding atau smoothing nih?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":20,"featured_media":118408,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1976],"tags":[3614,694,18532],"class_list":["post-118407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fashion","tag-hair-care","tag-perawatan-rambut","tag-perbedaan-rebonding-dan-smoothing"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bikin Rambut Lurus, 10+ Perbedaan Rebonding dan Smoothing<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kamu ingin meluruskan rambut di salon, namun masih bingung perbedaan smoothing dan rebonding? Yuk, simak perbedaannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bikin Rambut Lurus, 10+ Perbedaan Rebonding dan Smoothing\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu ingin meluruskan rambut di salon, namun masih bingung perbedaan smoothing dan rebonding? Yuk, simak perbedaannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-09T05:00:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-05T04:23:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Titis Haryo\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Titis Haryo\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Unsplash\/Lindsay Cash\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/\",\"name\":\"Bikin Rambut Lurus, 10+ Perbedaan Rebonding dan Smoothing\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-03-09T05:00:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-05T04:23:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda\"},\"description\":\"Kamu ingin meluruskan rambut di salon, namun masih bingung perbedaan smoothing dan rebonding? Yuk, simak perbedaannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bikin Rambut Lurus, 10+ Perbedaan Rebonding dan Smoothing\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda\",\"name\":\"Titis Haryo\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Titis Haryo\"},\"description\":\"Hidup seperti bubur yang diaduk. Terlihat kacau tapi sangat nikmat.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bikin Rambut Lurus, 10+ Perbedaan Rebonding dan Smoothing","description":"Kamu ingin meluruskan rambut di salon, namun masih bingung perbedaan smoothing dan rebonding? Yuk, simak perbedaannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bikin Rambut Lurus, 10+ Perbedaan Rebonding dan Smoothing","og_description":"Kamu ingin meluruskan rambut di salon, namun masih bingung perbedaan smoothing dan rebonding? Yuk, simak perbedaannya di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2024-03-09T05:00:58+00:00","article_modified_time":"2025-08-05T04:23:28+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Titis Haryo","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Titis Haryo","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/lindsay-cash-Md_DhaFsnCQ-unsplash-e1709624355569.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Unsplash\/Lindsay Cash"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/","name":"Bikin Rambut Lurus, 10+ Perbedaan Rebonding dan Smoothing","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-03-09T05:00:58+00:00","dateModified":"2025-08-05T04:23:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda"},"description":"Kamu ingin meluruskan rambut di salon, namun masih bingung perbedaan smoothing dan rebonding? Yuk, simak perbedaannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/fashion\/perbedaan-rebonding-dan-smoothing-29-2-24\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bikin Rambut Lurus, 10+ Perbedaan Rebonding dan Smoothing"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda","name":"Titis Haryo","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Titis Haryo"},"description":"Hidup seperti bubur yang diaduk. Terlihat kacau tapi sangat nikmat."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118407"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118407"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118407\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":118410,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118407\/revisions\/118410"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}