{"id":118332,"date":"2024-03-07T11:30:09","date_gmt":"2024-03-07T04:30:09","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=118332"},"modified":"2024-03-05T09:14:33","modified_gmt":"2024-03-05T02:14:33","slug":"dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/","title":{"rendered":"Dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca Untuk Pengantar Tidur"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Si kecil minta diceritakan dongeng sebelum tidur? Tidak usah bingung, bacakan saja dongeng Cinderella dan sepatu kaca. Ini salah satu dongeng yang menarik untuk diceritakan kepada anak-anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rutin membacakan dongeng kepada anak mampu memberikan berbagai manfaat yang penting, lho. Selain membantu mereka untuk bisa lebih cepat tertidur, hal ini juga dapat membentuk kebiasaan rajin membaca, meningkatkan kosakata, mengajarkan nilai-nilai kehidupan, dan juga mengembangkan imajinasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kisah Putri Cinderella mungkin terdengar sudah tidak asing lagi. Kisah yang berkisah tentang seorang perempuan yang hidup bersama ibu tiri dan saudara-saudara tiri yang kejam tersebut, memang sangat populer. Bahkan sampai diangkat oleh Disney dalam bentuk film animasi serta live action juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengetahui kisah dan cerita lengkapnya, kali ini akan dibagikan kisah dongeng Cinderella dan sepatu kaca. Dengan begitu, Sedulur dapat membacakan cerita ini pada si Kecil sebelum mereka tidur!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-burung-gagak-pembohong-29-1-24\/\">Dongeng Anak: Cerita Burung Gagak Pembohong<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Hidup Gadis Bernama Cinderella Bersama Ibu Tiri dan Saudara Tirinya<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_118335\" aria-describedby=\"caption-attachment-118335\" style=\"width: 2038px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-118335\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-II-e1709604596794.jpg\" alt=\"dongeng cinderella dan sepatu kaca\" width=\"2048\" height=\"1152\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-II-e1709604596794.jpg 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-II-e1709604596794-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-II-e1709604596794-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-II-e1709604596794-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-II-e1709604596794-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-II-e1709604596794-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-II-e1709604596794-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-II-e1709604596794-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 2048px) 100vw, 2048px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-118335\" class=\"wp-caption-text\">Disney\/Cinderella<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dahulu kala, ada seorang gadis yang telah ditinggalkan oleh ibu kandungnya karena meninggal ketika usianya masih kecil. Kemudian sang ayah menikahi perempuan yang sudah mempunyai dua orang anak. Tidak lama kemudian, sang ayah pun meninggal dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, maka gadis tersebut hidup bersama dengan ibu tiri serta kedua saudara tirinya. Bisa dibilang kehidupannya sangat malang, karena dia harus bekerja keras sepanjang hari, supaya ibu tiri dan dua saudaranya dapat bersantai dan beristirahat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia juga harus bangun awal di setiap pagi. Ketika hari masih gelap dan dingin, dia harus menyalakan api dan memasak makanan. Selain itu, api terus juga harus selalu dijaga agar tetap menyala dan membuat ruangan menjadi hangat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, gadis tersebut tidak bisa menjaga pakaiannya untuk tetap bersih, karena semua abu dari api dan debu dari rumahnya selalu menempel di bajunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Berantakan sekali!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; teriak kedua saudara tirinya dan kemudian mereka tertawa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, itulah mengapa mereka berdua memanggilnya dengan sebutan &#8220;Cinderella&#8221;.<\/span><\/p>\n<h2><b>Undangan Pesta dari Kerajaan untuk Jadi Pasangan Pangeran<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat usia Cinderella menginjak 17 tahun, ada berita besar yang menyebar ke seluruh kota. Raja dan Ratu, akan mengadakan pesta besar bagi putranya, yakni sang Pangeran. Pesta tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencari pengantin perempuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, semua perempuan muda yang ada di negeri tersebut diundang untuk datang. Mendengar berita bahagia tersebut, para perempuan pun menjadi sangat bahagia dan juga bersemangat. Mereka memilih gaun terindah dan menata rambutnya sangat rapi, supaya pangeran akan tertarik dan memilihnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Cinderella justru memiliki pekerjaan ekstra yang perlu dilakukan. Dia harus membuat dua gaun baru yang cantik untuk kedua saudara tirinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ayolah lebih cepat!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d teriak dari salah satu saudara tiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu benar-benar menyebut ini gaun?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d teriak saudara yang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cinderella pun langsung tersentak karena teriakan dari kedua saudara tirinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kapan saya bisa\u2013<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c ucap Cinderella, namun terpotong oleh kalimat ibu tirinya yang berjalan menuju ke kamar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kapan kamu bisa apa, ha?!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d jawab sang ibu tiri sambil berteriak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Ibu Tiri Melarang Cinderella untuk Datang ke Pesta Kerajaan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan rasa takut, akhirnya pun Cinderella mengatakan jika dia ingin pergi ke pesta kerajaan yang mewah tersebut. Namun sayangnya, dia justru tidak mendapatkan jawaban yang menyenangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Baiklah, kapan aku punya waktu untuk bisa membuat gaunku sendiri untuk datang pesta itu?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; tanya dari Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu? Siapa yang bilang jika kamu bisa pergi ke pesta?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; sambut sang ibu tiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sungguh sebuah lelucon!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; kata salah satu dari saudara tiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, salah satu saudara tirinya menunjuk Cinderella dan melihat bajunya yang benar-benar kotor dan berantakan. Semuanya pun langsung tertawa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaat mereka melihatku, mungkin mereka melihat kekacauan. Tapi aku tidak seperti itu. Dan jika aku bisa, aku akan pergi ke pesta.&#8221; ujar Cinderella yang berkata pada dirinya sendiri.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cinderella Ditinggal Oleh Ibu Tiri dan Kedua Saudara Tiri ke Pesta Kerajaan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saatnya tiba bagi ibu tiri dan kedua saudara perempuan tiri untuk pergi dan datang ke pesta besar pun datang. Kereta kuda mewah yang mereka sewa pun sampai di depan pintu. Langsung saja, ibu tiri dan kedua saudara perempuan tiri Cinderella masuk ke dalamnya. Dan mereka pun segera pergi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Selamat tinggal! Semoga kalian bersenang-senang!&#8221; kata Cinderella sambil melambaikan tangannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, ibu tiri dan saudara perempuan tirinya tidak menyambutnya, bahkan berbalik untuk melihatnya. Cinderella tentu saja merasa sangat sedih melihat kereta kuda yang mulai menjauh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku berharap jika diriku dapat pergi ke pesta juga!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; dengan lantang Cinderella berucah. Poof! Setelah itu langsung muncul seorang ibu peri di depan Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apa kamu yang memanggilku?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata si ibu peri.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-kancil-dan-tikus-4-1-24\/\">Dongeng Kancil dan Tikus, Cerita Penuh Pesan Moral untuk Si Kecil!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Muncul Ibu Peri yang Membantu Cinderella Mewujudkan Keinginannya<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_118336\" aria-describedby=\"caption-attachment-118336\" style=\"width: 1490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-118336\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982.webp\" alt=\"dongeng cinderella dan sepatu kaca\" width=\"1500\" height=\"843\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982.webp 1500w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982-720x405.webp 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982-800x450.webp 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982-768x432.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-118336\" class=\"wp-caption-text\">Disney\/Cinderella<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cinderella pun langsung terkejut melihat ibu peri yang tiba-tiba muncul di depannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku memanggilmu? Maaf, kamu ini siapa?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d tanya Cinderella sembari terheran-heran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, aku adalah ibu peri! Aku tahu harapan kamu, dan aku datang untuk membantu dan mengabulkannya.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d Sahut ibu peri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ta\u2026Tapi\u2026harapanku tidak mungkin.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata Cinderella sambil merunduk dan merasa sangat sedih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Halo! Bukankah aku dapat muncul begitu saja?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata ibu peri yang mulai gusar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, itu benar!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau begitu, biarkan aku jadi orang yang mengatakan apa yang mungkin dan juga tidak mungkin!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d ujar si ibu peri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melihat pakaian Cinderella yang lusuh dan kotor, ibu peri pun tahu jika Cinderella ingin pergi ke pesta, tetapi tidak punya gaun dan juga kereta yang mewah layaknya ibu tiri serta saudari-saudarinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu terlihat sedikit berantakan dan kotor, Nak.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata ibu peri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Namun bahkan jika aku memiliki sesuatu yang bagus untuk dikenakan, aku juga tidak akan bisa ke sana.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; ujar Cinderella sembari melihat ke pakaiannya yang kotor,&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aduh, semua itu mungkin! Tidak ada yang tidak mungkin jika ibu peri di sini&#8221; kata si ibu peri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, ibu peri pun langsung mengetukkan tongkat sihir yang digenggamnya ke atas kepala dari Cinderella.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cinderella Diberi Gaun dan Kereta Kuda, Serta Harus Mematuhi Aturan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seketika itu pula, Cinderella pun langsung menjadi bersih, dan cantik dengan mengenakan gaun biru yang sangat indah. Rambutnya ditata tinggi, kemudian di atas kepalanya dihiasi dengan pita emas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ini benar-benar luar biasa!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata Cinderella dengan tampilannya yang sekarang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tunggu, jangan pikir jika aku sudah selesai?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata ibu peri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian si ibu peri meminta Cinderella untuk mengambil labu, serta memanggil dua temannya yang adalah seekor tikus. Setelah labu dan tikus dibawa ke hadapan ibu peri, dia langsung mengetuk tongkatnya lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiba-tiba, buah labu tersebut berubah jadi kereta kencana yang sangat indah. Sementara dua ekor tikus temannya kini berubah menjadi kuda putih yang sangat menawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah aku ini sedang bermimpi?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d sambut Cinderella sambil melihat di sekelilingnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ini benar-benar nyata, namun ada satu hal yang perlu untuk kamu ketahui.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; kata si ibu peri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah itu?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; tanya Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Semua ini hanya berlangsung hingga tengah malam. Dan malam ini tepatnya saat tengah malam, semuanya akan berakhir dan kembali seperti sebelumnya.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d ujar si ibu peri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau begitu, maka aku harus meninggalkan pesta sebelum tengah malam tiba!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, itu adalah ide yang bagus, jadi pekerjaan saya selesai!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; jawab Ibu Peri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, si ibu peri langsung pergi dan menghilang dari hadapan Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah itu benar-benar terjadi?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; ujar Cinderella sembari melihat sekelilingnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa basa-basi lagi, Cinderella pun langsung melangkah menuju ke dalam kereta dan pergi ke tempat dimana pesta diselenggarakan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pangeran Sedih Karena Tidak Ada Tamu yang Menarik Perhatiannya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama pesta berjalan, sang pangeran menunjukkan wajah sedih dan juga kecewa. Dia tidak tahu harus berpikir bagaimana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa kamu menunjukkan ekspresi yang sedih dari wajahmu? Coba lihat sekelilingmu! Apa kamu tidak dapat menemukan gadis yang terbaik baik dari semua gadis disini.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata ratu kepada putranya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku tahu, Ibu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; sambut si pangeran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, pangeran sebenarnya tahu jika ada yang tidak beres. Dia telah bertemu dengan banyak gadis. Namun setelah pangeran mengatakan &#8220;halo\u201d kepada setiap gadis yang datang ke pesta tersebut, dia tidak bisa berpikir apa-apa lagi untuk diucapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Lihatlah!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; seseorang menunjuk ke pintu depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Siapakah gadis yang sangat cantik itu?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; tanya tamu yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/\">Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Pangeran Terpana dengan Keanggunan Cinderella<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_118333\" aria-describedby=\"caption-attachment-118333\" style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-118333\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella.jpg 1280w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-118333\" class=\"wp-caption-text\">Disney\/Cinderella<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua kepala pun langsung menoleh ke arah pintu masuk. Cinderella yang tampil sangat menawan yang menuruni tangga. Dia mengangkat kepalanya tinggi-tinggi, namun ternyata tidak ada satupun orang di dalam istana yang mengenalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku pikir ada sesuatu tentang dia,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; ucap pangeran dari dalam hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku akan meminta gadis itu untuk berdansa denganku,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d dan setelah itu pangeran langsung berjalan ke arah Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah sebelumnya kita pernah bertemu?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata si pangeran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak, tapi saya senang bertemu dengan pangeran saat ini,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata Cinderella sembari membungkukkan badannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Saya merasa seperti saya telah mengenal anda. Tapi tentu saja, itu tidaklah mungkin.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; kata Pangeran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan begitu, ada banyak hal yang mungkin di dunia ini. Apalagi jika pangeran ingin hal itu menjadi kenyataan,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d jawab Cinderella.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pangeran Berdansa dengan Cinderella dan Membuat Gadis Lainnya Iri<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hati pangeran langsung berdebar kencang. Akhirnya, pangeran dan Cinderella pun mulai berdansa. Ketika lagu selesai, mereka terus berdansa lagi. Kemudian mereka menari lagi, dan lagi sampai gadis-gadis lain yang ada di pesta itu merasa cemburu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa pangeran terus berdansa dengan gadis itu sepanjang waktu?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata para gadis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Betapa kejamnya ini!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; ucap kesal dari gadis yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati demikian, yang dilihat oleh pangeran hanyalah Cinderella. Mereka saling berbicara, bercanda, dan tertawa ria, kemudian mereka berdansa lagi. Ya, nyatanya, mereka berdansa dalam waktu yang sangat lama sehingga, hanya Cinderella tidak memperhatikan jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dong! Bunyi jam dinding besar yang mulai terdengar sampai pada akhirnya Cinderella mendongak dan melihatnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jam Dinding Berbunyi Menandakan Sudah Tengah Malam<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dong! Bunyi jam dinding besar terdengar kembali. Melihat waktu yang menunjukkan hampir tengah malam, Cinderella langsung panik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Astaga! Ini hampir tengah malam!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; teriak Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dong! Jam dinding yang kembali berdentang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa itu sangat penting?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d tanya si pangeran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu jam berbunyi lagi menandakan bahwa waktu sudah tengah malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Saya harus segera pergi!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; kata Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi mengapa? Kita baru saja bertemu! Mengapa anda pergi sekarang?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d tanya Pangeran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jam terus berbunyi tetapi Pangeran yang tidak tahu, terus mencoba menghentikan Cinderella untuk pergi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Saya harus pergi secepatnya!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; jawab Cinderella sambil berlari menuju ke tangga keluar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku tidak dapat mendengarmu, bunyi jamnya terlalu kencang!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; kata si pangeran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Selamat tinggal!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; kata Cinderella sembari lari ke kereta kencana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tolong berhentilah sebentar!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata si pangeran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cinderella pun berteriak ketika salah satu sepatu kaca yang dia kenakan terlepas dari kakinya pada saat menuruni tangga. Akan tetapi karena sudah lewat tengah malam, mau tidak mau Cinderella pun terus berlari dan pergi menjauh.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-dongeng-putri-duyung-25-12-23\/\">Dongeng Anak: Cerita Tentang Putri Duyung<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Pangeran Menyuruh Pengawal untuk Mencari Pemilik Sepatu Kaca<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_118334\" aria-describedby=\"caption-attachment-118334\" style=\"width: 2390px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-118334\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536.webp\" alt=\"dongeng cinderella dan sepatu kaca\" width=\"2400\" height=\"1350\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536.webp 2400w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536-720x405.webp 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536-800x450.webp 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536-768x432.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536-1536x864.webp 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536-2048x1152.webp 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-III-e1709604513536-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 2400px) 100vw, 2400px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-118334\" class=\"wp-caption-text\">Disney\/Cinderella<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat satu buah sepatu kaca yang ada di tangga, pangeran pun segera mengambil sepatu kaca tersebut dan bergegas menuju ke keluar pintu. Dia melihat sekeliling istana, namun tidak dapat melihat gadis dengan gaun biru di mana pun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, hanya ini yang tersisa darinya,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; kata pangeran sambil menatap sepatu kaca tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pangeran sadar jika sepatu itu dibuat dengan cara yang khusus, supaya dapat menyesuaikan bentuk kaki pemiliknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Di suatu tempat lain, pasti ada sepatu kaca yang lainnya. Dan ketika aku bisa menemukannya, maka aku akan menemukan pemiliknya juga. Dengan begitu, aku akan memintanya untuk menjadi pengantinku!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata pangeran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa pikir panjang, pangeran pun meminta seluruh pengawal kerajaan untuk pergi dari satu rumah ke rumah lainnya hanya untuk mencari pemilik dari sepatu kaca yang ditemukannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu demi satu perempuan muda di kota mencoba memasukkan kakinya pada sepatu kaca tersebut. Akan tetapi, ternyata tidak ada yang muat. Pada akhirnya, pangeran pun datang ke rumah Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dia datang!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; teriak salah satu saudara tiri ketika dia melihat ke luar jendela.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka sampai di depan pintu!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; ucap saudari tiri yang satunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cepat!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; teriak ibu tiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bersiaplah! Salah satu dari kalian harus menjadi orang yang berhasil memasukkan kaki ke dalam sepatu kaca tersebut. Tidak peduli bagaimanapun caranya!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; ujar ibu tiri kepada kedua anaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pangeran mengetuk, kemudian si ibu tiri langsung membukakan pintu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Silahkan masuk! Saya memiliki dua putri cantik yang bisa anda temui<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; kata ibu tiri.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pangeran Akhirnya Menemukan Cinderella<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu saudari tiri mencoba memasukkan kakinya pada sepatu kaca. Dia berusaha keras, namun sepatu memang tidak cocok. Lalu saudari tiri yang satunya lagi juga mencoba memasukkan kakinya ke dalam. Dia mencoba sekuat tenaga, namun tapi tidak ada pas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah di rumah ini sudah tidak ada gadis yang lain?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d tanya si Pangeran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja tidak ada,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kata ibu tiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMungkin masih ada satu lagi,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d sambut Cinderella sambil melangkah keluar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kira anda mengatakan jika tidak ada gadis lain di sini,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; ucap Pangeran kepada ibu tiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kemarilah,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; kata Pangeran kepada Cinderella.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cinderella pun langsung mendekatinya. Pangeran meminta para pengawalnya untuk mencoba sepatu kaca pada kaki Cinderella. Dan ternyata sepatu itu sangat pas. Setelah itu, Cinderella mengeluarkan sepatu yang satunya dari balik bajunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku tahu itu! Ya, pasti kamu orangnya!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; ujar Pangeran sambil menangis karena terharu dan bahagia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu tiri dan kedua saudari tiri Cinderella pun tidak percaya. Namun semuanya sudah terlambat, dan pangeran telah tahu jika Cinderella adalah orang yang dicari. Dia menatap matanya, dan berkata,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kini aku telah menemukanmu!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, pangeran langsung mengajak Cinderella pergi ke istana. Mereka berdua pun akhirnya menikah, dan hidup bahagia selama-lamanya.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah itulah dongeng Cinderella dan sepatu kaca. Dalam dongeng yang satu ini, pesan moral yang bisa diambil yakni mengenai bagaimana kita harus hidup dengan mematuhi aturan yang telah di buat, serta tidak dendam kepada orang-orang yang telah menyakiti.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":118336,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1485],"tags":[1637,18503,18502],"class_list":["post-118332","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-cerita-anak","tag-cerita-putri-cinderella","tag-dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca Untuk Pengantar Tidur<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ingin membacakan dongeng untuk si Kecil? Dongeng cinderella dan sepatu kaca bisa jadi pilihan. Cek selengkapnya disini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca Untuk Pengantar Tidur\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ingin membacakan dongeng untuk si Kecil? Dongeng cinderella dan sepatu kaca bisa jadi pilihan. Cek selengkapnya disini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-07T04:30:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-05T02:14:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"843\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982.webp\",\"width\":1500,\"height\":843,\"caption\":\"Disney\/Cinderella\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/\",\"name\":\"Dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca Untuk Pengantar Tidur\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-03-07T04:30:09+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-05T02:14:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Ingin membacakan dongeng untuk si Kecil? Dongeng cinderella dan sepatu kaca bisa jadi pilihan. Cek selengkapnya disini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca Untuk Pengantar Tidur\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca Untuk Pengantar Tidur","description":"Ingin membacakan dongeng untuk si Kecil? Dongeng cinderella dan sepatu kaca bisa jadi pilihan. Cek selengkapnya disini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca Untuk Pengantar Tidur","og_description":"Ingin membacakan dongeng untuk si Kecil? Dongeng cinderella dan sepatu kaca bisa jadi pilihan. Cek selengkapnya disini.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2024-03-07T04:30:09+00:00","article_modified_time":"2024-03-05T02:14:33+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":843,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Disney-Cinderella-I-e1709604560982.webp","width":1500,"height":843,"caption":"Disney\/Cinderella"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/","name":"Dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca Untuk Pengantar Tidur","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-03-07T04:30:09+00:00","dateModified":"2024-03-05T02:14:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Ingin membacakan dongeng untuk si Kecil? Dongeng cinderella dan sepatu kaca bisa jadi pilihan. Cek selengkapnya disini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca-26-2-24\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca Untuk Pengantar Tidur"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118332"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118332"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118332\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":118337,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118332\/revisions\/118337"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118332"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118332"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118332"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}