{"id":116802,"date":"2024-02-01T16:00:26","date_gmt":"2024-02-01T09:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=116802"},"modified":"2024-02-01T16:27:08","modified_gmt":"2024-02-01T09:27:08","slug":"asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/","title":{"rendered":"Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pertanyaan soal berapa lama ASI bisa bertahan di suhu ruangan telah menjadi topik yang jamak dibicarakan oleh para ibu yang sedang berada dalam fase menyusui atau memberikan ASI. Tips menyimpan ASI tentu sangat penting bagi para ibu yang bekerja ataupun kerap beraktivitas di luar rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pasalnya, memerah ASI dan menyimpannya sebagai stok bisa menjadi alternatif terbaik untuk memenuhi kebutuhan gizi si kecil. Kendati begitu, menyimpan ASI tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Sebab, cara penyimpanan ASI dapat mempengaruhi kualitas hingga kandungan nutrisi di dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lantas, bagaimana cara menyimpan ASI yang benar? Apakah ASI boleh disimpan di suhu ruangan? Serta berapa lama ASI dapat bertahan di suhu ruangan? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, telah dirangkum berbagai informasi seputar penyimpanan ASI khusus untuk Sedulur. Yuk, langsung simak informasinya berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/mpasi-9-bulan\/\">12 Resep MPASI 9 Bulan Terbaik untuk Si Kecil<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Bolehkah ASI Disimpan di Suhu Ruangan?<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_116803\" aria-describedby=\"caption-attachment-116803\" style=\"width: 1698px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-116803\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-rdne-stock-project-6849538-scaled-e1706779336815.jpg\" alt=\"asi di suhu ruangan berapa lama\" width=\"1708\" height=\"966\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-rdne-stock-project-6849538-scaled-e1706779336815.jpg 1708w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-rdne-stock-project-6849538-scaled-e1706779336815-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-rdne-stock-project-6849538-scaled-e1706779336815-768x434.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-rdne-stock-project-6849538-scaled-e1706779336815-1536x869.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/pexels-rdne-stock-project-6849538-scaled-e1706779336815-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1708px) 100vw, 1708px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-116803\" class=\"wp-caption-text\">Pexels\/RDNE Stock Project<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada banyak hal yang perlu Sedulur perhatikan ketika menyimpan ASI. Satu di antaranya terkait tempat penyimpanannya. Pasalnya, hal tersebut akan berpengaruh pada ketahanan ASI yang disimpan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Adapun umumnya, para ibu menyimpan ASI perah di dalam lemari pendingin atau freezer. Sebab, lemari pendingin atau freezer dinilai dapat membantu mempertahankan kualitas ASI, seperti halnya menyimpan makanan lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di sisi lain, ada pula ibu yang menyimpan ASI di suhu ruangan. Hal ini biasa dilakukan apabila ASI akan segera diberikan ke buah hati. Akan tetapi, apakah ASI memang boleh disimpan di suhu ruangan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dihimpun dari berbagai sumber, ASI sebenarnya boleh disimpan di suhu ruangan atau sekitar 25 derajat Celcius. Namun, Sedulur perlu memperhatikan jangka waktu penyimpanan serta wadah yang digunakan untuk menyimpan ASI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pasalnya, kondisi ASI yang disimpan di suhu ruangan dapat mengalami perubahan lebih cepat dibandingkan disimpan di lemari pendingin yang memiliki suhu lebih rendah.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan?<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_116804\" aria-describedby=\"caption-attachment-116804\" style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-116804\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jaye-haych-vaozLvtSHok-unsplash-e1706779303283.jpg\" alt=\"asi di suhu ruangan berapa lama\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jaye-haych-vaozLvtSHok-unsplash-e1706779303283.jpg 1920w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jaye-haych-vaozLvtSHok-unsplash-e1706779303283-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jaye-haych-vaozLvtSHok-unsplash-e1706779303283-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jaye-haych-vaozLvtSHok-unsplash-e1706779303283-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jaye-haych-vaozLvtSHok-unsplash-e1706779303283-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jaye-haych-vaozLvtSHok-unsplash-e1706779303283-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jaye-haych-vaozLvtSHok-unsplash-e1706779303283-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jaye-haych-vaozLvtSHok-unsplash-e1706779303283-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-116804\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash\/Jaye Haych<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Telah diketahui bahwa ASI dapat disimpan di suhu ruangan. Namun, Sedulur perlu memperhatikan waktu penyimpanannya. Lantas, berapa lama ASI dapat bertahan di suhu ruangan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menurut ahli, ASI yang disimpan di suhu ruangan atau sekitar 25-31 derajat Celcius rata-rata dapat bertahan selama 4 jam sebelum mengalami penurunan kualitas. Sementara, ASI yang sudah disimpan di suhu ruangan selama lebih dari 6 jam direkomendasikan untuk dibuang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, paparan sinar matahari juga dapat turut mempengaruhi kondisi ASI saat disimpan. Untuk itu, Sedulur dianjurkan tidak menyimpan ASI di ruangan yang terkena paparan sinar matahari ataupun di dekat jendela.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/rekomendasi-babybox-23-10-23-azm\/\">10 Rekomendasi Baby Box Terbaik yang Nyaman dan Aman<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Ketahui Ketahanan ASI di Berbagai Suhu<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_116805\" aria-describedby=\"caption-attachment-116805\" style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-116805\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970.jpg\" alt=\"asi di suhu ruangan berapa lama\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970.jpg 1920w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-116805\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash\/Lucy Wolski<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebelumnya sudah disampaikan bahwa ASI yang disimpan di suhu ruangan setidaknya dapat terjaga kualitasnya selama kurang lebih 4 jam. Jika sudah melewati 4 jam, Sedulur perlu mempertimbangkan kembali untuk memberikan ASI yang disimpan tersebut. Sebab dimungkinkan ASI telah mengalami penurunan kualitas hingga menjadi tidak layak diberikan kepada si kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara itu, penyimpanan di dalam lemari pendingin ataupun freezer dinilai masih menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kualitas ASI yang disimpan. Hal ini dikarenakan suhu rendah pada lemari pendingin dan freezer dapat membantu menjaga kualitas ASI termasuk mencegah terjadinya perkembangan bakteri. Kedua tempat tersebut juga bisa menjadi pilihan bagi Sedulur yang ingin menyimpan ASI dalam waktu lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk lebih jelasnya, berikut rincian mengenai prinsip penyimpanan ASI terkait ketahanannya saat disimpan di berbagai suhu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">ASI yang disimpan di suhu ruangan atau sekitar 25-31 derajat Celcius dapat bertahan hingga 4-6 jam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">ASI yang disimpan di kotak pendingin (cool box) dengan es batu dapat bertahan selama 24 jam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">ASI yang disimpan di lemari pendingin (kulkas) dengan suhu 4 derajat Celcius atau lebih rendah dapat bertahan hingga 4 hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">ASI yang disimpan di freezer dengan suhu di bawah minus 18 derajat Celcius bisa bertahan sampai 6 bulan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <\/span><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/tips-wangi-bayi-sepanjang-hari-12-1-24\/\">Trik dan Tips Wangi Bayi Sepanjang Hari, Harumnya Bikin Segar Terus!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tips Menyimpan ASI<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_116807\" aria-describedby=\"caption-attachment-116807\" style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-116807\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/nikolai-chernichenko-S1HuosAnX-Y-unsplash-e1706779230921.jpg\" alt=\"asi di suhu ruangan berapa lama\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/nikolai-chernichenko-S1HuosAnX-Y-unsplash-e1706779230921.jpg 1920w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/nikolai-chernichenko-S1HuosAnX-Y-unsplash-e1706779230921-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/nikolai-chernichenko-S1HuosAnX-Y-unsplash-e1706779230921-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/nikolai-chernichenko-S1HuosAnX-Y-unsplash-e1706779230921-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/nikolai-chernichenko-S1HuosAnX-Y-unsplash-e1706779230921-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/nikolai-chernichenko-S1HuosAnX-Y-unsplash-e1706779230921-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/nikolai-chernichenko-S1HuosAnX-Y-unsplash-e1706779230921-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/nikolai-chernichenko-S1HuosAnX-Y-unsplash-e1706779230921-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-116807\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash\/Nikolai Chirnichenko<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain mengetahui ketahanan ASI di berbagai suhu, Sedulur juga perlu memahami tips menyimpan ASI yang tepat. Dengan demikian, ASI yang diberikan kepada si kecil masih terjamin kualitasnya meski telah disimpan beberapa lama.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pastikan wadah ASI sudah steril. Sedulur bisa menyimpan ASI perah di botol kaca maupun botol plastik khusus. Namun, Sedulur perlu melakukan sterilisasi terhadap wadah yang akan digunakan untuk menyimpan ASI demi mencegah terjadinya perkembangan bakteri. Sedulur dapat melakukan sterilisasi dengan cara merebus botol ataupun menggunakan alat khusus.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perhatikan pengisian wadah. Perlu menjadi perhatian bahwa ASI dapat mengembang karena membeku saat disimpan di freezer. Untuk itu, ada baiknya Sedulur tidak mengisi wadah hingga penuh atau menyisakan sedikit ruang saat menuangkan ASI.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikan label tanggal ASI diperah pada wadah. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui lama waktu penyimpanan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Letakkan kantong ASI di wadah kontainer sebelum disimpan di lemari pendingin. Tips satu ini dimaksudkan untuk menghindari risiko kantong ASI mengalami kebocoran ketika disimpan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Itu dia rangkuman informasi seputar penyimpanan ASI yang perlu Sedulur ketahui. Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat untuk Sedulur, ya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":116805,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1485],"tags":[18054,1495,18053],"class_list":["post-116802","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama","tag-parenting","tag-penyimpanan-asi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penyimpanan ASI wajib diperhatikan agar tetap higenis dan baik. Berikut penjelasan ASI di suhu ruangan boleh berapa lama!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penyimpanan ASI wajib diperhatikan agar tetap higenis dan baik. Berikut penjelasan ASI di suhu ruangan boleh berapa lama!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-01T09:00:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-01T09:27:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Unsplash\/Lucy Wolski\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/\",\"name\":\"Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-02-01T09:00:26+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-01T09:27:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Penyimpanan ASI wajib diperhatikan agar tetap higenis dan baik. Berikut penjelasan ASI di suhu ruangan boleh berapa lama!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya","description":"Penyimpanan ASI wajib diperhatikan agar tetap higenis dan baik. Berikut penjelasan ASI di suhu ruangan boleh berapa lama!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya","og_description":"Penyimpanan ASI wajib diperhatikan agar tetap higenis dan baik. Berikut penjelasan ASI di suhu ruangan boleh berapa lama!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2024-02-01T09:00:26+00:00","article_modified_time":"2024-02-01T09:27:08+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/lucy-wolski-sljmgxyzmqM-unsplash-e1706779276970.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Unsplash\/Lucy Wolski"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/","name":"Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-02-01T09:00:26+00:00","dateModified":"2024-02-01T09:27:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Penyimpanan ASI wajib diperhatikan agar tetap higenis dan baik. Berikut penjelasan ASI di suhu ruangan boleh berapa lama!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/asi-di-suhu-ruangan-berapa-lama-12-1-24\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berapa Lama ASI di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116802"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116802"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116802\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":116808,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116802\/revisions\/116808"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}