{"id":115290,"date":"2024-01-10T11:00:13","date_gmt":"2024-01-10T04:00:13","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=115290"},"modified":"2024-01-07T21:42:33","modified_gmt":"2024-01-07T14:42:33","slug":"dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/","title":{"rendered":"Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karakter ibu peri bagi anak kecil, khususnya perempuan selalu memiliki kesan tersendiri. Jadi tidak heran jika ada cukup banyak dongeng peri cantik dan baik hati untuk menghibur dan memberikan banyak pesan moral untuk anak-anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Sedulur sedang ingin memberikan cerita yang bagus dan menarik untuk dikisahkan sebelum si kecil tidur. Maka dongeng peri cantik dan baik hati bisa menjadi pilihan yang menarik. Berikut ini ada beberapa cerita dongeng ibu peri yang bisa Sedulur coba!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-sebelum-tidur\/\">23 Dongeng Sebelum Tidur yang Mendidik dan Penuh Makna<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_115293\" aria-describedby=\"caption-attachment-115293\" style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-115293\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/anthony-tran-5d41p_9vlOk-unsplash-e1704638120920.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/anthony-tran-5d41p_9vlOk-unsplash-e1704638120920.jpg 1920w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/anthony-tran-5d41p_9vlOk-unsplash-e1704638120920-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/anthony-tran-5d41p_9vlOk-unsplash-e1704638120920-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/anthony-tran-5d41p_9vlOk-unsplash-e1704638120920-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/anthony-tran-5d41p_9vlOk-unsplash-e1704638120920-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/anthony-tran-5d41p_9vlOk-unsplash-e1704638120920-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/anthony-tran-5d41p_9vlOk-unsplash-e1704638120920-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/anthony-tran-5d41p_9vlOk-unsplash-e1704638120920-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-115293\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash\/Anthony Tran<\/figcaption><\/figure>\n<p>Cerita dongeng pertama yang wajib Sedulur ceritakan pada si kecil adalah dongeng peri cantik dan baik hati. Berikut ini cerita lengkapnya!<\/p>\n<h2><b>1. Hiduplah seorang peri cantik yang baik hati<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dahulu kala, di sebuah hutan yang indah, hiduplah seorang peri bernama Bunga. Bunga adalah peri yang sangat cantik dan baik hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia memiliki sayap yang indah seperti kelopak bunga, dan tubuhnya berkilau seperti permata. Setiap kali Bunga terbang melintasi hutan, ia selalu memperhatikan keindahan alam yang mengelilinginya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, ketika Bunga sedang terbang, ia mendengar suara tangisan yang datang dari sebuah rumah kecil di tengah hutan. Tanpa berpikir panjang, Bunga segera menuju rumah tersebut untuk melihat apa yang terjadi. Ternyata, di dalam rumah tersebut terdapat seorang anak kecil yang sedang sakit parah.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Membawa keajaiban dan menyembuhkan sakit<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keluarga anak tersebut sangat sedih dan khawatir karena tidak tahu bagaimana cara menyembuhkan anak mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBunga, apakah kamu bisa membantu anak ini sembuh?\u201d tanya ibu dari anak tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bunga dengan senang hati mengangguk dan berkata, \u201cAku akan memberikan sebagian kecil dari keajaiban peri ke dalam air minumnya. Semoga dia akan cepat sembuh.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan sungguh ajaib, hanya dalam beberapa saat, anak itu merasa lebih baik dan mulai tersenyum bahagia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTerima kasih, Bunga! Terima kasih sudah menyelamatkan hidup anakku!\u201d ujar ayah dari anak tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTidak usah berterima kasih, saya hanya ingin membantu orang yang membutuhkan,\u201d jawab Bunga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keluarga anak tersebut sangat bersyukur dan bertanya kepada Bunga apa yang bisa mereka lakukan sebagai rasa terima kasih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bunga tersenyum dan berkata bahwa ia hanya ingin melihat anak tersebut sembuh dan bahagia. Sejak saat itu, Bunga menjadi terkenal sebagai peri penyembuh.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Bertemu dengan peri jahat dan sombong<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang datang kepadanya untuk meminta bantuan dalam mengatasi penyakit dan kesedihan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bunga dengan senang hati membantu mereka semua dan memberikan keajaiban-keajaiban yang membuat orang-orang itu merasa lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, suatu hari, ketika Bunga sedang terbang di atas hutan, ia bertemu dengan seorang peri yang sombong dan suka membanggakan diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cHai, Bunga! Aku dengar kau telah menjadi terkenal sebagai peri penyembuh. Tapi, apa yang membuatmu begitu istimewa? Aku juga bisa melakukan keajaiban-keajaiban seperti itu,\u201d ujar si peri sombong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bunga tersenyum dan membalas sentilan dari peri jahat itu dengan bijaksana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSetiap peri memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing. Saya tidak ingin membanggakan diri, tetapi saya percaya bahwa setiap keajaiban yang saya berikan, saya lakukan dengan tulus dan hati yang bersih,\u201d ucap Bunga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTapi, aku juga melakukannya dengan tulus dan hati yang bersih,\u201d balas si peri sombong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bunga hanya tersenyum dan berkata, \u201cTerima kasih, teman. Tapi, saya yakin bahwa kebaikan hati akan selalu menjadi hal yang paling penting dalam hidup kita.\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Bunga tetap rendah hati dan baik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, Bunga menjadi peri yang sangat terkenal dan dihormati di seluruh hutan. Namun, kepopuleran Bunga tidak membuatnya sombong atau lupa akan tugasnya sebagai peri penyembuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia terus membantu orang-orang yang membutuhkan, dan selalu memberikan keajaiban-keajaiban yang membuat orang merasa lebih bahagia dan sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah bertahun-tahun menjadi peri yang terkenal dan dihormati, Bunga memutuskan untuk mengambil waktu untuk dirinya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia terbang ke tempat-tempat yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya, dan menikmati keindahan alam yang ada di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, meski Bunga menikmati waktu untuk dirinya sendiri, ia tidak pernah melupakan tugasnya sebagai peri penyembuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika ada orang yang membutuhkan bantuan, Bunga selalu siap membantu dan memberikan keajaiban yang membuat mereka merasa lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan itulah kisah tentang Bunga, peri yang cantik dan baik hati, yang selalu siap membantu orang-orang yang membutuhkan.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/angsa-dan-telur-emas-5-10-23-azm\/\">Dongeng Anak Tentang Angsa dan Telur Emas<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Dongeng Peri Tercantik dan Pangeran Pelangi<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_115292\" aria-describedby=\"caption-attachment-115292\" style=\"width: 1698px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-115292\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pexels-rada-aslanova-10538966-scaled-e1704638091347.jpg\" alt=\"dongeng peri cantik dan baik hati\" width=\"1708\" height=\"966\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pexels-rada-aslanova-10538966-scaled-e1704638091347.jpg 1708w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pexels-rada-aslanova-10538966-scaled-e1704638091347-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pexels-rada-aslanova-10538966-scaled-e1704638091347-768x434.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pexels-rada-aslanova-10538966-scaled-e1704638091347-1536x869.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/pexels-rada-aslanova-10538966-scaled-e1704638091347-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1708px) 100vw, 1708px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-115292\" class=\"wp-caption-text\">Pexels\/Rada Aslanova<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kisah dongeng peri cantik dan baik hati di atas, Sedulur juga bisa mencoba menceritakan tentang dongeng peri tercantik dan pangeran pelangi yang juga tidak kalah seru dan menarik berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Lahirnya seorang putri cantik kerajaan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Raja Hungaria tidak memiliki anak selama bertahun-tahun. Namun suatu ketika, permaisuri melahirkan seorang putri sangat cantik. Raja Hungaria begitu kagum melihat kecantikan putrinya. Ia lalu menamakannya, Peri Tercantik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Raja yang baik hati ini tak pernah menduga kalau nama putrinya ini menimbulkan iri hati bagi peri-peri di negeri itu. Setelah mendengar nama putri itu, para peri berkumpul. Mereka ingin menyiksa anak itu dan menyembunyikannya dari amta semua orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri tertua di negeri itu bernama Lagree. Ia sudah sangat tua sehingga hanya memiliki satu mata dan satu gigi tersisa. Giginya itu bahkan harus ia rekatkan dengan cairan penguat agar tidak tanggal. Satu mata dan satu giginya lagi, masing-masing ia simpan di stoples berisi air.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagree bersedia melakukan rencana jahat para peri. Ia sangat pengalaman dan punya dendam pribadi. Maka suatu hari, ia berhasil menculik si Peri Tercantik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak malang itu baru berusia tujuh tahun. Ia sangat ketakutan karena diculik oleh Lagree yang menakutkan. Ia bersama peri mengerikan ini selama satu jam dalam perjalanan bawah tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, mereka pun tiba di sebuah istana yang sangat indah.\u00a0 Tamannya penuh bunga indah dan Peri Tercantik merasa lebih tenang. Ia juga sangat gembira karena kucing dan anjing peliharaannya mengikutinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri tua itu membawa Peri Tercantik ke sebuah kamar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIni akan menjadi kamarmu. Jangan biarkan api menyala terang di perapian!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagree juga memberinya dua stoples kacanya. Yang satu berisi sebelah mata, dan stoples satunya berisi satu giginya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKau harus menjaga air di kedua stoples ini sebaik-baiknya. Jika airnya kosong, kau akan mendapat hukuman!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah berkata begitu, Lagree lalu hilang dari hadapan Peri Tercantik. Ia membiarkan Peri Tercantik menjelajah bebas di istana itu. Peri Tercantik juga tidak lagi takut, karena kedua tugas itu adalah tugas yang mudah baginya.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Pertemuan dengan Pangeran Pelangi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tahun pun berlalu. Peri Tercantik mulai terbiasa dengan\u00a0 kehidupannya yang sepi. Ia mematuhi semua perintah Lagree dan perlahan-lahan mulai melupakan Raja Hungaria, ayahnya, dan istananya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, saat lewat di dekat air mancur di kebun, ia melihat sinar matahari jatuh di atas permukaan air. Dari pantulan itu, muncullah pelangi yang sangat indah. Ia berdiri mengagumi pelangi itu. Tiba-tiba, ia mendengar suara pemuda yang berasal dari pusat sinar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suara itu memperkenalkan dirinya. Ia juga menceritakan asal usulnya dengan suara yang indah. Peri Tercantik menduga, pastilah pemuda itu juga sangat tampan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNamaku Pangeran Pelangi. Orangtuaku berhutang budi pada Peri Lagree yang kejam. Sebagai bayarannya, peri itu mengambil tubuhku selama beberapa tahun. Tubuhku disimpan dan dikurung di sebuah istana yang sulit ditemukan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pangeran Pelangi mengaku ia nyaris putus asa karena tak berwujud. Namun kini ia gembira karena bisa berteman dengan Putri Peri Tercantik. Peri Tercantik sangat gembira mendengar kata-kata itu, karena selama ini tidak ada yang memberi perhatian padanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pangeran Pelangi hanya bisa muncul dan bicara dalam bentuk Pelangi. Karena itu sangat penting baginya jika matahari bersinar di permukaan air sehingga memungkinkan terbentuk pelangi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak saat itu, Peri Tercantik selalu bertemu si Pangeran dalam bentuk pelangi. Ia senang sekali bercakap-cakap dengannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, karena terlalu lama bercakap-cakap, Peri Tercantik lupa menyalakan api di tungku sehingga api pun padam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Lagree kembali, ia segera melihat kelalaian Peri Tercantik. Ia senang karena akhirnya menemukan kesempatan untuk menghukum Peri Tercantik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menyuruh Peri Tercantik agar esok subuh meminta Locrinos untuk menyalakan api. Locrinos adalah monster kejam yang melahap semua orang yang ditemuinya. Ia sangat suka melahap\u00a0 manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri Tercantik sangatlah patuh dan manis. Ia lalu pergi menemui Locrinos.\u00a0 Saat ia melewati hutan, seekor burung bernyanyi menyuruh Peri Tercantik mengambil kerikil yang bersinar yang akan dia temukan di dekat air mancur. Kerikil itu akan berguna saat dibutuhkan. Peri Tercantik melakukan saran dari burung itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya Peri Tercantik tiba di rumah Locrinos. Untungnya hanya ada istrinya di rumah. Istri Locrinos sangat terkejut pada kecantikan, kesopanan dan sikap manis Peri Tercantik. Ia begitu sopan dan manis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dia dengan mudah mengijinkan Peri Tercantik menyalakan api. Ia juga memberikan sebuah kerikil bercahaya pada Peri Tercantik.\u00a0 Ia berkata kerikil itu mungkin akan berguna suatu hari kelak. Istri Locrinos lalu membiarkan Peri Tercantik pergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Pangeran Pelangi tiba-tiba menghilang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagree terkejut karena Peri Tercantik berhasil meminta api dengan mudah. Peri Tercantik tak sabar ingin bertemu lagi dengan Pangeran Pelangi. Saat bertemu, ia menceritakan petualangannya kepada pangeran tak terlihat itu. Pangeran Pelangi terkejut karena Peri Tercantik disuruh menemui Locrinos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pangeran Pelangi menjadi takut jika Peri Tercantik dihukum lagi. Ia lalu\u00a0 menemukan cara agar Peri Tercantik bisa lebih mudah bertemu dengannya. Daripada bertemu di air mancur taman, Pangeran Pelangi menemukan tempat yang lebih mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri Tercantik melaksanakan rencana pangeran pelangi. Setiap pagi, ia meletakkan sebuah baskom besar berisi air di ambang jendela kamarnya. Dengan begitu, sinar matahari turun di atas air baskom. Pelangi pun muncul, tampak sejelas ketika berada di air mancur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan ini, berarti mereka bisa bertemu tanpa melupakan api atau dua botol tempat Lagree tua menyimpan mata dan gigi pada malam hari. Untuk beberapa waktu, mereka berdua selalu asyik mengobrol setiap jam sinar matahari muncul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, Pangeran Pelangi muncul dengan sedih. Ia baru saja diusir Lagree namun tak tahu harus pergi kemana. Peri Tercantik dan Pangeran Pelangi sangat sedih. Hari itu berarti adalah pertemuan mereka yang terakhir dengan bantuan sinar matahari. Mereka berharap masih bisa bertemu esok harinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, esok harinya, cuaca begitu gelap dan suram. Baru menjelang sore, matahari menembus awan selama beberapa menit. Peri Tercantik dengan bersemangat berlari ke jendela, tetapi ia malah menabrak baskom. Semua airnya tumpah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada air lain yang ada di tangan kecuali air di dua botol itu. Itulah satu-satunya kesempatan untuk bertemu dengan kekasihnya sebelum mereka berpisah. Tanpa berpikir panjang, Peri Tercantik membuka botol dan memasukkan airnya ke dalam baskom. Pelangi seketika muncul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perpisahan mereka sangat menyedihkan. Pangeran Pelangi berjanji akan berusaha agar mereka berdua terbebas dari kutukan. Putri Peri Tercantik berjanji akan mencari cara agar bisa bebas dan mencari Pangeran Pelangi. Sesaat kemudian, pelangi itu pun lenyap&#8230;<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Ingin selamatkan sang pangeran<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri Tercantik memutuskan untuk pergi dari tempat itu dan menghadapi bahaya apapun. Ia segera berangkat, tanpa membawa apa-apa kecuali anjingnya, kucingnya, sebungkus murad, dan batu yang diberikan istri Locrinos kepadanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Lagree menyadari tawanannya lari, dia sangat marah dan mengejar Peri Tercantik. Gadis malang yang kelelahan itu, sedang berbaring dan tertidur nyenyak. Batu pemberian Locrinos telah berubah menjadi gua dan melindungi Peri Tercantik.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anjing kecil Peri Tercantik menunggui majikannya di depan gua. Saat melihat Lagree terbang ke dekat situ, ia menggigit Lagree begitu parahnya sampai peri tua itu terhuyung-huyung ke sudut gua dan menjatuhkan giginya yang tinggal satu-satunya itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum rasa sakit Lagree pulih, Peri Tercantik terbangun dan melarikan diri. Rasa takutnya membuat ia bisa berlari cepat. Namun, beberapa waktu kemudian, kakinya lelah dan tak dapat melangkah lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri Tercantik akhirnya beristirahat lagi. Saat ia tertidur, tangkai murad yang ia bawa menyentuh tanah. Seketika, seekor bangau hijau tidur melintang di sekelilingnya, berharap si Peri Tercantik bisa tidur dengan tenang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah pulih dari rasa takutnya, Lagree mengejar Peri Tercantik lagi. Kali ini, ia bertekad tak akan membiarkan Peri Tercantik lolos. Ia lalu menemukan Peri Tercantik yang sedang tertidur.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika melihat Lagree, kucing Peri Tercantik melompat dari salah satu dahan pohon. Ia melompat menyambar wajah Lagree. Mata Lagre satu-satunya terkena cakar kucing itu sehingga ia tak bisa melihat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri Tercantik kini punya kesempatan untuk melarikan diri lagi. Walau Lagree sudah tak bisa melihat, Peri Tercantik tetap takut ditangkap lagi. Ia terus berlari sampai akhirnya lemas karena lapar dan haus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika ia nyaris kehabisan tenaga, Peri Tercantik melihat sebuah rumah bercat hijau dan putih yang cantik. Sekuat tenaga ia berusaha mencapai rumah itu. Di depannya, seorang wanita cantik berpakaian warna hijau dan putih seperti rumahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menyambut ramah Peri Tercantik yang nyaris pingsan itu. Wanita cantik itu memberinya makan malam yang lezat, dan menyediakan kamar tidur nyaman untuk ia beristirahat malam itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKamu telah mendapat banyak sekali kesusahan. Akan tiba waktunya kau mendapatkan keinginanmu,\u201d kata wanita cantik itu pada Peri Tercantik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keesokan harinya, Peri Tercantik bermaksud melanjutkan perjalanan. Ia memberikan sebutir kacang pada Peri Tercantik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBukalah kacang ini di saat kamu berada dalam bahaya,\u201d pesannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri Tercantik menerima kacang itu dan melanjutkan perjalanannya. Ketika merasa sangat kelelahan, ia kembali melihat rumah putih hijau lagi. Seorang wanita cantik yang persis dengan yang sebelumnya, kembali mengijinkan ia mampir dan memberinya makan. Kali ini, Peri Tercantik diberikan sebuah delima emas.<\/span><\/p>\n<h2><b>5. Bertemu dengan sang pangeran di puncak langit<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Esok paginya, Peri Tercantik harus melanjutkan perjalanannya. Di saat ia merasa hampir pingsan, untuk ketiga kalinya ia melihat rumah putih hijau. Wanita cantik yang serupa juga menyambut dan merawatnya dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, ketiga rumah itu adalah milik tiga wanita bersaudara. Mereka memiliki benda-benda anugerah peri. Pekerjaan mereka adalah membantu orang-orang malang yang dibuat menderita oleh Lagree. Mereka lembut dan baik hati. Mereka menghibur orang-orang malang yang lewat itu untuk tetap bersemangat karena masalah mereka pasti ada jalan keluarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wanita cantik ketiga ini memberikan sebotol parfum pada Peri Tercantik. \u201cBukalah hanya pada saat kau dalam bahaya,\u201d pesannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri Tercantik mengucapkan terimakasih dan melanjutkan perjalanan. Ia merasa lebih bersemangat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah\u00a0 berjalan beberapa jam, ia tiba di sebuah hutan yang penuh dengan cairan lembut dan aroma harum. Beberapa langkah kemudian, ia melihat sebuah kastil perak yang tergantung indah. Kastil itu diikat dengan rantai perak di empat pohon besar yang tumbuh di empat penjuru arah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Angin sepoi-sepoi membuat kastil yang tergantung sedikit di atas tanah itu bergerak perlahan. Peri Tercantik ingin sekali masuk ke dalamnya. Namun kastil itu tampaknya tak punya pintu maupun jendela.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan agak ragu, Peri Tercantik lalu membuka sebutir kacang pemberian wanita cantik pertama. Seketika, keluarlah seorang pelayan kecil yang terbang ke teras kastil. Ia lalu menjulurkan seuntai rantai perak dari sabuknya. Di ujung rantai, terdapat kunci emas kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri Tercantik segera memanjat rantai perak itu. Setiba di atas istana, pelayan kecil itu menarik tangan Peri Tercantik. Pelayan kecil itu lalu menghilang. Putri Tercantik segera membuka pintu kastil dan masuk ke dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian dalam istana itu sangat megah. Bintang-bintang dari emas dan permata menghiasi langit-langit istana. Ruangan itu tampak terang. Di tengah ruangan itu, ada sebuah sofa terbungkus kain lebar warna pelangi. Sofa itu tergantung di tali emas sehingga berayun mengikuti gerakan istana gantung.\u00a0 Siapapun yang tidur di atas sofa itu pasti tertidur nyenyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sofa yang anggun itu, tampak terbaring seorang pangeran. Ia tertidur sangat nyenyak. Peri Tercantik langsung tahu, kalau itu adalah Pangeran Pelangi. Di tempat itulah ia ditahan sejak ia menghilang.<\/span><\/p>\n<h2><b>6. Kutukan Peri Tercantik pun lenyap<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peri Pelangi menceritakan perjalanannya yang sulit saat lari dari istana Largee. Namun sayangnya, walau berulang kali ia bercerita dengan suara keras, Pangeran Pelangi tetap tidur dengan nyenyak. Ia samasekali tak mendengar suara Peri Tercantik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena putus asa, Peri Tercantik lalu membuka delima emas pemberian wanita cantik kedua. Begitu delima itu terbuka, keluarlah dari dalamnya sebuah biola kecil. Biola itu terbang ke atap berkubah sambil mengeluarkan musik yang indah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pangeran Pelangi membuka sedikit matanya dan melihat ke sekeliling. Sepertinya ia masih sangat mengantuk. Peri Tercantik tak sabar melihat Pangeran Pelangi yang masih setengah sadar. Maka ia segera membuka botol kristal beraroma wangi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiba-tiba, keluarlah seorang anak kecil dari botol itu. Bunyi biola seketika berhenti. Anak itu terbang mendekat ke telinga Pangeran Pelangi, lalu bernyanyi dengan suara merdu. Ia bernyanyi tentang pertemuan Peri Tercantik dan Pangeran Pelangi di kolam istana Largee. Ia juga bernyanyi tentang janji Pangeran Pelangi untuk membebaskan Peri Tercantik dari kutukan Largee.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingatan Pangeran Pelangi pada Peri Tercantik seketika kembali lagi.\u00a0 Ia berlutut di depan gadis itu dan mencium tangannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat itu, lenyaplah kutukan atas Peri Tercantik dan Pangeran Pelangi. Perlahan, istana itu turun dan menapak tanah lagi. Dinding di ruangan itu terbuka dan tampaklah takhta emas yang dilapisi permata. Istana Pangeran Pelangi tak lagi dikutuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak lama kemudian, datanglah beberapa kereta kuda mewah. Pada kereta kuda pertama, duduklah ibu Pangeran Pelangi. Dia dengan lega dan bahagia memeluk puteranya. Pangeran Pelangi memperkenalkan Peri Tercantik pada ibunya. Ibu sang pangeran dan anggota kerajaan lainnya sangat menyukai Peri Tercantik yang sangat cantik dan sopan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu Pangeran Pelangi lalu membawa Pangeran Pelangi dan Peri Tercantik ke ibu kota kerajaan. Mereka disambut dengan gembira. Pangeran Pelangi lalu diangkat menjadi raja baru dan disertai pesta meriah. Raja Hungaria dijemput datang. Betapa bahagia dan terharunya ia saat melihat putrinya selamat.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa waktu kemudian Raja Pelangi menikah dengan Peri Tercantik. Pernikahan dirayakan dengan meriah. Raja Pelangi hidup bahagia dengan ratunya, Peri Tercantik.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian tadi beberapa kisah tentang dongeng peri cantik dan baik hati serta dongeng peri tercantik. Semoga kisah tentang dongeng peri ini bisa memberikan hiburan dan banyak kebaikan untuk si kecil sebelum tidur.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":115291,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1485],"tags":[7578,1636,17639],"class_list":["post-115290","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-cerita-fiksi","tag-dongeng-anak","tag-dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Membacakan dongeng bisa jadi solusi untuk membuat si kecil mengantuk. Yuk, coba bacakan dongeng peri cantik dan baik hati berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Membacakan dongeng bisa jadi solusi untuk membuat si kecil mengantuk. Yuk, coba bacakan dongeng peri cantik dan baik hati berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-10T04:00:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-07T14:42:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/allison-archer-YJ4nIebKhQE-unsplash-scaled-e1704638063799.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/allison-archer-YJ4nIebKhQE-unsplash-scaled-e1704638063799.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/allison-archer-YJ4nIebKhQE-unsplash-scaled-e1704638063799.jpg\",\"width\":1920,\"height\":2560,\"caption\":\"Unsplash\/Allison Archer\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/\",\"name\":\"Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-01-10T04:00:13+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-07T14:42:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Membacakan dongeng bisa jadi solusi untuk membuat si kecil mengantuk. Yuk, coba bacakan dongeng peri cantik dan baik hati berikut!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati","description":"Membacakan dongeng bisa jadi solusi untuk membuat si kecil mengantuk. Yuk, coba bacakan dongeng peri cantik dan baik hati berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati","og_description":"Membacakan dongeng bisa jadi solusi untuk membuat si kecil mengantuk. Yuk, coba bacakan dongeng peri cantik dan baik hati berikut!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2024-01-10T04:00:13+00:00","article_modified_time":"2024-01-07T14:42:33+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":2560,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/allison-archer-YJ4nIebKhQE-unsplash-scaled-e1704638063799.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"13 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/allison-archer-YJ4nIebKhQE-unsplash-scaled-e1704638063799.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/allison-archer-YJ4nIebKhQE-unsplash-scaled-e1704638063799.jpg","width":1920,"height":2560,"caption":"Unsplash\/Allison Archer"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/","name":"Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-01-10T04:00:13+00:00","dateModified":"2024-01-07T14:42:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Membacakan dongeng bisa jadi solusi untuk membuat si kecil mengantuk. Yuk, coba bacakan dongeng peri cantik dan baik hati berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/dongeng-peri-cantik-dan-baik-hati-26-12-23\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cerita Anak Sebelum Tidur: Dongeng Peri Cantik dan Baik Hati"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115290"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115290"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115290\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":115294,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115290\/revisions\/115294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/115291"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115290"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115290"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115290"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}