{"id":112206,"date":"2023-11-14T11:00:06","date_gmt":"2023-11-14T04:00:06","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=112206"},"modified":"2023-11-13T13:15:53","modified_gmt":"2023-11-13T06:15:53","slug":"cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/","title":{"rendered":"Cerita Si Kancil Mencuri Timun Singkat dan Kaya Pesan Moral"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cerita si kancil mencuri timun singkat bisa dibilang jadi salah satu dongeng favoritnya anak-anak sampai sekarang.\u00a0 Sebagai fabel yang cukup populer, yang paling menarik dari cerita si kancil ini adalah kecerdikannya yang bikin anak-anak enggak kepikiran sama sekali untuk menebak. Kecerdikan kancil yang paling enggak disangka-sangka ada di dongeng yang mengisahkan konflik di antara kancil dan Pak Tani.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Itulah kenapa kalau si kecil suka dibacakan dongeng, mungkin dongeng anak fabel dengan tokoh si kancil ini bisa menjadi pilihan. Hewan satu ini selalu digambarkan cerdik dan penuh akal. Tak jarang ia dapat mengelabui hewan-hewan yang lebih besar bahkan lebih kuat darinya,\u00a0seperti buaya, harimau, bahkan singa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun pada cerita si kancil mencuri timun singkat kali ini, kancil akan dihadapkan dengan bahaya yang berbeda, Kini kancil kelaparan hingga perlu mencuri timun dari kebun Petani. Kira-kita mampukah kancil mengelabui Petani?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/sketsa-gambar-hewan-yang-mudah-ditiru\/\">20 Sketsa Gambar Hewan yang Mudah Ditiru untuk Anak-Anak<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Cerita Si Kancil Mencuri Timun<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_112286\" aria-describedby=\"caption-attachment-112286\" style=\"width: 799px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-112286\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Barnes-Noble-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855644764.jpg\" alt=\"\" width=\"809\" height=\"455\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Barnes-Noble-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855644764.jpg 594w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Barnes-Noble-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855644764-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Barnes-Noble-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855644764-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 809px) 100vw, 809px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-112286\" class=\"wp-caption-text\">Barnes &amp; Noble<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dongeng dan cerita rakyat adalah salah satu kekayaan budaya yang patut dilestasikan. Salah satunya yakni cerita Si Kancil Mencuri Timun. Kisah Si Kancil Mencuri Timun adalah cerita rakyat yang mengandung pelajaran tentang mencuri dan mengambil hak orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nilai ini tentu sangat cocok dibacakan kepada anak-anak agar memahami hak masing-masing orang. Agar mampu memperoleh nilai dan pesan moral secara keseluruhan, menarik membahas cerita Si Kancil Mencuri Timun. Simak ulasan berikut ini terkait kisah lengkapnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tiba-tiba Ada Kebakaran di Siang Hari<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Siang itu panas sekali. Matahari bersinar garang. Tapi hal itu tidak terlalu dirasakan oleh Kancil. Dia sedang tidur nyenyak di bawah sebatang pohon yang rindang. Tiba-tiba saja mimpi indahnya terputus. &#8220;Tolong! Tolong! &#8221; terdengar teriakan dan jeritan berulang-ulang. Lalu terdengar suara derap kaki binatang yang sedang berlari-lari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Ada apa, sih?&#8221; kata Kancil. Matanya berkejap-kejap, terasa berat untuk dibuka karena masih mengantuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Di kejauhan tampak segerombolan binatang berlari-lari menuju ke arahnya. &#8220;Kebakaran! Kebakaran!&#8221; teriak Kambing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Ayo lari, Cil! Ada kebakaran di hutan!&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memang benar. Asap tebal membubung tinggi ke angkasa. Kancil ketakutan melihatnya. Dia langsung bangkit dan berlari mengikuti teman-temannya. Kancil terus berlari dan larinya cepat sekali. Ya, walaupun Kancil bertubuh kecil, tapi dia dapat berlari cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kancil Takut karena Tersesat<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanpa terasa, Kancil telah berlari jauh, meninggalkan teman-temannya. &#8220;Aduh, napasku habis rasanya,&#8221; Kancil berhenti dengan napas terengah-engah, lalu duduk beristirahat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Lho, di mana binatang-binatang lainnya?&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Walaupun Kancil senang karena lolos dari bahaya, tiba-tiba ia merasa takut. &#8220;Wah, aku berada di mana sekarang? Sepertinya belum pernah ke sini.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kancil berjalan sambil mengamati daerah sekitarnya. &#8220;Waduh, aku tersesat. Sendirian lagi. Bagaimana ini?\u201d Kancil semakin takut dan bingung. &#8220;Tuhan, tolonglah aku.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kancil Melihat Ladang Sayur Pak Tani<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_112285\" aria-describedby=\"caption-attachment-112285\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-112285\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cerita-Rakyat-Nusantara-si-kancil-mencuri-timun-e1699855672941.webp\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cerita-Rakyat-Nusantara-si-kancil-mencuri-timun-e1699855672941.webp 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cerita-Rakyat-Nusantara-si-kancil-mencuri-timun-e1699855672941-720x405.webp 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cerita-Rakyat-Nusantara-si-kancil-mencuri-timun-e1699855672941-800x450.webp 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cerita-Rakyat-Nusantara-si-kancil-mencuri-timun-e1699855672941-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cerita-Rakyat-Nusantara-si-kancil-mencuri-timun-e1699855672941-768x432.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cerita-Rakyat-Nusantara-si-kancil-mencuri-timun-e1699855672941-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cerita-Rakyat-Nusantara-si-kancil-mencuri-timun-e1699855672941-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-112285\" class=\"wp-caption-text\">Cerita Rakyat Nusantara<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kancil terus berjalan menjelajahi hutan yang belum pernah dilaluinya. Tanpa terasa, dia tiba di pinggir hutan. Ia melihat sebuah ladang milik Pak Tani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Ladang sayur dan buah-buahan? Oh, syukurlah. Terima kasih, Tuhan,&#8221; mata Kancil membelalak. Ladang itu penuh dengan sayur dan buah-buahan yang siap dipanen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Wow, asyik sekali! Kebetulan nih, aku haus dan lapar sekali,&#8221; kata Kancil sambil menelan air liurnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Tenggorokanku juga terasa kering. Dan perutku keroncongan minta diisi. Makan dulu, ah.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan tanpa dosa, Kancil melahap sayur dan buah-buahan yang ada di ladang. Wah, kasihan sekali Pak Tani. Dia pasti marah kalau melihat kejadian ini. Si Kancil nakal sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Hmm, sedap sekali,&#8221; kata Kancil sambil mengusap-usap perutnya yang kekenyangan. &#8220;Andai setiap hari pesta seperti ini, pasti asyik.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah puas, Kancil merebahkan dirinya di bawah sebatang pohon yang rindang. Semilir angin yang bertiup, membuatnya mengantuk. &#8220;Oahem, aku jadi kepingin tidur lagi,&#8221; kata Kancil sambil menguap.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Si Kancil Kenyang dan Melanjutkan Tidurnya<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Akhirnya binatang yang nakal itu tertidur, melanjutkan tidur siangnya yang terganggu gara-gara kebakaran di hutan tadi. Wah, tidurnya begitu pulas, sampai terdengar suara dengkurannya. \u201cKrr&#8230; krr&#8230; krrr&#8230;\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika bangun pada keesokan harinya, Kancil merasa lapar lagi. &#8220;Wah, pesta berlanjut lagi, nih,&#8221; kata Kancil pada dirinya sendiri. &#8220;Kali ini aku pilih-pilih dulu, ah. Siapa tahu ada buah timun kesukaanku.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Maka Kancil berjalan-jalan mengitari ladang Pak Tani yang luas itu. &#8220;Wow, itu dia yang kucari!&#8221; seru Kancil gembira.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Hmm, timunnya kelihatan begitu segar. Besar-besar lagi! Wah, pasti sedap nih.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kancil langsung makan buah timun sampai kenyang. &#8220;Wow, sedap sekali sarapan timun,&#8221; kata Kancil sambil tersenyum puas.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pak Tani Terkejut Melihat Kondisi Ladangnya<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_112284\" aria-describedby=\"caption-attachment-112284\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-112284 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Pop-Mama-kancil-mencuri-timun-e1699855700265.png\" alt=\"cerita si kancil mencuri timun singkat\" width=\"1200\" height=\"675\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-112284\" class=\"wp-caption-text\">Pop Mama<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hari sudah agak siang. Lalu Kancil kembali ke bawah pohon rindang untuk beristirahat. Pak Tani terkejut sekali ketika melihat ladangnya. &#8220;Wah, ladang timunku kok jadi berantakan-begini,&#8221; kata Pak Tani geram.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Perbuatan siapa, ya? Pasti ada hama baru yang ganas. Atau mungkinkah ada bocah nakal atau binatang lapar yang mencuri timunku?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ladang timun itu memang benar-benar berantakan. Banyak pohon timun yang rusak karena terinjak-injak. Dan banyak pula serpihan buah timun yang berserakan di tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u201cHm, awas, ya, kalau sampai tertangkap!&#8221; omel Pak Tani sambil mengibas-ngibaskan sabitnya. &#8220;Panen timunku jadi berantakan.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Maka seharian Pak Tani sibuk membenahi kembali ladangnya yang berantakan. Dari tempat istirahatnya, Kancil terus memperhatikan Pak Tani itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Hmm, dia pasti yang bernama Pak Tani,&#8221; kata Kancil pada dirinya sendiri. &#8220;Kumisnya boleh juga. Tebal, hitam, dan melengkung ke atas. Lucu sekali. Hi&#8230; hi&#8230; hi&#8230;,\u201d kata Kancil.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Si Kancil Ingin Kembali Mencuri Timun<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebelumnya Kancil memang belum pernah bertemu dengan manusia. Tapi dia sering mendengar cerita tentang Pak Tani dari teman-temannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Aduh, Pak Tani kok lama ya,&#8221; ujar Kancil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ya, dia telah menunggu lama sekali. Siang itu Kancil ingin makan timun lagi. Rupanya dia ketagihan makan buah timun yang segar itu. Sore harinya, Pak Tani pulang sambil memanggul keranjang berisi timun di bahunya. Dia pulang sambil mengomel, karena hasil panennya jadi berkurang. Dan waktunya habis untuk menata kembali ladangnya yang berantakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Ah, akhirnya tiba juga waktu yang kutunggu-tunggu,&#8221; Kancil bangkit dan berjalan ke ladang. Binatang yang nakal itu kembali berpesta makan timun Pak Tani. Keesokan harinya, Pak Tani geram dan marah-marah melihat ladangnya berantakan lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Benar-benar keterlaluan! &#8221; seru Pak Tani sambil mengepalkan tangannya. &#8220;Ternyata tanaman lainnya juga rusak dan dicuri.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pak Tani Ingin Menangkap Pencuri Timunnya<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pak Tani berlutut di tanah untuk mengetahui jejak si pencuri. &#8220;Hmm, pencurinya pasti binatang,&#8221; kata Pak Tani. &#8220;Jejak kaki manusia tidak begini bentuknya.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pemilik ladang yang malang itu bertekad untuk menangkap si pencuri. &#8220;Aku harus membuat perangkap untuk menangkapnya! &#8220;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Maka Pak Tani segera meninggalkan ladang. Setiba di rumahnya, dia membuat sebuah boneka yang menyerupai manusia. Lalu dia melumuri orang-orangan ladang itu dengan getah nangka yang lengket!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pak Tani kembali lagi ke ladang. Orang-orangan itu dipasangnya di tengah ladang timun. Bentuknya persis seperti manusia yang sedang berjaga-jaga. Pakaiannya yang kedodoran berkibar-kibar tertiup angin. Sementara kepalanya memakai caping, seperti milik Pak Tani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Wah, sepertinya Pak Tani tidak sendiri lagi,&#8221; ucap Kancil, yang melihat dari kejauhan. &#8220;Ia datang bersama temannya. Tapi mengapa temannya diam saja, dan Pak Tani meninggalkannya sendirian di tengah ladang?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lama sekali Kancil menunggu kepergian teman Pak Tani. Akhirnya dia tak tahan. &#8220;Ah, lebih baik aku ke sana,&#8221; kata Kancil memutuskan. &#8220;Sekalian minta maaf karena telah mencuri timun Pak Tani. Siapa tahu aku malah diberinya timun gratis.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Maafkan saya, Pak,&#8221; sesal Kancil di depan orangorangan ladang itu. &#8220;Sayalah yang telah mencuri timun Pak Tani. Perut saya lapar sekali. Bapak tidak marah, kan?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tentu saja orang-orangan ladang itu tidak menjawab. Berkali-kali Kancil meminta maaf. Tapi orang-orangan itu tetap diam. Wajahnya tersenyum, tampak seperti mengejek Kancil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Huh, sombong sekali!&#8221; seru Kancil marah. &#8220;Aku minta maaf kok diam saja. Malah tersenyum mengejek. Memangnya lucu apa?&#8221; gerutunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Akhirnya Kancil tak tahan lagi. Ditinjunya orangorangan ladang itu dengan tangan kanan. \u201cBuuuk! Lho, kok tangannya tidak bisa ditarik?\u201d Ditinjunya lagi dengan tangan kiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u201cBuuuk!\u201d kini kedua tangannya melekat erat di tubuh boneka itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Lepaskan tanganku! &#8221; teriak Kancil jengkel. &#8220;Kalau tidak, kutendang kau! &#8220;Buuuk! Kini kaki si Kancil malah melekat juga di tubuh orang-orangan itu. &#8220;Aduh, bagaimana ini?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sore harinya, Pak Tani kembali ke ladang. &#8220;Nah, ini dia pencurinya!&#8221; Pak Tani senang melihat jebakannya berhasil. &#8220;Rupanya kau yang telah merusak ladang dan mencuri timunku.&#8221; Pak Tani tertawa ketika melepaskan Kancil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Katanya kancil binatang yang cerdik,&#8221; ejek Pak Tani. &#8220;Tapi kok tertipu oleh orang-orangan ladang. Ha&#8230; ha&#8230; ha&#8230;. &#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kancil pasrah saja ketika dibawa pulang ke rumah Pak Tani. Dia dikurung di dalam kandang ayam. Tapi Kancil terkejut ketika Pak Tani menyuruh istrinya menyiapkan bumbu sate.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Aku harus segera keluar malam ini juga!&#8221; tekad Kancil. Kalau tidak, tamatlah riwayatku.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Si Kancil Bertemu Anjing<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Malam harinya, ketika seisi rumah sudah tidur, Kancil memanggil-manggil Anjing, si penjaga rumah. &#8220;Ssst&#8230; Anjing, kemarilah,&#8221; bisik Kancil. &#8220;Perkenalkan, aku Kancil. Binatang piaraan baru Pak Tani. Tahukah kau? Besok aku akan diajak Pak Tani menghadiri pesta di rumah Pak Lurah. Asyik, ya?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anjing terkejut mendengarnya. &#8220;Apa? Aku tak percaya! Aku yang sudah lama ikut Pak Tani saja tidak pernah diajak pergi. Eh, malah kau yang diajak.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kancil tersenyum penuh arti. &#8220;Yah, terserah kalau kau tidak percaya. Lihat saja besok! Aku tidak bohong! &#8220;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Kancil Berhasil Melarikan Diri<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_112287\" aria-describedby=\"caption-attachment-112287\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-112287\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Twinkl-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855723456.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Twinkl-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855723456.jpg 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Twinkl-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855723456-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Twinkl-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855723456-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Twinkl-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855723456-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Twinkl-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855723456-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Twinkl-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855723456-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Twinkl-cerita-si-kancil-mencuri-timun-e1699855723456-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-112287\" class=\"wp-caption-text\">Twinkl<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rupanya Anjing terpengaruh oleh kata-kata si Kancil. Dia meminta agar Kancil membujuk Pak Tani untuk mengajaknya pergi ke pesta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Oke, aku akan berusaha membujuk Pak Tani,&#8221; janji Kancil. &#8220;Tapi malam ini kau harus menemaniku tidur di kandang ayam. Bagaimana?&#8221; Anjing setuju dengan tawaran Kancil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dia segera membuka gerendel pintu kandang, dan masuk. Dengan sigap, Kancil cepat-cepat keluar dari kandang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">&#8220;Terima kasih,&#8221; kata Kancil sambil menutup kembali gerendel pintu. &#8220;Maaf Iho, aku terpaksa berbohong. Titip salam ya, buat Pak Tani. Dan tolong sampaikan maafku padanya.&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kancil segera berlari meninggalkan rumah Pak Tani. Anjing yang malang itu baru menyadari kejadian sebenarnya ketika Kancil sudah menghilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selesai.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pesan Moral Cerita Si Kancil Mencuri Timun<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_93287\" aria-describedby=\"caption-attachment-93287\" style=\"width: 798px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-93287\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cerita-kancil-dan-kura-kura-1ea7988f22dc7d97f9a4e211ecdf1354_800x420-e1697170723527.png\" alt=\"dongeng anak pendek\" width=\"808\" height=\"455\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cerita-kancil-dan-kura-kura-1ea7988f22dc7d97f9a4e211ecdf1354_800x420-e1697170723527.png 746w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cerita-kancil-dan-kura-kura-1ea7988f22dc7d97f9a4e211ecdf1354_800x420-e1697170723527-720x405.png 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cerita-kancil-dan-kura-kura-1ea7988f22dc7d97f9a4e211ecdf1354_800x420-e1697170723527-444x250.png 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cerita-kancil-dan-kura-kura-1ea7988f22dc7d97f9a4e211ecdf1354_800x420-e1697170723527-600x337.png 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/cerita-kancil-dan-kura-kura-1ea7988f22dc7d97f9a4e211ecdf1354_800x420-e1697170723527-285x160.png 285w\" sizes=\"(max-width: 808px) 100vw, 808px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-93287\" class=\"wp-caption-text\">Pop Mama<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pesan moral dari cerita si kancil mencuri timun singkat ini adalah tidak boleh mencuri sesuatu yang milikmu. Hasil ini dapat merugikan orang lain. Jadi janganlah mencuri. Tindakan ini bukanlah perbuatan yang baik. Kamu tidak dapat mengambil milik orang lain begitu saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada cerita ini, Kancil yang sangat cerdik dalam mencuri pun akhirnya kena jebakan milik Petani. Selain itu, sebaiknya tidak mencontoh perbuatan Kancil. Kecerdikan Kancil seharusnya digunakan untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi sesama. Bukan digunakan untuk merugikan orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/komik-pendidikan\/\">Komik Pendidikan yang Seru dan Cocok untuk Belajar Anak!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Manfaat Membacakan Dongeng untuk Anak<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_112288\" aria-describedby=\"caption-attachment-112288\" style=\"width: 1790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-112288\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Orange-Leader-cerita-dongeng-anak-e1699855956386.jpg\" alt=\"cerita si kancil mencuri timun singkat\" width=\"1800\" height=\"1012\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-112288\" class=\"wp-caption-text\">Orange Leader<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meskipun dihadapkan dengan gemburan teknologi seperti gadget, buku masih menjadi media yang orangtua pilih untuk mengasah perkembangan anak. Ada beragam jenis buku anak yang populer, mulai dari buku cerita sampai buku yang membuat si kecil sibuk bermain. Dari cerita si kancil mencuri timun singkat di atas juga Sedulur bisa memnacing agar anak bisa semakin tertarik pada hal lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meski terkesan sepele, membacakan buku cerita dan dongeng adalah kegiatan yang punya manfaat dan menyenangkan bagi anak. Berikut alasan dan manfaat membacakan dongeng sebelum tidur untuk anak.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Mempererat hubungan anak dan orangtua<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meluangkan waktu untuk membaca dongeng sebelum tidur bisa jadi salah satu cara efektif dan punya manfaat untuk menghabiskan waktu bersama anak. Bahkan, aktivitas satu ini juga bisa membantu mempererat ikatan batin orangtua dan anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Alasannya, ketika membacakan dongeng, proses komunikasi yang interaktif antara orangtua dan anak biasanya akan terjalin. Pola komunikasi interaktif ini tetap terjalin walau anak masih bayi. Tanpa kamu sadari, hal tersebut memunculkan kehangatan antara kedua belah pihak.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Memperbanyak kosakata anak<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengutip dari situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), manfaat menerapkan kebiasaan membacakan dongeng sebelum anak tidur adalah menambah perbendaharaan kata anak. Bila orangtua membiasakan diri membacakan buku secara berulang, kosakata dalam dongeng akan terserap dalam memori anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara perlahan, anak akan belajar untuk memahami kata dan kalimat yang ayah dan ibu ceritakan dalam buku. Semakin banyak kata yang anak dengar saat orangtuanya mendongeng, semakin baik pula kemampuan bahasa mereka kelak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Semakin ia bertambah usia, anak akan semakin lancar untuk berbicara dan berbahasa dan terhindari dari kondisi terlambat bicara. Pasalnya, otaknya akan terus dirangsang untuk memperkaya kata dan gaya bahasa yang berbeda-beda.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Mengenalkan berbagai bentuk\u00a0<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada anak bayi, matanya akan lebih fokus melihat pola-pola sederhana dalam buku cerita yang orangtuanya tunjukkan. Secara tidak langsung, ini adalah manfaat membacakan dongeng pada anak. Kamu mengenalkan bentuk objek, kata, dan berbagai macam warna sejak dini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ayah dan ibu tidak perlu membeli buku kumpulan dongeng yang tebal-tebal dan berharga mahal. Pilih buku sederhana, tetapi isi di dalamnya terdapat banyak bentuk karakter dengan beragam warna. Dengan begitu, si kecil kan lebih tertarik untuk melirik dan menikmatinya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Membantu anak mengenal emosi<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Manfaat membacakan dongeng untuk anak adalah membantu mengenal dan menambah perkembangan bahasa lewat cerita yang ia dengar. Saat mendengarkan cerita, anak akan memperhatikan dengan seksama cara menyampaikan emosi setiap tokoh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kamu bisa menggambarkan emosi bahagia, marah, atau takut dengan ekspresi wajah, intonasi, bahkan irama yang berbeda. Ambil contoh, saat membacakan dongeng tentang bawang merah yang jahat dan bawang putih yang baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat membacakan dongeng sebagai bawang merah, kamu akan memberi ekspresi wajah merengut, intonasi agak tinggi, dan angkuh. Sementara itu, saat membacakan dongeng sebagai bawang putih, kamu bisa memakai intonasi nada rendah tetap tegas dan wajah sayu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanpa disadari, dari sana anak akan belajar cara meluapkan perasaan marah, sedih, dendam, rasa bersalah, dan bahkan malu. Anak yang mampu meluapkan perasaannya cenderung lebih mungkin untuk mengolah emosinya dengan bijak.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Membantu proses bicara anak<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Membaca mampu merangsang perkembangan otak anak. Ketika orangtua membacakan dongeng untuk anak, manfaat untuk anak adalah ia akan menerima informasi. Orangtua bisa membacakan cerita dengan lambat, ucapan yang jelas, dan memberi jeda pada setiap bagian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika ada gambar atau bentuk, ayah dan ibu bisa menunjukkan dan menjelaskannya pada si kecil. Anak-anak yang terbiasa membaca atau mendengarkan cerita sejak dini cenderung lebih cepat bicara dan menyampaikan keinginannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Artinya, kebiasaan membacakan dongeng ini sangat membantu anak agar lebih mudah dalam berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Melatih respons anak<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika kamu membacakan dongeng ke bayi, mereka memang belum bisa merespon rangsangan dengan kata-kata yang jelas. Namun, saat mendengarkan orangtuanya bercerita, bayi dapat memberikan respon melalui gerakan tangan dan kakinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Respons dan rangsangan ini akan mengaktifkan berbagai sel-sel saraf dalam otak bayi lebih cepat.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, sambil mendongeng, kamu juga bisa merangsang respon bayi dengan mengulang-ulang setiap kalimat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini bisa membantu bayi merekam kalimat dengan lebih baik dan merespons dengan cara menirukan gerakan bibir atau ekspresi wajah saat kamu mendongeng.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Meningkatkan kemampuan berpikir<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tak hanya itu, manfaat membacakan dongeng sebelum tidur juga dapat menjadi cara untuk melatih kemampuan berpikir anak. Ketika mendengar satu dongeng, anak akan belajar memahami dan menghafal setiap kata yang kamu sampaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Informasi yang anak terima juga dapat membantu mengembangkan sisi kreatif otaknya karena si kecil akan terpancing untuk memiliki rasa ingin tahu yang lebih dan lebih lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini tentu akan membuat anak memiliki wawasan yang lebih luas tentang banyak hal. Menerapkan kebiasaan baru pasti tidak mudah, apalagi kalau anak menganggap membaca dongeng adalah aktivitas membosankan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak perlu membacakan dongeng yang terlalu panjang agar anak tetap fokus dan mendapat manfaat selama aktivitas ini. Pilih cerita yang pendek dan buat suasana menyenangkan. Kamu bisa minta anak memilih sendiri buku bacaan yang ada di rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Itulah tadi cerita Si Kancil Mencuri Timun singkat. Semoga si kecil bisa terhibur mendengarkan cerita dongan anak ini ya. Selamat membaca!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":112283,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1485],"tags":[16691,16689,16690],"class_list":["post-112206","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-cerita-fabel-anak","tag-cerita-si-kancil-mencuri-timun","tag-dongeng-untuk-anak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cerita Si Kancil Mencuri Timun Singkat dan Kaya Pesan Moral<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tokoh kancil pada dongeng anak dikenal cerdik. Yuk, simak kisah kancil di cerita si kancil mencuri timun singkat berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cerita Si Kancil Mencuri Timun Singkat dan Kaya Pesan Moral\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tokoh kancil pada dongeng anak dikenal cerdik. Yuk, simak kisah kancil di cerita si kancil mencuri timun singkat berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-14T04:00:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-13T06:15:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/5.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/5.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/5.webp\",\"width\":800,\"height\":450,\"caption\":\"cerita si kancil mencuri timun singkat\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/\",\"name\":\"Cerita Si Kancil Mencuri Timun Singkat dan Kaya Pesan Moral\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-11-14T04:00:06+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-13T06:15:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Tokoh kancil pada dongeng anak dikenal cerdik. Yuk, simak kisah kancil di cerita si kancil mencuri timun singkat berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cerita Si Kancil Mencuri Timun Singkat dan Kaya Pesan Moral\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cerita Si Kancil Mencuri Timun Singkat dan Kaya Pesan Moral","description":"Tokoh kancil pada dongeng anak dikenal cerdik. Yuk, simak kisah kancil di cerita si kancil mencuri timun singkat berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cerita Si Kancil Mencuri Timun Singkat dan Kaya Pesan Moral","og_description":"Tokoh kancil pada dongeng anak dikenal cerdik. Yuk, simak kisah kancil di cerita si kancil mencuri timun singkat berikut ini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2023-11-14T04:00:06+00:00","article_modified_time":"2023-11-13T06:15:53+00:00","og_image":[{"width":800,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/5.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"13 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/5.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/5.webp","width":800,"height":450,"caption":"cerita si kancil mencuri timun singkat"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/","name":"Cerita Si Kancil Mencuri Timun Singkat dan Kaya Pesan Moral","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#primaryimage"},"datePublished":"2023-11-14T04:00:06+00:00","dateModified":"2023-11-13T06:15:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Tokoh kancil pada dongeng anak dikenal cerdik. Yuk, simak kisah kancil di cerita si kancil mencuri timun singkat berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cerita-si-kancil-mencuri-timun-singkat-7-11-23-azm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cerita Si Kancil Mencuri Timun Singkat dan Kaya Pesan Moral"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112206"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112206"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112206\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":112289,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112206\/revisions\/112289"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}