{"id":10377,"date":"2022-08-03T14:00:47","date_gmt":"2022-08-03T07:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=10377"},"modified":"2022-08-03T10:49:40","modified_gmt":"2022-08-03T03:49:40","slug":"kamera-analog","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/","title":{"rendered":"12 Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harga untuk Pemula"},"content":{"rendered":"<p>Kamera analog adalah kamera yang masih menggunakan sistem manual dan film untuk menangkap citra atau gambar yang dipotret. Berbeda dengan kamera digital, menggunakan kamera jenis ini membutuhkan sejumlah keterampilan lebih dan juga kemahiran di atas rata-rata.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Hal tersebut yang membuat kamera analog terkadang lebih sering digunakan oleh pegiat hobi fotografi berpengalaman. Namun, bukan berarti orang yang baru memulai belajar fotografi tidak bisa menggunakan kamera jenis ini. Dalam beberapa tahun terakhir, peminat kamera analog semakin meningkat sehingga membuat banyak orang berburu kamera jadul tersebut. Jika Sedulur tertarik dan sedang mencari rekomendasi kamera analog terbaik dan termurah, maka simak ulasan berikut ini ya!<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/fujifilm-xa3\/\">Mengulas Kamera Fujifilm X-A3, Harga &amp; Spesifikasinya<\/a><\/strong><\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:heading --><!-- \/wp:heading -->\r\n<!-- wp:heading -->\r\n<h2><strong>1.<\/strong> <strong>Canon AE-1<\/strong><\/h2>\r\n<!-- \/wp:heading -->\r\n<!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":10379,\"width\":600,\"sizeSlug\":\"large\"} -->\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-10379\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/1.-dpreview.jpeg\" alt=\"kamera analog\" width=\"600\" height=\"667\" \/>\r\n<figcaption><em>dpreview.com<\/em><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n<!-- \/wp:image -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Rekomendasi pertama adalah Canon AE-1. Kamera ini dirilis pada April 1976, dan saat ini menjadi kamera dengan sistem analog terbaik dan paling laris. Kamera ini adalah kamera SLR dengan Automatic Exposure\/AE (pencahayaan otomatis), pada saat peluncurannya, sistem AE merupakan yang paling canggih pada zamannya.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Kamera ini memiliki shutter speed hingga 1\/1000 detik, dengan beberapa kompatibel lensa, yaitu Canon FD 50mm f\/1.4 SSC dan FD 50mm f\/1.8 SC. Berat dari kamera ini juga hanya 590 gram. Harga untuk kamera ini dibanderol dari Rp 4.4 juta hingga Rp 4.6 juta.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:heading -->\r\n<h2><strong>2.<\/strong> <strong>Nikon FE2<\/strong><\/h2>\r\n<!-- \/wp:heading -->\r\n<!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":10380,\"width\":600,\"sizeSlug\":\"large\"} -->\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-10380\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/2.-35mmc-1000x690.jpg\" alt=\"kamera analog\" width=\"600\" height=\"690\" \/>\r\n<figcaption><em>35mmc.com<\/em><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n<!-- \/wp:image -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Rekomendasi selanjutnya adalah Nikon FE2, kamera ini dirilis pada tahun 1983 dan melalui masa produksi yang terbilang pendek, yaitu dari tahun 1983-1987 saja. Kamera ini memiliki dua model warna, warna hitam dan warna krem. Maksimal kecepatan kamera ini adalah 1\/4000 detik dengan kecepatan sinkronisasi flash pada 1\/250 detik.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Sementara itu jangkauan ASA\/ISO mulai dari 12 hingga 4000. Beberapa lensa yang kompatibel yang bertipe AI\/AIS\/AF dan AFS. Kamera ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai kamera untuk hunting foto. Harga kamera ini bervariasi, mulai dari Rp 1.7 juta hanya untuk body kamera saja dan Rp. 2.4 juta sudah termasuk lensa.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0 <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-polaroid\/\">10 Rekomendasi Kamera Polaroid Terbaik &amp; Murah<\/a><\/strong><\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:heading -->\r\n<h2><strong>3.<\/strong> <strong>Olympus OM-1<\/strong><\/h2>\r\n<!-- \/wp:heading -->\r\n<!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":10381,\"width\":600,\"sizeSlug\":\"large\"} -->\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-10381\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/3.-culturedkiwi.jpg\" alt=\"kamera analog\" width=\"600\" height=\"667\" \/>\r\n<figcaption><em>culturedkiwi<\/em>.<em>com<\/em><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n<!-- \/wp:image -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Kamera selanjutnya adalah Olympus OM-1. Kamera ini dirilis pada tahun 1972. Kamera Olympus hadir dengan inovasi sebagai kamera yang memiliki desain ramping dan ringan. Beratnya hanya 510 gram saja. Hal tersebut membuat kamera ini merupakan kamera SLR terkecil dan teringan di dunia.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Kamera ini oleh karena itu sangat cocok digunakan sebagai kamera untuk hunting foto dan travelling. Dengan cakupan ISO 25-1600 menggunakan shutter speed hingga 1\/1000 detik, kamera yang sangat layak untuk dimiliki. Harga kamera ini dibanderol mulai dari Rp 1.8 juta hingga Rp 2.5 juta.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:heading -->\r\n<h2><strong>4.<\/strong> <strong>Rollei 35<\/strong><\/h2>\r\n<!-- \/wp:heading -->\r\n<!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":10382,\"width\":600,\"sizeSlug\":\"large\"} -->\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-10382\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/4.-idntimes-1-1000x690.jpg\" alt=\"kamera analog\" width=\"600\" height=\"690\" \/>\r\n<figcaption><em>idntimes.com<\/em><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n<!-- \/wp:image -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Rekomendasi selanjutnya adalah Rollee 35. Kamera ini memiliki jendela bidik berukuran 35mm dan diperkenalkan sekaligus dirilis pada tahun 1966. Dalam 30 tahun, Rollei 35 mencapai angka 2 juta unit yang telah diproduksi.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Rollei 35 memiliki ASA\/ISO 25-1600, diafragma f\/3.5 hingga f\/22, dan shutter speed 1\/2 detik sampai 1\/500 detik. Kamera ini tersedia dalam warna hitam dan krom, berat dari kamera ini hanya 370 gram. Harga kamera ini sekitar Rp 3.5 juta, sementara itu seri classic gold mencapai harga hingga Rp 50 juta, lho!<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:heading -->\r\n<h2><strong>5.<\/strong> <strong>Ricoh KR-5<\/strong><\/h2>\r\n<!-- \/wp:heading -->\r\n<!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":10383,\"width\":600,\"sizeSlug\":\"large\"} -->\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-10383\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/5.-lomography.jpg\" alt=\"kamera analog\" width=\"600\" height=\"636\" \/>\r\n<figcaption><em>lomography.com<\/em><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n<!-- \/wp:image -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Rekomendasi kamera analog selanjutnya adalah Ricoh KR-5. Kamera SLR 35 mm ini diluncurkan pada tahun 1978. Lensa standar kamera ini memiliki bukaan f\/2.2 dengan panjang 55 mm. Ricoh KR-5 memiliki kecepatan rana 1\/8 detik hingga 1\/500 detik dengan sinkronisasi flash dari 1\/8 detik sampai 1\/60 detik. Ricoh KR-5 bisa menyala dengan dua baterai oksida perak 1.5V.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Kamera ini termasuk kamera murah, bagi Sedulur yang penasaran dan sangat ingin memiliki kamera analog. Bisa membeli Ricoh KR-5, karena kamera ini hanya dibanderol dengan harga Rp. 1.8 juta saja.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:heading -->\r\n<h2><strong>6.<\/strong> <strong>Minolta SR-T 101<\/strong><\/h2>\r\n<!-- \/wp:heading -->\r\n<!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":10384,\"width\":600,\"sizeSlug\":\"large\"} -->\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-10384\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/6.-idntimes-1.jpg\" alt=\"kamera analog\" width=\"600\" height=\"667\" \/>\r\n<figcaption><em>idntimes.com<\/em><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n<!-- \/wp:image -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Kamera analog selanjuta adalah Minolta SR-T 101. Salah satu kamera pionir di kalangan SLR 35 mm. Kamera ini dirilis pada tahun 1966. Produksi kamera ini berlangsung cukup lama, yaitu sekitar 10 tahun. Kamera ini memiliki ASA.ISO yang cukup luas. Shutter speed dan sinkronisasi flash hingga 1\/1000 detik dan 1\/60 detik. Harga kamera ini dibanderol senilai Rp. 1.85 juta hingga Rp 2.4 juta sudah termasuk dengan lensa.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:heading -->\r\n<h2><strong>7.<\/strong> <strong>Pentax K1000<\/strong><\/h2>\r\n<!-- \/wp:heading -->\r\n<!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":10385,\"width\":600,\"sizeSlug\":\"large\"} -->\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-10385\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/7.-idntimes-1.jpg\" alt=\"kamera analog\" width=\"600\" height=\"332\" \/>\r\n<figcaption><em>idntimes.com<\/em><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n<!-- \/wp:image -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Rekomendasi kamera selanjutnya yaitu berasal dari perusahaan Asahi Optical Co., Ltd. Diproduksi dari tahun 1976 hingga 1977. Kamera ini terjual hingga tiga juta unit, dikarenakan desainnya yang kokoh dan juga daya tahan yang luar biasa. Kamera ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 1.9jt hingga 2.5 juta.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Kamera ini memiliki jangkauan ISO\/ASA 20-3200 dengan shutter speed hingga 1\/1000 detik dan sinkronisasi flash 1\/60 detik. Namun, Pentax K1000 lebih berat dibanding kamera lainnya, yakni berbobot 628 gram termasuk baterai, strap, dan roll berisi 36 film.<\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->\r\n<!-- wp:heading -->\r\n<h2><strong>8.<\/strong> <strong>Yashica FX Super 2000<\/strong><\/h2>\r\n<!-- \/wp:heading -->\r\n<!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":10386,\"width\":600,\"sizeSlug\":\"large\"} -->\r\n<div class=\"wp-block-image\">\r\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-10386\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/8.-filmadvance.jpg\" alt=\"kamera analog\" width=\"600\" height=\"467\" \/>\r\n<figcaption><em>filmadvance.com<\/em><\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n<\/div>\r\n<!-- \/wp:image -->\r\n<!-- wp:paragraph -->\r\n<p>Rekomendasi kamera analog selanjutnya berasal dari Yashica. Kamera Yashica FX Super 2000 ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 210.000 hingga Rp 300.000 saja. Dirilis pada tahun 1986, kamera ini memiliki shutter speed hingga 1\/2000 detik. Tersedia juga light meter yang menggunakan tenaga baterai LR44 sehingga cocok bagi Sedulur yang sedang ingin belajar kamera.<\/p>\r\n<h2><b>9. Fujica M1<\/b><\/h2>\r\n\r\n<figure id=\"attachment_67319\" aria-describedby=\"caption-attachment-67319\" style=\"width: 1270px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67319\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Fujica-M1-Pexels.webp\" alt=\"Fujica M1\" width=\"1280\" height=\"853\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Fujica-M1-Pexels.webp 1280w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Fujica-M1-Pexels-768x512.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Fujica-M1-Pexels-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67319\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\r\n\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekomendasi kamera analog selanjutnya adalah Fujica M1 yang sudah ada sejak tahun 1980-an. Fujica M1 merupakan kamera yang didistribusikan oleh Fujifilm di Indonesia. Kamera ini sangat cocok digunakan oleh pemula karena memiliki body yang terbuat dari plastik. Dengan begitu, kamera ini sangat ringan dan mudah digunakan.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kualitas hasil jepretan kamera ini tidak jauh berbeda dengan kamera LOMO. Sedulur bisa mendapatkan kamera analog terbaik ini dengan harga mulai dari Rp 1.000.000. Harga ini sangat cocok jika digunakan oleh para pemula fotografi.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/meja-laptop\/\"><b>10 Rekomendasi Meja Laptop Terbaik untuk Kerja di Rumah<\/b><\/a><\/p>\r\n<h2><b>10. Canon Canonet QL17<\/b><\/h2>\r\n\r\n<figure id=\"attachment_67317\" aria-describedby=\"caption-attachment-67317\" style=\"width: 1990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67317\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Canonet-QL17-Casual-Photophile.webp\" alt=\"Canonet QL17\" width=\"2000\" height=\"1125\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Canonet-QL17-Casual-Photophile.webp 2000w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Canonet-QL17-Casual-Photophile-720x405.webp 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Canonet-QL17-Casual-Photophile-800x450.webp 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Canonet-QL17-Casual-Photophile-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Canonet-QL17-Casual-Photophile-768x432.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Canonet-QL17-Casual-Photophile-1536x864.webp 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Canonet-QL17-Casual-Photophile-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Canonet-QL17-Casual-Photophile-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 2000px) 100vw, 2000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67317\" class=\"wp-caption-text\">Casual Photophile<\/figcaption><\/figure>\r\n\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Canon Canonet QL17 merupakan kamera analog yang dibuat pada tahun 1960an. Meskipun kabarnya kamera analog satu ini tergolong cukup sulit dalam perawatannya, namun bagi Sedulur yang ingin terjun ke ranah kamera analog, Canonet QL17 ini tergolong wajib untuk dimiliki.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan dari Canon Canonet QL17 adalah ketajaman hasil jepretan yang pas. Tak heran, banyak fotografer yang memilih kamera ini untuk digunakan dalam pembuatan foto yang estetik. Kamera analog 35mm dengan bentuk vintage ini dapat Sedulur dapatkan dengan harga mulai dari Rp 1.000.000 \u2013 Rp 1.650.000.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h2><b>11. Nikon FM10<\/b><\/h2>\r\n\r\n<figure id=\"attachment_67318\" aria-describedby=\"caption-attachment-67318\" style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67318\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/FM10-Tokyo-Camera-Style.webp\" alt=\"Nikon FM10\" width=\"1024\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/FM10-Tokyo-Camera-Style.webp 1024w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/FM10-Tokyo-Camera-Style-768x576.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67318\" class=\"wp-caption-text\">Tokyo Camera Style<\/figcaption><\/figure>\r\n\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekomendasi kamera analog selanjutnya adalah Nikon FM10 yang dikeluarkan pada tahun 1995. Kamera ini memiliki lensa bawaan berupa Nikon 35-70mm dan merupakan kamera Center Weighted Metering dengan Shutter Speed yang mencapai 1\/2000. Kamera analog pemula ini banyak direkomendasikan untuk orang-orang yang hobi fotografi karena dikenal mudah dioperasikan.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil jepretan kamera ini tentu tidak bisa diragukan. Hasil yang sangat tajam sangat cocok untuk Sedulur yang ingin menghasilkan kejernihan dengan kamera analog. Selain itu, keunggulan lain dari kamera Nikon FM10 adalah bobot yang enteng sehingga mudah dibawa kemana saja. Kamera analog harga Rp 1.200.000 \u2013 Rp 2.500.000 ini dapat Sedulur peroleh di penjual barang antik ataupun toko-toko online.<\/span><\/p>\r\n<p><b>BACA JUGA: <\/b><a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/meja-kompor\/\"><b>12 Rekomendasi Meja Kompor Terbaik untuk Percantik Hunian<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h2><b>12. Minolta Dynax 600si Classic<\/b><\/h2>\r\n\r\n<figure id=\"attachment_67320\" aria-describedby=\"caption-attachment-67320\" style=\"width: 2550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-67320\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile.webp\" alt=\"Minolta Dynax \" width=\"2560\" height=\"1440\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile.webp 2560w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile-720x405.webp 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile-800x450.webp 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile-768x432.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile-1536x864.webp 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile-2048x1152.webp 2048w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Minolta-Dynax-Casual-Photophile-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67320\" class=\"wp-caption-text\">Casual Photophile<\/figcaption><\/figure>\r\n\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekomendasi kamera analog terakhir adalah Minolta Dynax 600si Classic. Kamera ini biasa dipilih oleh para fotografer yang ingin merasakan sensasi kamera analog dan tidak ingin mengorbankan teknologi digital. Kamera analog film ini diperkenalkan pada tahun 1995 dan sudah dibekali dengan sistem autofokus SLR berteknologi tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minolta Dynax 600si Classic memiliki desain yang sangat ergonomis jika dibandingkan dengan kamera sekelasnya. Sedulur juga akan terpukau dengan adanya dial terpisah untuk flash dan exposure compensation, drive mode, dan exposure mode.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamera ini juga memiliki tombol belakang untuk mengatur AF dan metering. Sedulur dapat menggunakan fitur ini atau mematikannya untuk menghindari kejadian tidak sengaja terpencet. Meskipun begitu, AF yang dimiliki kamera ini tidak terlalu impresif dan untuk memotret secara continuous, kamera ini hanya bisa sampai 2 fps. Sedulur dapat mendapatkan kamera analog murah ini dengan harga mulai dari Rp 700.000 saja.<\/span><\/p>\r\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian informasi mengenai rekomendasi kamera analog terbaik dengan harganya yang bisa digunakan oleh para pemula. Semoga daftar kamera analog di atas bisa memberikan rekomendasi bagi Sedulur yang kesulitan menentukan kamera yang dibutuhkan. Jangan lupa untuk mulai menyisihkan uang agar dapat segera membeli kamera analog tersebut, ya!<\/span><\/p>\r\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><i><\/i><\/p>\r\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/p>\r\n<!-- \/wp:paragraph -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":6,"featured_media":67312,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[9389,5114,1398],"class_list":["post-10377","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-analog","tag-kamera","tag-kamera-analog"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>12 Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harga untuk Pemula<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sedulur menyukai fotografi dan ingin mencoba kamera analog? Simak daftar rekomendasi kamera analog murah di bawah ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harganya 2021\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sedulur menyukai fotografi dan ingin mencoba kamera analog? Simak daftar rekomendasi kamera analog murah di bawah ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-03T07:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-08-03T03:49:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/3.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rahayu Diyah Wiludjeng\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harganya 2021\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Sedulur menyukai fotografi dan ingin mencoba kamera analog? Simak daftar rekomendasi kamera analog murah di bawah ini!\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/4-10.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rahayu Diyah Wiludjeng\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/4-10.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/4-10.jpg\",\"width\":800,\"height\":450},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/\",\"name\":\"12 Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harga untuk Pemula\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-03T07:00:47+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-03T03:49:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/9d806bcb809a9114de07e130c791648b\"},\"description\":\"Sedulur menyukai fotografi dan ingin mencoba kamera analog? Simak daftar rekomendasi kamera analog murah di bawah ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"12 Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harga untuk Pemula\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/9d806bcb809a9114de07e130c791648b\",\"name\":\"Rahayu Diyah Wiludjeng\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d0f9c0624f5c2807947b8da1c97c9af?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d0f9c0624f5c2807947b8da1c97c9af?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rahayu Diyah Wiludjeng\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"12 Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harga untuk Pemula","description":"Sedulur menyukai fotografi dan ingin mencoba kamera analog? Simak daftar rekomendasi kamera analog murah di bawah ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harganya 2021","og_description":"Sedulur menyukai fotografi dan ingin mencoba kamera analog? Simak daftar rekomendasi kamera analog murah di bawah ini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-08-03T07:00:47+00:00","article_modified_time":"2022-08-03T03:49:40+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/3.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Rahayu Diyah Wiludjeng","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harganya 2021","twitter_description":"Sedulur menyukai fotografi dan ingin mencoba kamera analog? Simak daftar rekomendasi kamera analog murah di bawah ini!","twitter_image":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/4-10.jpg","twitter_misc":{"Written by":"Rahayu Diyah Wiludjeng","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/4-10.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/4-10.jpg","width":800,"height":450},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/","name":"12 Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harga untuk Pemula","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-08-03T07:00:47+00:00","dateModified":"2022-08-03T03:49:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/9d806bcb809a9114de07e130c791648b"},"description":"Sedulur menyukai fotografi dan ingin mencoba kamera analog? Simak daftar rekomendasi kamera analog murah di bawah ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kamera-analog\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"12 Rekomendasi Kamera Analog Terbaik + Harga untuk Pemula"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/9d806bcb809a9114de07e130c791648b","name":"Rahayu Diyah Wiludjeng","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d0f9c0624f5c2807947b8da1c97c9af?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d0f9c0624f5c2807947b8da1c97c9af?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rahayu Diyah Wiludjeng"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10377"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10377"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10377\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67322,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10377\/revisions\/67322"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}