Tips Sehat Saat Lebaran Idul Adha 2020

Dalam waktu dekat, kita akan merayakan lebaran Idul Adha 2020.

Lebaran Idul Adha 2020 sebentar lagi akan tiba, walaupun pandemi virus corona masih belum dapat diatasi, sebagai umat muslim kita harus tetap menjalani lebaran Idul Adha dengan suka cita. Tentu saja, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Pemerintah telah secara perlahan membuka masa karantina dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa Indonesia tengah bersiap menghadapi kondisi New Normal atau yang dikenal di Indonesia dengan nama Adaptasi Kebiasaan Baru.

Saat bulan puasa dan lebaran Idul Fitri 2020 yang lalu, kita menjalani ibadah dengan berat karena sambil menghindar dari virus corona. Saat lebaran Idul Adha akan tiba beberapa hari lagi, virus corona masih menjadi pandemi.

Artikel kali ini akan coba mengulas beberapa tips sehat yang bisa Sedulur Super lakukan agar bisa merayakan lebaran Idul Adha secara sehat dan terhindar dari virus corona. Seperti apa saja tips-nya? Yuk, mari kita simak ulasannya.

Baca Juga: Tips Sukses Membuka Grosir Beras

Tips Sehat Saat Lebaran Idul Adha

1. Banyak Minum Air Putih

Tips sehat lebaran haji yang pertama yang bisa Sedulur Super terapkan adalah banyak minum air putih. Air putih merupakan sumber cairan yang dibutuhkan oleh tubuh. Tips sehat lebaran haji ini juga bisa diterapkan setiap hari, bukan hanya saat lebaran haji saja.

Lebaran Idul Adha atau yang dikenal juga dengan nama lebaran kurban, seperti yang Sedulur Super tahu bahwa daging sangat berlimpah saat lebaran kurban. Kita semua akan banyak memakan daging saat lebaran kurban.

Walaupun daging mempunyai banyak manfaat untuk tubuh, namun terlalu banyak memakan daging akan membuat pencernaan kita bekerja berat dan menyebabkan gangguan. Banyak minum air putih dapat membantu pencernaan mengolah daging yang kita konsumsi.

2.       Banyak Makan Sayuran

Tips sehat lebaran haji selanjutnya adalah perbanyak makan sayuran. Sayuran merupakan makanan yang kaya akan kandungan serat, sedangkan daging merupakan makanan yang minim akan serat.

Banyak makan sayuran akan membantu kerja pencernaan saat lebaran haji. Dengan ditambah banyak minum air putih. Pencernaan kita saat lebaran kurban tidak akan terlalu keras bekerja dan tidak akan menimbulkan penyakit lainnya.

Sayuran seperti tomat, sawi, bawang merah dan bawang bombay akan membuat kombinasi makanan yang kita cerna menjadi lebih seimbang. Tips sehat lebaran haji ini juga bisa Sedulur Super terapkan sehari-hari, agar tubuh tetap sehat di tengah pandemi virus corona saat ini.

3. Hindari Makan Daging Sebelum Tidur

Fakta saat lebaran kurban adalah berlimpahnya daging yang Sedulur Super miliki, jika memiliki lemari es kita tidak perlu sibuk untuk memasak semua daging yang kita miliki, namun akan sangat sulit jika tidak memiliki lemari es.

Hasilnya semua daging yang kita dapatkan saat lebaran haji kita olah sekaligus, dan menjadi menu makanan dalam beberapa hari ke depan. Jika kondisinya demikian, hindari makan daging sebelum tidur. Hal ini akan memberikan dampak buruk untuk pencernaan.

Usahakan tidak memakan daging 2-3 jam sebelum tidur, agar tips sehat lebaran haji satu ini bisa bekerja dengan baik dan benar.

Baca Juga: Belanja Untung Super Melimpah di Aplikasi Super

4. Hindari Makanan dan Minuman Manis

Selama lebaran Idul Adha, menu makanan akan didominasi dengan daging dan juga camilan dan minuman manis. Hal tersebut sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan sejak lama. Memakan dan meminum sesuatu yang manis akan menambah berat kerja pencernaan.

Tips sehat saat lebaran haji satu ini wajib sekali diingat. Karena Sedulur Super akan berkemungkinan terjangkit penyakit di kemudian harinya. Kurangi makanan manis dan konsumsi minuman seperti air hangat, teh hangat, dan jahe hangat akan membantu pencernaan menjadi lebih rileks saat bekerja.

5. Makan Daging dengan Porsi Kecil

Sekalipun stok daging berlimpah saat lebaran haji dan diolah menjadi berbagai makanan lezat, kita wajib untuk mengontrol jumlah asupan. Usahakan untuk makan dalam porsi kecil terlebih dahulu.

Karena, jika kita langsung makan dalam jumlah besar, perut akan terasa nyeri. Esophageal sphincter dalam pencernaan mungkin saja tidak sanggup menampung dan makanan akan kembali ke perut bagian atas. Bukannya khusyu ibadah saat lebaran haji, malah jatuh sakit.

Tips sehat lebaran haji satu ini wajib untuk dilakukan dan dipertimbangkan. Agar lebaran haji kita bisa khusyu untuk dijalani.

6. Simpan Daging Dengan Baik

Berlimpahnya daging saat lebaran haji membuat kita harus berhati-hati dan dengan baik menyimpan daging yang kita dapat. Karena, jika tidak disimpan dengan baik, daging yang kita dapatkan saat lebaran Idul Adha akan segera membusuk.

Selain tidak dapat diolah, daging tersebut juga akan mubazir. Beruntung jika kita mengetahui daging telah membusuk, jika kita tidak menyadarinya dan tetap kita olah, hal tersebut akan memberikan penyakit kepada tubuh kita.

Memperhatikan cara menyimpan daging dengan baik juga merupakan salah satu tips sehat lebaran haji yang sangat wajib dipertimbangan untuk dilaksanakan. Agar kita selalu senantiasa sehat saat lebaran haji tiba.

7. Jangan Lupa Berolahraga

Walaupun di tengah lebaran Idul Adha, bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Jangan menjadikan ibadah untuk menjadi alasan hal baik tidak kita lakukan.

Lakukan olahraga rutin yang biasa kita lakukan, seperti lari atau bersepeda. Luangkan waktu sekitar satu hingga dua jam untuk berolahraga. Olahraga dapat membantu tubuh kita untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Tentu hal ini sangat dibutuhkan di tengah pandemic virus corona saat ini.

Walaupun lebaran Idul Adha tahun 2020 ini berlangsung di tengah kondisi pandemi virus corona, tidak alasan untuk tidak melaksanakan ibadah lebaran haji. Justru, dengan ujian dan cobaan virus corona ini, kita harus lebih giat lagi beribadah.

Lebaran haji merupakan sebuah hari raya yang sakral, karena terdapat nilai sejarah yang berharga di dalamnya. Bagaimana nabi Ibrahim diuji oleh Allah SWT untuk mengorbankan anaknya nabi Ismail. Nabi Ibrahim dan nabi Ismail pun bisa menghadapi ujian ini dan saat itu turun perintah berkurban.

Ujian dan cobaan merupakan hal yang menjadi dorongan terwujudnya ibadah Idul Adha ini, kita harus senantiasa menjaga kesehatan agar kita bisa melaksanakan lebaran Idul Adha dalam kondisi apapun.